Author: Hamzah Nurhamzah

  • 90% Trafik Internet RI Bergantung ke Singapura, Komdigi Bergerak

    90% Trafik Internet RI Bergantung ke Singapura, Komdigi Bergerak

    JBNews.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa sekitar 90% trafik internet nasional masih bergantung pada Singapura sebagai jalur utama menuju jaringan global. Kondisi ini dinilai menjadi titik kritis yang mengancam kedaulatan digital Indonesia di tengah lonjakan kebutuhan data besar, komputasi awan, dan kecerdasan buatan (AI).

    Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Denny Setiawan, menyatakan bahwa ketergantungan ini sangat tinggi dan berisiko. Ia menganalogikan situasi tersebut seperti Selat Hormuz di Selat Malaka, yang merupakan titik krusial bagi lalu lintas energi global. “Sejujurnya, trafik kita 90% tergantung ke Singapura. Itu (seperti) Selat Hormuz di Selat Malaka, gitu ya,” ujar Denny di Jakarta, belum lama ini.

    Singapura selama ini dikenal sebagai salah satu internet exchange hub terbesar di Asia. Infrastruktur kabel bawah laut yang menghubungkan berbagai negara di kawasan Indo-Pasifik membuat sebagian besar trafik dari Indonesia secara historis harus “menumpang” terlebih dahulu ke negara tersebut sebelum terhubung ke jaringan global. Ketergantungan ini menjadi perhatian khusus di tengah pertumbuhan layanan digital berbasis big data, cloud computing, hingga AI yang semakin pesat.

    Laporan industri telekomunikasi regional menunjukkan bahwa Asia Tenggara saat ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan trafik internet tercepat di dunia. Hal ini semakin meningkatkan beban pada jalur konektivitas utama yang sudah ada. Untuk mengurangi risiko tersebut, pemerintah Indonesia saat ini mendorong strategi diversifikasi rute jaringan.

    Strategi Diversifikasi Jalur Internet

    Upaya diversifikasi mencakup pengembangan dan pemetaan jalur kabel bawah laut baru, serta penguatan jaringan kabel darat yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau di seluruh Indonesia. “Kami mencoba menyelaraskan peta jalan pusat data, kabel laut, dan kabel darat-semuanya pada frekuensi yang sama,” jelas Denny.

    Langkah ini dinilai krusial mengingat Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Hal itu dapat dicapai dengan tidak bertumpu pada satu titik hub saja. “Indonesia punya potensi dan momennya itu sekarang karena semua berlomba jadi pusat data AI. Bu Menteri punya visi agar kita jadi nomor satu AI di ASEAN, nah kita lakukan satu per satu, mulai dari frekuensi, kabel laut, kemudian aplikasi. Kita tetap yakin dan optimis,” pungkas Denny.

    Ketergantungan pada Singapura bukanlah isu baru, namun urgensi untuk mengatasinya semakin terasa seiring dengan percepatan transformasi digital nasional. Tanpa jalur alternatif yang memadai, Indonesia rentan terhadap gangguan konektivitas yang bisa berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik.

    Pemerintah melalui Komdigi terus berupaya memperkuat infrastruktur digital dalam negeri. Salah satu fokus utama adalah memastikan bahwa pusat-pusat data yang dibangun di Indonesia dapat terhubung langsung ke jaringan global tanpa harus melalui Singapura. Hal ini tidak hanya meningkatkan keamanan data, tetapi juga mengurangi latensi dan biaya koneksi.

    Langkah ini sejalan dengan visi Menteri Komunikasi dan Digital untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin AI di ASEAN. Dengan infrastruktur yang mandiri dan beragam, Indonesia diharapkan mampu bersaing di kancah global dan menarik lebih banyak investasi di sektor teknologi.

    Selain itu, pengembangan jalur kabel bawah laut baru juga akan membuka peluang bagi daerah-daerah terpencil di Indonesia untuk mendapatkan akses internet yang lebih cepat dan stabil. Ini penting untuk pemerataan pembangunan digital dan mengurangi kesenjangan antara Pulau Jawa dan wilayah lainnya.

    Dalam upaya ini, Komdigi juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, dan investor asing. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek-proyek infrastruktur digital yang ambisius.

    Dengan strategi yang terencana dan eksekusi yang tepat, Indonesia tidak hanya akan mencapai kemandirian digital, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara. Ketergantungan pada Singapura yang saat ini mencapai 90% diharapkan dapat berkurang secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

    Bagi pengguna internet di Indonesia, perubahan ini berarti koneksi yang lebih stabil, lebih cepat, dan lebih aman. Tidak perlu lagi khawatir jika terjadi gangguan di Singapura, karena sudah ada jalur alternatif yang siap digunakan. Ini adalah langkah nyata menuju kedaulatan digital yang selama ini dicita-citakan.

    Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi digital. Dengan ekosistem yang kuat, Indonesia dapat memaksimalkan potensi yang ada dan menjadi pemain utama di era digital.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan teknologi lainnya, kamu bisa membaca artikel tentang Fitur Terbaru Instagram atau Pembaruan iOS 27 dari Apple.

  • Google Gemini Sponsor Resmi Timnas Argentina di Piala Dunia

    Google Gemini Sponsor Resmi Timnas Argentina di Piala Dunia

    JBNews.id — Google secara resmi menunjuk platform kecerdasan buatannya, Gemini, sebagai sponsor global utama Tim Nasional Argentina melalui kesepakatan dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Perjanjian ini menjadikan logo Gemini terpampang di kostum latihan tim Albiceleste dan alat AI tersebut digunakan untuk menganalisis permainan, formasi, performa, serta statistik tim.

    Kesepakatan ini diumumkan pada Mei 2026 setelah ditandatangani pada Maret 2026. Google menunda pengumuman untuk terus melakukan negosiasi dengan tim-tim lain. Selain Argentina, Google juga telah menutup kesepakatan serupa dengan Brasil dan Prancis, dua negara yang juga pernah mengangkat trofi Piala Dunia.

    “Ini bukan hanya tentang membuka pintu untuk AI,” ujar juru bicara Google, Flor Sabatini, “tetapi tentang memahami batasan nyatanya sambil meningkatkan pengalaman.” Menurut Sabatini, bagi Google, Piala Dunia adalah acara budaya terpenting tahun ini. “Gairah yang dibangkitkan tim nasional Argentina melampaui warga Argentina. Itu adalah emosi bersama,” tegasnya.

