Author: Boy Ahmad

  • Jokowi Santai Respons Klaim JK: “Saya Orang Kampung”

    Jokowi Santai Respons Klaim JK: “Saya Orang Kampung”

    Jbnews.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons klaim mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menyebut dirinya sebagai pihak yang membawa Jokowi ke puncak kekuasaan. Dengan santai, Jokowi menegaskan, “Ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” di Solo, Senin (20/4/2026).

    Pernyataan Jokowi itu merupakan jawaban langsung atas pernyataan JK dua hari sebelumnya. JK dengan tegas mengungkit perannya dalam karier politik Jokowi, bahkan menyebut para loyalis presiden yang kerap disebut “termul” (ternak Mulyono). “Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan, tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?” ujar JK di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

    JK mengklaim dialah yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk kemudian diusung menjadi calon gubernur DKI Jakarta pada 2012. Menurut pengakuannya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri awalnya menolak Jokowi. “Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur,” kata JK menirukan percakapan dengan Megawati. Ia menyebut setelah menang pilkada, Jokowi menemuinya untuk berterima kasih.

    Pernyataan JK tersebut disampaikan saat dia mengklarifikasi ceramahnya di Masjid UGM yang ramai dipermasalahkan dan dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penistaan agama. JK menduga polemik ceramahnya muncul setelah dirinya melaporkan Rismon Hasiholan dan menyinggung isu ijazah Jokowi. Dinamika politik tingkat tinggi seperti ini seringkali beriringan dengan perkembangan potensi ekonomi di berbagai daerah.

    Respons singkat dan rendah hati Jokowi, “saya orang kampung”, menghentikan polemik yang mungkin berkembang dari klaim JK. Pernyataan itu juga mencerminkan narasi yang konsisten dari Jokowi selama ini mengenai asal-usulnya. Sikap ini menunjukkan bagaimana isu politik nasional dapat bergerak cepat, berbeda dengan proses investasi yang membutuhkan waktu, seperti minat Investor Dubai terhadap suatu kawasan.

    Pernyataan kedua tokoh ini menambah catatan publik tentang hubungan politik mereka yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Interaksi antara elite politik seperti ini merupakan bagian dari lanskap dinamika kekuasaan di Indonesia, yang berjalan paralel dengan upaya menarik ekonomi Pandeglang dan daerah lainnya.

  • Masjid Raya Al Jabbar Resmi Dibuka untuk Umum Mulai 20 April 2026

    Masjid Raya Al Jabbar Resmi Dibuka untuk Umum Mulai 20 April 2026

    Jbnews.id – Masjid Raya Al Jabbar Bandung resmi dibuka untuk umum mulai Minggu, 20 April 2026. Pembukaan ini menandai akses penuh masyarakat ke ikon religi baru Jawa Barat setelah sebelumnya hanya beroperasi terbatas untuk salat Jumat dan kegiatan tertentu.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengonfirmasi tanggal pembukaan tersebut. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyatakan bahwa pembukaan penuh ini merupakan realisasi dari fungsi masjid sebagai rumah ibadah dan ruang publik bagi seluruh masyarakat.

    Masjid yang terletak di kawasan Gedebage, Kota Bandung, ini telah menjadi perhatian sejak pembangunannya. Dengan arsitektur modern yang megah dan kapasitas besar, Al Jabbar diproyeksikan tidak hanya sebagai pusat ibadah tetapi juga sebagai destinasi wisata religi dan pusat kegiatan komunitas.

    20 April Memperingati Hari Apa? Ini Sejumlan Momen Penting dan Sejarahnya

    Pembukaan pada 20 April 2026 bertepatan dengan sejumlah momen dalam kalender. Tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu, yang memungkinkan kunjungan masyarakat luas di akhir pekan. Selain itu, periode ini juga menjadi gerbang menuju rangkaian libur panjang bulan Mei 2026, termasuk Hari Buruh dan Idul Adha, yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.

