Author: Boy Ahmad

  • 49 Siswa Keracunan, SPPG di Karawang Langsung Ditutup

    49 Siswa Keracunan, SPPG di Karawang Langsung Ditutup

    Jbnews.id – Sebanyak 49 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Inayah di Karawang, Jawa Barat, mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari Sentra Pangan Peduli Gizi (SPPG). Menyusul insiden tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang langsung menutup operasional SPPG yang bersangkutan.

    Kejadian ini terjadi pada Selasa (22/4/2026). Para korban yang merupakan siswa kelas VII dan VIII tersebut mulai menunjukkan gejala mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan bergizi gratis yang disediakan. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas dan RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Tedi Rustandi, mengonfirmasi penutupan sementara SPPG tersebut untuk proses investigasi. “Kami telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. SPPG ini tidak boleh beroperasi sampai penyebab keracunan ditemukan dan ada jaminan keamanan,” ujarnya. Langkah ini konsisten dengan tindakan tegas yang diambil dalam kasus serupa, seperti penutupan SPPG di wilayah lain setelah puluhan warga keracunan.

    Insiden ini kembali menyoroti kerentanan dalam sistem keamanan pangan untuk program bantuan sosial. SPPG, yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi kelompok rentan, justru menjadi sumber masalah kesehatan. Masyarakat pun mempertanyakan standar pengawasan yang diterapkan pada penyedia layanan ini.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi sebagian besar siswa telah membaik dan dipulangkan. Namun, beberapa di antaranya masih memerlukan pemantauan medis. Pihak sekolah dan orang tua murid mendesak adanya audit menyeluruh terhadap semua SPPG yang beroperasi di daerah tersebut untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Mereka menuntut tanggung jawab penuh dari penyelenggara program.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menyatakan akan melakukan evaluasi dan pembinaan ketat terhadap seluruh mitra SPPG. Langkah ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program bantuan pangan pemerintah, yang esensinya adalah untuk menyehatkan, bukan membahayakan.

  • Azizah Salsha Ancam Bongkar Rahasia Perceraian Setelah Orangtua Dihujat

    Azizah Salsha Ancam Bongkar Rahasia Perceraian Setelah Orangtua Dihujat

    Jbnews.id – Selebgram Azizah Salsha mengancam akan membongkar detail penyebab perceraiannya dengan Pratama Arhan setelah orangtuanya ikut menjadi sasaran hujatan warganet. Ancaman itu disampaikan melalui Instagram Story pada 21 April 2026, sebagai respons atas serangan yang berlangsung hampir tiga tahun pasca-bercerai.

    Hujatan terhadap Azizah dan keluarganya muncul kembali setelah unggahannya tentang penyanyi Harry Styles yang menolak ajakan foto bersama viral di media sosial. Warganet memanfaatkan momen itu untuk menyerang orangtua Azizah dan mengulik penyebab perpisahannya dengan pemain sepak bola nasional tersebut.

    Azizah Salsha Curhat Ditolak Foto Bareng Harry Styles

    Dalam unggahan eksklusif di Instagram, Azizah Salsha yang berusia 22 tahun menyatakan kesabarannya hampir habis. “Kalian boleh bilang apapun tentang aku karena aku tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam pernikahan aku sebelumnya,” ujarnya, seperti dikutip dari akun Instagram @azizahsalsha_.

    Ia menambahkan peringatan tegas, “Tapi jangan menguji kesabaranku ya! Aku bisa menceritakan semuanya secara detail jika perlu. Karena jujur saja, aku sudah lelah menghadapi ini selama hampir 3 tahun.” Pernyataan ini menegaskan ancamannya untuk membuka semua fakta terkait perceraian jika tekanan terhadapnya dan keluarga terus berlanjut.

    Azizah mengaku awalnya mengira komentar negatif dan fitnah akan berhenti setelah proses perceraiannya dengan Pratama Arhan selesai. Kenyataannya, hujatan justru terus berlanjut hingga tahun 2026. Meski mengaku ikhlas menerima cacian yang ditujukan padanya, ia meminta warganet tidak melibatkan orangtua dan keluarganya. “Jangan libatkan orangtua atau keluargaku dalam masalah ini,” tegasnya.

    Insiden yang memicu gelombang hujatan terbaru ini berawal dari kritik netizen internasional terhadap Azizah Salsha. Sebelumnya, ia mengunggah cerita tentang ditolaknya ajakan foto bersama Harry Styles, yang kemudian menuai komentar pedas dari warganet global. Komentar-komentar itu kemudian dibawa ke ranah lokal dan dikaitkan dengan masa lalunya.

