Author: Hamzah Nurhamzah

  • Meccha Chameleon Kalahkan EA Sports FC dan CS2 di Steam

    Meccha Chameleon Kalahkan EA Sports FC dan CS2 di Steam

    JBNews.id — Game indie Meccha Chameleon mencatat pencapaian luar biasa dengan menempati peringkat kedua game PC dengan pendapatan tertinggi pada Juni 2026, mengungguli judul-judul besar seperti EA Sports FC 26 dan Counter-Strike 2. Karya dari pengembang Lemorion_1224 dan Hagneiro ini membuktikan bahwa game multipemain dengan anggaran rendah mampu bersaing di pasar yang didominasi waralaba kelas atas.

    Berdasarkan laporan analis pasar Newzoo, Meccha Chameleon yang dirilis pada 10 Juni 2026 telah terjual lebih dari 15 juta kopi dalam waktu kurang dari sebulan. Angka ini melampaui pencapaian Lethal Company yang sebelumnya terjual lebih dari 10 juta unit dalam enam bulan, serta Fall Guys yang laku tujuh juta unit pada bulan pertamanya. Data tersebut menjadikan game petak umpet ini sebagai fenomena di platform Steam.

    “Kesuksesan komersialnya yang pesat menunjukkan bahwa pengalaman multipemain dengan anggaran rendah dan berfokus pada interaksi sosial dapat mencapai hasil komersial yang signifikan di samping waralaba besar,” kata analis pasar Newzoo, Mert Sahin, dikutip dari Game Industry pada Rabu (29/7/2026).

    Dalam daftar game PC terlaris Juni 2026 yang mencakup wilayah AS, Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia, Meccha Chameleon berada tepat di bawah Fortnite. Posisi ini menunjukkan daya tarik game indie yang mampu menyaingi judul-judul battle royale dan olahraga ternama.

    Fenomena Game Indie di Pasar Global

    Sahin menambahkan bahwa game live service saat ini berhasil mempertahankan momentum komersial melalui investasi berkelanjutan dalam konten dan komunitas. Ia menyebutkan bahwa tidak hanya Meccha Chameleon, tetapi bukti ini juga datang dari Paralives, The Sims 4, dan Dead by Daylight. Laporan Newzoo juga mengungkapkan fakta menarik soal game lama yang lebih memikat banyak gamer dibandingkan rilisan baru. Data menunjukkan Fortnite, Counter-Strike 2, Minecraft, Roblox, dan League of Legends terus menarik pemain dalam jumlah besar.

    “Ini menunjukkan bagaimana layanan berlangganan multi-game dapat memperpanjang siklus hidup judul-judul yang sudah mapan dengan menghubungkannya kembali dengan pemain baru dan pemain lama,” kata Sahin. Tren ini memperkuat posisi Steam Cetak Rekor pendapatan fantastis sepanjang 2026.

    Daftar Game PC Terlaris Juni 2026

    Berikut adalah daftar lengkap game PC dengan pendapatan tertinggi pada Juni 2026 berdasarkan data Newzoo dari enam negara: Fortnite, Meccha Chameleon, Counter-Strike 2 & Go, Valorant, League of Legends, Forza Horizon 6, Paralives, The Sims 4, Marvel Rivals, Dead by Daylight, Destiny 2, 007 First Light, World of Warcraft, Minecraft, Overwatch, EA Sports FC 26, Cyberpunk 2077, Tom Clancy’s Rainbow Six Siege, Subnautica 2, dan Diablo 4.

    Daftar Game Konsol Terlaris Juni 2026

    Sementara itu, di pasar konsol, Fortnite kembali memuncaki daftar. Disusul oleh EA Sports FC 26, NBA 2K26, 007 First Light, Call of Duty HQ, EA Sports UFC 6, Minecraft, Roblox, MLB The Show 26, Tomodachi Life: Living the Dream, Grand Theft Auto 5, Marvel Rivals, Disney Dreamlight Valley, Star Fox (2026), Lego Batman: Legacy of the Dark Knight, Pokémon Pokopia, Dead by Daylight, Tom Clancy’s Rainbow Six Siege, Destiny 2, dan Forza Horizon 6.

    Keberhasilan Meccha Chameleon menjadi bukti bahwa inovasi dan fokus pada pengalaman sosial mampu mendongkrak penjualan secara signifikan. Bagi pengembang indie, kesuksesan ini membuka peluang untuk bersaing di pasar yang didominasi oleh perusahaan besar. Sementara bagi gamer, fenomena ini menunjukkan bahwa game dengan konsep sederhana namun menghibur tetap memiliki tempat di hati para pemain.

  • 5 Skill AI yang Dibutuhkan Dunia Kerja 2026

    5 Skill AI yang Dibutuhkan Dunia Kerja 2026

    JBNews.id — Kemampuan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) kini menjadi nilai tambah krusial di dunia kerja. Perusahaan tidak lagi sekadar mencari kandidat yang bisa menggunakan chatbot, melainkan individu yang mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, mengolah informasi, dan menyelesaikan pekerjaan secara efektif.

    Melansir UniAthena dan Salesforce, terdapat lima kemampuan AI yang semakin dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Menguasai kelima skill ini dapat menjadi bekal menghadapi perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.

    Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor. Bahkan, Codex OpenAI mencatat ledakan pengguna di Indonesia, dengan separuh di antaranya bukan berasal dari latar belakang programmer. Ini menandakan bahwa literasi AI kini menjadi kebutuhan lintas profesi.

    Berikut adalah lima skill AI yang perlu dikuasai untuk bersaing di era digital:

    1. AI Tool Proficiency

    AI Tool Proficiency merupakan kemampuan untuk memahami dan menggunakan berbagai tools berbasis AI guna mendukung pekerjaan. Skill ini mencakup kemampuan memilih tools yang tepat, memahami fitur yang tersedia, serta memanfaatkannya secara efektif.

    Dengan semakin banyaknya aplikasi berbasis AI, kemampuan menggunakan tools tersebut membantu pekerja menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan efisien. Karyawan yang mahir dalam AI Tool Proficiency dapat mengoptimalkan workflow harian, mulai dari otomatisasi tugas administratif hingga analisis data sederhana.

    2. Prompt Engineering

    Prompt Engineering menjadi salah satu kemampuan paling penting dalam memanfaatkan generative AI. Skill ini berkaitan dengan kemampuan memberikan instruksi atau perintah yang tepat agar AI dapat menghasilkan jawaban maupun output sesuai kebutuhan.

    Semakin baik seseorang menyusun prompt, semakin optimal hasil yang diberikan oleh sistem AI. Kemampuan ini banyak digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari riset, pemasaran, hingga pembuatan konten. Seorang marketer yang menguasai Prompt Engineering, misalnya, bisa menghasilkan copy iklan yang lebih relevan dan efektif dalam waktu singkat.