    Kalender Jawa untuk pekan 20-26 April 2026 menunjukkan variasi weton dan neptu, yang bagi sebagian masyarakat menjadi pertimbangan dalam melakukan aktivitas penting, termasuk berkunjung ke tempat baru. Pembukaan masjid pada hari Minggu Legi, menurut perhitungan tersebut, dianggap sebagai waktu yang baik untuk memulai hal-hal bersifat umum dan kemasyarakatan.

    Kalender Jawa Sepekan 20–26 April 2026: Lengkap dengan Weton dan Neptu

    Dari sisi aktivitas ekonomi, pembukaan masjid ini juga beriringan dengan berbagai promo ritel. Sejumlah gerai seperti Indomaret menawarkan diskon khusus member pada periode yang sama, menciptakan gelombang aktivitas konsumen di sekitar akhir April.

    Promo Indomaret Hari Ini 20 April 2026, Ada Diskon hingga 35 Persen Khusus Member

    Tanggal 20 April juga berdekatan dengan peringatan Hari Kartini pada 21 April. Semangat memberdayakan masyarakat, termasuk dalam membangun ruang publik yang inklusif seperti Masjid Raya Al Jabbar, selaras dengan nilai-nilai perjuangan Kartini. Berbagai ucapan Hari Kartini yang beredar turut menggaungkan semangat kemajuan dan kebersamaan.

    35 Ucapan Hari Kartini 2026 untuk Bangkitkan Semangat Perempuan Berdaya

    Dengan dibukanya masjid untuk umum, pengelola akan memberlakukan tata tertib dan protokol kunjungan. Masyarakat dapat menikmati arsitektur, area publik, dan tentunya melaksanakan ibadah di fasilitas yang telah disediakan. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat melayani tidak hanya warga Bandung tetapi juga jamaah dari wilayah sekitarnya.

    Pembukaan penuh Masjid Raya Al Jabbar menandai babak baru dalam pengelolaan aset publik provinsi. Fasilitas ini diharapkan menjadi penyeimbang dari destinasi wisata dan religi lainnya di Jawa Barat, serta menjadi kebanggaan baru masyarakat.

    Masyarakat yang berencana berkunjung disarankan untuk memperhatikan pengumuman resmi dari pengelola mengenai jam operasional dan aturan yang berlaku, terutama menyambut libur nasional Mei yang akan datang.

    Libur Panjang Mei 2026, Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
    Daftar Libur Nasional Mei 2026, Ada Hari Buruh hingga Idul Adha

    Langkah pembukaan ini sekaligus menguji kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan Gedebage dalam menampung peningkatan mobilitas warga. Dampak ekonomi bagi pedagang dan usaha kecil di sekitar lokasi juga menjadi hal yang akan dipantau.

  • Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Nabire, Soroti Antrean Kapal dan Rintangi Logistik Papua

    Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Nabire, Soroti Antrean Kapal dan Rintangi Logistik Papua

    Bayangkan jantung sebuah provinsi yang berdetak tersendat-sendat. Setiap denyutnya terhambat, mengakibatkan pasokan vital untuk kehidupan dan perekonomian tersumbat. Itulah analogi yang tepat untuk menggambarkan kondisi Pelabuhan Nabire, Papua Tengah, yang baru-baru ini menjadi sorotan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Kunjungan kerja pada Senin, 20 April 2026, itu bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah inspeksi mendadak yang mengungkap titik kritis infrastruktur logistik di ujung timur Indonesia.

    Pelabuhan Nabire bukanlah pelabuhan biasa. Dalam peta logistik Provinsi Papua Tengah, ia berfungsi sebagai pusat nadi yang menghubungkan dan mensuplai kebutuhan delapan kabupaten di wilayah tersebut. Mulai dari bahan pokok, material konstruksi, hingga kebutuhan kesehatan, semuanya bergantung pada kelancaran arus barang yang melalui dermaga ini. Namun, di balik peran strategisnya, tersimpan sebuah masalah klasik yang telah lama menggerogoti efisiensinya: keterbatasan fisik yang membuat kapal-kapal besar harus antre, dan aktivitas bongkar muat kerap terhenti.