    AI di Lapangan Hijau

    Selama turnamen berlangsung, pemain dan staf pelatih Argentina akan memiliki akses ke model AI untuk memecah permainan, menganalisis statistik lawan, dan secara teori memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan analisis tersebut di lapangan. Google belum merinci secara pasti alat internal apa yang akan digunakan Argentina, namun niatnya jelas: Piala Dunia akan menjadi uji coba ketat bagi AI Google di lingkungan bertekanan tinggi sepak bola profesional.

    Dari perspektif AFA, kesepakatan ini mewakili suntikan modernitas ke dalam institusi yang, seperti kebanyakan tim, bergerak di antara tradisi sepak bola dan urgensi memonetisasi mereknya. Langkah ini memiliki risiko tersendiri. Membawa AI ke arena Piala Dunia berarti mengeksposnya pada jutaan pertanyaan secara bersamaan, konteks budaya yang beragam, dan volatilitas hasil pertandingan yang tak terhindarkan.

    Pengalaman Baru untuk Penggemar

    Bagi penggemar, proposisi yang ditawarkan lebih nyata dan dalam beberapa hal lebih ambisius. Mesin pencari Google akan dikonfigurasi ulang untuk bertindak seperti sesama penggemar, dengan jawaban yang dihasilkan AI untuk pertanyaan waktu nyata, analisis permainan kunci, dan statistik mendalam. Platform ini juga akan memungkinkan penggemar untuk membuat lagu, meme, kartun, dan konten visual lainnya untuk mendorong interaksi media sosial selama dan setelah setiap pertandingan.

    Piala Dunia secara tradisional menjadi acara pembentuk budaya yang mempercepat adopsi teknologi baru, mulai dari popularisasi televisi berwarna hingga penggunaan GPS untuk mengukur sesi latihan pemain hingga teknologi asisten wasit video (VAR) untuk menyelesaikan perselisihan keputusan di lapangan. Kini, giliran AI. Perbedaannya terletak pada skala. Belum pernah sebelumnya sebuah perusahaan teknologi menempatkan nama AI-nya di dada pemain dan, pada saat yang sama, di ponsel pintar jutaan penggemar.

    Jika Gemini mencampuradukkan statistik, menciptakan susunan pemain, atau menghasilkan gambar dengan logo yang salah tempat, kesalahan itu akan memiliki tingkat eksposur global. Integrasi AI dalam skala besar seperti ini juga menjadi sorotan di kalangan pegiat teknologi. Perkembangan serupa juga terlihat dalam pengalaman wisata berbasis data yang mulai diadopsi di Indonesia.

    Artikel ini awalnya tayang di WIRED en Español dan telah diterjemahkan.

  • Honor X5c Plus Resmi di Indonesia, Baterai 5.260 mAh Rp 2,3 Juta

    Honor X5c Plus Resmi di Indonesia, Baterai 5.260 mAh Rp 2,3 Juta

    JBNews.id – Honor resmi memasarkan smartphone terbarunya, Honor X5c Plus, di Indonesia. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan baterai besar, kamera 50 MP, dan harga terjangkau, yakni Rp 2.299.000.

    Aryo Meidianto A, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia selaku distributor resmi Honor, mengungkapkan bahwa ponsel ini dirancang untuk kebutuhan harian. “Kami percaya bahwa teknologi terbaik adalah teknologi yang bisa dinikmati oleh semua orang,” ujarnya dalam acara media hands on di Honor Store Bintaro Exchange, Tangerang Selatan, Rabu (10/6/2026).

    Baterai Besar dan Daya Tahan Lama

    Salah satu keunggulan utama Honor X5c Plus adalah baterai berkapasitas 5.260 mAh. Aryo menjelaskan bahwa baterai ini mampu bertahan hingga 21 jam untuk browsing, 19 jam untuk Facebook, dan 18 jam untuk menonton YouTube. Ponsel ini juga mendukung pengisian daya 15W.

    Honor X5c Plus

    Fitur Ultra Power Saving menjadi nilai tambah. Saat daya baterai di bawah 10%, fitur ini dapat memperpanjang masa pakai hingga 3 jam 46 menit. “Kalau dimanfaatkan automatic brightness, layar di-adjust, dan volume diturunkan, baterainya bisa bertahan lebih lama,” jelas Aryo. Honor juga mengklaim baterai tetap mempertahankan lebih dari 80% kesehatan setelah 1.000 siklus pengisian.

    Kamera 50 MP dengan Dukungan AI

    Di sektor fotografi, Honor X5c Plus mengandalkan kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8. Kamera ini didukung fitur AI untuk meningkatkan kualitas gambar. Fitur Hi-Res Resolution membantu menghasilkan foto yang lebih tajam dan detail.

    Selain itu, AI Object Recognition mampu mengenali objek seperti makanan atau tanaman, lalu menyesuaikan hasil foto. Ada pula AI Photo Sharpness Enhancement untuk meningkatkan ketajaman gambar, terutama saat memotret dokumen. Untuk selfie, tersedia kamera depan 5 MP yang juga mendukung Face Unlock.

    Layar 90Hz dan Desain Tipis

    Honor X5c Plus memiliki layar 6,74 inch dengan resolusi 720 x 1600 piksel, refresh rate 90Hz, dan kecerahan puncak 450 nits. Layar ini mendukung 16,7 juta warna dan dilengkapi Dynamic Dimming untuk mengurangi kelelahan mata.

    Dari segi desain, bodi ponsel ini memiliki ketebalan hanya 7,89 mm dan bobot 186 gram. “Sangat tipis,” ujar Aryo. Sensor sidik jari ditempatkan di sisi samping perangkat.

    Memori 128 GB dan RAM Virtual

    Performa ditenagai chipset MediaTek Helio G81, dipadukan dengan RAM 4 GB dan memori internal 128 GB. Honor juga menyediakan fitur RAM virtual 4 GB, sehingga total RAM yang bisa digunakan menjadi 8 GB. Dengan penyimpanan 128 GB, ponsel ini mampu menyimpan lebih dari 30.000 foto, 12.000 lagu, atau sekitar 100 film.

    Honor X5c Plus menjalankan MagicOS 9.0 berbasis Android 15. Salah satu fitur unggulannya adalah Magic Capsule, yang memungkinkan pengguna melihat informasi penting lewat banner notifikasi tanpa harus berpindah aplikasi.

    Harga dan Ketersediaan

    Honor X5c Plus dijual dengan harga Rp 2.299.000 untuk varian RAM 4 GB + 4 GB RAM virtual dan memori internal 128 GB. Perangkat tersedia dalam warna Ocean Cyan dan Midnight Black. Ponsel ini bisa didapatkan di Honor Experience Store, Erafone, berbagai gerai resmi Honor, dan nantinya menyusul di platform e-commerce resmi Honor.

