Blog

  • Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 17.278

    Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 17.278

    Jbnews.id – Nilai tukar rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (24/4/2026). Penguatan tersebut membawa mata uang Paman Sam turun ke level Rp 17.200-an.

    Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.10 WIB, nilai tukar dolar AS tercatat di level Rp 17.278. Posisi ini menunjukkan pelemahan dolar sebesar 8 poin atau turun 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

    Pergerakan ini menjadi sinyal positif bagi rupiah yang sebelumnya sempat tertekan. Sehari sebelumnya, pada Kamis (23/4/2026), rupiah bahkan sempat menembus level psikologis Rp 17.300. Situasi tersebut sempat memicu kekhawatiran di pasar keuangan, terutama terkait Kepercayaan Investor Anjlok.

    Meskipun penguatan rupiah tergolong tipis, pergerakan ini tetap menjadi perhatian pelaku pasar. Apalagi, dolar AS menunjukkan pergerakan yang beragam terhadap sejumlah mata uang utama lainnya di kawasan Asia dan global.

    Secara rinci, dolar AS tercatat menguat 0,03 persen terhadap dolar Hong Kong. Mata uang Paman Sam juga menguat 0,08 persen terhadap yen Jepang dan menguat lebih signifikan sebesar 0,13 persen terhadap won Korea.

    Di sisi lain, dolar AS justru melemah terhadap dolar Kanada dan franc Swiss. Pelemahan tersebut masing-masing tercatat sebesar 0,01 persen terhadap kedua mata uang tersebut.

    Data ini menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS terhadap rupiah bukanlah fenomena yang terisolasi. Pasar valuta asing global sedang mengalami dinamika yang kompleks, di mana sentimen terhadap greenback masih beragam.

    Penguatan rupiah yang terjadi pada hari ini setidaknya memberikan sedikit ruang bernapas bagi pasar domestik. Meskipun masih berada di level yang relatif tinggi, tren pelemahan dolar AS bisa menjadi indikasi awal stabilisasi nilai tukar.

    Di tengah situasi ini, pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi. Salah satu langkah yang diambil adalah memastikan harga energi tetap terjangkau bagi masyarakat, seperti yang ditegaskan dalam pernyataan Menteri Keuangan Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik di tahun 2026.

    Para analis masih menunggu data ekonomi AS selanjutnya untuk menentukan arah pergerakan dolar AS dalam jangka pendek. Sementara itu, pelaku pasar di Indonesia akan terus memantau pergerakan rupiah, mengingat fluktuasi nilai tukar masih menjadi salah satu indikator utama sentimen investor.

    Selain itu, pergerakan harga komoditas lain juga menjadi perhatian. Seiring dengan penguatan rupiah, harga emas juga tercatat mengalami koreksi. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Harga Emas Antam Anjlok Rp 25.000 per gram pada perdagangan Kamis lalu.

    Dengan data yang ada saat ini, pasar masih menanti katalis baru yang bisa mendorong penguatan rupiah lebih lanjut. Level psikologis Rp 17.200-an masih menjadi zona kritis yang perlu dipertahankan oleh otoritas moneter.

  • Persib Kejar Rekor, Arema Siap Jadi Kuda Hitam di Bandung

    Persib Kejar Rekor, Arema Siap Jadi Kuda Hitam di Bandung

    Jbnews.id – Persib Bandung akan menjamu Arema FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ujian krusial bagi Maung Bandung yang tengah memburu rekor tak terkalahkan, sekaligus bagi Singo Edan yang ingin mempertahankan tren positif mereka.

    Bermain di kandang sendiri, tekanan jelas berada di pundak Persib. Tim asuhan Bojan Hodak saat ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 65 poin dari 28 pertandingan. Konsistensi sepanjang musim menjadi kunci keberhasilan mereka, termasuk catatan impresif 16 laga beruntun tanpa kekalahan. Rekor ini menjadi modal sekaligus beban tersendiri saat berhadapan dengan Arema yang tengah percaya diri.

    Dukungan puluhan ribu Bobotoh di Stadion GBLA diperkirakan akan menjadi energi tambahan. Atmosfer kandang kerap menjadi faktor pembeda dalam laga-laga krusial. Namun, tekanan untuk terus menang dan menjaga rekor bisa menjadi bumerang jika tim tidak mampu mengelola ekspektasi. Sebelumnya, Persib harus puas bermain imbang 2-2 melawan Dewa United, hasil yang membuat Persib Bandung imbangi Dewa United dan mempersempit jarak dengan pesaing.

    Di sisi lain, Arema FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Singo Edan sedang dalam tren positif dengan catatan tiga laga terakhir tanpa kekalahan. Tim besutan Marquinto Santos kini berada di posisi ke-11 dengan 38 poin. Meski belum menembus papan atas, Arema menunjukkan peningkatan performa signifikan di fase akhir musim.