    Lantas, apa yang sebenarnya ditemui Wapres Gibran di dermaga niaga Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, itu? Dan langkah konkret apa yang langsung ia ambil untuk mengurai simpul yang membelit jantung logistik Papua Tengah ini?

    Laporan di Lokasi: Dermaga Minim dan Antrean Kapal Panjang

    Setibanya di Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Rakabuming Raka langsung disambut dengan sebuah laporan yang menggambarkan realitas pahit. Panjang dermaga yang tersedia ternyata tergolong minim dan tidak memadai untuk menampung kapal-kapal berukuran besar secara bersamaan. Akibatnya, fenomena yang terjadi adalah antrean. Kapal-kapal yang hendak bersandar harus menunggu giliran, sebuah proses yang bukan hanya memakan waktu berharga tetapi juga berbiaya tinggi.

    Dampak dari antrean ini bersifat domino. Aktivitas bongkar muat barang, yang seharusnya berjalan lancar, menjadi acap kali tersendat. Setiap jeda dalam proses logistik ini berimbas langsung pada keterlambatan distribusi barang ke delapan kabupaten yang bergantung padanya. Harga barang bisa melambung akibat biaya tunggu yang membengkak, dan ketersediaan pasokan menjadi tidak pasti. Dalam konteks Papua yang topografinya menantang, di mana transportasi darat seringkali sangat terbatas, ketergantungan pada jalur laut melalui pelabuhan seperti Nabire menjadi mutlak. Gangguan kecil di titik ini bisa memicu gejolak besar di hilir.

    Permintaan Tegas Wapres: Perencanaan Terarah dan Berkelanjutan

    Menanggapi laporan dan kondisi nyata di lapangan, Wapres Gibran tidak berhenti pada identifikasi masalah. Ia segera memberikan instruksi yang tegas dan visioner. Gibran meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk segera menyusun perencanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan untuk Pelabuhan Nabire.

    Permintaan ini mengandung makna yang dalam. “Terarah” mengindikasikan perlunya sebuah masterplan yang jelas, berdasarkan kajian mendalam tentang kebutuhan kapasitas, pola arus barang, dan proyeksi pertumbuhan ekonomi wilayah. Pembangunan tidak boleh dilakukan secara tambal sulam atau reaktif. Sementara itu, “berkelanjutan” menekankan aspek keberlanjutan, baik dari segi lingkungan, finansial, maupun operasional. Infrastruktur yang dibangun harus mampu melayani kebutuhan jangka panjang, tahan terhadap perkembangan zaman, dan dikelola dengan prinsip-prinsip yang baik.

    Langkah ini menunjukkan pendekatan yang sistemik. Alih-alih hanya memerintahkan perpanjangan dermaga secara instan, Wapres Gibran mendorong sebuah proses perencanaan yang matang. Hal ini penting untuk memastikan bahwa investasi yang dikeluarkan memberikan dampak maksimal dan menghindari pemborosan anggaran. Perencanaan yang baik juga akan mempertimbangkan integrasi dengan moda transportasi lain dan pengembangan kawasan ekonomi di sekitar pelabuhan.

    Mengapa Pelabuhan Nabire Begitu Vital?

    Pertanyaan retoris ini penting untuk menjawab mengapa kunjungan Wapres dan perhatian terhadap pelabuhan ini sangat krusial. Sebagai jantung logistik untuk delapan kabupaten, Pelabuhan Nabire memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di Papua Tengah. Delapan kabupaten tersebut mencakup wilayah yang luas dengan akses terbatas. Ketika dermaga di Nabire macet, seluruh rantai pasok wilayah itu ikut terancam macet.

