Jbnews.id – Selebgram Azizah Salsha mengancam akan membongkar detail penyebab perceraiannya dengan Pratama Arhan setelah orangtuanya ikut menjadi sasaran hujatan warganet. Ancaman itu disampaikan melalui Instagram Story pada 21 April 2026, sebagai respons atas serangan yang berlangsung hampir tiga tahun pasca-bercerai.
Hujatan terhadap Azizah dan keluarganya muncul kembali setelah unggahannya tentang penyanyi Harry Styles yang menolak ajakan foto bersama viral di media sosial. Warganet memanfaatkan momen itu untuk menyerang orangtua Azizah dan mengulik penyebab perpisahannya dengan pemain sepak bola nasional tersebut.

Dalam unggahan eksklusif di Instagram, Azizah Salsha yang berusia 22 tahun menyatakan kesabarannya hampir habis. “Kalian boleh bilang apapun tentang aku karena aku tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam pernikahan aku sebelumnya,” ujarnya, seperti dikutip dari akun Instagram @azizahsalsha_.
Ia menambahkan peringatan tegas, “Tapi jangan menguji kesabaranku ya! Aku bisa menceritakan semuanya secara detail jika perlu. Karena jujur saja, aku sudah lelah menghadapi ini selama hampir 3 tahun.” Pernyataan ini menegaskan ancamannya untuk membuka semua fakta terkait perceraian jika tekanan terhadapnya dan keluarga terus berlanjut.
Azizah mengaku awalnya mengira komentar negatif dan fitnah akan berhenti setelah proses perceraiannya dengan Pratama Arhan selesai. Kenyataannya, hujatan justru terus berlanjut hingga tahun 2026. Meski mengaku ikhlas menerima cacian yang ditujukan padanya, ia meminta warganet tidak melibatkan orangtua dan keluarganya. “Jangan libatkan orangtua atau keluargaku dalam masalah ini,” tegasnya.
Baca Juga:
Insiden yang memicu gelombang hujatan terbaru ini berawal dari kritik netizen internasional terhadap Azizah Salsha. Sebelumnya, ia mengunggah cerita tentang ditolaknya ajakan foto bersama Harry Styles, yang kemudian menuai komentar pedas dari warganet global. Komentar-komentar itu kemudian dibawa ke ranah lokal dan dikaitkan dengan masa lalunya.
Ancaman Azizah untuk membongkar rahasia perceraian menjadi titik balik dalam pola komunikasinya yang selama ini lebih banyak diam. Selama tiga tahun terakhir, ia jarang angkat bicara secara terbuka mengenai detail penyebab berakhirnya pernikahannya dengan Pratama Arhan. Pernyataan terbarunya ini menunjukkan batas toleransi yang telah terlampaui.

Respons warganet terhadap ancaman Azizah Salsha terbelah. Sebagian mendukung haknya untuk membela diri dan keluarga, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk pengalihan isu dari kasus Harry Styles. Dinamika ini menunjukkan kompleksitas kehidupan publik figur selebgram di era media sosial, di mana satu insiden dapat membangkitkan kembali konflik lama.
Perceraian Azizah Salsha dan Pratama Arhan memang selalu menjadi bahan perbincangan sejak diumumkan. Namun, detail resmi dari kedua belah pihak mengenai alasan perpisahan tetap terjaga. Ancaman Azizah untuk menceritakan semuanya secara detail berpotensi mengungkap fakta-fakta yang selama ini tidak terungkap ke publik.
Permintaannya agar keluarga tidak dilibatkan juga menyoroti pola hujatan di media sosial Indonesia yang sering kali melebar hingga ke lingkaran keluarga terdekat. Hal ini menjadi perhatian mengingat Azizah telah menerima hujatan langsung terhadap dirinya selama bertahun-tahun, tetapi baru bersuara keras ketika orangtuanya menjadi sasaran.
Perkembangan terbaru ini terjadi tepat pada periode dimana Azizah Salsha juga sedang menghadapi tekanan dari komunitas internasional. Gabungan tekanan dari dalam dan luar negeri ini yang akhirnya memicu respons tegas berupa ancaman membuka semua fakta.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Pratama Arhan terkait ancaman yang disampaikan Azizah Salsha. Masyarakat dan warganet masih menunggu perkembangan lebih lanjut, apakah Azizah akan benar-benar merealisasikan ancamannya untuk membongkar semua detail perceraian, atau pernyataan tersebut hanya sebagai peringatan untuk menghentikan hujatan terhadap keluarganya.
Kasus ini kembali mengingatkan tentang dampak jangka panjang dari perceraian figur publik di Indonesia dan bagaimana media sosial dapat menjadi alat untuk terus mengulang-ulang luka lama. Ketegasan Azizah Salsha dalam menetapkan batas, khususnya mengenai keterlibatan keluarga, menjadi poin kritis dalam dinamika hubungan selebritas dengan publik di era digital.