    Dari segi permainan, Persib mengandalkan keseimbangan lini tengah yang dihuni Marc Klok, Thom Haye, dan Adam Alis, serta ketajaman lini depan yang diisi Ramon Tanque. Sementara Arema diprediksi akan bermain lebih defensif dan mengandalkan serangan balik cepat. Hasil imbang Persib sebelumnya membuat Persib diimbangi Dewa United dan membuat Borneo FC semakin mendekati puncak klasemen.

    Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Persib butuh kemenangan untuk menjauh dari kejaran Borneo FC dan tim-tim papan atas lainnya. Arema, di sisi lain, ingin membuktikan bahwa tren positif mereka bukan sekadar kebetulan. Dengan tekanan kandang dan motivasi tinggi dari kedua tim, duel di GBLA layak dinantikan.

    Implikasi dari hasil laga ini akan terlihat pada peta persaingan di papan atas. Jika Persib menang, jarak poin dengan pesaing akan kembali melebar. Namun, jika Arema berhasil mencuri poin, persaingan menuju gelar juara akan semakin ketat. Publik sepak bola Indonesia pun menanti apakah rekor tak terkalahkan Persib akan bertahan atau justru berakhir di tangan Arema.

  • Ancaman El Nino 2026, Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Air

    Ancaman El Nino 2026, Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Air

    Jbnews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengantisipasi ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi memicu musim kemarau panjang pada 2026. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bandung Barat, Lukman Nurhakim, menegaskan bahwa meskipun fenomena ini bukan hal baru, kesiapan dan strategi matang tetap diperlukan untuk menekan dampaknya terhadap sektor pertanian.

    “Persoalan ini besar, tetapi dampaknya harus bisa ditekan. Saat ini teknologi semakin berkembang, termasuk prediksi cuaca dari BMKG, sehingga petani bisa lebih siap,” ujar Lukman, Kamis (23/4/2026). Prediksi menunjukkan bahwa kekeringan diperkirakan berlangsung hingga November, berpotensi menekan produktivitas, khususnya pada komoditas padi.

    Meski menghadapi ancaman iklim, Lukman menyebut Bandung Barat masih mencatat surplus pangan. Produksi pertanian dinilai mampu melampaui kebutuhan masyarakat setempat. Namun, tantangan muncul pada distribusi hasil panen, mengingat sebagian produksi juga dipasok ke wilayah sekitar seperti Kota Bandung dan Cimahi. Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemkab telah membuka Kios Pangan sebagai upaya menekan harga dan mendukung petani.

    Menurut Lukman, faktor kunci dalam keberhasilan pertanian adalah ketersediaan air. “Selain benih, pupuk, dan biaya produksi, kunci keberhasilan pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air,” jelasnya. Hal ini menjadi dasar bagi Pemkab Bandung Barat untuk menyiapkan langkah strategis menghadapi potensi krisis.

    Langkah Strategis Pemkab Bandung Barat

    Untuk menghadapi potensi krisis kekeringan, Pemkab Bandung Barat menyiapkan berbagai langkah strategis. Di antaranya pengembangan irigasi perpompaan dari sumber air permukaan dan air tanah, pembangunan jaringan irigasi perpipaan, pembuatan embung sebagai penampung air hujan, pembangunan dam parit, hingga optimalisasi pompa air yang sudah tersedia.

    Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi lahan pertanian selama musim kemarau panjang. Inisiatif serupa juga dilakukan di daerah lain, seperti upaya Tekan Inflasi yang dilakukan oleh Wabup Tangerang melalui program GASPOL.

    Dengan strategi ini, Pemkab Bandung Barat berharap dapat meminimalkan dampak El Nino terhadap produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut. Keberhasilan langkah ini akan sangat bergantung pada implementasi di lapangan dan koordinasi dengan petani serta instansi terkait.

    Sementara itu, di sektor lain, pemerintah juga terus memantau kondisi sosial, termasuk insiden Keracunan Siswa di Karawang yang menyebabkan penutupan SPPG. Semua upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026.

    Implikasi dari strategi air ini akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan, saat musim kemarau diprediksi mencapai puncaknya. Masyarakat dan petani di Bandung Barat diharapkan dapat memanfaatkan infrastruktur yang disiapkan untuk menjaga produktivitas pertanian.

  • Proyek Rp15,8 Miliar Gedung Sate-Gasibu Picu Aksi Kamisan Bandung

    Proyek Rp15,8 Miliar Gedung Sate-Gasibu Picu Aksi Kamisan Bandung

    Jbnews.id – Aksi Kamisan Bandung pada Kamis, 23 April 2026, berlangsung berbeda dari biasanya. Alih-alih digelar di Taman Vanda, aksi kali ini dipusatkan di Jalan Diponegoro, tepatnya di antara halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Pemindahan lokasi ini merupakan respons langsung terhadap proyek penyatuan kedua kawasan yang menelan anggaran Rp15,8 miliar. Massa aksi mempertanyakan urgensi proyek senilai tersebut di tengah minimnya sosialisasi dan kajian dampak lalu lintas.