    3. Programming Languages

    Kemampuan memahami bahasa pemrograman juga menjadi skill yang dibutuhkan di era AI. Pengetahuan seperti Python dan bahasa pemrograman lainnya membantu seseorang mengembangkan, mengelola, maupun mengoptimalkan teknologi berbasis AI.

    Skill programming tidak hanya dibutuhkan oleh pengembang teknologi, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi berbagai profesi yang ingin memahami cara kerja sistem AI. Bahkan, tren terbaru menunjukkan bahwa bot kini menguasai internet dengan 57 persen lalu lintas web bukan berasal dari manusia, membuat pemahaman tentang kode semakin relevan.

    4. AI Data Analysis & Insights

    AI Data Analysis & Insights merupakan kemampuan menggunakan AI untuk mengolah dan menganalisis data. Dengan bantuan teknologi AI, proses menemukan pola, membuat prediksi, hingga menghasilkan insight dapat dilakukan secara lebih cepat.

    Kemampuan ini semakin penting karena perusahaan membutuhkan data untuk mendukung pengambilan keputusan. Kombinasi antara analisis data dan AI dapat membantu menghasilkan strategi yang lebih akurat dan berbasis bukti. Seorang analis bisnis yang menguasai skill ini bisa memberikan rekomendasi yang lebih tajam kepada manajemen.

    5. AI-Powered Content Creation

    AI-Powered Content Creation menjadi skill yang semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan AI dalam industri kreatif. Kemampuan ini mencakup penggunaan AI untuk membantu membuat ide, menyusun tulisan, menghasilkan visual, hingga mendukung proses produksi konten.

    Meski menggunakan bantuan AI, kreativitas dan kemampuan manusia tetap menjadi faktor penting agar hasil yang dibuat tetap sesuai dengan tujuan dan kebutuhan audiens. Konten kreator yang menguasai AI-Powered Content Creation bisa memproduksi materi lebih banyak tanpa mengorbankan kualitas.

    Bagi Anda yang ingin mulai mengembangkan kemampuan AI, manfaatkan berbagai aplikasi produktivitas berbasis AI yang tersedia di Google Play. Agar lebih hemat, lakukan pembayaran menggunakan aplikasi dompet digital DANA untuk mendapatkan diskon hingga Rp100 ribu saat berlangganan paket aplikasi produktivitas AI. Dengan begitu, Anda bisa belajar dan bekerja lebih optimal sambil memanfaatkan berbagai tools AI sekaligus menikmati penawaran yang lebih menguntungkan.

    Lima skill di atas menunjukkan bahwa penguasaan AI bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan bagi siapa pun yang ingin tetap relevan di dunia kerja. Mulailah belajar dari sekarang untuk membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.

  • Apple Luncurkan Sewa iPhone, Mulai Rp 300 Ribuan per Bulan

    Apple Luncurkan Sewa iPhone, Mulai Rp 300 Ribuan per Bulan

    JBNews.id — Apple resmi meluncurkan program leasing bernama Apple Upgrade, yang memungkinkan konsumen menyewa perangkat seperti iPhone, Mac, iPad, dan Apple Watch dengan harga mulai dari USD 17,99 atau setara Rp 300 ribuan per bulan untuk iPhone 17e. Program ini hanya tersedia di Amerika Serikat.

    Layanan yang didukung secara finansial oleh Klarna ini hadir sebagai skema baru yang mirip dengan sistem kredit kendaraan. Melalui program ini, pengguna dapat memilih untuk memiliki perangkat secara penuh dengan melunasinya, membayar lebih awal, atau melakukan upgrade ke model generasi berikutnya.

    Peluncuran Apple Upgrade terjadi hanya beberapa minggu setelah Apple menaikkan harga untuk jajaran MacBook, iPad, dan beberapa perangkat lainnya. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh masalah kelangkaan memori dan krisis ketersediaan storage yang terjadi secara global.

    Meskipun harga lini iPhone saat ini masih relatif aman, CEO Apple Tim Cook bulan lalu sempat memperingatkan bahwa kondisi tersebut sudah tidak dapat dipertahankan. Pernyataan ini memunculkan spekulasi kuat bahwa seri iPhone 18 kemungkinan akan dibanderol lebih mahal dari perkiraan saat diluncurkan akhir tahun nanti.

    Skema dan Harga Sewa

    Program Apple Upgrade dapat diakses baik secara online maupun di jaringan toko ritel fisik Apple. Pengguna yang mendaftar hanya perlu melalui proses pengecekan kredit ringan untuk mendapatkan persetujuan.

    Terkait masa penyewaan, iPhone dan Apple Watch tersedia dalam kontrak 24 bulan. Sementara itu, paket untuk perangkat Mac dan iPad berjalan dengan skema 36 bulan. Harga sewanya pun terbilang kompetitif:

    • iPhone 17e: USD 17,99 per bulan (sekitar Rp 300 ribuan)
    • Apple Watch Series 11: USD 11,99 per bulan
    • MacBook Air: USD 24,99 per bulan
    • iPad Air: USD 11,99 per bulan

    Setelah masa sewa berakhir, pelanggan diberikan fleksibilitas untuk menukar perangkat mereka ke generasi terbaru, membelinya secara permanen dengan pembayaran satu kali di akhir periode, atau sekadar mengembalikannya dan keluar dari program.

    Program ini memberikan alternatif baru bagi konsumen yang ingin selalu menggunakan perangkat Apple terbaru tanpa harus membeli secara langsung. Skema ini juga relevan dengan Fitur Terbaru yang terus dikembangkan Apple.

    Menggantikan iPhone Upgrade Program

    Kehadiran Apple Upgrade secara resmi menggantikan “iPhone Upgrade Program” yang pertama kali dirilis pada 2015. Layanan lama tersebut kini sudah tidak lagi menerima pendaftaran baru.

    Selain karena cakupan perangkatnya yang kini jauh lebih luas, perbedaan lain yang patut dicatat adalah Apple Upgrade tidak lagi menyertakan paket garansi perpanjangan AppleCare secara bawaan. Hal ini mengingat layanan perlindungan tersebut juga baru saja mengalami kenaikan harga.

    Namun, jangan coba-coba untuk menunggak cicilan bulanan. Beberapa kode yang ditemukan dalam versi beta iOS 27 pekan lalu mengindikasikan bahwa Apple tengah menyiapkan fitur khusus untuk mengunci akses aplikasi pada iPhone yang sedang dicicil apabila sistem mendeteksi adanya tunggakan pembayaran.

    Kebijakan ini memastikan bahwa program leasing berjalan sesuai aturan. Bagi pengguna yang ingin memahami lebih dalam tentang ekosistem Apple, Pembaruan iOS terbaru juga patut diperhatikan.

    Secara keseluruhan, Apple Upgrade menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dibandingkan program sebelumnya. Dengan cakupan perangkat yang lebih luas, konsumen kini bisa menyewa tidak hanya iPhone tetapi juga Mac, iPad, dan Apple Watch dalam satu program terintegrasi.

