Category: Banten

  • Polres Serang Tanam 3.000 Pohon di Lahan PT IKPP

    Polres Serang Tanam 3.000 Pohon di Lahan PT IKPP

    Jbnews.id – Polres Serang menanam 3.000 pohon di lahan seluas 2,7 hektare milik PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) di Kecamatan Kragilan, Selasa (21/4/2026). Kegiatan serentak ini melibatkan Kapolda Banten, Kapolres Serang, Bupati Serang, dan ratusan peserta lain sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

    Penanaman dipusatkan di lahan PT IKPP, Desa Tegal Maja, Kragilan. Jenis pohon yang ditanam memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi, seperti jati, sengon, dan mahoni. Kegiatan ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Serang dan dipantau secara virtual.

    Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menyatakan kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan Polri. “Penanaman pohon serentak ini merupakan upaya Polres Serang dalam mendukung Asta Cita program Presiden Prabowo Subianto dalam pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat sinergitas Polri bersama Muspida dan masyarakat,” ujar Andri.

    Ia menambahkan, kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini. Menurutnya, keberhasilan program pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, swasta, dan masyarakat.

    Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, memberikan apresiasi atas inisiatif jajaran Polres Serang. “Saya mengapresiasi Kapolres Serang dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. Ini adalah langkah konkret yang sangat positif,” ungkap Hengki.

    Kapolda juga memberikan penghargaan kepada masyarakat dan pihak PT IKPP yang telah mendukung program pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta terus menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Gerakan Indonesia Asri demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tegas Kapolda Banten. Gerakan Indonesia Asri merupakan program yang bertujuan menciptakan kondisi aman, sehat, resik, dan indah.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung gerakan tersebut serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Serang. Penanaman serentak ini diinisiasi oleh Polsek jajaran Polres Serang.

    Selain penanaman pohon, Polri juga aktif dalam berbagai operasi lainnya. Seperti operasi penegakan hukum terkait penyelewengan BBM dan persiapan menghadapi momen-momen strategis.

    Acara penanaman pohon turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Banten dan Polres Serang, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Serang, Humas PT IKPP, serta unsur Muspida dan Muspika Kecamatan Kragilan.

    Hadir pula Ketua MUI Kecamatan Kragilan, anggota Saka Bhayangkara, serta puluhan siswa SMA yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan siswa sekolah diharapkan dapat menanamkan nilai cinta lingkungan pada generasi muda.

    Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan elemen masyarakat dalam satu aksi nyata pelestarian lingkungan. Kolaborasi semacam ini dinilai krusial untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan.

    Dukungan dari korporasi seperti PT IKPP dengan menyediakan lahan seluas 2,7 hektare menjadi faktor pendukung penting. Lahan tersebut nantinya akan menjadi area hijau yang berkontribusi terhadap ekosistem lokal.

    Polres Serang berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah pusat dan daerah, tidak hanya di bidang keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam pembangunan berwawasan lingkungan. Komitmen ini sejalan dengan visi Polda Banten secara keseluruhan.

    Pelibatan berbagai pihak dalam acara ini mencerminkan pendekatan holistik dalam penanganan isu lingkungan. Upaya tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan dan pengawasan jangka panjang.

    Program penanaman pohon serentak ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah-wilayah lain di Banten. Dampak jangka panjangnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, dan mendukung ketahanan ekologis wilayah Serang.

    Kegiatan ini juga menjadi media edukasi publik tentang pentingnya konservasi. Melalui aksi nyata, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan semakin menguat.

    Sinergi antara Polri, Pemda, dan swasta dalam program penghijauan seperti ini menunjukkan model kolaborasi yang efektif untuk pembangunan daerah. Model ini dapat menjadi rujukan untuk program serupa di masa depan.

    Dengan ditanamnya 3.000 pohon, diharapkan terjadi penambahan signifikan terhadap tutupan hijau di Kabupaten Serang. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk lingkungan hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang.