    Dengan spesifikasi lengkap, Honor X5c Plus menjadi pilihan menarik di segmen harga Rp 2 jutaan. Bagi pengguna yang mencari ponsel dengan baterai besar dan fitur harian lengkap, perangkat ini layak dipertimbangkan.

    Bagi yang tertarik dengan Fitur Terbaru lainnya, Honor X5c Plus juga menawarkan pengalaman yang solid. Sementara itu, bagi yang ingin melihat Fitur Eksklusif dari aplikasi lain, informasi tersebut bisa menjadi pelengkap.

    Implikasinya, Honor X5c Plus menawarkan nilai lebih bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan kualitas kamera di harga menengah. Ini adalah opsi konkret di tengah persaingan ponsel entry-level yang semakin ketat.

  • XLSmart Targetkan 20% Pendapatan dari Bisnis Enterprise

    XLSmart Targetkan 20% Pendapatan dari Bisnis Enterprise

    JBNews.id — XLSmart menargetkan bisnis enterprise atau B2B dapat memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap total pendapatan perusahaan. Operator seluler ini mengandalkan penguatan layanan korporasi melalui ajang Bravo 500 Summit dan platform Esta Prime untuk merealisasikan target tersebut.

    Chief Enterprise Business XLSmart, Feby Sallyanto, mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan konektivitas, tetapi juga memperluas peran ke integrasi data, penguatan keamanan siber, dan integrasi aplikasi. Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan transformasi digital di kalangan korporasi.

    “Kita berperan di connectivity sudah pasti, kemudian kita juga berperan di data integrasi, kemudian kita juga berperan di penguatan security dan juga integrasi application,” ujar Feby di Jakarta.

    XLSmart melalui unit XLSMART for Business kembali menggelar BRAVO 500 Summit 2026

    Feby menjelaskan, kebutuhan perusahaan saat ini tidak lagi sekadar akses internet, tetapi juga solusi digital yang terintegrasi untuk mendukung operasional bisnis. Karena itu, XLSmart memperkuat portofolio enterprise agar mampu bersaing di tengah meningkatnya permintaan transformasi digital.

    Ia menjelaskan, bisnis enterprise ditargetkan menjadi ‘mesin pertumbuhan kedua’ di luar bisnis konsumen yang selama ini didominasi merek XL, Axis, dan Smartfren.

    “Nah enterprise bisnis yang menjadi bagian dari XLSmart itu mencoba untuk aim 20% kontribusi. Nah Bravo 500 Summit, kemudian juga Esta Prime dan produk-produk kita yang lain itu kita harapkan dapat realisasikan cita-cita kita tadi. 20% kontribusi terhadap XLSmart,” kata Feby.

    Strategi Diversifikasi Pendapatan

    Feby menambahkan, segmen konsumen tetap menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan. Namun, operator seluler ini melihat peluang pertumbuhan signifikan dari sektor enterprise seiring meningkatnya kebutuhan solusi digital bagi korporasi, institusi, dan pelaku usaha.

    “Consumer market tentunya yang paling utama, paling besar ya ada brand XL, Axis, Smartfren. Tapi kita coba jadi second engine,” ucapnya.

    XLSmart sebelumnya telah meluncurkan platform Esta Prime untuk mempercepat digitalisasi korporasi. Platform ini dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis melalui solusi konektivitas, integrasi data, penguatan keamanan, dan integrasi aplikasi.

    Bravo 500 Summit 2026

    Sebagai informasi, Bravo 500 Summit 2026 yang akan digelar pada 11 Juni 2026 merupakan forum yang mempertemukan pelaku bisnis, pemimpin perusahaan, dan pemangku kepentingan untuk membahas transformasi digital, konektivitas, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi terkini dalam dunia usaha.

    Ajang yang sudah memasuki tahun keduanya ini juga menjadi sarana bagi XLSmart untuk memperkenalkan solusi enterprise dan memperkuat hubungan dengan pelanggan korporasi. Acara ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memamerkan portofolio layanan terbarunya.

    Sementara itu, Esta Prime adalah platform dan layanan enterprise XLSmart yang dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis melalui solusi konektivitas, integrasi data, penguatan keamanan, dan integrasi aplikasi. Platform ini menjadi andalan XLSmart dalam mendorong digitalisasi korporasi di Indonesia.

    Dengan strategi ini, XLSmart berharap dapat memperkuat posisinya di pasar B2B dan mengurangi ketergantungan pada segmen konsumen. Target kontribusi 20% dari bisnis enterprise diharapkan dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan meningkatnya adopsi solusi digital oleh korporasi di Indonesia.

    Bagi pelaku bisnis dan korporasi, langkah XLSmart ini membuka peluang untuk mengakses layanan telekomunikasi dan solusi digital yang lebih terintegrasi. Perusahaan dapat memanfaatkan layanan ini untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di era digital.

  • Bigetron Vs Evos di Playoff MPL ID S17 Hari Ini

    Bigetron Vs Evos di Playoff MPL ID S17 Hari Ini

    JBNews.id — Babak Playoff MPL ID S17 digelar hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, mempertemukan Bigetron by Vitality melawan Evos dalam laga penutup di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.

    Pertandingan ini menjadi puncak dari dua duel yang akan menentukan tim mana yang berhak melaju ke semifinal upper bracket. Sebelum laga Bigetron vs Evos, Dewa United Esports akan lebih dulu berhadapan dengan Geek Fam pada pukul 13.00 WIB.

    Seluruh pertandingan Playoff MPL ID S17 bisa ditonton secara langsung melalui kanal YouTube MPL Indonesia, selain menyaksikan langsung di lokasi acara.

    Berbeda dengan babak Reguler Season, format Playoff menggunakan sistem best of 5 (Bo5). Tim yang kalah dalam pertandingan hari ini langsung tereliminasi dari kompetisi. Sementara tim yang menang akan melanjutkan perjuangan ke semifinal upper bracket.

    “Di pertandingan hari ini, tim yang kalah langsung tereliminasi dari kompetisi. Tim yang menang lanjut ke semifinal upper bracket,” demikian keterangan yang dihimpun dari MPL ID.

    Team Liquid ID dan Onic sudah lebih dulu mengamankan tempat di semifinal upper bracket. Kedua tim ini berhasil mempertahankan posisi dua teratas selama babak Reguler Season. Onic menduduki puncak klasemen, sementara Team Liquid ID berada di posisi kedua.