    Pembangunan infrastruktur pelabuhan yang memadai di Nabire bukan sekalah tentang kemudahan bongkar muat, tetapi tentang pemerataan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat Papua. Ini adalah tentang memastikan bahwa obat-obatan sampai tepat waktu, harga sembako terjangkau, dan proyek-proyek pembangunan tidak terbengkalai karena menunggu material. Dengan kata lain, membenahi Pelabuhan Nabire berarti mempercepat denyut nadi pembangunan di seluruh Papua Tengah.

    Tantangan dan Harapan Ke Depan

    Permintaan Wapres Gibran kepada Pemprov Papua Tengah kini menjadi bola panas. Tantangannya adalah menerjemahkan instruksi tersebut menjadi sebuah dokumen perencanaan yang konkret, feasible, dan dapat segera diimplementasikan. Proses ini membutuhkan koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan tentu saja, keterlibatan para pemangku kepentingan seperti operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran.

    Harapannya, tinjauan langsung ini menjadi katalisator yang mempercepat penyelesaian masalah kronis di Pelabuhan Nabire. Pembangunan infrastruktur yang terarah dan berkelanjutan akan membuka efisiensi logistik, menekan biaya distribusi, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Papua Tengah. Ketika kapal-kapal besar bisa bersandar tanpa antre panjang, bukan hanya barang yang akan bergerak lancar, tetapi juga harapan untuk kemajuan yang lebih cepat di Bumi Cenderawasih.

    Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Nabire meninggalkan pesan yang jelas: pembangunan Indonesia yang berkeadilan harus sampai ke pelosok, dan dimulai dari membenahi titik-titik vital seperti pelabuhan ini. Kini, semua mata tertuju pada tindak lanjut Pemprov Papua Tengah untuk mewujudkan perencanaan yang diminta, mengubah antrean kapal menjadi lalu lintas barang yang lancar, dan membuat jantung logistik Papua Tengah kembali berdetak kuat.

  • ASN Pandeglang Rugi Rp200 Juta Ditipu Modus Kenalan Facebook

    ASN Pandeglang Rugi Rp200 Juta Ditipu Modus Kenalan Facebook

    Jbnews.id – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pandeglang, Banten, mengalami kerugian materiil mencapai Rp200 juta setelah menjadi korban penipuan investasi bodong yang berkedok pertemanan di platform Facebook. Kasus ini kembali menegaskan pola kejahatan siber yang memanfaatkan media sosial untuk menjerat korban.

    Pelaku, yang hingga kini belum ditangkap, mendekati korban melalui fitur pertemanan Facebook. Setelah komunikasi terjalin, pelaku menawarkan skema investasi dengan iming-imim keuntungan besar dalam waktu singkat. Korban, yang berprofesi sebagai ASN, kemudian mentransfer dana secara bertahap hingga total kerugiannya mencapai angka Rp200 juta.

    Modus operandi ini bukanlah hal baru dalam dunia kejahatan siber, namun efektivitasnya masih tinggi. Pelaku seringkali membangun kepercayaan (trust building) dalam jangka waktu tertentu sebelum akhirnya melancarkan aksi penipuan. Investasi bodong yang ditawarkan biasanya tidak memiliki dasar hukum atau izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Kapolres Pandeglang melalui Kasat Reskrim mengonfirmasi telah menerima laporan dari korban. Penyidik sedang mendalami kasus ini, termasuk melacak identitas pelaku dan alur transaksi keuangan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi yang tidak jelas legalitasnya, terutama yang berasal dari kenalan di media sosial.

    “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu verifikasi sebelum investasi. Cek legalitas perusahaan di situs OJK, dan jangan mudah tergiur janji keuntungan fantastis,” kata pernyataan resmi dari kepolisian setempat seperti dikutip dari laporan. Korban kini sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

    Insiden ini terjadi di tengah maraknya laporan kejahatan siber serupa di berbagai daerah. Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan tren peningkatan pelaporan transaksi mencurigakan yang terkait dengan penipuan investasi daring. Kerugian yang dialami korban seringkali bersifat signifikan, menggerus tabungan bahkan hingga memaksa korban berutang.