    Ancaman Azizah untuk membongkar rahasia perceraian menjadi titik balik dalam pola komunikasinya yang selama ini lebih banyak diam. Selama tiga tahun terakhir, ia jarang angkat bicara secara terbuka mengenai detail penyebab berakhirnya pernikahannya dengan Pratama Arhan. Pernyataan terbarunya ini menunjukkan batas toleransi yang telah terlampaui.

    baca_juga

    Respons warganet terhadap ancaman Azizah Salsha terbelah. Sebagian mendukung haknya untuk membela diri dan keluarga, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk pengalihan isu dari kasus Harry Styles. Dinamika ini menunjukkan kompleksitas kehidupan publik figur selebgram di era media sosial, di mana satu insiden dapat membangkitkan kembali konflik lama.

    Perceraian Azizah Salsha dan Pratama Arhan memang selalu menjadi bahan perbincangan sejak diumumkan. Namun, detail resmi dari kedua belah pihak mengenai alasan perpisahan tetap terjaga. Ancaman Azizah untuk menceritakan semuanya secara detail berpotensi mengungkap fakta-fakta yang selama ini tidak terungkap ke publik.

    Permintaannya agar keluarga tidak dilibatkan juga menyoroti pola hujatan di media sosial Indonesia yang sering kali melebar hingga ke lingkaran keluarga terdekat. Hal ini menjadi perhatian mengingat Azizah telah menerima hujatan langsung terhadap dirinya selama bertahun-tahun, tetapi baru bersuara keras ketika orangtuanya menjadi sasaran.

    Perkembangan terbaru ini terjadi tepat pada periode dimana Azizah Salsha juga sedang menghadapi tekanan dari komunitas internasional. Gabungan tekanan dari dalam dan luar negeri ini yang akhirnya memicu respons tegas berupa ancaman membuka semua fakta.

    baca_juga

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Pratama Arhan terkait ancaman yang disampaikan Azizah Salsha. Masyarakat dan warganet masih menunggu perkembangan lebih lanjut, apakah Azizah akan benar-benar merealisasikan ancamannya untuk membongkar semua detail perceraian, atau pernyataan tersebut hanya sebagai peringatan untuk menghentikan hujatan terhadap keluarganya.

    Kasus ini kembali mengingatkan tentang dampak jangka panjang dari perceraian figur publik di Indonesia dan bagaimana media sosial dapat menjadi alat untuk terus mengulang-ulang luka lama. Ketegasan Azizah Salsha dalam menetapkan batas, khususnya mengenai keterlibatan keluarga, menjadi poin kritis dalam dinamika hubungan selebritas dengan publik di era digital.

  • Anggis Devaki Ungkap Awal Karier di Musik Berawal dari Iseng

    Anggis Devaki Ungkap Awal Karier di Musik Berawal dari Iseng

    Jbnews.id – Penyanyi Anggis Devaki mengungkapkan perjalanan karier musiknya yang berawal dari rasa iseng dan penuh keraguan. Pengakuan itu disampaikannya dalam episode terbaru program obrolan santai “BONGKAR” yang dipandu Azia Riza, tayang pada 22 April 2026.

    Dalam percakapan tersebut, Anggis membagikan bahwa langkahnya masuk ke dunia tarik suara tidak selalu direncanakan matang. Ia bahkan sempat merasa ragu sebelum akhirnya memutuskan untuk terjun sepenuhnya. Proses itu berkembang dari sekadar mencoba hingga menjadi bidang yang ditekuninya secara serius.

    Azia Riza sebagai host berhasil menciptakan suasana obrolan yang santai dan nyaman, sehingga Anggis leluasa bercerita. Interaksi keduanya mengalir tanpa tekanan, menghadirkan dinamika obrolan yang natural dan hidup dengan berbagai momen spontan serta candaan ringan.

    Episode “BONGKAR” dengan Anggis Devaki ini merupakan bagian dari konsep program yang mengangkat cerita perjalanan hidup dan karier para figur publik. Format obrolan santai yang digagas Azia Riza dirancang untuk menggali kisah-kisah personal di balik kesuksesan seorang artis.

    Selain membahas karier di musik, percakapan juga menyentuh pengalaman hidup Anggis Devaki yang membentuknya hingga saat ini. Program ini kerap menghadirkan pembahasan mendalam seputar proses kreatif dan tantangan di industri hiburan.