    Jadwal dan Format Pertandingan

    Jadwal MPL ID S17 hari ini hanya menampilkan dua pertandingan. Hasil dari kedua laga ini akan menentukan tim yang akan berhadapan dengan Team Liquid ID dan Onic di semifinal upper bracket.

    Berikut jam main keempat tim tersebut, dihimpun dari MPL ID, Rabu (10/6/2026):

    • Match 1: Dewa United Esports vs Geek Fam — 13.00 WIB
    • Match 2: Bigetron by Vitality vs Evos — 18.15 WIB

    Format Playoff yang menggunakan sistem Bo5 mengharuskan setiap tim memenangkan tiga game terlebih dahulu. Kemenangan bisa diraih dengan skor 3-0, 3-1, atau 3-2.

    Di semifinal upper bracket nanti, tim yang kalah tidak langsung gugur. Mereka akan turun terlebih dahulu ke lower bracket. Namun jika kembali kalah di lower bracket, maka dipastikan tidak bisa tampil di laga berikutnya.

    Pertandingan Bigetron vs Evos diprediksi akan menjadi laga yang paling dinantikan. Kedua tim memiliki basis penggemar yang besar dan sejarah persaingan yang panjang di kancah Mobile Legends Professional League Indonesia.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan teknologi dan esports, Anda dapat membaca artikel tentang XLSmart Ajak Ribuan Pengusaha Manfaatkan AI yang relevan dengan industri digital saat ini.

    Babak Playoff MPL ID S17 menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim yang berhasil melewati babak Reguler Season. Persaingan semakin ketat karena setiap kesalahan bisa berakibat fatal dan membuat tim harus pulang lebih awal.

    Bigetron by Vitality dan Evos sama-sama memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara MPL ID S17. Kedua tim telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim reguler dan siap memberikan pertandingan terbaik mereka di panggung playoff.

    Dengan sistem gugur yang diterapkan sejak hari pertama playoff, tekanan mental menjadi faktor krusial. Tim yang mampu mengelola tekanan dan bermain konsisten akan memiliki peluang lebih besar untuk melaju jauh.

    Penggemar esports di Indonesia dapat menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan Playoff MPL ID S17 secara gratis melalui kanal YouTube resmi MPL Indonesia. Siaran langsung akan dimulai sesuai jadwal pertandingan.

    Selain menonton secara online, penonton juga bisa datang langsung ke Jakarta International Velodrome untuk merasakan atmosfer pertandingan secara langsung. Lokasi ini berada di Jakarta Timur dan mudah diakses dengan transportasi umum.

    Bagi Anda yang tertarik dengan tren teknologi terkini, simak juga ulasan tentang Workshop AI Kembangkan Sekolah Rakyat yang menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan mulai diterapkan di berbagai sektor.

    MPL ID S17 menjadi salah satu turnamen esports terbesar di Indonesia. Dengan hadiah yang besar dan prestise yang tinggi, setiap tim berjuang keras untuk bisa menjadi yang terbaik.

    Hasil pertandingan hari ini akan menentukan peta persaingan di babak selanjutnya. Tim yang berhasil memenangkan pertandingan akan menghadapi lawan yang lebih berat di semifinal upper bracket.

    Bagi Evos dan Bigetron, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Kedua tim memiliki sejarah panjang dan rivalitas yang sudah terbangun sejak musim-musim sebelumnya.

    Evos yang dikenal dengan julukan “King of MPL” akan berusaha mempertahankan reputasi mereka. Sementara Bigetron by Vitality datang dengan semangat pembuktian setelah melalui perjalanan panjang di musim reguler.

    Pertandingan Bigetron vs Evos dijadwalkan mulai pukul 18.15 WIB. Penonton diharapkan sudah berada di lokasi atau siap menyaksikan siaran langsung secara online sebelum pertandingan dimulai.

    Dengan sistem kompetisi yang ketat dan format gugur, setiap momen dalam pertandingan menjadi sangat berharga. Tidak ada ruang untuk kesalahan bagi tim yang ingin bertahan di kompetisi.

    Babak Playoff MPL ID S17 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Tim-tim yang berhasil melewati babak ini akan semakin dekat dengan gelar juara yang menjadi impian setiap pemain.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal pertandingan dan perkembangan terkini, pantau terus kanal resmi MPL Indonesia dan portal berita terpercaya.

    Pertandingan hari ini menjadi bukti bahwa persaingan di MPL ID S17 semakin sengit. Setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kemenangan, asalkan mampu bermain maksimal dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

    Dengan dukungan penuh dari penggemar, para pemain diharapkan bisa menampilkan permainan terbaik mereka. Esports Indonesia terus berkembang dan MPL ID menjadi salah satu turnamen yang paling dinantikan setiap musimnya.

    Semoga pertandingan hari ini berjalan lancar dan memberikan hiburan berkualitas bagi para penggemar Mobile Legends di seluruh Indonesia.

  • Instagram Kini Bisa Ubah Posisi Postingan di Grid Profil

    Instagram Kini Bisa Ubah Posisi Postingan di Grid Profil

    JBNews.id — Instagram akhirnya merilis fitur yang sudah lama dinanti pengguna. Kini, pengguna Instagram bisa mengubah susunan postingan yang ada di grid profil agar sesuai dengan desain dan estetik yang diinginkan. Fitur ini mulai digulirkan secara luas pada 8 Juni 2026 untuk pengguna Android dan iPhone.

    Bos Instagram Adam Mosseri pertama kali mengumumkan kehadiran fitur ini hampir satu tahun yang lalu. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk beberapa pengguna uji coba. Namun, sejak 8 Juni, fitur ini sudah aktif dan bisa digunakan oleh seluruh pengguna di Indonesia, termasuk pengguna Android dan iPhone.

    Selama ini, postingan di profil Instagram tidak bisa diubah posisinya dan diurutkan secara kronologis. Pengguna hanya diberi opsi untuk menyematkan postingan favoritnya di bagian atas, tapi hanya dibatasi untuk tiga postingan. Dengan fitur baru ini, pengguna bisa bebas mengatur susunan postingan di profilnya tanpa batasan tersebut.

    “Dengan fitur baru ‘Reorder your grid’, kalian dapat menyusun ulang konten di grid profil utama kalian, yang sangat cocok untuk menyoroti karya terbaik kalian atau membuat profil kalian terasa lebih seperti diri kalian sendiri,” tulis Instagram dalam pengumumannya di akun @creators, seperti dikutip detikINET, Rabu (10/6/2026).

    Menurut pantauan detikINET, fitur ini sudah tersedia di aplikasi Instagram untuk Android dan iPhone di Indonesia. Pengguna tidak perlu melakukan pengaturan khusus, cukup memastikan aplikasi Instagram sudah menjalankan versi terbaru.