    Proyek revitalisasi yang menyatukan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu ini telah memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Aktivis Geourban, Ricky N. Sas, bahkan meluncurkan petisi daring berjudul “Dedi, Jangan Rampas Jalan Umum Demi Ambisi Pribadi!” yang hingga Kamis malam telah ditandatangani 2.413 orang. Angka ini menunjukkan tingkat keprihatinan publik yang signifikan terhadap kebijakan yang dinilai mengabaikan fungsi jalan umum.

    Ricky mengungkapkan bahwa awalnya ia ragu untuk membuat petisi tersebut. Ia sadar bahwa pemerintahan Indonesia kerap tidak gentar menghadapi petisi rakyat. Namun, setelah berdiskusi dengan sejumlah pihak, ia memutuskan untuk tetap meluncurkannya. “Petisi ini penting untuk mengukur bagaimana partisipasi publik memahami masalah yang ada,” ujarnya di sela-sela Aksi Kamisan Bandung, Kamis, 23 April 2026.

    Kekhawatiran utama yang mendasari aksi dan petisi ini adalah hilangnya fungsi Jalan Diponegoro. Jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga Bandung itu ditutup untuk mendukung proyek penyatuan. “Kita tahu kan daerah ini kawasan-kawasan sibuk, bila jalan dihilangkan, artinya ada fungsi jalan yang berkurang,” tegas Ricky. Ia menambahkan, media massa juga telah memberitakan bahwa proyek ini tidak memiliki perencanaan yang jelas.

    Proyek senilai Rp15,8 miliar ini sebelumnya telah menuai sorotan dari berbagai pihak. DPRD Jawa Barat, misalnya, secara khusus menyoroti besaran anggaran revitalisasi yang mencapai Rp12 miliar untuk tahap awal. Ketidakjelasan kajian dampak lalu lintas dan tidak adanya uji publik menjadi titik kritis yang terus didesak oleh masyarakat dan aktivis. Untuk memahami lebih dalam soal sorotan legislatif, pembaca dapat menyimak laporan DPRD Jabar Soroti revitalisasi tersebut.

    Kekhawatiran akan kemacetan baru menjadi isu sentral dalam aksi Kamisan kali ini. Para peserta aksi menilai, penutupan Jalan Diponegoro tanpa kajian komprehensif hanya akan mengalihkan beban lalu lintas ke ruas jalan lain yang sudah padat. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya jaminan dari pemerintah daerah mengenai solusi transportasi alternatif yang memadai. Wacana penolakan serupa sebelumnya juga telah mengemuka dan menjadi perhatian publik, seperti yang diberitakan dalam artikel Penolakan Proyek Penyatuan oleh warga.

    Aksi Kamisan Bandung yang biasanya digelar di Taman Vanda, kali ini memilih lokasi yang lebih simbolis. Berdiri di antara Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, para peserta secara langsung merasakan dampak dari proyek yang mereka kritik. Mereka menuntut transparansi total atas perencanaan proyek dan pembatalan kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat luas. “Ini bukan soal menolak pembangunan, tapi soal tata kelola yang baik,” ujar salah satu peserta aksi.

    Petisi yang digagas Ricky N. Sas menjadi salah satu instrumen perlawanan warga. Meskipun diakui bahwa petisi kerap diabaikan pemerintah, Ricky berharap setidaknya petisi ini bisa menjadi data partisipasi publik yang valid. “Kami ingin menunjukkan bahwa ada ribuan orang yang peduli dan menolak kebijakan ini,” imbuhnya. Petisi tersebut hingga saat ini terus mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan mahasiswa.

    Proyek penyatuan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu sendiri merupakan bagian dari visi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menciptakan ruang publik yang lebih luas dan representatif. Namun, realisasi di lapangan justru menuai kontroversi karena dianggap mengabaikan aspek fungsional jalan dan kebutuhan mobilitas warga. Kritik juga datang dari para ahli tata kota yang menilai proyek ini tidak memiliki perencanaan transportasi yang terintegrasi.

    Isu relokasi warga juga menjadi perhatian dalam konteks pembangunan di Jawa Barat. Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Dedi Mulyadi sempat membuat janji terkait relokasi warga di kawasan Situ Ciburuy. Namun, janji tersebut kini dipertanyakan oleh warga setempat. Informasi lebih lanjut mengenai hal ini dapat disimak dalam laporan Janji Relokasi Dedi yang menjadi sorotan.

    Di tengah kontroversi proyek senilai miliaran rupiah ini, pemerintah daerah justru tengah mempersiapkan program pendidikan baru. Sekolah Maung Jabar, misalnya, dikabarkan siap dibuka pada tahun ajaran mendatang. Program ini menjadi salah satu prioritas Gubernur Dedi Mulyadi di bidang pendidikan. Detail mengenai program ini dapat dibaca dalam artikel Sekolah Maung Jabar.

    Aksi Kamisan Bandung kali ini menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan publik, terutama yang menyangkut ruang dan mobilitas warga, harus melalui proses partisipasi yang inklusif. Kegagalan dalam melakukan uji publik dan kajian dampak lalu lintas yang komprehensif hanya akan melahirkan resistensi dari masyarakat. Petisi dengan ribuan tanda tangan dan aksi di lapangan menjadi bukti bahwa publik tidak lagi pasif menerima kebijakan yang dianggap merugikan.