  • Gubernur Banten Canangkan Gerakan Tanam Jagung 10 Hektare

    Gubernur Banten Canangkan Gerakan Tanam Jagung 10 Hektare

    Jbnews.id – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi mencanangkan gerakan menanam jagung hibrida di lahan seluas 10 hektare di Kabupaten Lebak, Selasa (21/4/2026). Program ini bertujuan menjadikan Banten sebagai daerah swasembada jagung dan pemasok utama nasional, didukung bibit dari Pemprov Banten.

    Pencanangan dilakukan di Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, bersama Kelompok Tani Mekarjaya. Andra Soni menargetkan Banten menjadi sentra jagung, minimal untuk memenuhi kebutuhan industri dan pertanian lokal yang masih tinggi.

    “Dengan dukungan segenap pihak, kita melakukan pencanangan tanam jagung untuk lahan seluas 10 hektare. Bibit bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten,” kata Andra Soni dalam pernyataan resminya.

    Ia menekankan potensi Banten sebagai pemasok produk pertanian dan peternakan untuk kawasan aglomerasi Jakarta. Kedekatan jarak dinilai dapat memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing.

    “Kalau menjadi pemasok produk ke daerah aglomerasi, secara jarak dan biaya logistik kita diuntungkan,” ucap Gubernur.

    Target Produksi dan Dukungan Lahan

    Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengungkapkan skala program yang lebih luas. Didukung Kementerian Pertanian, Pemprov Banten bersama petani akan mengembangkan 9.000 hektare lahan kosong untuk jagung.

    Target produksi ditetapkan sebesar 52.000 ton jagung pipil kering. Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Banten untuk ketahanan pangan nasional, tidak hanya untuk padi tetapi juga jagung dan tebu.

    “Provinsi Banten juga mulai mengembangkan tebu,” jelas Nasir.

    Dorongan kebutuhan pasar datang dari industri lokal. Saat ini terdapat 14 pabrik pakan ternak di Banten yang membutuhkan pasokan jagung mencapai 4.000 ton per hari.

    Andra Soni menyatakan Pemprov akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta para pengembang untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong. Kerja sama ini ditujukan mendukung program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

    “Yang bisa dikerjasamakan untuk dimanfaatkan dalam mendukung program Ketahanan Pangan,” katanya.

    Peran serta Kelompok Tani dan Apresiasi

    Ketua Kelompok Tani Mekarjaya, Dimas Fahmi Sidqi, mengungkapkan kelompoknya telah memanfaatkan lahan seluas 20 hektare untuk penanaman. Pemanfaatan lahan dari pengembang untuk tanaman pangan telah dilakukan sejak 2017.

    Gubernur Andra Soni memberikan apresiasi atas inisiatif pemanfaatan lahan kosong. Ia juga berpesan kepada petani untuk melakukan penanaman dan perawatan dengan baik guna memastikan hasil panen optimal.

    “Kalau menanam dengan baik, Insya Allah hasil panennya baik,” pesannya.

    “Apresiasi atas pemanfaatan lahan kosong untuk tanam jagung dan pangan lainnya. Terima kasih kepada pemilik lahan yang telah memberikan izin lahannya untuk digunakan. Terima kasih kepada Polda Banten yang menggugah kita untuk tanam jagung,” tambah Andra Soni.

    Program gerakan tanam jagung ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian. Fokus pada komoditas jagung dipandang sebagai langkah strategis menjawab kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan ketahanan pangan regional.

  • DLH Tangerang Tertibkan 37 TPS Liar Sepanjang 2025

    DLH Tangerang Tertibkan 37 TPS Liar Sepanjang 2025

    Jbnews.id – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menertibkan 37 Tempat Pembuangan Sampah liar sepanjang tahun 2025. Penertiban menyasar pemukiman warga dengan 22 titik di wilayah timur dan 15 titik di wilayah barat kota.

    Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menuturkan data tersebut sebagai hasil program penertiban berkelanjutan. Operasi gencar ini masih berlangsung di tahun 2026 dengan menyasar titik-titik baru di permukiman.

    Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Tangerang, Iwan, menjelaskan dampak luas TPS liar. Masalah mencakup kebersihan, kesehatan, sosial, dan estetika kota. Setiap lokasi yang ditertibkan langsung digantikan dengan depo transit armada kebersihan untuk sistem pengelolaan baru.