    Bagi penggemar produk Apple yang ingin selalu menggunakan perangkat terbaru, program ini bisa menjadi solusi yang menarik. Namun, perlu diingat bahwa program ini baru tersedia di Amerika Serikat dan belum ada informasi mengenai ekspansi ke negara lain, termasuk Indonesia.

    Implikasinya, konsumen di luar AS harus menunggu kebijakan lebih lanjut dari Apple. Sementara itu, perkembangan lain seperti Smart Glasses Baru juga menunjukkan inovasi Apple yang terus berlanjut.

  • Cara Gunakan QRIS Tap, Transaksi Digital Tanpa Scan

    Cara Gunakan QRIS Tap, Transaksi Digital Tanpa Scan

    JBNews.id — Pembayaran digital di Indonesia kini semakin praktis dengan hadirnya fitur QRIS Tap. Teknologi ini memungkinkan pengguna bertransaksi cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin pembaca, tanpa perlu memindai kode QR. Inovasi ini mengandalkan fitur NFC (Near Field Communication) yang tertanam di smartphone, menjadikan proses pembayaran lebih cepat dan efisien.

    QRIS Tap hadir sebagai solusi untuk mempercepat transaksi di berbagai tempat, mulai dari kasir supermarket, stasiun, hingga halte transportasi umum. Sistem pembayaran ini tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga membantu merchant mengurangi antrean panjang dan meminimalisir kesalahan input nominal saat pembayaran. Keamanan transaksi tetap menjadi prioritas utama karena seluruh proses terenkripsi dan diawasi oleh sistem pembayaran Bank Indonesia.

    Cara Menggunakan QRIS Tap

    Secara umum, transaksi menggunakan QRIS Tap dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut. Pastikan ponsel Anda sudah mendukung fitur NFC dan aplikasi pembayaran digital yang digunakan sudah diperbarui ke versi terbaru.

    QRIS Tap

    1. Aktifkan fitur NFC di ponsel melalui menu pengaturan.
    2. Buka aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS Tap, seperti dompet digital atau aplikasi perbankan.
    3. Pilih menu QRIS atau QRIS Tap di aplikasi.
    4. Tentukan sumber dana yang akan digunakan untuk transaksi.
    5. Tempelkan bagian belakang ponsel ke mesin pembaca QRIS Tap di merchant.
    6. Masukkan PIN untuk konfirmasi pembayaran.
    7. Transaksi selesai, notifikasi keberhasilan langsung muncul di aplikasi.

    Seluruh proses ini memakan waktu hanya beberapa detik. Pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi, mencari menu scan, atau mengetik nominal pembayaran secara manual. Kecepatan ini membuat QRIS Tap menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan transaksi praktis di tengah kesibukan sehari-hari.

    Syarat Menggunakan QRIS Tap

    Meskipun praktis, tidak semua pengguna maupun merchant bisa langsung menggunakan fitur ini. Beberapa syarat perlu dipenuhi agar QRIS Tap dapat berfungsi optimal:

    • Ponsel harus memiliki fitur NFC dan sudah diaktifkan, karena QRIS Tap sepenuhnya mengandalkan teknologi ini.
    • Saat ini, QRIS Tap baru bisa digunakan di ponsel Android dengan kapabilitas NFC. Pengguna iPhone belum bisa menikmati kemudahan transaksi lewat fitur ini.
    • Aplikasi pembayaran digital yang digunakan harus sudah diperbarui ke versi terbaru.
    • Saldo di akun harus mencukupi untuk nominal transaksi, baik dari saldo dompet digital, tabungan, maupun fasilitas kredit.
    • Mesin pembayaran di merchant, stasiun, atau halte harus sudah mendukung QRIS Tap, karena belum semua tempat memilikinya.

    Dengan pemenuhan syarat-syarat tersebut, pengguna dapat merasakan kemudahan bertransaksi tanpa hambatan. Kehadiran fitur ini juga mendorong adopsi teknologi NFC di kalangan pengguna smartphone, sejalan dengan tren digitalisasi yang semakin masif di Indonesia.

    Cara Gunakan QRIS Tap di DANA

    Bagi pengguna DANA, mengaktifkan dan menggunakan QRIS Tap tergolong mudah. Aplikasi dompet digital ini sudah mendukung fitur QRIS Tap sejak pembaruan versi terbaru. Berikut langkah lengkapnya:

    1. Buka aplikasi DANA dan pastikan sudah diperbarui ke versi terbaru.
    2. Masuk ke halaman utama, lalu klik menu “Pay”.
    3. Geser ke kanan hingga muncul ikon “QRIS Tap”.
    4. Pilih sumber dana yang akan digunakan, yaitu Saldo DANA.
    5. Saat bertransaksi di merchant berlogo QRIS Tap, tempelkan ponsel ke mesin EDC (Electronic Data Capture).
    6. Masukkan PIN DANA untuk konfirmasi.
    7. Sistem akan otomatis memproses pembayaran dan notifikasi keberhasilan langsung muncul di layar.

    Seluruh proses transaksi lewat QRIS Tap di DANA terenkripsi dan diawasi langsung oleh sistem pembayaran Bank Indonesia. Bagi merchant, kehadiran fitur ini membantu mengurai antrean di kasir sekaligus meminimalisir kesalahan input pembayaran. Pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi, mencari menu scan, atau mengetik nominal pembayaran secara manual.

    Transaksi semakin praktis dengan menggunakan QRIS Tap di DANA. Tak hanya cepat, metode ini juga sudah terjamin keamanannya. Bagi Anda yang tertarik dengan inovasi teknologi terkini, membaca artikel tentang Waymo Ojai Gratis dan Fitur Username WhatsApp bisa memberikan gambaran lebih luas tentang perkembangan teknologi digital.

    Keunggulan dan Implikasi QRIS Tap

    Kehadiran QRIS Tap membawa sejumlah keunggulan signifikan dibandingkan metode pembayaran QRIS konvensional. Pertama, kecepatan transaksi meningkat drastis karena tidak perlu membuka aplikasi dan memindai kode QR. Kedua, tingkat akurasi lebih tinggi karena nominal transaksi sudah terprogram di mesin EDC, mengurangi risiko kesalahan input. Ketiga, keamanan lebih terjamin karena data transaksi terenkripsi dan diawasi oleh Bank Indonesia.

    Dari sisi dampak ekonomi, QRIS Tap berpotensi mempercepat adopsi pembayaran digital di Indonesia. Dengan proses yang lebih sederhana, lebih banyak masyarakat akan beralih dari transaksi tunai ke non-tunai. Hal ini sejalan dengan target Bank Indonesia untuk meningkatkan inklusi keuangan digital di seluruh pelosok negeri. Merchant juga diuntungkan karena efisiensi operasional meningkat, terutama di jam sibuk ketika antrean panjang kerap terjadi.

    Namun, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Keterbatasan dukungan perangkat menjadi kendala utama, terutama bagi pengguna iPhone yang belum bisa mengakses fitur ini. Selain itu, belum semua merchant memiliki mesin EDC yang kompatibel dengan QRIS Tap. Diperlukan investasi infrastruktur yang lebih masif agar fitur ini bisa dinikmati secara luas oleh masyarakat Indonesia.