    Para aktivis dan warga yang tergabung dalam Aksi Kamisan Bandung berjanji akan terus mengawal isu ini. Mereka menuntut agar pemerintah daerah membuka data perencanaan proyek secara transparan dan menggelar forum publik untuk mendengarkan aspirasi warga. “Kami tidak akan berhenti sampai ada kejelasan dan keadilan,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai tuntutan para pengunjuk rasa.

  • TPT Bandung Barat Turun Tipis ke 6,6 Persen, Didominasi Lulusan Rendah

    TPT Bandung Barat Turun Tipis ke 6,6 Persen, Didominasi Lulusan Rendah

    Jbnews.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tercatat sebesar 6,6 persen pada 2025, turun tipis dari 6,7 persen pada tahun sebelumnya. Meski menunjukkan perbaikan, angka tersebut masih tergolong tinggi dan didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

    Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, Dewi Andini, menyatakan bahwa penurunan ini merupakan sinyal positif. “Memang ada penurunan, meskipun hanya sekitar 0,01 persen. Ini tetap menjadi sinyal positif bahwa upaya penekanan pengangguran mulai menunjukkan hasil,” ujar Dewi, Kamis 23 April 2026.

    Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penduduk bekerja pada 2024 mencapai 1.443.076 orang, dengan pengangguran sebanyak 65.609 orang. Sementara pada 2025, jumlah penduduk bekerja meningkat menjadi 1.459.325 orang, namun jumlah pengangguran juga naik menjadi 67.927 orang. Kenaikan jumlah absolut pengangguran ini mengindikasikan bahwa laju penyerapan tenaga kerja belum sepenuhnya mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja baru.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan komposisi tenaga kerja di Bandung Barat masih didominasi oleh lulusan pendidikan rendah. Per Agustus 2025, sebanyak 39,10 persen penduduk bekerja merupakan lulusan SD ke bawah. Sementara lulusan diploma dan perguruan tinggi hanya menyumbang 1,92 persen. “Terdapat tren peningkatan pada tenaga kerja lulusan SMP, SMA dan SMK yang naik sebesar 2,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Dewi.

    Ia menegaskan bahwa data BPS menjadi acuan utama dalam melihat kondisi ketenagakerjaan secara objektif. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPS untuk memahami metode perhitungan TPT secara lebih komprehensif. Dewi mengakui bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) turut memengaruhi angka pengangguran, meski dampaknya baru akan terlihat pada akumulasi data di tahun berikutnya.

    Dominasi lulusan pendidikan dasar dan menengah di pasar tenaga kerja KBB menjadi tantangan struktural. Hal ini menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan yang tersedia sebagian besar tidak memerlukan kualifikasi tinggi. Untuk mengatasi hal ini, Disnaker KBB terus menggenjot program pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Upaya ini sejalan dengan langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kompetensi.

    Ke depan, pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi dengan sektor swasta dan pelaku usaha kecil untuk menciptakan lapangan kerja baru. Langkah seperti yang dilakukan Pemkot Tangsel dalam memperkuat UMKM bisa menjadi referensi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menekan angka pengangguran. Sementara itu, langkah evaluasi internal di dinas terkait, seperti yang terjadi di Cimahi, juga penting untuk memastikan program ketenagakerjaan berjalan efektif.

  • Menteri Keuangan Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik di 2026

    Menteri Keuangan Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik di 2026

    Jbnews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan sepanjang tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung di hadapan awak media di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026), sebagai respons atas kekhawatiran publik terhadap potensi gejolak harga energi yang dapat memicu inflasi.

    Keputusan untuk menahan harga BBM subsidi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini telah diperhitungkan secara matang dengan mempertimbangkan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta proyeksi harga minyak global. “Kami pastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi tahun ini. Ini adalah komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakat, terutama kalangan ekonomi lemah,” ujar Purbaya.

    Langkah ini diambil di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, terus memonitor pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah. Dengan tidak menaikkan harga BBM subsidi, pemerintah berharap dapat mengendalikan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.

    Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengelola inflasi. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) demi mengendalikan inflasi di tingkat regional. Upaya kendalikan inflasi ini menjadi salah satu prioritas nasional untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

    Pemerintah juga terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bantalan ekonomi. Di Tangerang Selatan, misalnya, pemerintah kota setempat aktif memperkuat UMKM untuk menjaga stabilitas ekonomi wilayah. Langkah perkuat UMKM ini diharapkan dapat menyerap dampak dari tekanan ekonomi global dan menciptakan lapangan kerja baru.

    Purbaya menjelaskan bahwa alokasi subsidi energi dalam APBN 2026 telah dirancang dengan skema yang lebih terarah. Pemerintah memastikan bahwa subsidi benar-benar tepat sasaran, hanya untuk kelompok masyarakat yang berhak menerimanya. Hal ini sejalan dengan upaya reformasi subsidi yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

    “Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah subsidi yang dikeluarkan negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Karena itu, kita terus perbaiki data penerima dan mekanisme penyalurannya,” tambah Purbaya.

