Jbnews.id – Anang Hermansyah dan Ashanty meluncurkan Jodohku Challenge di platform media sosial berbasis Web3, ShortChall, dengan total hadiah Rp100 juta. Challenge ini menggunakan lagu ikonik mereka “Jodohku” yang dirilis sejak 2011 dan mengajak pengguna membuat video kreatif berdurasi maksimal satu menit.
Lagu “Jodohku” yang ditulis Anang Hermansyah merupakan satu dari delapan lagu dalam album bertema cinta sejati. Meski sudah 15 tahun berlalu, liriknya masih relevan bagi pasangan yang ingin merayakan cinta abadi. “Jodohku, hingga mati ku ingin bersamamu, ini ikrarku,” demikian penggalan chorus yang ikonik.
ShortChall, platform video pendek yang baru meluncur di Indonesia, menawarkan fitur unik berupa imbalan finansial bagi setiap aktivitas digital pengguna. Anang dan Ashanty menjadi artis Indonesia pertama yang dipilih sebagai kolaborator platform ini. Pasangan yang menikah sejak 2012 itu mengaku sudah merasakan langsung manfaat dari platform tersebut.
“Setiap aktivitas bisa memberikan keuntungan, dan itu sudah terbukti. Kami sendiri sudah merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Anang Hermansyah saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tengah pekan ini.
Detail Jodohku Challenge
Jodohku Challenge mengajak pengguna membuat video kreatif menggunakan lagu “Jodohku”. Video bisa berisi momen bersama pasangan atau bahkan dengan K-Pop idol favorit. Kreativitas menjadi kunci utama dalam kompetisi ini.
“Kesempatan untuk menang cukup besar, bahkan kami menyediakan hadiah untuk tujuh pemenang,” terang Ashanty dalam kesempatan yang sama. “Kuncinya adalah konsisten upload, karena setiap karya akan dihargai oleh platform,” tambah Anang.
Pasangan ini menekankan agar peserta menggunakan video ril tanpa AI generatif. Keputusan ini menunjukkan komitmen terhadap orisinalitas konten di era digital yang semakin dipenuhi konten buatan kecerdasan buatan.
Baca Juga:
Jaminan Legalitas dan Target Pasar
Hur Young Soon, perwakilan Indonesia untuk ShortChall yang akrab disapa Ms. Ayu, memastikan Jodohku Challenge sudah aman secara legal. Semua aktivitas dilakukan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
“Kami akan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan di Indonesia,” kata Ms. Ayu. Ia berharap platform ini bisa membuka ruang berkarya dan menghasilkan uang bagi kreator Indonesia.
ShortChall saat ini telah menjangkau 226 negara dengan total 1,7 juta pengguna per Maret 2026. Kolaborasi dengan Anang-Ashanty menjadi langkah awal untuk memperkuat pasar Indonesia. CSO Choi Yoo Ryeok menambahkan, “Kami percaya untuk bisa saling menghargai, kita perlu duduk bersama dan membangun kolaborasi yang kuat.”

Lewat challenge ini, Anang dan Ashanty berharap lagu “Jodohku” bisa bergema lagi di hati pendengar musik Indonesia. Lagu ini sempat viral pada masanya dan kini berpotensi menjadi sleeper hit tahun 2026. Siapa tahu, lagu ini bisa masuk chart Spotify Viral.