    Bagi pengguna yang sudah memiliki ponsel Android dengan NFC, QRIS Tap adalah langkah maju dalam pengalaman bertransaksi digital. Tidak perlu lagi repot mencari kode QR di sudut meja kasir atau khawatir kamera ponsel tidak fokus saat memindai. Cukup tempel, masukkan PIN, dan selesai. Teknologi ini membuat pembayaran digital terasa semulus menggunakan kartu tap di transportasi umum.

    Dengan semakin banyaknya aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS Tap, termasuk DANA, pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk bertransaksi. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa ekosistem pembayaran digital Indonesia terus berkembang menuju standar global. Bagi Anda yang ingin tetap up-to-date dengan Keranjang AI Instacart dan teknologi terkini, QRIS Tap adalah salah satu fitur yang patut dicoba.

  • Dana Judi Online Turun Rp287 Triliun, Bandar Besar Target Utama

    Dana Judi Online Turun Rp287 Triliun, Bandar Besar Target Utama

    JBNews.id — Perputaran dana judi online (judol) di Indonesia turun drastis menjadi Rp286,84 triliun pada 2025, turun sekitar 20 persen dari Rp359,81 triliun pada tahun sebelumnya. Penurunan pertama sejak 2017 ini dinilai sebagai sinyal positif, namun pemerintah diminta tidak lengah dan tetap membidik bandar besar sebagai target utama pemberantasan.

    Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa nilai transaksi judi online akhirnya menyusut setelah bertahun-tahun terus meningkat. Selain perputaran dana, nilai deposit pemain juga tercatat turun dari Rp51,3 triliun pada 2024 menjadi Rp36,01 triliun pada 2025. Angka ini menjadi bukti bahwa upaya pemblokiran massal yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai membuahkan hasil.

    Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, mengapresiasi langkah Komdigi yang secara masif memblokir situs dan akun judi online. Menurutnya, kerja sama dengan berbagai platform digital untuk menghapus spam dan promosi judi online juga turut berkontribusi menekan paparan masyarakat terhadap aktivitas ilegal tersebut.

    “Penurunan aktivitas judol perlu diapresiasi. Salah satu yang sangat diapresiasi adalah kerja Komdigi yang melakukan pemblokiran masif atas akun-akun judol,” ujar Hikmahanto dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

    Ia menambahkan, “Di samping pemblokiran masif akun-akun judol, Komdigi juga bekerja sama dengan platform untuk menghilangkan spam dan promosi judol yang mendorong masyarakat untuk melakukan judol. Ini pendekatan yang baik.”

    Pemblokiran Situs Tidak Cukup

    Meski angka penurunan terlihat signifikan, Hikmahanto mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Aktivitas judi online masih terus berlangsung hingga 2026, sehingga sinergi antarinstansi harus semakin diperkuat. Ia menekankan bahwa pemblokiran situs semata tidak akan menyelesaikan persoalan tanpa penegakan hukum yang menyasar jaringan pelaku di belakangnya.

    “Hasil yang baik pada tahun 2025 tersebut bukan berarti pemerintah bisa cepat berpuas diri, melainkan menjadi dorongan untuk meningkatkan sinergi lembaga karena sebenarnya judol bisa dikikis,” ungkapnya.

    Hikmahanto menegaskan bahwa pemblokiran situs harus diselaraskan dengan upaya penegakan hukum yang tegas dan maksimal. “Karena seberapapun banyaknya situs diblokir, mereka akan terus bertumbuh jika penggerak di belakangnya tidak diatasi,” tegasnya.

    Judi online telah berkembang menjadi kejahatan transnasional terorganisir yang melibatkan sindikat lintas negara. Server, aliran dana, hingga para bandar banyak beroperasi di luar negeri, bahkan sebagian telah membangun jaringan di Indonesia. Kondisi ini membutuhkan strategi penindakan yang lebih adaptif dan komprehensif.

    Target Bandar Besar dan Kerja Sama Internasional

    Hikmahanto juga menyoroti hasil analisis PPATK yang menunjukkan pola transaksi judi online kini semakin sering dilakukan dengan nominal yang lebih kecil. Hal ini membutuhkan strategi penindakan yang lebih adaptif agar tidak mudah terdeteksi. Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat kerja sama internasional agar pemberantasan tidak berhenti pada pelaku di lapangan.

    Ia menambahkan, kolaborasi dengan negara lain serta lembaga penegak hukum internasional menjadi kunci untuk mengejar para bandar yang berada di luar yurisdiksi Indonesia sekaligus memutus mata rantai bisnis judi online lintas negara.

    “Jangan hanya penggerak-penggerak di lapangannya saja yang ditangkap, tapi juga bandar-bandar besarnya sehingga judol bisa diberantas dari hulu ke hilir,” kata Hikmahanto.

    Penurunan perputaran dana judi online menjadi Rp286,84 triliun pada 2025 merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun, keberhasilan ini harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan sinergi antar lembaga dan memperkuat kerja sama internasional. Tanpa penegakan hukum yang menyasar bandar besar, bisnis ilegal ini diprediksi akan terus bermunculan meskipun situs-situsnya diblokir.

    Implikasinya bagi masyarakat, pengawasan terhadap aktivitas keuangan mencurigakan harus semakin diperketat. Bagi pemerintah, target utama saat ini bukan lagi sekadar memblokir situs, melainkan membongkar jaringan bandar besar yang selama ini menjadi otak di balik ekosistem judi online di Indonesia.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan teknologi dan regulasi digital, simak artikel tentang Nvidia Hampir Bangkrut yang diselamatkan Sega.

    Ilustrasi Judi Online

    Data PPATK menunjukkan bahwa penurunan perputaran dana judi online pada 2025 merupakan yang pertama sejak tren kenaikan nilai transaksi terjadi secara konsisten sejak 2017. Ini menjadi sinyal bahwa upaya pemberantasan yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

    Dengan semakin canggihnya modus operandi para pelaku, termasuk penggunaan nominal transaksi yang lebih kecil untuk menghindari deteksi, pemerintah dituntut untuk terus beradaptasi. Kerja sama internasional menjadi kunci untuk mengejar bandar-bandar besar yang beroperasi dari luar negeri.

    Bagi masyarakat, kesadaran untuk tidak terlibat dalam judi online juga menjadi faktor penting. Meskipun upaya pemblokiran dan penegakan hukum terus dilakukan, partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan konten atau aktivitas mencurigakan dapat membantu mempercepat pemberantasan judi online di Indonesia.

    Untuk informasi terkini seputar teknologi dan regulasi, baca juga artikel tentang Startup Eks SpaceX yang mengumpulkan dana besar.