    Kepastian harga BBM subsidi tidak naik ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Ekonom menilai langkah ini sebagai kebijakan yang prudent di tengah tekanan inflasi global. Dengan tidak adanya kenaikan harga BBM, biaya transportasi dan logistik diharapkan tetap stabil, sehingga tidak mendorong kenaikan harga barang secara berantai.

    Namun, pemerintah juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi pembengkakan subsidi jika harga minyak dunia melonjak tajam. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah telah menyiapkan skenario cadangan fiskal yang fleksibel. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan investasi untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional. Target ambisius target investasi sebesar Rp 13.000 triliun hingga 2029 diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

    Kebijakan ini juga relevan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan logistik di berbagai daerah, seperti yang disoroti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau Pelabuhan Nabire. Antrean kapal dan hambatan distribusi logistik di Papua menjadi perhatian serius, dan stabilitas harga BBM menjadi salah satu faktor kunci dalam memperlancar rantai pasok.

    Dengan tidak adanya kenaikan harga BBM subsidi, pemerintah optimistis inflasi nasional dapat terjaga dalam kisaran target yang telah ditetapkan. Menteri Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan dan siap mengambil langkah antisipatif jika diperlukan. “Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan ekonomi Indonesia tetap stabil dan masyarakat terlindungi,” pungkasnya.

  • Korupsi Chromebook, Eks Konsultan Dituntut 8 Tahun Penjara

    Korupsi Chromebook, Eks Konsultan Dituntut 8 Tahun Penjara

    Jbnews.id – Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut seorang eks konsultan teknologi di lingkungan Kemendikbud, Ibrahim Arief, dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

    Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (23/4/2026). Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pengadaan barang yang menyasar dunia pendidikan dan diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.

    “Menuntut, supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan: Menyatakan terdakwa Ibrahim Arief telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ucap jaksa saat membacakan surat tuntutan di ruang sidang.

    Selain hukuman badan, jaksa juga meminta agar terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp4,5 miliar. Apabila dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, harta benda terdakwa tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 4 tahun.

    Ibrahim Arief didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Kasus ini bermula dari proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook yang digagas Kemendikbud pada tahun anggaran 2022. Proyek tersebut bernilai total sekitar Rp120 miliar. Dalam prosesnya, Ibrahim Arief diduga berperan sebagai konsultan yang mengarahkan spesifikasi teknis dan memenangkan perusahaan tertentu dalam tender.

    “Terdakwa bersama dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pihak swasta telah bersekongkol untuk mengatur pemenang lelang. Akibatnya, negara dirugikan karena barang yang diterima tidak sesuai spesifikasi dan harganya dimark-up,” jelas jaksa dalam persidangan sebelumnya.

    Kerugian negara dalam kasus ini telah dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencapai Rp12,5 miliar. Angka tersebut berasal dari selisih harga antara nilai kontrak dengan harga pasar wajar serta ketidaksesuaian kuantitas dan kualitas barang.

    Sidang kasus ini sempat menuai kontroversi karena adanya penundaan. Sebelumnya, Sidang Korupsi Chromebook Ditunda pada pekan lalu karena tim kuasa hukum Menteri Pendidikan Nadiem Makarim tidak hadir secara misterius. Hal itu memperpanjang proses hukum yang sudah berjalan hampir dua tahun.

    Dalam sidang kali ini, Ibrahim Arief membacakan pledoi atau pembelaan secara pribadi. Ia menyatakan dirinya hanya menjalankan tugas sebagai konsultan sesuai arahan atasan dan tidak pernah menikmati keuntungan pribadi dari proyek tersebut.

    “Saya hanya bekerja sesuai jobdesc yang diberikan. Tidak ada niat untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain. Saya mohon majelis hakim memberikan putusan yang seadil-adilnya,” ujar Ibrahim dengan suara bergetar saat membacakan pledoi.

    Namun, jaksa menilai pembelaan tersebut tidak berdasar. Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, Ibrahim terbukti aktif dalam mengatur proses tender dan menerima aliran dana dari rekanan proyek.

    “Pembelaan terdakwa hanya untuk meringankan hukuman. Fakta persidangan menunjukkan ia adalah aktor kunci dalam skema korupsi ini,” tegas jaksa.

    Proyek pengadaan Chromebook ini sejatinya bertujuan untuk mendukung program digitalisasi sekolah di Indonesia. Namun, praktik korupsi yang terjadi justru menghambat tujuan mulia tersebut. Banyak sekolah yang menerima perangkat dengan spesifikasi lebih rendah dari kontrak atau bahkan tidak menerima barang sama sekali.

    Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Saputra, menilai kasus ini menunjukkan lemahnya sistem pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan kementerian. “Modusnya klasik, tetapi terus berulang. Ini indikasi bahwa sistem pengadaan kita masih rentan terhadap kolusi,” ujarnya saat dihubungi Jbnews.id.