    Keberhasilan suatu program talkshow seringkali bergantung pada kemampuan host dalam menggali cerita. Seperti halnya isu kebijakan publik yang memerlukan penelusuran fakta, obrolan di dunia hiburan juga membutuhkan pendekatan yang tepat untuk mendapatkan narasi yang autentik.

    Industri musik Indonesia terus berkembang dengan masuknya bakat-bakat baru yang memiliki cerita unik. Perjalanan karier yang tidak linier, seperti yang diungkap Anggis Devaki, menjadi gambaran dinamika dunia hiburan yang penuh ketidakpastian namun juga peluang.

    Program “BONGKAR” dengan format obrolan santainya menawarkan perspektif lain dalam menikmati konten selebriti. Dibandingkan dengan pemberitaan seputar kontrak bisnis yang formal, acara ini menyajikan sisi humanis dari para pengisi acara.

  • Ashanty Akhirnya Berangkat Haji Mei 2026 Setelah Dua Kali Gagal

    Ashanty Akhirnya Berangkat Haji Mei 2026 Setelah Dua Kali Gagal

    Jbnews.id – Penyanyi dan pengusaha Ashanty memastikan akan menunaikan ibadah haji pada Mei 2026, mengakhiri penantian panjang setelah dua kali gagal berangkat pada 2024 dan 2025. Keberangkatan ini menggunakan kuota resmi dari Kementerian Agama.

    Ashanty mengungkapkan, pendaftaran haji plus telah dilakukannya sejak 2018. Rencana awal adalah berangkat pada 2024, namun tidak terealisasi. “Nah tapi gak tahu ya, namanya itu aku bilang, kalau Allah bilang belum bisa mau dipaksa juga nggak bisa ya aku 2024 nggak jadi berangkat,” kata Ashanty di Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

    Kegagalan berulang terjadi pada 2025, saat Ashanty juga berupaya berangkat bersama putrinya, Aurel Hermansyah. Upaya itu kembali kandas karena tidak mendapatkan kuota keberangkatan pada tahun tersebut.

    Rentetan penundaan sempat menimbulkan pergolakan batin bagi Ashanty. Ia sempat mempertanyakan kualitas spiritualnya sendiri. “Aku kayak aku tuh kayak ngerasa apa aku kurang sholehah ya, apa aku kurang baik ya. Apa aku kurang apa gitu karena, jadi kayak apa salah aku ya gitu ya. Kata Allah ya kalau belum berangkat ya belum,” tuturnya.

    Penantian itu akhirnya berakhir pada 2026. Ashanty mengonfirmasi mendapat kesempatan melalui kuota Kementerian Agama. “Alhamdulillah-nya tahun ini tuh kayak dapet dari Kementerian Agama, insyaallah bisa berangkat di bulan Mei nanti,” jelasnya.

    Keberangkatan di bulan Mei ini bertepatan dengan masa penyelesaian disertasi program doktoral (S3) Ashanty di Universitas Airlangga. Ia memutuskan untuk menunda jadwal ujian terbuka doktoralnya demi fokus menjalani rangkaian ibadah haji terlebih dahulu.

    Meski suaminya, Anang Hermansyah, telah dua kali menunaikan haji, Ashanty memilih untuk mempersiapkan dan belajar secara mandiri. Persiapan spiritual menjadi fokus utamanya. “Ya persiapan pasti secara spiritual kita gak usah bilang ya, apa yang kita lakukan kalau kita mau naik haji karena temen-temenku MasyaAllah banget mereka tuh kayak ngirimin buku-buku, ngirimin baju, ngirimin doa. Pengennya aku hatam dulu nih di sini baru aku berangkat jadinya udah tenang gitu,” pungkas Ashanty.

  • Ahmad Dhani Konfirmasi Bocornya Undangan Nikah El Rumi dan Syifa Hadju

    Ahmad Dhani Konfirmasi Bocornya Undangan Nikah El Rumi dan Syifa Hadju

    Jbnews.id – Ahmad Dhani mengkonfirmasi kebenaran undangan pernikahan anak keduanya, El Rumi, dengan aktris Syifa Hadju yang beredar di publik. Pernikahan tersebut rencananya digelar pada 26 April 2026.