  • BuzzFeed PHK Massal 180 Karyawan Akibat Pivot AI Gagal

    BuzzFeed PHK Massal 180 Karyawan Akibat Pivot AI Gagal

    JBNews.id — BuzzFeed mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 180 karyawan, atau sekitar sepertiga dari total tenaga kerjanya, pada Senin (29/6/2026). Langkah ini menjadi sinyal terbaru dari kemunduran perusahaan media yang pernah menjadi pionir dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan konten.

    Pemangkasan besar-besaran ini, sebagaimana dilaporkan oleh The New York Times, berdampak pada karyawan di berbagai divisi termasuk situs berita HuffPost, studio film dan TV BuzzFeed, serta penerbit resep Tasty. Keputusan ini diambil di tengah tekanan finansial yang semakin berat setelah strategi pivot AI perusahaan gagal membuahkan hasil.

    “Kami telah secara aktif mengelola biaya untuk beberapa waktu, menjajaki berbagai skenario untuk menyelamatkan sebanyak mungkin pekerjaan,” demikian bunyi memo internal yang diberikan kepada staf, dikutip dari The New York Times. “Sayangnya, penghapusan sejumlah peran masih diperlukan. Perubahan hari ini mencakup penghapusan posisi di seluruh perusahaan.”

    BuzzFeed merupakan salah satu perusahaan media pertama yang mengadopsi AI secara agresif. Pada Januari 2023, beberapa bulan setelah peluncuran publik ChatGPT, CEO saat itu Jonah Peretti mengumumkan bahwa perusahaan akan menggunakan chatbot tersebut untuk membantu membuat kuis khas BuzzFeed. Itu hanyalah awal dari serangkaian langkah kontroversial.

    Tidak lama kemudian, perusahaan menjadi pusat skandal setelah terbukti menggunakan AI untuk menghasilkan artikel-artikel berkualitas rendah secara keseluruhan. Temuan ini diperparah dengan keputusan BuzzFeed untuk menutup divisi berita yang pernah memenangkan penghargaan. Akibatnya, lalu lintas pengunjung ke situs web ambruk dan harga saham perusahaan merosot tajam dari sekitar $4 menjadi kurang dari $0,50.

    Pada tahun 2025, BuzzFeed tercatat mengalami kerugian sebesar $58 juta per tahun. Sepanjang perjalanannya, perusahaan kehilangan beberapa merek paling ikoniknya, termasuk dipaksa menjual First We Feast—perusahaan di balik acara wawancara “Hot Ones”—untuk membantu melunasi utang.

    Grafik logo BuzzFeed yang dibalik sehingga panah yang biasanya mengarah ke atas kini mengarah ke bawah

    Meskipun BuzzFeed sebenarnya sudah mengalami kesulitan sebelum pivot AI, perusahaan jelas berharap bahwa adopsi teknologi ini secara ajaib akan membalikkan nasibnya. Pemilik dan CEO baru, Byron Allen, yang mengakuisisi saham pengendali pada Mei lalu, memberi sinyal akan tetap mempertahankan investasi perusahaan di bidang AI dengan menunjuk Peretti sebagai presiden operasi AI. (Peretti dilaporkan sedang mengerjakan aplikasi AI bernama “BF Island.”)

    Apa pun yang dilakukan Allen, ia harus menjalankan perusahaan dengan sangat efisien. BuzzFeed melaporkan dalam laporan laba kuartal terakhirnya bahwa pendapatan iklan mengalami penurunan hampir 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan mengurangi tenaga kerja, BuzzFeed memperkirakan penghematan tahunan hingga $32 juta, sebagaimana diungkapkan dalam pengajuan ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin, dikutip dari The Hollywood Reporter.

    PHK massal ini mencerminkan pemotongan serupa di seluruh industri media yang merasakan dampak multifaset dari kehadiran AI. Tidak hanya beberapa pengusaha yang bersemangat menggantikan penulis dengan menghasilkan prosa secara cepat, AI juga mengekstraksi informasi dari publikasi online sambil memotong lalu lintas ke situs-situs tersebut, sehingga menghilangkan pendapatan iklan.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa Fitur Terbaru dalam teknologi AI justru menjadi bumerang bagi industri media tradisional. Sementara platform digital lain seperti Sistem Pembayaran QR di Malaysia berhasil beradaptasi dengan inovasi, BuzzFeed justru terpuruk karena pendekatan yang keliru.

    Bagi para pelaku industri media, kasus BuzzFeed menjadi pelajaran berharga bahwa adopsi teknologi tanpa strategi konten yang matang justru dapat mempercepat kehancuran. Harga Terbaru saham BuzzFeed yang anjlok menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan pasar sulit dipulihkan ketika kualitas konten dikorbankan demi efisiensi biaya.

    Kondisi BuzzFeed saat ini menjadi peringatan bagi perusahaan media lain yang tergoda untuk mengorbankan jurnalisme berkualitas demi keuntungan jangka pendek dari AI. Dengan kerugian tahunan yang mencapai puluhan juta dolar dan pendapatan iklan yang terus merosot, masa depan perusahaan yang pernah menjadi ikon media digital ini masih diselimuti ketidakpastian.

  • MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600, Tantang Snapdragon 8 Elite Gen 6

    MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600, Tantang Snapdragon 8 Elite Gen 6

    JBNews.id — MediaTek dikabarkan tengah menyiapkan strategi agresif untuk lini prosesor andalannya tahun ini. Sebuah rumor dari China mengungkap bahwa keluarga Dimensity 9600 akan hadir dalam tiga varian berbeda, dirancang khusus untuk menantang dominasi Qualcomm di segmen flagship.

    Berdasarkan informasi yang beredar, varian paling dasar dari lini ini adalah Dimensity 9600s. Chip ini pada dasarnya merupakan versi peningkatan ringan dari Dimensity 9500 yang telah dirilis tahun lalu. Oleh karena itu, Dimensity 9600s masih akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3nm. Sumber bocoran menyebut bahwa performa Dimensity 9600s diprediksi belum mampu mengimbangi chip standar Snapdragon 8 Elite Gen 6 milik Qualcomm.

    Strategi ini menunjukkan pendekatan berlapis dari MediaTek untuk mengisi berbagai segmen pasar. Dengan menghadirkan varian entry-level, MediaTek tetap bisa melayani produsen smartphone yang mengincar perangkat flagship dengan harga lebih terjangkau, tanpa harus bersaing langsung di puncak performa.

    Dua Varian Unggulan dengan Fabrikasi 2nm

    Gebrakan sesungguhnya dari MediaTek ada pada dua varian tertingginya, yakni Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600 Pro Max. Kehadiran dua model tangguh ini kabarnya sengaja dirancang untuk menandingi strategi Qualcomm, yang juga dirumorkan akan merilis Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar dan versi Pro.

    Berbeda dengan varian s, Dimensity 9600 Pro dan Pro Max akan dibangun menggunakan proses fabrikasi 2nm dari TSMC yang jauh lebih mutakhir. Kedua varian teratas ini dilaporkan hanya akan memiliki sedikit perbedaan pada konfigurasi pasti inti CPU yang digunakan. Langkah ini menempatkan MediaTek sejajar dengan pemimpin industri dalam hal adopsi teknologi manufaktur chip paling canggih.