    Ia menambahkan, kasus ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola pengadaan, terutama yang menyangkut kepentingan publik seperti pendidikan. “Jangan sampai program digitalisasi sekolah justru menjadi ladang korupsi,” tegasnya.

    Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan sela dari majelis hakim. Publik menanti apakah tuntutan jaksa akan dikabulkan atau justru ada keringanan bagi terdakwa.

    Sementara itu, proses hukum terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat masih terus berjalan. KPK sebelumnya telah menetapkan beberapa tersangka lain, termasuk pejabat eselon II di Kemendikbud dan direktur perusahaan swasta pemenang tender.

    Kasus korupsi Chromebook ini menjadi salah satu dari rangkaian perkara korupsi yang tengah ditangani KPK. Lembaga antirasuah itu berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

    “Kami tidak akan berhenti sampai semua pihak yang bertanggung jawab diproses hukum. Ini adalah komitmen kami untuk membersihkan sektor pendidikan dari praktik korupsi,” ujar juru bicara KPK dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

    Dampak dari kasus ini juga dirasakan oleh para pelaku industri teknologi. Sejumlah perusahaan yang sebelumnya menjadi pemasok perangkat untuk proyek pemerintah kini lebih berhati-hati dalam mengikuti tender. Mereka khawatir terseret dalam pusaran hukum jika terjadi penyimpangan.

    “Kami sekarang harus memastikan setiap proses tender berjalan transparan. Risiko hukumnya terlalu besar jika sampai terindikasi korupsi,” ungkap seorang direktur perusahaan teknologi yang enggan disebut namanya.

    Di sisi lain, kalangan pendidik berharap kasus ini tidak menghentikan program digitalisasi sekolah. Mereka meminta pemerintah tetap melanjutkan pengadaan perangkat teknologi dengan pengawasan yang lebih ketat.

    “Kami butuh perangkat untuk pembelajaran. Tapi tentu saja harus dengan proses yang bersih. Jangan karena ulah segelintir orang, program penting ini jadi terhambat,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Jakarta, Budi Santoso.

    Putusan terhadap Ibrahim Arief diharapkan menjadi preseden bagi kasus-kasus serupa di masa depan. Hukuman berat dinilai perlu diberikan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi di sektor publik.

    Jbnews.id akan terus memantau perkembangan persidangan kasus ini. Informasi terbaru akan disampaikan segera setelah ada keputusan dari majelis hakim.

  • Ammar Zoni Banding, Ganti Pengacara Usai Vonis 7 Tahun

    Ammar Zoni Banding, Ganti Pengacara Usai Vonis 7 Tahun

    Jbnews.id – Aktor Ammar Zoni resmi mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dalam kasus narkoba yang menjeratnya untuk keempat kalinya. Sebagai bagian dari upaya hukum tersebut, Ammar Zoni juga mengganti kuasa hukumnya dengan menunjuk tim advokat baru dari Krisna Murti Law & Partners.

    Keputusan ini diumumkan langsung oleh kuasa hukum baru Ammar Zoni, Dwana Toligi, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/4/2026) malam. Dwana mengonfirmasi bahwa pihaknya telah resmi ditunjuk untuk melanjutkan seluruh proses hukum yang berjalan.

    “Ammar Zoni, telah menunjuk kami sebagai kuasa hukum dalam menjalankan semua proses hukum yang berjalan saat ini,” kata Dwana Toligi.

    Dwana menjelaskan, pergantian kuasa hukum dilakukan langsung oleh Ammar Zoni setelah proses persidangan di tingkat pertama rampung. Ia menegaskan bahwa kliennya telah mengakhiri kerja sama dengan tim kuasa hukum sebelumnya.

    “Ammar Zoni menyampaikan, telah mengakhiri hubungan kuasa hukum dengan kuasa hukum lama sampai tingkat Pengadilan Negeri. Jadi untuk itu, kami selaku kuasa hukum akan melanjutkan apa yang Bang Ammar inginkan,” bebernya.

    Kejanggalan Sidang Jadi Alasan Banding

    Kuasa hukum lainnya, Dimas Ramadan, mengungkapkan alasan di balik keputusan banding tersebut. Menurutnya, Ammar Zoni merasa tidak puas dengan putusan majelis hakim karena menemukan sejumlah kejanggalan selama proses persidangan berlangsung.

    “Kami sangat menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun setelah sidang, Bang Ammar menceritakan banyak hal-hal yang janggal pada saat proses persidangan berlangsung. Bang Ammar merasa tidak puas dengan hasil putusan tersebut, maka dari itu kami akan mengupayakan banding,” ujar Dimas.

    Seperti diketahui, Ammar Zoni divonis 7 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Pusat. Vonis ini terkait dengan kasus narkoba yang melibatkan terdakwa lain. Sebelumnya, Ammar Zoni disebut sempat pikir-pikir vonis 7 tahun penjara sebelum akhirnya memutuskan untuk banding.