    Cara Mengubah Posisi Postingan di Grid Profil Instagram

    Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubah posisi postingan di grid profil Instagram:

    1. Pastikan aplikasi Instagram di perangkat Android atau iPhone sudah menjalankan versi terbaru
    2. Buka profil Instagram dengan mengetuk ikon foto profil di sudut kanan bawah
    3. Pilih postingan apa saja yang ada di grid lalu tekan dan tahan, kemudian pilih opsi ‘Reorder grid’
    4. Kalian akan dibawa ke halaman baru untuk menyusun ulang posisi postingan
    5. Atur posisi baru postingan sesuai keinginan, dan jika dirasa kurang pas ada tombol ‘Undo’ di sudut kanan atas
    6. Kembali ke profil untuk melihat tampilan grid baru yang sudah disusun ulang

    Perlu diingat bahwa postingan yang di-pin atau disematkan tetap akan berada di bagian atas profil kalian. Postingan yang disematkan juga akan digelapkan di jendela penyusun grid karena posisinya tidak bisa diganggu.

    Fitur ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pengguna yang ingin menampilkan konten terbaiknya di halaman profil. Sebelumnya, pengguna harus menghapus dan mengunggah ulang postingan jika ingin mengubah urutannya. Kini, proses tersebut bisa dilakukan dengan lebih mudah dan efisien.

    Bagi kreator konten dan pelaku bisnis, fitur ini sangat berguna untuk menyusun portofolio visual yang lebih menarik. Mereka bisa menempatkan postingan dengan engagement tertinggi atau kampanye terbaru di posisi yang lebih strategis di grid profil.

    Instagram terus menghadirkan pembaruan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Beberapa waktu lalu, platform ini juga merilis Fitur Terbaru dalam layanan berbayar yang menawarkan berbagai keunggulan eksklusif.

    Dengan adanya fitur ‘Reorder your grid’, pengguna tidak perlu lagi bergantung pada aplikasi pihak ketiga untuk mengatur tampilan profil. Semua bisa dilakukan langsung di dalam aplikasi Instagram tanpa risiko keamanan data.

    Fitur ini menjadi angin segar bagi pengguna yang peduli dengan estetika profil. Sebelumnya, banyak pengguna yang mengeluhkan keterbatasan dalam mengatur urutan postingan. Kini, keluhan tersebut terjawab sudah.

    Instagram juga memberikan tombol ‘Undo’ di sudut kanan atas jendela penyusun grid. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membatalkan perubahan jika hasilnya tidak sesuai keinginan. Dengan demikian, pengguna bisa bereksperimen tanpa khawatir kehilangan tatanan awal.

    Bagi pengguna yang memiliki banyak postingan, fitur ini bisa menghemat waktu. Tidak perlu lagi scrolling ke bawah untuk mencari postingan lama yang ingin dipindahkan ke atas. Semua bisa diatur dalam satu tampilan grid yang mudah dinavigasi.

    Fitur ini juga mendukung pengguna yang ingin menonjolkan konten tertentu, seperti kolaborasi dengan brand, pencapaian pribadi, atau momen spesial. Dengan mengatur ulang grid, pengguna bisa menceritakan narasi visual yang lebih kohesif.

    Instagram sebagai platform berbagi foto dan video terus berinovasi. Sebelumnya, platform ini juga menghadirkan berbagai fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk Daftar HP Android dengan dukungan AirDrop ke iPhone yang memudahkan transfer file antar perangkat.

    Dengan hadirnya fitur ‘Reorder your grid’, Instagram menunjukkan komitmennya untuk mendengarkan masukan pengguna. Fitur yang sudah lama dinantikan ini akhirnya menjadi kenyataan dan bisa digunakan oleh semua pengguna di Indonesia.

    Pengguna disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi Instagram ke versi terbaru agar bisa menikmati fitur-fitur baru yang dirilis. Pembaruan aplikasi bisa dilakukan melalui Google Play Store untuk Android atau App Store untuk iPhone.

    Fitur ini menjadi salah satu dari sekian banyak pembaruan yang dilakukan Instagram dalam beberapa bulan terakhir. Platform ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya.

    Bagi yang belum mencoba, segera perbarui aplikasi Instagram dan mulailah mengatur ulang grid profil sesuai keinginan. Dengan fitur ini, profil Instagram bisa tampil lebih rapi, estetik, dan mencerminkan kepribadian pengguna.

    Fitur ‘Reorder your grid’ sudah bisa digunakan mulai 8 Juni 2026. Pastikan perangkat kalian mendukung dan aplikasi sudah diperbarui untuk menikmati kemudahan dalam mengatur tampilan profil Instagram.

  • Apple vs UE: Siri AI Tertunda Akibat Regulasi DMA

    Apple vs UE: Siri AI Tertunda Akibat Regulasi DMA

    JBNews.id — Apple menunda peluncuran Siri AI di Uni Eropa dan menyalahkan Digital Markets Act (DMA) sebagai penyebabnya. Komisi Eropa membantah dan menegaskan keputusan itu sepenuhnya berasal dari Apple.

    Drama antara raksasa teknologi asal Cupertino dan regulator Eropa kembali memanas. Kali ini, Apple memutuskan untuk tidak menghadirkan Siri AI bagi pengguna iPhone dan iPad di 27 negara anggota Uni Eropa saat iOS 27 dan iPadOS 27 dirilis. Padahal, Siri AI menjadi salah satu fitur unggulan dalam keynote WWDC 2026.

    Apple menjanjikan asisten virtual yang lebih pintar, mampu memahami konteks pribadi pengguna, hingga bisa membantu menyelesaikan berbagai tugas lintas aplikasi. Namun, pengguna di Eropa harus menunggu lebih lama untuk merasakan kecanggihan tersebut.

    DMA Jadi Kambing Hitam

    Dalam pernyataan resminya, Apple menyebut interpretasi DMA yang diterapkan regulator Eropa membuat perusahaan harus membuka akses tertentu kepada asisten virtual pihak ketiga jika Siri AI diluncurkan. Menurut Apple, aturan tersebut berpotensi mengorbankan privasi dan keamanan pengguna.

    “Di bawah interpretasi regulator UE terhadap DMA, Apple harus memberikan akses ke data pribadi pengguna dan kemampuan mengontrol aplikasi lain kepada asisten virtual pihak ketiga tanpa perlindungan keamanan yang kami anggap penting,” tulis Apple dalam pernyataannya.