    Jika melihat peta persaingannya, Dimensity 9600 Pro diyakini akan menjadi pesaing langsung yang disiapkan MediaTek untuk melawan Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar. Sementara itu, varian paling mumpuni Dimensity 9600 Pro Max akan diposisikan untuk bertarung berhadapan langsung dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.

    Persaingan ketat di segmen chip flagship ini diprediksi akan mendorong inovasi lebih cepat, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen. Produsen smartphone akan memiliki lebih banyak opsi prosesor berperforma tinggi untuk perangkat unggulan mereka.

    Jadwal Debut dan Perangkat Pertama

    Lini prosesor Dimensity 9600 ini diprediksi akan memulai debut resminya melalui berbagai perangkat yang dijadwalkan meluncur pada bulan September tahun ini. Beberapa smartphone flagship yang dirumorkan akan menjadi pengguna pertama chip mutakhir ini di antaranya meliputi lini vivo X500 dan keluarga Oppo Find X10.

    Menarik untuk menantikan bagaimana ketatnya rivalitas antara MediaTek dan Qualcomm di kancah semikonduktor pada akhir tahun nanti, demikian dikutip dari GSM Arena, Rabu (29/7/2026).

    Kehadiran tiga varian Dimensity 9600 menunjukkan bahwa MediaTek tidak hanya ingin bersaing di segmen entry-level, tetapi juga siap bertarung di papan atas. Ini menjadi sinyal positif bagi ekosistem smartphone Android yang akan semakin kompetitif. Produsen seperti vivo dan Oppo yang disebut-sebut sebagai pengguna awal chip ini diprediksi akan menghadirkan perangkat flagship dengan performa gahar dan harga yang lebih kompetitif.

    Bagi konsumen, persaingan ini berarti pilihan yang lebih luas. Pengguna bisa mendapatkan perangkat flagship dengan chipset MediaTek atau Qualcomm, tergantung pada preferensi performa, fitur, dan tentu saja anggaran. Informasi lebih lanjut mengenai Harga Terbaru perangkat yang akan menggunakan Dimensity 9600 masih dinantikan.

    Sementara itu, pasar juga mulai diramaikan dengan kehadiran ponsel lain seperti Tecno Pova 8 5G yang menawarkan baterai jumbo 8.000 mAh dengan harga mulai Rp3,9 juta, menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya terjadi di segmen flagship, tetapi juga di kelas menengah.

    Dengan strategi tiga varian ini, MediaTek menunjukkan keseriusannya untuk menjadi pemain dominan di pasar prosesor mobile. Keberhasilan lini Dimensity 9600 akan sangat bergantung pada performa riil, efisiensi daya, dan tentu saja harga yang ditawarkan kepada mitra produsen smartphone.

  • Cara Share Screen di WhatsApp untuk Presentasi Lebih Mudah

    Cara Share Screen di WhatsApp untuk Presentasi Lebih Mudah

    JBNews.id — Fitur share screen di WhatsApp kini bisa digunakan untuk presentasi langsung melalui panggilan video. Pengguna hanya perlu melakukan video call untuk mengaktifkan fitur berbagi layar ini, baik untuk panggilan satu orang maupun grup. Fitur ini juga tersedia di laptop atau komputer, tidak hanya di ponsel.

    WhatsApp terus menghadirkan inovasi untuk memudahkan komunikasi penggunanya. Salah satu fitur yang paling berguna adalah kemampuan berbagi layar saat melakukan panggilan video. Dengan fitur ini, pengguna dapat menampilkan dokumen, presentasi, atau aplikasi lain secara real-time kepada peserta panggilan.

    Fitur berbagi layar di WhatsApp tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga mempermudah kolaborasi jarak jauh. Pengguna tidak perlu lagi menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk presentasi singkat. Cukup dengan aplikasi WhatsApp yang sudah terinstal, presentasi bisa langsung dilakukan.

    Bagi yang belum familiar, berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk menggunakan fitur share screen di WhatsApp.

    Langkah-Langkah Share Screen di WhatsApp

    Untuk memulai, pengguna harus memilih kontak yang ingin dihubungi, baik personal maupun grup. Setelah itu, lakukan video call seperti biasa. Ketika panggilan sudah tersambung, langsung ketuk ikon ‘Share screen’ atau ‘Berbagi layar’ yang muncul di layar.

    Di laptop atau komputer, akan muncul pilihan layar mana yang ingin dibagikan. Pengguna tinggal mengklik layar yang ingin ditampilkan. Jika sudah selesai, klik opsi ‘Berhenti berbagi’ untuk mengakhiri sesi berbagi layar.

    Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

    Fitur berbagi layar hanya tersedia dalam panggilan video, tidak bisa digunakan untuk panggilan audio. Selama menggunakan fitur ini, beranda video dari peserta panggilan akan muncul di bawah konten yang dibagikan. Informasi yang ditampilkan di layar yang dibagikan, termasuk nama pengguna dan kata sandi, dapat dilihat oleh peserta video call.

    Fitur berbagi layar sudah dilindungi dengan enkripsi end-to-end dan tidak pernah direkam oleh WhatsApp. Tidak seorang pun di luar panggilan, bahkan WhatsApp, yang dapat melihat atau mendengar hal-hal yang dibagikan di layar. Selalu perbarui aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

    Bagi pengguna yang mengalami masalah seperti Akun WhatsApp Diblokir, pastikan untuk selalu mengikuti panduan resmi dari WhatsApp.

    Fitur share screen di WhatsApp menjadi solusi praktis untuk kebutuhan presentasi mendadak. Dengan langkah sederhana, pengguna bisa langsung berbagi tampilan layar tanpa perlu aplikasi tambahan. Pastikan koneksi internet stabil agar pengalaman video call dan berbagi layar berjalan lancar.

    Bagi pengguna yang ingin mengetahui lebih banyak tentang fitur-fitur tersembunyi WhatsApp, tersedia banyak panduan yang bisa diakses. Selain itu, pengguna juga perlu waspada terhadap potensi masalah keamanan seperti Chat Claude Publik Muncul di Google yang bisa memengaruhi privasi data.

    Fitur berbagi layar juga bisa digunakan untuk keperluan edukasi, seperti mengajarkan cara menggunakan aplikasi tertentu atau mendemonstrasikan langkah-langkah teknis. Dengan enkripsi end-to-end, privasi pengguna tetap terjaga selama sesi berlangsung.

    Selain fitur share screen, WhatsApp juga memiliki banyak fitur lain yang jarang diketahui. Pengguna bisa menjelajahi menu pengaturan untuk menemukan berbagai opsi kustomisasi yang tersedia. Pastikan untuk selalu memperbarui aplikasi agar mendapatkan fitur terbaru dan perbaikan keamanan.