    Dwana Toligi menambahkan, penunjukan tim kuasa hukum baru ini didasari oleh komunikasi yang sudah terjalin sebelumnya. Ammar Zoni merasa cocok dengan tim baru untuk melanjutkan proses hukum di tingkat yang lebih tinggi.

    “Selama proses persidangan berjalan, ada komunikasi juga dan mungkin kami direkomendasikan. Insyaallah cocok untuk menjalankan upaya hukum di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

    Upaya Hukum di Tingkat Banding

    Pihak kuasa hukum menegaskan akan mengupayakan langkah terbaik dalam proses banding. Meski demikian, keputusan akhir masih menunggu strategi hukum yang akan ditempuh secara matang.

    “Secara hukum, beliau merasa kurang puas dengan putusan pengadilan, termasuk dari pasal-pasal yang didakwakan. Karena itu, beliau masih mempertimbangkan dan menentukan upaya hukum yang akan ditempuh,” pungkas Dwana.

    Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat Ammar Zoni telah berulang kali terjerat kasus narkoba. Vonis 7 tahun penjara yang dijatuhkan pun menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk Aditya Zoni yang kecewa dengan vonis tersebut. Tak hanya itu, Dokter Kamelia juga kecewa dengan putusan hakim.

    Dalam perkara ini, Ammar Zoni divonis 7 tahun penjara akibat jual narkoba di rutan. Fakta persidangan juga mengungkap bahwa upah edarkan sabu Ammar Zoni hanya Rp10 juta.

    Proses banding ini akan menjadi babak baru dalam perjalanan hukum Ammar Zoni. Publik menanti bagaimana hasil upaya hukum yang akan ditempuh oleh tim kuasa hukum barunya. Keputusan majelis hakim tingkat banding nantinya akan menentukan nasib sang aktor ke depannya.

  • Fahmi Bo Buka Warung Makan Andalkan Menu Acar Buntut Sapi

    Fahmi Bo Buka Warung Makan Andalkan Menu Acar Buntut Sapi

    Jbnews.id – Aktor Fahmi Bo kembali membangun kehidupan setelah rujuk dengan istrinya, Nita Anita Khairiyyah. Keduanya kini membuka usaha kuliner bernama Fahmi Bo Icip Icip di kontrakan mereka di Palmerah, Jakarta Barat. Hidangan utama yang menjadi andalan warung ini adalah Acar Buntut Sapi, menu yang diklaim belum banyak ditemukan di pasaran.

    Fahmi Bo mengaku kesehariannya kini diisi dengan membantu promosi warung, sementara sang istri lebih fokus mengelola dapur dan pelayanan. “Ya, gitu aja kegiatannya. Kalau aku sekarang lagi sibuk bantuin promo jualan. Tapi yang sibuk banget Ibu. Ibu yang sibuk masak, melayani, segala macam, terus ngurusin aku juga. Jadi ya, Ibu yang super sibuk, aku yang bantuin promo aja,” katanya kepada detikcom di kediamannya, Kamis (23/4/2026).

    Usaha ini menjadi langkah baru bagi Fahmi Bo yang masih berjuang memulihkan kondisi kakinya yang lumpuh dan masalah tiroid. Meski demikian, semangatnya untuk memulai usaha dari kecil tetap tinggi. “Ya, alhamdulillah, sekarang udah berbeda ya, di depan rumah udah ada tempat makan, jualan, usaha kita kecil-kecilan. Iya, ya alhamdulillah, dari kecil nanti bisa jadi gede,” ujarnya.

    Menu Acar Buntut Sapi menjadi daya tarik utama warung Fahmi Bo Icip Icip. Fahmi menyebut hidangan ini merupakan resep turun-temurun dari keluarga istrinya yang kerap disajikan saat momen Lebaran. “Ya, menu Acar Buntut Sapi. Jadi, saya rasa belum ada ya, belum ada, belum ada yang jual ya Acar Buntut Sapi ini. Jadi memang ini khas keluarganya istri, keluarganya Ibu. Dulu Ibu kalau kita Lebaran ya…” jelasnya.

    Nita Anita Khairiyyah, istri Fahmi Bo, menceritakan asal-usul hidangan tersebut. “Iya, di rumah adiknya Mama. Kebetulan Tante itu kan iparnya Mama tuh, kalau kita datang Lebaran kedua tuh pasti nyuguhin itu, Acar Buntut. Segar rasanya, makannya pakai lontong, gitu. Tapi Ibu coba-coba, gak minta resepnya,” tuturnya.

    Proses menemukan racikan yang pas dilakukan dengan cara mencoba sendiri di rumah. Nita mengaku melakukan beberapa kali percobaan hingga mendapatkan rasa yang mirip dengan hidangan asli keluarga. “Nyoba-nyoba aja, bumbunya ini bumbunya ini. Coba masak di rumah tuh, buat anak-anak masih pada kecil ya. Oh ini kayaknya pas nih. Dua kali sekali, dua kali kurang, eh ketiga kalinya pas, mirip,” ungkapnya.