    Apple mengaku telah berupaya mencari jalan tengah dengan mengajukan konsep bernama Trusted System Agent. Skema ini disebut memungkinkan layanan AI pihak ketiga memperoleh kemampuan serupa Siri tanpa mengorbankan keamanan perangkat. Namun, proposal tersebut tidak diterima regulator Eropa.

    Penundaan ini bukan perkara kecil. Sebab, fitur yang tertahan merupakan kemampuan inti yang menjadi andalan Siri AI. Beberapa fitur yang belum tersedia di Uni Eropa antara lain percakapan yang lebih natural dan kontekstual, kemampuan memahami konteks pribadi pengguna dari aplikasi, email, pesan, hingga foto, riwayat percakapan dalam aplikasi Siri baru, Writing Tools berbasis AI, integrasi Siri AI dengan kamera, serta kemampuan menjalankan tugas lintas aplikasi secara otomatis.

    Siri AI

    Bantahan Tegas Komisi Eropa

    Tak lama setelah pernyataan Apple beredar, Komisi Eropa langsung memberikan respons. Juru bicara Komisi Eropa Thomas Regnier menegaskan bahwa tidak ada aturan dalam DMA yang melarang Apple menghadirkan produk baru di kawasan tersebut.

    “Keputusan untuk tidak meluncurkan Siri AI di Uni Eropa adalah keputusan Apple dan hanya Apple,” kata Regnier dilansir Yahoo News.

    Menurutnya, Apple justru meminta pengecualian dari kewajiban interoperabilitas selama minimal 18 bulan. Permintaan tersebut ditolak karena tidak sejalan dengan tujuan DMA yang ingin menciptakan persaingan lebih terbuka. Regnier juga menegaskan bahwa Komisi Eropa tidak pernah melarang Apple merilis Siri AI maupun layanan AI lainnya.

    Juru bicara Komisi Eropa Thomas Regnier

    Meski demikian, Apple memastikan Siri AI tetap tersedia di perangkat Mac melalui macOS 27 Golden Gate serta Vision Pro dengan visionOS 27. Hal ini menunjukkan bahwa penundaan hanya berlaku untuk perangkat mobile di kawasan Eropa.

    Babak Baru Pertarungan Apple vs UE

    Kasus Siri AI menambah panjang daftar bentrokan Apple dengan regulator Eropa. Sebelumnya, Apple juga harus mengikuti berbagai aturan baru di kawasan tersebut, mulai dari membuka akses toko aplikasi alternatif di iPhone, mengizinkan sistem pembayaran pihak ketiga, hingga beralih ke port USB-C.

    Apple Intelligence sendiri sempat tertunda masuk ke Uni Eropa pada 2024 karena alasan regulasi yang serupa. Kini, giliran Siri AI yang menjadi korban tarik-ulur antara Apple dan regulator.

    Di satu sisi, Apple berargumen bahwa DMA berpotensi mengurangi keamanan dan privasi pengguna. Di sisi lain, Uni Eropa menilai aturan tersebut diperlukan agar perusahaan teknologi besar tidak mendominasi pasar digital dan memberi kesempatan yang sama bagi kompetitor.

    Bagi pengguna iPhone di Eropa, hasilnya jelas: mereka harus menunggu lebih lama untuk mencicipi Siri AI yang menjadi andalan baru Apple di era kecerdasan buatan. Sampai sekarang, Apple belum mengungkap kapan Siri AI akan tersedia di Uni Eropa.

    Yang pasti, drama antara Apple dan UE tampaknya masih jauh dari kata selesai. Ketegangan antara inovasi produk dan regulasi pasar digital akan terus menjadi isu sentral di industri teknologi global. Bagi konsumen, konflik ini berarti keterlambatan akses terhadap teknologi terbaru, sementara bagi regulator, ini adalah ujian konsistensi penegakan aturan persaingan usaha.

    Dengan tidak adanya kepastian jadwal peluncuran, pengguna di Eropa harus bersabar. Sementara itu, Apple dan Komisi Eropa kemungkinan akan terus bernegosiasi untuk mencari solusi yang dapat memenuhi kepentingan kedua belah pihak.

    Perkembangan drama Siri AI ini tentu menarik untuk diikuti, terutama bagi pengamat industri teknologi dan pengguna setia produk Apple di kawasan Eropa. Dokumenter TikTok dan berbagai analisis lainnya akan terus menyoroti bagaimana regulasi digital membentuk lanskap teknologi global.

    Perusahaan teknologi besar lainnya juga akan mengamati perkembangan ini dengan saksama, karena preseden yang ditetapkan dalam kasus Apple vs UE dapat mempengaruhi strategi peluncuran produk mereka di masa depan.

  • Apple Rombak Maps, Music, Podcasts, iCloud di iOS 27

    Apple Rombak Maps, Music, Podcasts, iCloud di iOS 27

    JBNews.id — Apple merombak sejumlah layanan andalannya di iOS 27, termasuk Apple Maps, Apple Music, Apple Podcasts, Find My, dan iCloud, dengan menghadirkan fitur berbasis kecerdasan buatan dan peningkatan pengalaman kolaboratif. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang WWDC 2026, menandai pembaruan besar untuk ekosistem perangkat lunak Apple.

    Pembaruan ini akan hadir bersamaan dengan iOS 27, iPadOS 27, macOS 27 Golden Gate, watchOS 27, dan sistem operasi terbaru Apple lainnya pada musim gugur 2026. Sejumlah fitur baru yang diperkenalkan fokus pada pengalaman yang lebih personal, kolaboratif, dan didukung kecerdasan buatan (AI), tanpa mengorbankan privasi pengguna.

    Apple Maps Kini Didukung AI

    Salah satu pembaruan terbesar hadir di Apple Maps. Apple meningkatkan fitur Flyover dengan memanfaatkan model kecerdasan buatan untuk menghasilkan tampilan kota yang lebih detail dan realistis. Jika sebelumnya Flyover hanya menampilkan citra udara tiga dimensi, kini teknologi AI membantu menciptakan representasi kota yang lebih tajam sehingga pengguna dapat menjelajahi area tertentu dengan pengalaman yang lebih imersif.

    Selain itu, Apple memperkenalkan fitur Daftar Lokal (Local Lists) untuk pengguna di Amerika Serikat. Fitur ini membantu menemukan restoran, tempat wisata, lokasi ramah keluarga, dan berbagai destinasi populer berdasarkan tren penggunaan secara agregat. Apple menegaskan bahwa data yang digunakan tidak dikaitkan dengan identitas pengguna tertentu sehingga privasi tetap terjaga.

    iOS 27

    Find My

    Aplikasi Find My atau Lacak juga mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan. Kini pengguna dapat menentukan durasi berbagi lokasi secara lebih rinci, mulai dari beberapa menit, beberapa jam, hingga beberapa hari. Pengguna juga bisa menentukan tanggal dan waktu berakhirnya berbagi lokasi secara spesifik.

