Jbnews.id – Dewi Perssik menangis saat membahas permasalahan dengan Aldi Taher mengenai anak. Ia menegaskan pernyataan Aldi Taher di publik tidak sesuai kenyataan dan berdampak negatif pada psikologis putranya, Gabriel.
Perseteruan ini mencuat setelah Aldi Taher dalam sebuah podcast mengaku memiliki anak bernama Felice Gabriel dari pernikahannya dengan Dewi Perssik. Pernyataan tersebut viral di TikTok dan memicu reaksi keras dari pedangdut yang akrab disapa Depe itu.
“Aku menghargai kalau kamu sayang pada Gabriel, tapi jangan membuat pernyataan di publik seolah kamu hadir dan berperan sebagai ayah selama ini, karena itu tidak sesuai kenyataan,” tulis Dewi Perssik dalam unggahan Instagram miliknya. “Anak bukan bahan pencitraan atau konsumsi sosial media.”

Dalam acara Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026), Dewi Perssik mengungkapkan kekesalannya. Ia menyebut dampak sosial dari pernyataan Aldi Taher sudah meluas dan mengganggu anaknya.
“Sekarang jadi banyak yang nge-tag-tag ke anak saya. Ungkit masalah adopsi itu gak bagus banget buat emosional anak saya. Sekarang dampak sosialnya itu terjadi ke mana-mana,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Dewi Perssik menegaskan selama ini ia selalu menjaga privasi anaknya. “Makanya masyarakat itu jangan ikut campur masalah pribadi saya. Saya selalu menjaga hubungan saya dengan anak saya. Dan saya selalu menjaga privasi anak saya,” tegasnya.
Diketahui, Dewi Perssik dan Aldi Taher pernah menikah, namun pernikahan mereka kandas pada 2009. Dari pernikahan tersebut, keduanya tidak dikaruniai anak. Aldi Taher sendiri sudah meminta maaf kepada Dewi Perssik atas pernyataannya yang viral.
Permasalahan ini bermula dari ucapan Aldi Taher di salah satu podcast saat ditanya soal anak ketika menikah dengan Dewi Perssik. Dalam ungkapannya, Aldi Taher mengaku punya anak bernama Felice Gabriel. Pernyataan itu kemudian dianggap Dewi Perssik sebagai bentuk pencitraan dan tidak sesuai fakta.
Dewi Perssik menambahkan, pernyataan Aldi Taher yang viral di TikTok membuat banyak pihak ikut campur dan memberikan asumsi negatif. “Akhirnya pada asumsi yang tidak-tidak atas pernyataan potongan video kamu yang fyp di TikTok,” tulisnya di Instagram.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa masalah pribadi selebriti kerap menjadi konsumsi publik. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang tidak bersalah. Dewi Perssik berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi isu pribadi orang lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan lebih lanjut dari Aldi Taher terkait pernyataan Dewi Perssik. Namun, permintaan maaf yang sudah disampaikan sebelumnya diharapkan dapat meredakan ketegangan di antara keduanya.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga privasi anak di era digital. Pernyataan publik yang tidak akurat dapat berdampak serius pada psikologis anak dan keluarga. Dewi Perssik menegaskan bahwa ia akan terus melindungi anaknya dari dampak negatif pemberitaan dan komentar publik.

Dengan adanya pernyataan resmi dari Dewi Perssik, publik diharapkan dapat lebih memahami situasi yang sebenarnya. Masalah ini juga menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi di media sosial dan publik.
Jbnews.id akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca. Sementara itu, debat sengit di dunia politik juga menjadi sorotan publik di hari yang sama.
Dewi Perssik berharap kasus ini dapat segera selesai dan tidak lagi menjadi konsumsi publik. Ia ingin fokus pada karir dan keluarganya, terutama anaknya yang menjadi korban dari pernyataan yang tidak akurat.
Permasalahan antara Dewi Perssik dan Aldi Taher ini menjadi pengingat bahwa setiap pernyataan di publik memiliki konsekuensi. Terutama ketika menyangkut anak, perlu kehati-hatian ekstra agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Jbnews.id akan terus memberikan informasi terkini seputar perkembangan kasus ini dan isu-isu lainnya yang relevan. Tetap ikuti kami untuk mendapatkan berita terbaru dan terpercaya.