Biro Umum Beri Penghargaan Kepada 10 Kartini Masa Kini

ilustrasi Penghargaan Kartini Masa Kini

Jbnews.id – Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada sepuluh perempuan inspiratif dalam acara Peringatan Hari Kartini 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kontribusi nyata mereka di berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran perempuan Jakarta yang tidak hanya berprestasi secara individu tetapi juga mampu memberdayakan lingkungan sekitarnya. “Mereka adalah Kartini masa kini yang dengan karya dan dedikasinya telah memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Tuty dalam pernyataan resminya.

Acara yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa (21/4/2026) ini menjadi momentum refleksi atas perjuangan R.A. Kartini. Tuty menambahkan, semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini harus terus hidup dan diwujudkan dalam aksi nyata untuk kemajuan bangsa, khususnya Ibu Kota.

Daftar Penerima Penghargaan dan Kontribusinya

Sepuluh perempuan yang terpilih berasal dari latar belakang dan bidang yang beragam, mencerminkan dinamika kota metropolitan. Berikut adalah daftar penerima penghargaan beserta bidang kontribusi mereka:

  • Dra. Hj. R. Sri Hartati – Bidang Pendidikan
  • Hj. Nuraeni, S.Pd. – Bidang Pendidikan
  • Dra. Hj. Ida Rosida – Bidang Sosial dan Pemberdayaan Perempuan
  • Hj. Eny Suryani, S.Sos. – Bidang Sosial dan Pemberdayaan Perempuan
  • dr. Hj. Etty Herawati – Bidang Kesehatan
  • dr. Hj. Tuti Mudianingsih – Bidang Kesehatan
  • Hj. Siti Rohmah, A.Md. – Bidang Kesra dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Hj. Yoyoh Suryati, S.Sos. – Bidang Kesra dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Hj. Tati Suryati, S.E. – Bidang Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • Hj. Ida Farida, S.H. – Bidang Hukum dan Advokasi Perempuan

Keberagaman bidang ini menunjukkan bahwa ruang bagi perempuan untuk berkontribusi di Jakarta sangat luas. Prestasi mereka tidak hanya diakui secara institusional oleh pemerintah provinsi tetapi juga telah dirasakan langsung dampaknya oleh komunitas dan kelompok masyarakat yang mereka layani.

Implikasi dan Langkah Ke Depan

Pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Acara ini berfungsi sebagai katalis untuk mendorong lebih banyak perempuan agar aktif dalam pembangunan. Biro Umum berharap kisah kesepuluh Kartini masa kini ini dapat menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, untuk tidak ragu mengembangkan potensi diri dan berkontribusi sesuai dengan keahlian dan passion yang dimiliki.

Dalam konteks pemerintahan, apresiasi seperti ini sejalan dengan upaya untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan di DKI Jakarta. Pengakuan terhadap peran perempuan di sektor non-tradisional, seperti hukum dan ekonomi kreatif, juga menandai pergeseran positif dalam paradigma masyarakat.

Acara Peringatan Hari Kartini 2026 oleh Biro Umum DKI Jakarta ditutup dengan harapan bahwa nilai-nilai kesetaraan, pendidikan, dan keteladanan akan terus menjadi pilar dalam membentuk Jakarta yang lebih inklusif dan maju di masa depan.