    Fitur baru lainnya memungkinkan pengguna menjeda berbagi lokasi hingga akhir hari kepada kontak tertentu. Opsi ini berguna ketika ingin menjaga kejutan, seperti saat membeli hadiah atau menghadiri acara tanpa diketahui orang lain. Di Apple Watch, Apple turut menyatukan tiga aplikasi terpisah menjadi satu aplikasi Lacak terpadu. Pengguna kini dapat menemukan perangkat, barang, maupun orang melalui satu antarmuka berbasis peta yang lebih sederhana. Fitur Precision Finding juga kini mendukung pencarian iPhone, AirTag generasi kedua, dan AirPods Pro 3 secara lebih akurat.

    Apple Podcasts

    Apple Podcasts

    Apple Podcasts kini semakin lengkap dengan hadirnya dukungan podcast video di Mac. Pengguna dapat menonton podcast video langsung dari aplikasi Podcasts dengan tampilan yang telah dioptimalkan untuk layar Mac. Apple juga menambahkan dukungan Picture-in-Picture (PiP) sehingga video podcast tetap bisa diputar saat pengguna membuka aplikasi lain atau mengerjakan aktivitas berbeda.

    Selain itu, fitur pencarian dalam tayangan kini diperluas ke iPhone, iPad, Mac, dan situs Podcasts Apple. Pengguna dapat mencari episode tertentu langsung dari halaman sebuah podcast sehingga menemukan konten yang relevan menjadi lebih cepat.

    iCloud Shared Albums

    iOS 27

    Apple juga meningkatkan kemampuan Shared Albums di iCloud. Kini pengguna dapat berbagi foto dalam resolusi penuh tanpa kompresi, mendukung lebih banyak format file, memberikan reaksi emoji, serta melihat aktivitas terbaru dalam setiap album.

    Fitur baru bernama Album Sementara juga diperkenalkan. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat album kolaboratif jangka pendek tanpa menghabiskan ruang penyimpanan iCloud secara permanen. Menariknya, pengguna non-Apple juga dapat ikut berpartisipasi melalui browser web. Mereka bisa melihat maupun mengunggah foto ke album yang dibagikan. Bagi pelanggan iCloud+, Apple turut meningkatkan batas penggunaan harian Apple Intelligence untuk fitur pembuatan gambar serta menghadirkan dukungan Apple Intelligence pada kamera Home yang kompatibel.

    Apple Music

    Apple Music mendapatkan pembaruan besar untuk pengguna yang gemar mendengarkan lagu dalam berbagai bahasa. Fitur Terjemahan Lirik kini mendukung tujuh pasangan bahasa baru, termasuk Inggris-Prancis, Inggris-Jerman, Inggris-Italia, Inggris-Korea, Inggris-Spanyol, Prancis-Inggris, dan Jepang-Inggris. Apple mengklaim teknologi pembelajaran mesin yang digunakan mampu mempertahankan nuansa emosional dan budaya dari lirik asli.

    Selain itu, fitur Pelafalan Lirik juga diperluas dengan dukungan lima pasangan bahasa baru. Pengguna dapat lebih mudah mengikuti lirik lagu asing melalui transliterasi yang lebih akurat. Sementara itu, fitur AutoMix kini menghadirkan transisi lagu yang lebih mulus sehingga pengalaman mendengarkan musik terasa seperti diracik oleh DJ profesional.

    Apple Fitness+

    iOS 27

    Apple turut memperluas fokus kesehatan perempuan melalui Apple Fitness+. Program baru bernama Strong Through Menopause dirancang khusus untuk membantu pengguna yang sedang menjalani masa perimenopause dan menopause. Program selama tiga minggu ini menggabungkan latihan kekuatan dan yoga yang bertujuan meningkatkan kebugaran, keseimbangan tubuh, serta membantu mengurangi stres. Fitur ini melengkapi dukungan pelacakan perimenopause yang sebelumnya diperkenalkan Apple di aplikasi Kesehatan pada iOS 27.

    Kapan Fitur Baru Ini Tersedia?

    Seluruh fitur baru Apple Maps, Find My, Apple Music, Apple Podcasts, iCloud, dan Fitness+ saat ini sudah tersedia dalam versi beta untuk pengembang melalui Apple Developer Program. Apple berencana merilis versi beta publik pada Juli 2026, sementara versi final akan tersedia secara gratis untuk pengguna perangkat yang kompatibel saat peluncuran iOS 27 dan sistem operasi terbaru lainnya pada musim gugur 2026.

    Pembaruan ini menunjukkan komitmen Apple untuk terus mengintegrasikan AI ke dalam layanannya tanpa mengorbankan privasi pengguna. Bagi pengguna di Indonesia, fitur seperti Terjemahan Lirik di Apple Music dan Album Sementara di iCloud menjadi yang paling relevan untuk dicoba.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan Apple, Anda dapat membaca artikel tentang Ketertinggalan AI atau AI Penghafal Al-Qur’an.

  • Trionda: Bola Piala Dunia 2026 Canggih Bantu Wasit

    Trionda: Bola Piala Dunia 2026 Canggih Bantu Wasit

    JBNews.id — Adidas meluncurkan Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026, yang dilengkapi teknologi tinggi untuk membantu wasit mengambil keputusan secara lebih akurat selama pertandingan. Bola elektronik ini harus diisi daya sebelum setiap laga dimulai.

    Pabrikan perlengkapan olahraga asal Jerman itu, yang telah memproduksi bola untuk Piala Dunia sejak 1970, tahun lalu memperkenalkan Trionda dengan “Teknologi Bola Terhubung”. Inovasi ini dirancang untuk mendukung tugas perwasitan, terutama dalam menganalisis insiden krusial di lapangan.

    Bola tersebut mengandung chip sensor gerak unit pengukuran inersia yang ditahan oleh sistem suspensi internal. Sensor ini berfungsi mengumpulkan dan mengirimkan data secara real-time ke sistem Video Assistant Referee (VAR). Teknologi ini memungkinkan sistem melacak setiap sentuhan pada bola dan membantu wasit menentukan potensi pelanggaran seperti off side, handball, dan berbagai insiden umum lainnya.

    “Setiap bola diisi daya pada dudukan khusus di lokasi pertandingan sebelum laga dimulai guna memastikan fungsinya berjalan optimal selama pertandingan penuh dan bahkan setelahnya,” ungkap juru bicara Adidas, seperti dikutip dari Newsweek.