    Karena harga buntut sapi atau oxtail yang dinilai mahal, Nita melakukan variasi dengan menggunakan iga sapi sebagai alternatif. “Terus kita variasiin, kita gak pakai buntut, pakai iga karena kan buntut mahal, harga buntut tuh wah pokoknya mahal banget deh. Oxtail. Kalau iga kan masih agak murah ya, kita coba-coba pakai iga. Enak juga kok pakai iga ternyata,” jelasnya.

    Dari situ, muncul ide untuk menjadikan menu tersebut sebagai andalan di warung mereka. “Akhirnya terbersit tuh, terpikirkan, coba aja Acar Buntut Sapi karena kan belum ada ya, kita buat menu utamanya gitu,” ucap Fahmi Bo.

    Warung Fahmi Bo Icip Icip berlokasi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Kehadiran warung ini menjadi contoh bagaimana seorang publik figure memanfaatkan momen untuk membangun kembali kehidupan dan ekonomi keluarga. Upaya ini juga sejalan dengan langkah pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM untuk menjaga stabilitas ekonomi.

    Fahmi Bo dan istri berharap usaha kecil ini bisa terus berkembang. “Dari kecil nanti bisa jadi gede,” katanya optimistis. Menu Acar Buntut Sapi yang unik dan belum banyak pesaing di pasaran diharapkan bisa menjadi daya tarik utama bagi pelanggan.

    Inisiatif Fahmi Bo membuka usaha kuliner ini juga menarik perhatian sejumlah pihak. Sebelumnya, Raffi Ahmad sempat memberikan janji hadiah pernikahan untuk Fahmi Bo. Namun, Fahmi memilih untuk fokus mengembangkan usahanya sendiri terlebih dahulu.

    Ke depannya, warung Fahmi Bo Icip Icip berpotensi menjadi destinasi kuliner baru di Jakarta Barat. Dengan menu khas yang autentik dan cerita di baliknya, warung ini menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda. Bagi pecinta kuliner, mencoba Acar Buntut Sapi di tempat ini bisa menjadi pilihan menarik.

  • Dea Annisa Mantap Menikah Tahun Ini, Persiapan Capai 70 Persen

    Dea Annisa Mantap Menikah Tahun Ini, Persiapan Capai 70 Persen

    Jbnews.id – Artis Dea Annisa, yang dikenal dengan nama panggung Dea Imut, mengumumkan rencana pernikahannya dengan kekasihnya, Zaki, pada tahun 2026. Keputusan ini diambil setelah menjalin hubungan asmara selama hampir dua tahun yang berawal dari lokasi syuting. Dalam pernyataannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026), Dea mengungkapkan bahwa persiapan pernikahan mereka sudah mencapai 70 persen.

    Kisah cinta Dea dan Zaki bermula saat mereka terlibat dalam satu proyek film yang sama. “Jujur saja, kita kenalnya sudah hampir tiga tahun. Awal mulanya kita sama-sama di film yang sama, dari situ kita jadi dekat,” ungkap Dea. Meski hubungan mereka jarang terekspos di media sosial, Dea menegaskan bahwa niat untuk serius sudah ada sejak awal perkenalan.

    “Dari awal dia mendekati juga niatnya untuk serius. Cuma waktu itu karena masih banyak yang ingin aku lakukan, dia pun sama. Jadi kita memantapkan diri dulu, saling mengenal. Sampai akhirnya tahun ini kita memutuskan ke arah yang lebih serius,” sambungnya.

    Persiapan pernikahan pasangan ini sudah cukup matang. Dea membocorkan bahwa progres persiapan hari bahagia tersebut sudah mencapai 70 persen. Untuk konsep pernikahan, Dea dan Zaki sepakat memilih gaya internasional yang intimate. Dea juga memimpikan sebuah pernikahan dengan venue glass house yang estetik di kawasan pantai. Rencananya, pernikahan tersebut akan digelar di dalam negeri agar seluruh keluarga besar bisa hadir.

    Dea Annisa memberikan pujian tinggi terhadap sosok Zaki. Ia mengaku sangat yakin dengan Zaki karena sang kekasih adalah sosok yang tulus dan sangat nyambung saat diajak berkomunikasi. “Selama berhubungan sama Zaki, percakapannya tidak pernah berhenti. Kayak selalu ada saja hal yang kita bahas, dan itu yang buat aku yakin. Sampai tua pun aku merasa bisa terus mengobrol dengan dia,” tuturnya.

    Menariknya, pasangan ini memiliki komitmen unik jelang hari pernikahan. Mereka sepakat untuk tidak bertemu sampai hari-H tiba demi menjaga kejutan di momen sakral nanti. Bahkan, Dea mengaku sengaja menyembunyikan gaun pengantin yang ia pilih dari Zaki. “Doakan saja semoga lancar semuanya,” tutup Zaki singkat.

    Informasi lebih lengkap mengenai sosok calon suami Dea Annisa dapat disimak dalam artikel Sosok Mazaki Ahmad.