    Menanggapi bocornya undangan tersebut, Ahmad Dhani memberikan respons singkat. “Oh sudah ada ya? Oh iya benar berarti,” kata Dhani seperti dikutip dari Insertlive, Kamis (23/4/2026). Pernyataan ini sekaligus menjadi konfirmasi resmi mengenai tanggal dan keaslian undangan yang beredar.

    Ahmad Dhani

    Dalam undangan yang bocor itu, tertulis jelas bahwa akad nikah akan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2026. Sebelumnya, Ahmad Dhani telah menyebutkan bahwa pernikahan anak keduanya akan digelar pada April 2026. Konfirmasi ini mengukuhkan informasi yang sebelumnya telah beredar.

    Dhani juga sempat mengungkapkan bahwa konsep pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju akan mengusung tema internasional. Rencana ini menunjukkan skala dan persiapan matang untuk acara tersebut. Meski memberikan konfirmasi, proses persiapan pernikahan rupanya berjalan tanpa melibatkan Ahmad Dhani secara langsung, seperti yang pernah diungkapkan dalam pemberitaan sebelumnya mengenai persiapan pernikahan.

    El Rumi dan Syifa Hadju

    Pasangan El Rumi dan Syifa Hadju sendiri telah melakukan berbagai persiapan menyambut hari pernikahan mereka. Mereka diketahui telah mengadakan acara makan bersama dengan orang-orang terdekat yang akan membantu dalam penyelenggaraan pernikahan. Selain itu, Syifa Hadju juga telah merayakan bridal shower sebagai bagian dari rangkaian pra-pernikahan.

    Di sisi lain, calon mempelai pria, El Rumi, juga telah menyampaikan terima kasih kepada para groomsmen yang akan mendampinginya. Ucapan terima kasih ini disampaikan menjelang hari pernikahan, seperti dilaporkan dalam artikel mengenai ucapan terima kasih El Rumi.

    Ahmad Dhani

    Konfirmasi dari Ahmad Dhani ini mengakhiri spekulasi seputar keaslian undangan pernikahan yang sempat viral. Dengan tanggal yang telah ditetapkan, publik kini menunggu penyelenggaraan pernikahan yang mengusung konsep internasional tersebut.

    Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju menjadi salah satu peristiwa yang banyak ditunggu di dunia hiburan Indonesia. Keduanya merupakan figur publik dengan karier yang terus berkembang, sehingga pernikahan mereka menarik perhatian media dan penggemar.

    El Rumi

    Dengan konfirmasi ini, semua pihak yang terlibat dapat mempersiapkan diri untuk menghadiri acara pada tanggal yang telah ditentukan. Informasi lebih lanjut mengenai detail acara, lokasi, dan tamu undangan diperkirakan akan menyusul seiring mendekatnya hari pernikahan.

  • Denada Menang Gugatan Penelantaran Anak di PN Banyuwangi

    Denada Menang Gugatan Penelantaran Anak di PN Banyuwangi

    Jbnews.id – Pengadilan Negeri Banyuwangi menolak gugatan perdata yang dilayangkan Ressa Rizky Rossano terhadap penyanyi Denada. Putusan sela yang dikeluarkan Rabu (22/4/2026) ini menyatakan seluruh tuntutan gugur setelah eksepsi atau keberatan dari kuasa hukum Denada diterima majelis hakim.

    Manajer Denada, Risna Ories, mengonfirmasi kemenangan hukum tersebut. Ia menyatakan putusan pengadilan membuktikan dalil-dalil penggugat tidak dapat diterima secara hukum. “Alhamdulillah hari ini putusan dari Pengadilan Banyuwangi ya, bahwa segala tuntutan yang dituntutkan terhadap Denada Alhamdulillah ditolak gitu, atau dalam artian gugur,” kata Risna Ories di Bintaro, Tangerang Selatan.

    Risna menjelaskan, Denada langsung mengabarkan berita tersebut setelah putusan dibacakan. Informasi serupa juga disampaikan kuasa hukumnya. “Denada sendiri yang menyampaikan ke saya. Sendiri langsung begitu dia terima putusan dia langsung kirim, terus begitu juga dengan kuasa hukumnya juga memberikan informasi ini ke saya,” tuturnya.

    Bantahan Tuduhan Penelantaran

    Pihak manajemen menegaskan, tuduhan penelantaran dan kurangnya tanggung jawab finansial yang beredar selama persidangan adalah tidak benar. Menurut Risna Ories, Denada telah memenuhi kewajibannya dengan memberikan fasilitas layak.