    Dengan kemudahan yang ditawarkan, fitur share screen di WhatsApp menjadi andalan baru untuk komunikasi visual jarak jauh. Tidak perlu lagi bingung mencari aplikasi presentasi terpisah. Cukup buka WhatsApp, lakukan video call, dan bagikan layar.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang fitur keamanan seperti AI OpenAI Bobol Keamanan, pengguna disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi terkini.

  • 7 Tips Jaga Kesehatan Baterai iPhone agar Awet dan Optimal

    7 Tips Jaga Kesehatan Baterai iPhone agar Awet dan Optimal

    JBNews.id — Kesehatan baterai atau Battery Health merupakan indikator penting yang menentukan performa dan daya tahan iPhone. Data dari laporan ANTARA menunjukkan bahwa kapasitas baterai akan menurun secara alami seiring waktu dan intensitas penggunaan. Namun, pengguna dapat memperlambat proses degradasi ini dengan menerapkan kebiasaan pengisian daya yang benar. Tanpa perawatan yang tepat, penurunan kapasitas baterai bisa terjadi lebih cepat, memaksa pengguna mengganti baterai atau membeli perangkat baru lebih awal.

    Baterai iPhone menggunakan teknologi lithium-ion yang memiliki siklus pengisian terbatas. Battery Health menunjukkan kapasitas maksimum baterai dibandingkan saat perangkat masih baru. Semakin tinggi persentasenya, semakin optimal pula kemampuan baterai dalam menyimpan daya. Meski penurunan tidak bisa dihindari, kebiasaan penggunaan yang tepat dapat membantu memperlambat proses tersebut.

    Berikut tujuh tips menjaga kesehatan baterai iPhone agar tetap awet, berdasarkan panduan resmi yang dirangkum oleh ANTARA.

    1. Isi Daya pada Suhu Normal

    Suhu perangkat menjadi faktor utama yang memengaruhi umur baterai. Pengisian daya sebaiknya dilakukan saat iPhone berada pada suhu normal. Hindari mengisi daya saat perangkat terlalu panas atau terlalu dingin. Pengisian dalam kondisi suhu ekstrem dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai serta memengaruhi kinerjanya dalam jangka panjang.

    2. Gunakan Charger Resmi atau Bersertifikasi MFi

    Menggunakan charger dan kabel resmi atau memiliki sertifikasi Made for iPhone (MFi) sangat disarankan. Aksesori bersertifikasi MFi telah memenuhi standar Apple terkait keamanan, arus listrik, dan tegangan yang sesuai dengan perangkat iPhone. Sebaliknya, charger berkualitas rendah berisiko menyebabkan arus listrik tidak stabil, perangkat lebih cepat panas (overheating), hingga berpotensi merusak komponen internal.

    3. Hindari Menggunakan iPhone hingga Baterai Habis Total

    Baterai lithium-ion bekerja lebih optimal apabila tidak dibiarkan kosong sepenuhnya. Membiasakan menggunakan iPhone hingga baterai benar-benar habis dan perangkat mati sendiri dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai. Pengguna disarankan mulai mengisi daya ketika kapasitas baterai sudah rendah dan menghindari penggunaan berlebihan saat proses pengisian berlangsung.

    4. Jangan Mengisi Daya Terlalu Lama

    Membiarkan iPhone terhubung ke pengisi daya dalam waktu sangat lama, misalnya semalaman, sebaiknya dihindari. Meski iPhone memiliki sistem pengelolaan daya, kebiasaan ini tetap dapat memengaruhi umur baterai dalam jangka panjang. Idealnya, baterai diisi hingga mendekati penuh, kemudian pengisi daya segera dilepas. Jika harus mengisi daya saat tidur, aktifkan fitur Optimized Battery Charging agar sistem dapat mengatur proses pengisian secara lebih efisien.

    5. Matikan Fitur yang Tidak Digunakan

    Sejumlah fitur pada iPhone dapat terus bekerja di latar belakang dan mengonsumsi daya baterai meskipun tidak digunakan. Fitur seperti Bluetooth, layanan lokasi (Location Services), Background App Refresh, dan Push Notification dapat dimatikan sementara jika memang tidak diperlukan. Langkah ini membantu menghemat daya dan mengurangi frekuensi pengisian baterai sehingga kesehatannya lebih terjaga.

    6. Hindari Terlalu Sering Menggunakan Powerbank

    Powerbank dapat menjadi solusi saat tidak tersedia sumber listrik. Namun, pengguna sebaiknya tidak menjadikannya sebagai sumber pengisian utama setiap hari. Seiring waktu, kualitas baterai pada powerbank juga menurun sehingga arus listrik yang dihasilkan menjadi kurang stabil. Kondisi ini berpotensi memengaruhi komponen pengisian daya pada iPhone. Gunakan adaptor yang terhubung langsung ke sumber listrik sebagai pilihan utama.

    7. Selalu Perbarui iPhone ke iOS Terbaru

    Apple secara rutin merilis pembaruan iOS yang tidak hanya menghadirkan fitur baru, tetapi juga peningkatan efisiensi sistem dan optimalisasi pengelolaan baterai. Pada beberapa versi iOS terbaru, Apple menghadirkan fitur yang mampu membatasi pengisian daya hingga persentase tertentu, seperti 80 persen pada model yang mendukung. Teknologi ini membantu mengurangi tekanan pada baterai sehingga usia pakainya lebih panjang. Selain menjaga Battery Health, pembaruan iOS juga meningkatkan keamanan serta performa perangkat secara keseluruhan.

    Penerapan kebiasaan di atas tidak hanya menjaga kesehatan baterai, tetapi juga membantu pengguna menghindari biaya tambahan untuk penggantian baterai atau pembelian perangkat baru dalam waktu dekat. Dengan perawatan yang tepat, iPhone dapat digunakan lebih lama dengan performa optimal.

    Bagi pengguna yang mengalami masalah pada perangkat, penting untuk memahami langkah-langkah dasar seperti saat Akun WhatsApp Diblokir atau ingin mencoba Fitur Terbaru dari ponsel lain. Selalu perbarui pengetahuan tentang teknologi untuk pengalaman digital yang lebih baik.

  • Sam Altman: AI Tak Akan Pernah Perpendek Jam Kerja

    Sam Altman: AI Tak Akan Pernah Perpendek Jam Kerja

    JBNews.id — CEO OpenAI Sam Altman menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak akan pernah memperpendek jam kerja manusia, bertolak belakang dengan janji para eksekutif teknologi selama ini.

    Dalam wawancara di podcast “Relentless,” Altman mengakui bahwa “entah bagaimana kita tidak pernah mendapatkan janji jam kerja empat jam dalam skala massal di masyarakat,” meskipun teknologi “berjanji kepada orang-orang bahwa mereka akan bekerja lebih sedikit dan memiliki lebih banyak waktu luang.” “Dan saya tidak berharap AI mengubah itu,” tegasnya.