    Para pelaku kejahatan ini seringkali menggunakan identitas palsu dan rekening bank atas nama orang lain (dropper) untuk menghilangkan jejak. Proses penyelidikan menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum. Edukasi literasi digital dan keuangan dinilai sebagai langkah preventif krusial untuk meminimalisir korban baru.

    Bagi kalangan ASN, aturan dan kode etik sebenarnya telah mengatur kehati-hatian dalam mengelola keuangan pribadi. Namun, modus penipuan yang terstruktur dan persuasif kerap mengaburkan kewaspadaan. Kasus di Pandeglang ini diharapkan menjadi peringatan bagi publik, termasuk pegawai negeri, untuk selalu bersikap kritis.

    Implikasi dari kasus ini tidak hanya bersifat materiil. Korban juga mengalami tekanan psikologis akibat merasa dikhianati dan diperdaya. Proses pemulihan keuangan dan mental membutuhkan waktu serta dukungan dari berbagai pihak. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap jaringan pelaku dan mengamankan aset korban yang mungkin masih dapat diselamatkan.

  • Kontrak 20 Tahun Kelola Pasar Kranggot Diteken Swasta

    Kontrak 20 Tahun Kelola Pasar Kranggot Diteken Swasta

    Jbnews.id – Pemerintah Kabupaten Pati resmi menyerahkan pengelolaan Pasar Kranggot kepada pihak swasta, PT Surya Inti Prima, untuk jangka waktu 20 tahun. Kerja sama ini dilakukan tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menandai perubahan model pengelolaan aset daerah.

    Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, dan Direktur PT Surya Inti Prima. Kesepakatan ini mengamanatkan perusahaan untuk melakukan revitalisasi menyeluruh terhadap pasar tradisional yang terletak di Kecamatan Pati Kota tersebut.

    “Ini bentuk komitmen kami dalam pengelolaan aset daerah. Dengan skema KPBU, pembangunan tidak membebani APBD,” ujar Henggar Budi Anggoro dalam pernyataan resminya. Skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi dasar transaksi ini.

    PT Surya Inti Prima, sebagai mitra pengelola, kini memegang tanggung jawab penuh untuk melakukan pembangunan ulang dan operasional Pasar Kranggot. Rencana induk mencakup pembangunan infrastruktur baru yang lebih modern dan layak.

    Rincian Komitmen dan Rencana Pembangunan

    Kontrak kerja sama selama dua dekade tersebut memiliki skema pendanaan mandiri dari swasta. Perusahaan akan menanggung seluruh biaya revitalisasi, termasuk pembongkaran bangunan lama dan konstruksi fasilitas baru.

    Sebagai imbal hasil, PT Surya Inti Prima mendapatkan hak mengelola pasar dan memungut retribusi dari para pedagang dan pengunjung selama masa kontrak. Skema bagi hasil dengan pemerintah daerah juga diterapkan, meski rincian persentasenya tidak diungkap ke publik.

    Revitalisasi yang dijanjikan bertujuan mengubah total wajah Pasar Kranggot. Rencana yang disusun tidak hanya mencakup area jual-beli, tetapi juga penataan parkir, sistem drainase, dan pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan pasar yang higienis dan tertata.

    Keberhasilan model ini di Pati akan menjadi percontohan bagi aset daerah lain yang memerlukan pembenahan tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Efisiensi APBD menjadi salah satu argumen utama kebijakan ini.

    Dampak Langsung dan Harapan Ke Depan

    Kebijakan ini langsung berdampak pada ratusan pedagang tetap dan losmen di Pasar Kranggot. Pemerintah kabupaten menyatakan akan mengatur proses relokasi sementara pedagang selama masa pembangunan berlangsung.

    Para pedagang menyambut rencana revitalisasi dengan harapan peningkatan kenyamanan dan jumlah pembeli. Namun, kekhawatiran utama terletak pada kemungkinan kenaikan biaya sewa atau retribusi setelah pasar beroperasi secara modern.