    “Jadi lingkungan sekitar tetap dalam keadaan bersih tanpa adanya penumpukan sampah yang meresahkan masyarakat,” ucap Iwan, Selasa (21/4/2026).

    DLH juga mendorong partisipasi aktif warga. Masyarakat diimbau memanfaatkan armada kebersihan yang disediakan untuk mengangkut sampah secara berkala.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin telah menginstruksikan jajarannya responsif terhadap aduan warga. Penanganan sampah harus cepat dan tepat. Berbagai persoalan sosial dan ketertiban kota menjadi perhatian utama seluruh perangkat daerah.

    “Setiap aduan yang masuk melalui kanal resmi harus cepat dijawab dan ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Kita ingin memastikan Kota Tangerang tetap menjadi kota yang tertib, layak huni, dan nyaman bagi seluruh warganya,” kata Sachrudin.

    Ia menegaskan praktik merusak wajah kota tidak boleh dibiarkan berlarut. DLH memiliki opsi penanganan seperti pengangkutan, pemagaran, maupun penghijauan. Tujuannya agar lokasi bekas TPS liar tidak kembali digunakan untuk pembuangan sampah tidak terkendali.

    Instruksi Wali Kota ini menjadi dasar operasi penertiban. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang menata sistem pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan kota.

  • Jalan Desa 1,3 Km di Pandeglang Rampung, Biaya Rp3,84 Miliar

    Jalan Desa 1,3 Km di Pandeglang Rampung, Biaya Rp3,84 Miliar

    Jbnews.id – Pemerintah Provinsi Banten meresmikan ruas jalan Majau-Mekarwangi di Kabupaten Pandeglang sepanjang 1,3 kilometer dengan anggaran Rp3,84 miliar dari APBD 2025. Pembangunan ini mengakhiri kondisi jalan rusak puluhan tahun yang menyulitkan mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

    Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, pembangunan jalan desa yang bukan kewenangan provinsi ini dilakukan sebagai wujud kehadiran negara di daerah yang belum tersentuh optimal. “Jalan desa memang bukan kewenangan Gubernur, kita kerjakan karena ingin bertanggung jawab bahwa negara hadir. Sudah terlalu lama masyarakat desa menghadapi kondisi jalan yang tidak layak,” ujar Andra Soni dalam siaran pers Biro Adpim Pemprov Banten, Selasa (21/4/2026).

    Ruas jalan dengan lebar empat meter tersebut dibangun melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Andra Soni menyatakan, pembangunan ini tidak berhenti di satu lokasi dan akan dikoneksikan ke wilayah lain seperti Mekarwangi hingga Saketi-Bojong untuk membuka akses alternatif. “Ini menjadi jalur alternatif yang akan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

    Ia menjelaskan, infrastruktur jalan yang baik berdampak langsung pada pendidikan, keagamaan, dan distribusi hasil pertanian. “Kalau jalan sudah bagis, aktivitas jadi lancar. Anak-anak sekolah lebih mudah dan hasil bumi bisa diangkut dengan biaya lebih murah,” ujarnya. Gubernur juga mengajak masyarakat berkontribusi melalui kepatuhan membayar pajak kendaraan.

    Tokoh masyarakat Majau, Kholilullah, menyatakan rasa syukur atas pembangunan yang telah lama dinantikan. Ia menggambarkan kondisi sebelumnya yang memprihatinkan. “Dulu jalannya becek, penuh kerikil tajam, dan sangat sulit dilalui. Anak-anak sekolah kesulitan, warga bawa hasil panen juga susah. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, biaya angkut jadi lebih murah,” ujarnya.

    Kholilullah menambahkan, sejak jalan rampung, akses menuju sekolah, puskesmas, pasar, dan pusat aktivitas lainnya menjadi lebih lancar. Hal senada disampaikan Kepala Desa Majau yang mengapresiasi realisasi pembangunan jalan setelah puluhan tahun. “Ini jalan yang sudah puluhan tahun dinantikan. Sekarang sudah sangat layak dan membantu aktivitas warga,” katanya.