    Alih-alih mendorong keseimbangan kehidupan kerja yang lebih sehat, Altman justru berpendapat bahwa manusia akan lebih bahagia jika terus bekerja keras. “Saya pikir kita semua akan jauh lebih sibuk daripada yang kita kira di dunia pasca-superintelligence,” ujarnya. “Kita masih akan mengeluh tentang hal itu, tapi diam-diam kita akan bahagia.”

    Pernyataan ini menandai perubahan narasi signifikan dari para pemimpin teknologi. Sebelumnya, AI dipromosikan sebagai alat yang akan membebaskan pekerja dari pekerjaan kasar. Kini, narasi bergeser menjadi AI akan memberdayakan pekerja untuk melakukan lebih banyak hal — yang dalam praktiknya berarti beban kerja semakin berat.

    Altman sebelumnya telah menyatakan singularitas AI telah tiba, namun pandangannya tentang dampak AI terhadap jam kerja justru pesimistis.

    Data menunjukkan bahwa AI justru memaksa karyawan bekerja lebih keras, bukan kurang. Fenomena “intensifikasi” peran ini sudah menyebabkan kelelahan yang meluas di kalangan pekerja. Mereka yang masih bekerja seringkali harus menanggung tanggung jawab rekan kerja yang telah dipecat, memperparah beban mereka.

    Altman menggambarkan manusia sebagai “tikus dalam labirin” yang diam-diam menikmati tekanan kerja. Pandangan ini kontras dengan politisi seperti Senator Bernie Sanders yang terus mendorong penerapan empat hari kerja yang difasilitasi oleh AI.

    Komentar Altman dianggap sebagai tamparan bagi pekerja yang sudah terdampak oleh gelombang PHK akibat adopsi AI. Sebagai tokoh yang berperan besar dalam mengubah pasar kerja dan membuat hidup lebih mahal, pernyataannya tentang kebahagiaan dalam bekerja keras terasa tidak sensitif.

    Para psikiater memperingatkan bahwa ancaman PHK akibat AI memiliki dampak psikologis yang menghancurkan. Mereka yang selamat dari PHK pun harus menghadapi beban kerja yang semakin berat.

    Pergeseran narasi dari “AI untuk kebebasan” menjadi “AI untuk produktivitas” mencerminkan realitas pahit: teknologi yang seharusnya membebaskan manusia justru mengikat mereka lebih erat pada pekerjaan.

    Para pemimpin teknologi kini secara terbuka mengakui bahwa AI tidak akan memberikan lebih banyak waktu luang. Sebaliknya, AI akan menuntut lebih banyak waktu dan energi dari pekerja.

    Altman menyebut bahwa meskipun manusia akan terus mengeluh, mereka diam-diam akan bahagia dengan kesibukan yang meningkat. Namun, pernyataan ini sulit diterima oleh jutaan pekerja yang sudah mengalami kelelahan kronis akibat tuntutan kerja yang tidak manusiawi.

    Data dari berbagai survei menunjukkan bahwa tingkat stres dan kelelahan pekerja meningkat drastis sejak adopsi AI masif di berbagai industri. Perusahaan menggunakan AI untuk mengotomatisasi tugas-tugas rutin, namun beban kerja karyawan justru bertambah karena mereka harus mengelola sistem AI dan menangani tugas yang lebih kompleks.

    Fenomena ini dikenal sebagai “paradoks produktivitas AI”: meskipun teknologi meningkatkan efisiensi, beban kerja manusia justru meningkat karena ekspektasi yang lebih tinggi.

    Para ekonom memperingatkan bahwa tanpa regulasi yang tepat, AI justru akan memperburuk ketimpangan dan menciptakan tekanan psikologis yang lebih besar pada pekerja. Sanders dan politisi progresif lainnya mendorong kebijakan yang memastikan AI digunakan untuk kesejahteraan pekerja, bukan sebaliknya.

    Namun, dengan pernyataan Altman, jelas bahwa para pemimpin industri AI tidak memiliki visi yang sama. Mereka melihat AI sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, bukan untuk memberikan lebih banyak waktu luang.

    Pandangan Altman tentang “kebahagiaan dalam kerja keras” mencerminkan filosofi Silicon Valley yang mengagungkan hustle culture. Namun, para kritikus menilai ini adalah pembenaran untuk eksploitasi pekerja.

    Kasus Florida yang menggugat OpenAI dan Sam Altman menunjukkan semakin besarnya resistensi terhadap cara perusahaan AI beroperasi.

    Pertanyaan mendasar yang muncul: untuk siapa sebenarnya AI diciptakan? Jika AI hanya membuat pemilik modal semakin kaya sementara pekerja semakin tertekan, maka janji awal tentang AI sebagai pembebas manusia hanyalah ilusi.

    Altman mungkin benar bahwa manusia akan terus bekerja keras. Namun, yang ia abaikan adalah bahwa kerja keras yang dipaksakan dan tanpa makna adalah sumber utama kelelahan dan depresi di era modern.

    Pekerja tidak menolak bekerja keras; mereka menolak bekerja keras untuk kepentingan orang lain tanpa mendapatkan imbalan yang layak. AI yang hanya menguntungkan segelintir orang kaya bukanlah kemajuan, melainkan bentuk baru dari eksploitasi.

    Pernyataan kontroversial Altman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak sosial AI. Banyak pihak menuntut transparansi dan regulasi yang lebih ketat terhadap pengembangan AI.

    Film tentang Sam Altman yang ditolak banyak studio Hollywood menunjukkan betapa sensitifnya isu ini di industri hiburan. Studio takut mengkritik big tech karena ketergantungan mereka pada platform digital.

    Altman dan rekan-rekannya di Silicon Valley mungkin percaya bahwa manusia akan bahagia dengan kerja keras tanpa batas. Namun, sejarah menunjukkan bahwa kemajuan teknologi seharusnya memberikan lebih banyak kebebasan, bukan perbudakan baru.

    Jika AI benar-benar tidak akan memperpendek jam kerja, maka pertanyaan yang harus diajukan adalah: apa gunanya AI bagi pekerja biasa? Jawabannya, berdasarkan pernyataan Altman, tampaknya tidak ada.

    Pekerja harus siap menghadapi kenyataan bahwa AI tidak akan menjadi penyelamat mereka. Sebaliknya, mereka harus berjuang untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan untuk kebaikan bersama, bukan hanya untuk keuntungan segelintir orang.

    Regulasi, serikat pekerja, dan kesadaran publik adalah kunci untuk mengarahkan AI ke jalur yang benar. Tanpa itu, visi Altman tentang “kebahagiaan dalam kerja keras” akan menjadi kenyataan pahit bagi jutaan orang.

    Pada akhirnya, pernyataan Altman adalah pengingat bahwa teknologi tidak netral. AI akan mencerminkan nilai-nilai penciptanya. Dan jika penciptanya percaya bahwa manusia harus terus bekerja keras tanpa henti, maka itulah yang akan terjadi.

    Pilihan ada di tangan kita: menerima nasib sebagai “tikus dalam labirin” atau berjuang untuk masa depan di mana AI benar-benar membebaskan manusia dari pekerjaan yang tidak berarti.