    “Alhamdulillah Denada juga menceritakan bahwa ya memang ya Alhamdulillah bertanggung jawab gitu. Terus juga memfasilitasi juga ada ya sekolah, kuliah gitu ya, kayak juga mobil, terus bahkan juga ikhtiar dia yang mungkin tempat tinggal ada juga gitu,” tegas Risna.

    Kemenangan dalam putusan sela ini menjadi titik terang bagi Denada yang memilih tidak banyak bicara selama proses hukum. Risna menilai kesabaran Denada berbuah manis dengan terungkapnya fakta di persidangan.

    Awal Mula Perseteruan Hukum

    Perseteruan ini bermula ketika Ressa Rizky Rossano mengajukan gugatan perdata ke PN Banyuwangi terhadap Denada. Gugatan tersebut terkait pengakuan anak biologis serta tuntutan biaya nafkah dan pendidikan yang diklaim belum terpenuhi sejak masa kecil hingga dewasa.

    Dalam proses hukum, pihak Denada mengajukan eksepsi yang akhirnya dikabulkan hakim. Putusan sela tersebut mengakibatkan pemeriksaan perkara tidak dilanjutkan karena gugatan dinyatakan tidak dapat diterima.

    Risna Ories menyebut kemenangan ini sebagai pembuktian atas tanggung jawab yang selama ini dijalankan Denada. “Alhamdulillah, akhirnya apa yang selama ini ingin dibuktikan sama Denada itu ya Alhamdulillah. Buah kesabaranmu, dibilang buah diammu kesabaranmu alhamdulillah dijawab sama Allah,” pungkasnya.

    Putusan pengadilan ini mengakhiri proses hukum yang berlangsung alot. Denada dapat bernapas lega setelah majelis hakim memutuskan menerima eksepsi dari tim kuasa hukumnya secara penuh.

  • KPK Sita Rp2 Miliar dari SDB Eks Dirdik Bea Cukai

    KPK Sita Rp2 Miliar dari SDB Eks Dirdik Bea Cukai

    Jbnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai dan logam mulia senilai sekitar Rp2 miliar dari sebuah Safe Deposit Box (SDB) di Medan yang diduga milik mantan Direktur Penyidikan & Penindakan Ditjen Bea dan Cukai, Rizal. Penggeledahan dilakukan Senin (20/4) untuk menguatkan bukti kasus suap impor barang dan gratifikasi.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi penyitaan itu melalui pesan tertulis pada Kamis (23/4). “Dalam SDB yang diduga milik tersangka RZ tersebut, penyidik mengamankan dan menyita logam mulia, uang valas USD dan Ringgit, serta uang Rupiah dengan nilai keseluruhan sekitar Rp2 miliar,” ujar Budi.

    Budi Prasetyo menegaskan langkah ini diambil untuk memperkuat alat bukti dalam penyidikan dan sebagai upaya awal pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi. Penggeledahan SDB di salah satu bank di Kota Medan itu merupakan bagian dari pengembangan kasus yang telah menjerat tujuh tersangka.

    Kasus ini berawal dari dugaan suap dan gratifikasi terkait proses impor barang. KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, termasuk pejabat aktif dan pensiunan Ditjen Bea dan Cukai serta pengusaha.

    Mereka adalah mantan Direktur Penyidikan & Penindakan Ditjen Bea dan Cukai periode 2024-Januari 2026 Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (Kasubdit Intel P2 DJBC) Sisprian Subiaksono; serta Kepala Seksi Intelijen DJBC (Kasi Intel DJBC) Orlando.

    Dari pihak swasta, tersangka meliputi Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Andri; Pemilik PT Blueray John Field; dan Manajer Operasional PT Blueray Dedy Kurniawan. Satu tersangka lainnya adalah pegawai Ditjen Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasojo.

    Seluruh tersangka saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK. Untuk tersangka dari PT Blueray, berkas perkara telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan akan segera memasuki proses persidangan.

    Sebelum penggeledahan SDB, KPK juga telah melakukan penyitaan barang bukti dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf. Barang bukti yang disita antara lain komputer Apple Mac lengkap dengan aksesori, kamera mirrorless Lumix S5IIX, monitor, dan sistem mikrofon nirkabel merek Boss.

    Penyitaan barang-barak bukti baik dari SDB maupun dari pihak terkait ditujukan untuk melengkapi berkas perkara ketujuh tersangka tersebut. Kasus ini mengindikasikan modus operandi yang melibatkan lingkaran dalam instansi bea cukai dan pengusaha impor.