    Meski demikian, pihak desa masih mengusulkan lanjutan pembangunan pada ruas lain, seperti Majau–Geredug Bojong sepanjang 700 meter serta akses menuju Bojong Mangga yang menjadi jalur vital bagi kawasan pertanian. “Mayoritas warga kami petani dengan hasil panen besar. Jika akses jalan ke Bojong Mangga bisa diperbaiki oleh Pemprov Banten, kami yakin ekonomi masyarakat akan semakin meningkat,” pungkasnya.

    Program Bang Andra telah membangun 62 jalan desa sepanjang 2025. Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi model percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah tertinggal. Pembangunan jalan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan insiden lain yang kerap terjadi di jalan rusak.

    Dampak ekonomi dari pembukaan akses transportasi ini diprediksi akan terlihat dalam peningkatan nilai jual hasil pertanian dan penurunan biaya logistik. Masyarakat setempat kini menunggu realisasi konektivitas ke wilayah sekitarnya untuk memperluas dampak positif pembangunan ini.

  • Wagub Banten Apresiasi Kesiapan Polda Hadapi May Day 2026

    Wagub Banten Apresiasi Kesiapan Polda Hadapi May Day 2026

    Jbnews.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan Polda Banten dalam menghadapi peringatan Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2026. Apresiasi disampaikan setelah menyaksikan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar kepolisian.

    Dalam siaran pers Biro Adpim Pemprov Banten, Selasa (21/4/2026), Dimyati menilai simulasi yang dilakukan jajaran kepolisian telah menunjukkan kesiapan penuh. “Kalau kita lihat simulasi, jajaran kepolisian sudah siap menangani kemungkinan hal-hal yang terjadi. Apresiasi kepada Polda Banten yang menyelenggarakan simulasi Sispamkota. Ini sangat penting,” ucap Dimyati.

    Ia menjelaskan, Polri telah mempersiapkan segala kemungkinan, termasuk kesiapan personel, peralatan, dan dukungan anggaran. Menurutnya, tahapan pengamanan yang disimulasikan, mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Penindakan Huru Hara (PHH), hingga penindakan kejahatan, berlangsung profesional.

    Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan, simulasi Sispamkota bertujuan mengamankan perayaan May Day. Latihan ini melibatkan jajaran TNI dan pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para buruh. “Apakah sifat kegiatannya bakti kesehatan, bakti sosial dan semua kegiatan kemasyarakatan dalam rangka May Day kita amankan. Termasuk salah satunya juga adanya unjuk rasa manakala dilaksanakan di wilayah hukum Polda Banten,” kata Hengki.

    Pelatihan ini merupakan wujud kesiapan personel, sarana prasarana, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan, tidak hanya untuk May Day tetapi juga kegiatan mendatang. “Yang paling utama standar operasional prosedur dan melatih kesabaran untuk tidak terprovokasi,” tegas Kapolda Banten.

    Simulasi juga mengacu pada pelaksanaan SOP pengamanan unjuk rasa berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009. Latihan mencakup skenario dari situasi aman (hijau), situasi mulai ada provokasi, hingga situasi merah yang anarkis. “Tapi petugas tetap sabar karena memberikan pelayanan dan mengedepankan tim negosiator. Dari Polwan ada Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, PHH Brimob, terakhir penggunaan senjata ketika situasi merah,” papar Hengki.

    Wagub Dimyati juga menyoroti pendekatan persuasif yang dijalankan Polda Banten. Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Kapolda Hengki, berbagai permasalahan di Banten dapat ditangani tanpa eskalasi. “Dibawah Pak Hengki, hal-hal yang terjadi di Provinsi Banten tidak krusial, semua bisa ditangani secara persuasif. Alhamdulillah aman,” ucap Dimyati. Ia menambahkan, pemerintah daerah juga merasa aman dari potensi gangguan kerusuhan.

    Kapolda Hengki berharap pelatihan ini meningkatkan profesionalisme pengamanan unjuk rasa. Ia juga mengimbau warga Banten tidak mudah percaya pada berita palsu dan memverifikasi informasi melalui nomor 110. “Mari kita jaga Provinsi Banten dengan aman sehingga Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur, serta Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota dapat membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

    Kesiapan aparat ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan, seraya pemerintah fokus pada pembangunan, termasuk pada fasilitas publik seperti tempat ibadah yang baru diresmikan.