    Dari sisi kompetisi, revitalisasi Pasar Kranggot ditujukan untuk mengembalikan daya saingnya terhadap pusat perbelanjaan modern yang tumbuh di sekitar Kota Pati. Pasar tradisional diharapkan bisa menawarkan pengalaman berbelanja yang lebih bersih dan teratur tanpa kehilangan ciri khasnya.

    Dengan kontrak 20 tahun, keberlanjutan pengelolaan menjadi titik kritis. Masyarakat dan pemerintah daerah akan mengawasi komitmen perusahaan dalam pemeliharaan fasilitas. Hasil dari kemitraan ini akan menjadi tolok ukur untuk skema KPBU serupa di masa depan.

  • Investor Dubai Incar Potensi Ekonomi Pandeglang

    Investor Dubai Incar Potensi Ekonomi Pandeglang

    Jbnews.id – Pemerintah Kabupaten Pandeglang menerima kunjungan calon investor dari Dubai, Uni Emirat Arab, yang menyatakan minat untuk menanamkan modal di sektor ekonomi lokal. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya percepatan investasi di wilayah tersebut.

    Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban, secara langsung menerima delegasi investor asal Dubai tersebut di Pendopo Kabupaten Pandeglang. Pertemuan ini membahas potensi dan peluang investasi yang dapat dikembangkan di wilayah Pandeglang.

    “Kami menyambut baik minat investor dari Dubai. Pandeglang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui kemitraan investasi,” ujar Tanto Warsono Arban dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi iklim investasi yang kondusif.

    Delegasi investor dari Dubai menyampaikan rencana eksplorasi beberapa sektor potensial. Fokus utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan sektor-sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

    Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang. Kehadiran instansi teknis ini bertujuan untuk memberikan penjelasan langsung mengenai prosedur, regulasi, dan kemudahan berinvestasi di daerah.

    Kunjungan calon investor asing ini menandai momentum baru bagi Pandeglang dalam menarik modal langsung dari luar negeri. Pemerintah daerah terus aktif mempromosikan potensi unggulan wilayahnya kepada pelaku usaha domestik dan internasional.

    Keberhasilan menarik minat investor dari kawasan Timur Tengah seperti Dubai dinilai sebagai langkah strategis. Hal ini sejalan dengan upaya diversifikasi sumber investasi dan penguatan ketahanan ekonomi daerah pasca pandemi.

    Pandeglang, yang dikenal dengan destinasi wisata seperti Tanjung Lesung, memiliki basis ekonomi yang beragam. Selain pariwisata, sektor pertanian, perikanan, dan industri kreatif juga menjadi andalan yang terus dikembangkan.

    Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap kunjungan exploratif ini dapat segera ditindaklanjuti dengan studi kelayakan yang lebih mendalam. Tahap selanjutnya adalah penyusunan komitmen investasi yang konkret dan mengikat secara hukum.

    Kejelasan regulasi dan kepastian berusaha menjadi faktor penentu bagi investor asing untuk memutuskan penanaman modal. Pemerintah daerah menyatakan kesiapannya untuk memberikan kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur pendukung.

    Investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dinilai mampu memberikan multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian. Efeknya meliputi transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan perluasan jaringan pasar ekspor.

    Komitmen Pemkab Pandeglang dalam mempercepat realisasi investasi juga diwujudkan melalui penyederhanaan birokrasi. Layanan perizinan terintegrasi di DPMPTSP diharapkan dapat memangkas waktu dan biaya bagi para calon investor.

    Kedatangan investor dari Dubai ini bukan yang pertama kali bagi Banten. Provinsi ini secara konsisten menjadi salah satu tujuan utama investasi di Pulau Jawa, didukung oleh lokasi yang strategis dan infrastruktur yang terus berkembang.

    Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut antara pemerintah daerah dengan kementerian terkait di tingkat pusat. Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah sangat penting untuk mewujudkan iklim investasi yang kompetitif.