    Proses hukum yang sedang berjalan menunjukkan upaya KPK menindak praktik korupsi di sektor kepabeanan. Nilai penyitaan yang mencapai Rp2 miliar dari satu SDB menandai temuan signifikan dalam pengembangan kasus ini.

    Implikasi dari kasus ini berpotensi mempengaruhi tata kelola dan pengawasan proses impor di Indonesia. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan kejaksaan.

  • Jusuf Kalla Klaim Buka Jalan Politik Jokowi ke Istana

    Jusuf Kalla Klaim Buka Jalan Politik Jokowi ke Istana

    Jbnews.id – Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menegaskan kembali peran mantan wakil presiden itu sebagai ‘pembuka jalan’ bagi karier politik Presiden Joko Widodo, dari Wali Kota Solo hingga menduduki kursi kepresidenan. Klarifikasi ini disampaikan untuk mengingatkan para loyalis Jokowi tentang sejarah di balik kesuksesannya.

    Husain menyatakan bahwa Jusuf Kalla memiliki peran krusial dalam proses yang membawa Jokowi ke puncak kekuasaan. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog Head to Head CNN Indonesia TV, Rabu (22/4) malam. “Yang ingin disampaikan adalah meyakinkan kepada seluruh loyalis Pak Jokowi, bahwa dirinya itu sebenarnya memiliki bagian peranan di dalam keberhasilan Pak Jokowi,” ujar Husain.

    Menurut penuturannya, dukungan JK bermula saat ia terkesan dengan visi Jokowi di sebuah seminar di Semarang. Peran tersebut berlanjut dengan lobi politik intensif untuk meyakinkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar mendukung Jokowi maju dalam Pilgub DKI Jakarta. Tidak hanya memberi jalan, JK disebut turun tangan langsung menyokong seluruh kebutuhan kampanye di Jakarta.

    “Pak JK berkonsentrasi dan mengajak beberapa temannya itu, menyiapkan logistiknya, konsultan politiknya, seluruh kebutuhan-kebutuhan itu kemudian disiapkan untuk Pak Jokowi,” papar Husain. Ia menganalogikan kontribusi JK sebagai pembuka gerbang, bagian awal dari sebuah konstitusi, sebelum batang tubuh dan penutup.

    Husain mengungkapkan bahwa luapan emosi dan pernyataan tegas JK baru-baru ini dipicu oleh rasa tidak nyaman akibat serangkaian serangan dan tudingan miring dari sejumlah relawan di media sosial. Tuduhan tersebut termasuk menyebut JK sebagai donatur atau ‘bohir’ yang membiayai aksi massa. “Itu beliau tidak nyaman. Makanya dia menyebut kepada pendukungnya, ‘Kurang apa saya ini? Saya ini adalah orang yang pertama membawa Pak Jokowi untuk kontestasi di Pilgub DKI’,” sambung Husain.

    Ia menegaskan bahwa Jusuf Kalla tidak memiliki masalah pribadi dengan Jokowi. Persoalannya adalah sikap para pendukung yang dinilai melupakan sejarah dan terus memojokkan JK. Klaim serupa sebelumnya juga telah memicu respons dari berbagai pihak, termasuk organisasi pendukung Jokowi.

    Sebelumnya, Jusuf Kalla sendiri telah menegaskan perannya dalam perjalanan politik Jokowi hingga bisa memimpin negara. Ia juga menyebut ‘termul-termul’ untuk membandingkan dengan kontribusinya tersebut. Menanggapi hal ini, Jokowi telah memberikan respons di Solo, Senin (20/4). Dengan santai, Presiden ketujuh RI itu mengatakan, “ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung.”

    Dinamika politik ini terjadi di tengah berbagai isu lainnya, termasuk pelaporan sejumlah figur ke pihak berwajib. Pernyataan dari lingkungan Jusuf Kalla ini kembali menyoroti narasi sejarah dan kontribusi di balik peta politik nasional.

  • Gibran Respons Klaim JK Soal Peran Jadikan Jokowi Presiden

    Gibran Respons Klaim JK Soal Peran Jadikan Jokowi Presiden

    Jbnews.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyebut Jusuf Kalla sebagai idola dan mentor, merespons pernyataan mantan wapres yang mengklaim memiliki peran penting dalam karir politik Joko Widodo hingga menjadi Presiden ke-7 RI. Pernyataan itu disampaikan Gibran usai meninjau RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/4).