  • Pemkab Serang Potong 1.000 Domba Kurban Serentak 21 April 2026

    Pemkab Serang Potong 1.000 Domba Kurban Serentak 21 April 2026

    Jbnews.id – Pemerintah Kabupaten Serang akan menyembelih 1.000 ekor domba kurban secara serentak pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memfasilitasi ibadah kurban dan mendistribusikan daging kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dalam skala besar ini direncanakan berlangsung di satu lokasi terpusat. Rencana tersebut menunjukkan skala operasi logistik yang signifikan untuk memastikan proses berjalan lancar, higienis, dan sesuai dengan syariat Islam.

    Pemotongan serentak 1.000 ekor domba ini menjadi salah satu program kurban terbesar yang diinisiasi pemerintah daerah setempat. Kegiatan serupa kerap dilakukan oleh berbagai instansi, termasuk tempat ibadah utama seperti Masjid Raya Al Jabbar yang baru dibuka untuk umum.

    Fokus utama dari kegiatan ini adalah pendistribusian daging kurban kepada mustahik, atau penerima manfaat, di wilayah Kabupaten Serang. Dengan jumlah hewan yang mencapai ribuan, dampak sosial program ini diharapkan dapat menjangkau banyak keluarga. Pelaksanaan pada tanggal 21 April memberikan waktu yang tepat menjelang hari raya keagamaan.

    Keberhasilan penyelenggaraan acara semacam ini sangat bergantung pada koordinasi antar dinas terkait, mulai dari peternakan, kesehatan, hingga logistik. Pemerintah daerah biasanya bekerja sama dengan penyedia hewan kurban terpercaya dan lembaga amil yang berpengalaman.

    Inisiatif Pemkab Serang ini sejalan dengan fungsi pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Program kurban massal menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan pemerataan di tengah masyarakat.

  • CitraRaya Bangun TPS Ramah Lingkungan dengan Controlled Landfill

    CitraRaya Bangun TPS Ramah Lingkungan dengan Controlled Landfill

    Jbnews.id – Pengembang properti Sinar Mas Land, melalui unit bisnisnya CitraRaya, mengumumkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) berteknologi Controlled Landfill di kawasan CitraRaya, Tangerang. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada kuartal ketiga 2026 untuk mengelola sampah warga secara lebih berkelanjutan.

    Pembangunan TPS ini merupakan bagian dari komitmen pengelola kawasan dalam meningkatkan infrastruktur lingkungan. Metode Controlled Landfill dipilih sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih terkontrol dibandingkan dengan landfill konvensional.

    “Kami berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih baik bagi warga CitraRaya,” ujar perwakilan Sinar Mas Land. Teknologi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif seperti bau dan pencemaran air tanah yang sering dikaitkan dengan pembuangan sampah tradisional.

    Kehadiran TPS baru ini diharapkan dapat langsung berdampak pada pola pengelolaan sampah rumah tangga di kawasan seluas ratusan hektar tersebut. Warga akan memiliki akses ke fasilitas pengolahan yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan.

    Implementasi Controlled Landfill melibatkan sistem lapisan kedap air di dasar dan sisi tempat pembuangan, sistem pengumpulan dan pengolahan air lindi, serta pemantauan gas metana. Pendekatan ini bertujuan untuk mengisolasi sampah dari lingkungan sekitarnya secara lebih efektif.

    Jadwal operasional kuartal ketiga 2026 menandakan percepatan dalam penyediaan infrastruktur pendukung bagi hunian yang terus berkembang. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang menekankan aspek keberlanjutan.

    Dengan bertambahnya jumlah penghuni, tekanan terhadap sistem pengelolaan sampah eksisting juga meningkat. Keberadaan TPS dengan teknologi terkini diharapkan dapat menjawab tantangan kapasitas dan efisiensi pengolahan.

    Pembangunan fasilitas ini juga sejalan dengan tren pengembangan properti yang semakin mengedepankan fitur hijau dan tanggung jawab lingkungan. Inisiatif serupa mulai menjadi pertimbangan bagi pengembang besar dalam menarik minat konsumen.