    Masyarakat dan pelaku usaha lokal di Pandeglang juga diharapkan dapat memanfaatkan momentum kedatangan investor ini. Terciptanya rantai pasok dan kemitraan usaha dengan standar internasional dapat membuka peluang baru.

    Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pendampingan hingga proses investasi benar-benar terealisasi. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses menjadi prinsip utama yang dipegang oleh pemda.

    Realitas menunjukkan bahwa daya tarik investasi suatu daerah tidak lagi semata-mata tentang insentif fiskal. Stabilitas politik, keamanan, dan kesiapan sumber daya manusia menjadi pertimbangan yang semakin krusial bagi investor global.

    Kunjungan ini merefleksikan optimisme pelaku usaha internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia, khususnya di daerah penyangga seperti Pandeglang. Pemulihan ekonomi nasional pasca-krisis menjadi faktor pendorong utama.

    Pandeglang, dengan segala potensi dan komitmen pemerintahannya, berusaha memposisikan diri sebagai destinasi investasi yang menarik dan berkelanjutan. Targetnya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

  • Atta Halilintar Diikuti Ronaldo dan Pique di Instagram

    Atta Halilintar Diikuti Ronaldo dan Pique di Instagram

    Telset.id – Konten kreator Atta Halilintar mendapat perhatian dari sejumlah legenda sepak bola dunia. Akun Instagram pria bernama lengkap Muhammad Attamimi Halilintar itu baru-baru ini diikuti oleh mantan striker Brasil, Ronaldo Nazario, menyusul pemain seperti Marcelo, Carles Puyol, dan Gerard Pique.

    Atta mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. “Aku juga gak tahu ya, alhamdulillah ya. Tiba-tiba kok di-follow Ronaldo, aku juga di-like, di-follow,” ujarnya saat ditemui di Depok, Jawa Barat, seperti dikutip dari detikHot, Senin (20/4/2026). Ia menyebut para pemain tersebut adalah idolanya sejak kecil.

    “Kemarin di-follow pemain-pemain dunia. Terus sekarang di-follow Ronaldo. Kemarin sama Marcelo, Pique, Puyol. Terus kayaknya alhamdulillah ya, banyak banget legend-legend pada follow aku,” sambung Atta sambil tertawa. Ia bahkan mengaku kini lebih berhati-hati dalam memposting konten di media sosial.

    Momen ini disebut Atta sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengingat masa kecilnya yang sering bermain game sepak bola di rental PlayStation dengan karakter para bintang tersebut. “Bisa temenan di IG, terus DM-DM-an gitu menurutku itu dream come true-lah. Apalagi dulu aku cuma main di rental-rental PS gitu ya, dari dulu rental main Ronaldo umur segitu,” ceritanya.

    Selain Ronaldo, Atta juga menyebut komunikasinya dengan mantan bintang Bayern Munich, Franck Ribery. “Sama Hazard, Ribery. Tiba-tiba malam-malam di-WA Ribery gitu kan. Maksudnya… ah, itu kan suatu kebanggaanlah buat aku ya,” ungkapnya. Obrolan mereka berkisar tentang fashion, sepak bola, hingga proyek-proyek yang sedang dikerjakan.

    Atta Halilintar menduga perhatian dari para atlet internasional ini terkait fokusnya pada konten olahraga dan inisiatif yang ia jalankan. “Iya mungkin karena aku fokus olahraga, terus aku banyak mungkin senang bikin movement-movement, turnamen-turnamen olahraga juga. Ya, jadi ini membuka juga sih bukan hanya kolaborasi di dalam negeri, tapi kita kolaborasi di internasional juga,” harapnya.

    Kejadian ini menunjukkan semakin mengglobalnya pengaruh konten kreator Indonesia di kancah internasional, khususnya yang memiliki niche spesifik seperti olahraga. Interaksi langsung dengan publik figur kelas dunia melalui platform digital menjadi fenomena yang semakin umum di era media sosial.