    Gibran mengakui senioritas dan pengalaman JK, terutama di bidang politik dan kontribusinya di daerah konflik. “Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik,” kata Gibran.

    Ia juga menilai JK sebagai teladan dan menyampaikan terima kasih atas masukan serta evaluasi dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu. “Jadi Beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK,” ujarnya. Gibran bahkan menambahkan, “Pak JK itu idola saya.”

    Respons Gibran ini merupakan jawaban atas keterangan pers Jusuf Kalla yang menyatakan dirinya memiliki peran kunci dalam karir politik Jokowi. JK mengklaim dialah yang menyerahkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk Pilkada DKI Jakarta, dan menyebut Jokowi menjadi presiden berkat dirinya. Saat mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden ke-12 pada periode 2014-2019, JK juga mengaku diminta Megawati untuk menjadi pembimbing Jokowi.

    Kunjungan kerja Gibran ke Papua Barat Daya, tempat pernyataan ini disampaikan, merupakan bagian dari agenda pemerintahan. Sebelumnya, Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Nabire untuk menangani persoalan antrean kapal dan logistik di Papua.

    Dinamika politik antara elite nasional ini terjadi di tengah suasana politik tahun 2026. Pernyataan JK sebelumnya telah memantik berbagai reaksi, termasuk bantahan dari organisasi pendukung Jokowi. Respons santai juga sebelumnya telah diberikan langsung oleh Jokowi terhadap klaim serupa dari JK.

    Pernyataan Gibran yang menyebut JK sebagai idola dan mentor menegaskan hubungan hierarkis dan rasa hormat dalam politik Indonesia, meski klaim yang direspons mengandung narasi sejarah politik yang diperdebatkan. Isu ini muncul bersamaan dengan berita lain terkait laporan hukum terhadap sejumlah figur publik.

  • Sejarah Baru! Jemaah Haji Banten Kini Berangkat Langsung dari Cipondoh

    Sejarah Baru! Jemaah Haji Banten Kini Berangkat Langsung dari Cipondoh

    Pernahkah Anda membayangkan perjalanan ibadah haji yang lebih ringkas, tanpa perlu transit panjang ke embarkasi di luar provinsi? Impian itu kini menjadi kenyataan bagi ribuan calon haji asal Banten. Malam itu, di Masjid Raya Al-A’zhom Tangerang, suasana haru dan bahagia menyelimuti pelepasan 393 jemaah. Namun, ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ini bukan sekadar pelepasan biasa, melainkan awal dari sebuah babak baru.

    Selama ini, perjalanan spiritual jemaah haji Banten seringkali diawali dengan perjalanan fisik yang melelahkan. Mereka harus berangkat ke Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta sebelum akhirnya kembali lagi ke Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang untuk terbang ke Tanah Suci. Rute yang berliku ini, meski penuh kesabaran, tentu menambah beban sebelum menjalankan rangkaian ibadah yang menuntut stamina prima. Pertanyaannya, mengapa harus demikian? Mengapa Banten, dengan jumlah jemaah yang signifikan, belum memiliki pintu gerbangnya sendiri?

    Jawaban atas pertanyaan itu akhirnya terungkap pada Selasa, 21 April 2026. Sebuah kebijakan dan kolaborasi telah memutus mata rantai panjang itu. Malam pelepasan kloter pertama itu menandai dimulainya era kemandirian dan efisiensi baru. Gubernur Banten, Andra Soni, hadir bukan hanya untuk melepas, tetapi juga untuk meresmikan sebuah perubahan fundamental yang akan memudahkan warganya untuk sekian tahun ke depan.

    Mengakhiri Ritual Transit ke Pondok Gede

    “Untuk pertama kalinya sejak menjabat, jemaah haji Banten tidak lagi diberangkatkan melalui Pondok Gede, melainkan langsung dari kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.” Kalimat yang diucapkan Gubernur Andra Soni itu bukan sekadar pengumuman, melainkan deklarasi. Pernyataan tersebut mengakhiri puluhan tahun ketergantungan pada fasilitas di luar wilayah. Asrama Haji Cipondoh resmi beralih fungsi menjadi embarkasi dan de-embarkasi resmi untuk Provinsi Banten berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 69 Tahun 2026.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dengan gamblang memaparkan perbedaan yang signifikan ini. Dulu, jemaah dari Kota Tangerang berkumpul di Masjid Raya Al-A’zhom, lalu diangkut ke Pondok Gede, hanya untuk kemudian kembali lagi ke Bandara Soekarno-Hatta yang lokasinya tidak jauh dari titik awal. Sebuah ironi logistik yang akhirnya terpecahkan. Kini, setelah pemberkatan dan pelepasan, para jemaah dapat langsung menuju Asrama Haji Cipondoh yang telah disiapkan, sebelum berangkat lancar ke bandara. Jarak yang dipangkas berarti waktu dan tenaga yang dihemat, sebuah modal berharga untuk ibadah yang akan dijalani.