    Keberhasilan implementasi Controlled Landfill di CitraRaya dapat menjadi studi kasus bagi pengembangan kawasan lain di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Dampak langsungnya adalah peningkatan kualitas hidup warga melalui lingkungan yang lebih bersih dan terkelola.

    Informasi lebih detail mengenai teknis operasional dan partisipasi warga akan disampaikan oleh pengelola mendekati masa operasional. Fokus saat ini adalah pada penyelesaian konstruksi sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

  • Kohati HMI Cilegon Catat 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

    Kohati HMI Cilegon Catat 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

    Jbnews.id – Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Cilegon mencatat 37 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025 hingga kuartal pertama 2026. Data ini disoroti dalam momentum peringatan Hari Kartini, menandakan pekerjaan rumah perlindungan yang masih besar.

    Ketua Kohati HMI Cabang Cilegon, Siti Nurhaliza, menyatakan angka tersebut merupakan akumulasi dari pengaduan yang diterima dan pemantauan kasus di wilayah tersebut. “Ini adalah angka yang harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Minggu (20/4/2026).

    Kohati HMI Cilegon secara khusus menyoroti kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual. Organisasi ini menilai, meski sudah ada payung hukum seperti Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), implementasi di lapangan dan sosialisasi terhadap korban masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

    Peringatan Hari Kartini tahun ini, menurut Kohati, harus menjadi momen refleksi untuk memperkuat komitmen melindungi hak-hak perempuan dan anak. Mereka mendorong pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga layanan terkait untuk lebih proaktif dan responsif dalam menangani setiap laporan.

    “Semangat Kartini adalah semangat membebaskan dari segala bentuk penindasan. Kartini masa kini adalah mereka yang berjuang melawan kekerasan dan ketidakadilan,” tegas Siti Nurhaliza. Pernyataan ini sejalan dengan berbagai penghargaan yang diberikan kepada perempuan inspiratif, seperti yang dilakukan oleh Biro Umum kepada sejumlah tokoh.

    Selain mendorong penegakan hukum, Kohati HMI Cilegon juga mengedepankan pentingnya pendidikan dan pencegahan sejak dini. Mereka berencana mengintensifkan program sosialisasi ke sekolah-sekolah dan komunitas untuk meningkatkan pemahaman tentang bentuk-bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, dan hak-hak yang dilindungi undang-undang.

    Data 37 kasus ini menjadi indikator nyata bahwa perlindungan terhadap kelompok rentan masih menjadi tantangan aktual di tingkat lokal. Kohati berharap temuan ini dapat memicu aksi kolektif yang lebih konkret dari seluruh elemen masyarakat Cilegon.

    Di sisi lain, momentum kebangkitan dan pelayanan publik juga terlihat dari dibukanya Masjid Raya Al Jabbar untuk umum, menandai semangat baru dalam membangun ruang yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

  • Biro Umum Beri Penghargaan kepada 10 Kartini Masa Kini

    Biro Umum Beri Penghargaan kepada 10 Kartini Masa Kini

    Jbnews.id – Biro Umum memberikan penghargaan kepada sepuluh perempuan inspiratif yang dinobatkan sebagai Kartini Masa Kini dalam upacara di Gedung Sate, Bandung, pada 21 April 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi signifikan mereka dalam berbagai bidang pembangunan di Jawa Barat.

    Kesepuluh penerima penghargaan tersebut berasal dari latar belakang profesi yang beragam, mencakup guru, bidan, petani, pengusaha, hingga aktivis sosial. Mereka dinilai telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini dalam memajukan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

    Kepala Biro Umum Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap peran strategis perempuan. “Mereka adalah motor penggerak di lapangan yang karya nyatanya langsung menyentuh dan mengubah kehidupan banyak orang,” ujarnya dalam sambutan resmi.

    Proses seleksi penerima penghargaan dilakukan melalui penilaian ketat terhadap berbagai nominasi yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Kriteria penilaian berfokus pada dampak nyata, inovasi, serta keberlanjutan dari program atau karya yang dilakukan oleh para kandidat.