    Kolaborasi Kunci Di Balik Fasilitas Baru

    Keberhasilan pengoperasian Asrama Haji Cipondoh ini bukanlah prestasi instan. Gubernur Andra Soni dengan jujur mengakui peran vital Pemerintah Kota Tangerang. “Fasilitas ini terwujud berkat dukungan Pemkot Tangerang, termasuk hibah lahan yang kini sudah dapat difungsikan, meskipun belum sepenuhnya optimal,” ujarnya. Pengakuan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan haji adalah hasil gotong royong pemerintahan dalam wilayah.

    Komitmen untuk terus menyempurnakan fasilitas juga ditegaskan. Andra Soni menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyempurnakan embarkasi ini agar manfaatnya benar-benar maksimal bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi pondasi penting, mengingat haji adalah ibadah massal yang memerlukan koordinasi tingkat tinggi, mulai dari akomodasi, logistik, kesehatan, hingga transportasi. Dengan fondasi kolaborasi yang kuat, optimasi fasilitas di masa depan menjadi sebuah keniscayaan.

    Dukungan Teknologi dan Petugas di Balik Layar

    Kemudahan bagi jemaah haji Banten tahun ini tidak hanya berhenti pada embarkasi lokal. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Samsudin, mengungkapkan dua kemajuan penting lainnya. Pertama, terkait rute perjalanan. Dari Asrama Haji Cipondoh atau Grand El-Hajj, para jemaah akan langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta tanpa lagi melalui Pondok Gede. Penyederhanaan rute ini jelas meminimalisir risiko kelelahan dan keterlambatan.

    Kedua, adalah fasilitas fast track atau Makkah Route. “Calon haji pada tahun ini difasilitasi dengan fast track… yaitu jemaah haji tidak perlu lagi antre untuk proses keimigrasian di bandara udara di Arab Saudi,” jelas Samsudin. Fasilitas ini adalah terobosan teknologi dan diplomasi yang sangat berarti, mengubah pengalaman yang seringkali penuh antrean panjang menjadi lebih lancar dan bermartabat. Dukungan 149 petugas haji untuk 9.124 jemaah Banten yang terbagi dalam 24 kloter juga menjadi tulang punggung operasional. Apresiasi Samsudin kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan petugas, menegaskan bahwa kesuksesan haji adalah hasil kerja kolektif.

    Pesan Penting Menyambut Perjalanan Suci

    Di balik gegap gempita fasilitas baru dan kemudahan logistik, para pemimpin tidak lupa menyampaikan pesan pokok. Gubernur Andra Soni mendoakan agar seluruh jemaah haji asal Banten diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Doa ini sederhana namun mengandung makna mendalam, mengingat ibadah haji adalah ujian fisik dan mental di tanah yang asing.

    Wali Kota Sachrudin juga memberikan wejangan yang menukik ke inti ibadah: niat. “Jagalah niat ibadah dengan baik, serta tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar,” pesannya. Pesan ini mengingatkan bahwa segala kemudahan infrastruktur dan teknologi pada akhirnya adalah sarana penunjang. Muara segala usaha tetap pada keikhlasan niat dan ketakwaan dalam menjalankan setiap ritual. Kesehatan tubuh yang dijaga adalah bekal untuk mempertahankan kekhusyukan hati.

    Keberangkatan kloter pertama dari embarkasi Banten ini lebih dari sekadar peristiwa administratif. Ini adalah simbol kemandirian daerah dalam melayani warganya menuju panggilan spiritual tertinggi. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi antar level pemerintahan dapat menghasilkan terobosan nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Dan yang terpenting, ini adalah awal dari perjalanan yang diharapkan lebih nyaman bagi 9.124 jiwa dari Banten, agar mereka dapat lebih fokus pada esensi ibadah, mengurangi beban di awal perjalanan, dan kembali sebagai haji yang mabrur. Sejarah baru telah dimulai dari Cipondoh, dan langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional dan berpusat pada kemudahan jemaah di masa depan.