    Para Kartini Masa Kini 2026 ini dianggap mewakili wajah baru kepemimpinan dan keteladanan di tingkat akar rumput. Prestasi mereka tidak hanya diukur dari pencapaian individu, tetapi lebih pada kemampuan memberdayakan komunitas dan menciptakan solusi atas permasalahan lokal.

    Pemberian penghargaan ini konsisten dilaksanakan setiap tahun oleh Biro Umum sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini. Kegiatan ini bertujuan untuk terus menemukan dan mengangkat sosok-sosok perempuan inspiratif yang mungkin belum banyak terekspos media arus utama.

    Dengan penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat memicu motivasi dan menjadi referensi bagi perempuan lainnya untuk berkontribusi lebih besar. Kisah sukses mereka diharapkan dapat ditularkan dan diadaptasi di berbagai wilayah lain.

  • Biro Umum Beri Penghargaan Kepada 10 Kartini Masa Kini

    Biro Umum Beri Penghargaan Kepada 10 Kartini Masa Kini

    Jbnews.id – Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada sepuluh perempuan inspiratif dalam acara Peringatan Hari Kartini 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kontribusi nyata mereka di berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran perempuan Jakarta yang tidak hanya berprestasi secara individu tetapi juga mampu memberdayakan lingkungan sekitarnya. “Mereka adalah Kartini masa kini yang dengan karya dan dedikasinya telah memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Tuty dalam pernyataan resminya.

    Acara yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa (21/4/2026) ini menjadi momentum refleksi atas perjuangan R.A. Kartini. Tuty menambahkan, semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini harus terus hidup dan diwujudkan dalam aksi nyata untuk kemajuan bangsa, khususnya Ibu Kota.

    Daftar Penerima Penghargaan dan Kontribusinya

    Sepuluh perempuan yang terpilih berasal dari latar belakang dan bidang yang beragam, mencerminkan dinamika kota metropolitan. Berikut adalah daftar penerima penghargaan beserta bidang kontribusi mereka:

    • Dra. Hj. R. Sri Hartati – Bidang Pendidikan
    • Hj. Nuraeni, S.Pd. – Bidang Pendidikan
    • Dra. Hj. Ida Rosida – Bidang Sosial dan Pemberdayaan Perempuan
    • Hj. Eny Suryani, S.Sos. – Bidang Sosial dan Pemberdayaan Perempuan
    • dr. Hj. Etty Herawati – Bidang Kesehatan
    • dr. Hj. Tuti Mudianingsih – Bidang Kesehatan
    • Hj. Siti Rohmah, A.Md. – Bidang Kesra dan Pemberdayaan Masyarakat
    • Hj. Yoyoh Suryati, S.Sos. – Bidang Kesra dan Pemberdayaan Masyarakat
    • Hj. Tati Suryati, S.E. – Bidang Ekonomi Kreatif dan UMKM
    • Hj. Ida Farida, S.H. – Bidang Hukum dan Advokasi Perempuan

    Keberagaman bidang ini menunjukkan bahwa ruang bagi perempuan untuk berkontribusi di Jakarta sangat luas. Prestasi mereka tidak hanya diakui secara institusional oleh pemerintah provinsi tetapi juga telah dirasakan langsung dampaknya oleh komunitas dan kelompok masyarakat yang mereka layani.

    Implikasi dan Langkah Ke Depan

    Pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Acara ini berfungsi sebagai katalis untuk mendorong lebih banyak perempuan agar aktif dalam pembangunan. Biro Umum berharap kisah kesepuluh Kartini masa kini ini dapat menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, untuk tidak ragu mengembangkan potensi diri dan berkontribusi sesuai dengan keahlian dan passion yang dimiliki.

    Dalam konteks pemerintahan, apresiasi seperti ini sejalan dengan upaya untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan di DKI Jakarta. Pengakuan terhadap peran perempuan di sektor non-tradisional, seperti hukum dan ekonomi kreatif, juga menandai pergeseran positif dalam paradigma masyarakat.

    Acara Peringatan Hari Kartini 2026 oleh Biro Umum DKI Jakarta ditutup dengan harapan bahwa nilai-nilai kesetaraan, pendidikan, dan keteladanan akan terus menjadi pilar dalam membentuk Jakarta yang lebih inklusif dan maju di masa depan.