    Ia menambahkan bahwa baterai yang digunakan memiliki standar tertinggi sehingga mampu bertahan hingga beberapa kali lipat dari durasi pertandingan tingkat atas. “Sepanjang proses validasi, serta dalam dua kompetisi Piala Dunia FIFA dan UEFA EURO 2024 & 2025 yang telah kami layani sejauh ini, belum pernah ada satu skenario pun di mana kami harus mengganti bola akibat baterai yang lemah,” sebut jubir Adidas.

    Piala Dunia edisi sebelumnya juga telah menampilkan bola berteknologi tinggi yang dapat diisi ulang. Saat itu, Adidas bekerja sama dengan perusahaan teknologi Kinexon untuk menciptakan teknologi bola terhubung dengan VAR, yang digunakan di sepanjang 64 pertandingan dalam turnamen. Pihak Kinexon mengatakan bola berteknologi tinggi ini diisi dayanya secara nirkabel melalui stasiun pengisian daya khusus. Dibutuhkan sekitar 90 menit untuk kapasitas penuh yang bisa bertahan sekitar 6 jam untuk penggunaan aktif dalam pertandingan. Bola ini juga mampu mendeteksi kapan berada di luar lapangan permainan dan akan beralih ke mode hibernasi untuk memperpanjang usia baterai.

    Berbeda dengan bola Piala Dunia 2022, seri 2026 memiliki sensor yang ditanamkan di sisi bola, bukan di titik tengahnya. Perubahan desain ini menunjukkan evolusi teknologi yang diadopsi Adidas untuk meningkatkan akurasi data yang dikirimkan ke sistem VAR.

    Selain aspek teknis, Trionda juga memiliki nilai estetika yang unik. Bola edisi 2026 ini dirancang untuk memberikan penghormatan kepada ketiga negara tuan rumah melalui skema warna merah, hijau, dan biru, serta ikonografi yang mencakup daun maple, elang, dan bintang. Desain ini merepresentasikan identitas Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026.

    Kehadiran Trionda menjadi bukti komitmen FIFA dan Adidas dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pertandingan yang lebih adil dan transparan. Dengan sensor yang mampu melacak setiap gerakan, keputusan off side yang kontroversial atau insiden handball yang sulit terlihat oleh mata telanjang dapat diidentifikasi dengan lebih presisi.

    Teknologi serupa juga mulai diterapkan di berbagai kompetisi lain. Sebagai contoh, US Soccer Gunakan AI untuk memantau jutaan video pemain muda guna mengidentifikasi bakat potensial. Ini menunjukkan bagaimana data dan kecerdasan buatan semakin menjadi bagian integral dalam dunia sepak bola modern.

    Di tingkat regional, antusiasme terhadap sepak bola juga terlihat di Indonesia. Banten Siap Jadi Tuan Rumah Piala Asia Sepak Bola Mini 2026, yang menandakan semakin berkembangnya ekosistem olahraga ini di tanah air.

    Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kehadiran Trionda dan teknologi pendukungnya menjadi tontonan menarik. Keputusan wasit yang lebih akurat diharapkan dapat mengurangi kontroversi dan meningkatkan kualitas pertandingan. Ini menjadi angin segar bagi para penonton yang ingin menyaksikan Piala Dunia 2026 dengan standar keadilan yang lebih tinggi.

    Dengan segala kecanggihannya, Trionda siap menjadi saksi bisu perjalanan 48 tim menuju gelar juara dunia. Bola ini bukan sekadar perlengkapan olahraga, melainkan simbol integrasi teknologi dalam upaya menyempurnakan olahraga paling populer di dunia.

  • WhatsApp Hentikan Dukungan iOS Lawas per 30 November 2026

    WhatsApp Hentikan Dukungan iOS Lawas per 30 November 2026

    JBNews.id — WhatsApp resmi mencabut dukungan untuk sejumlah versi iOS lawas. Mulai 30 November 2026, hanya iPhone yang menjalankan sistem operasi iOS 15.5 ke atas yang dapat menggunakan aplikasi pesan instan tersebut.

    Kebijakan ini berdampak langsung pada pengguna yang masih bertahan di iOS 15, iOS 15.1, iOS 15.2, iOS 15.3, atau iOS 15.4. Mereka wajib memperbarui sistem operasi perangkat jika ingin tetap mengakses WhatsApp setelah tenggat waktu tersebut. Ketentuan serupa juga berlaku untuk iPadOS 15.5.

    Kabar baiknya, pengguna tidak perlu membeli iPhone baru. iOS 15.5 merupakan pembaruan minor yang tersedia untuk semua perangkat yang menjalankan iOS 15. Cukup buka aplikasi Settings > General > Software Update untuk mengecek ketersediaan versi terbaru.

    Lima model iPhone yang sistem operasinya mentok di iOS 15 adalah iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan iPhone SE generasi pertama. Bagi pengguna kelima model ini, pembaruan maksimal yang tersedia adalah iOS 15.8.5. Segera lakukan instalasi sebelum 30 November 2026.

    Kebijakan ini tidak hanya menyasar WhatsApp Messenger pribadi. WhatsApp Business juga terkena dampak dengan tenggat waktu yang sama karena kedua aplikasi menggunakan source code yang identik.

    Keputusan mencabut dukungan untuk iOS lawas didasari riset internal WhatsApp. Populasi pengguna iOS 15.4 ke bawah dinilai sudah sangat sedikit, sehingga penghentian dukungan dianggap wajar. Banyak fitur baru WhatsApp membutuhkan persyaratan sistem yang hanya tersedia di versi iOS lebih baru.

    “Dukungan untuk versi iOS yang sudah lawas juga dapat memperlambat pengembangan dan membatasi apa yang ditawarkan WhatsApp,” demikian dikutip dari WABetaInfo, Rabu (10/6/2026).

    Selain itu, akan ada bug tertentu yang hanya muncul di versi iOS lawas. Proses perbaikannya membutuhkan waktu dan tenaga yang seharusnya bisa dialokasikan untuk meningkatkan aplikasi bagi mayoritas pengguna.

    Perlu diingat, WhatsApp juga akan menghentikan dukungan untuk perangkat Android lawas mulai 8 September 2026. Hanya perangkat dengan sistem operasi Android 6 ke atas yang tetap didukung setelah tanggal tersebut.

    Bagi pengguna iPhone yang masih menggunakan iOS lawas, langkah yang perlu dilakukan sederhana. Buka Settings, pilih General, lalu Software Update. Instal versi terbaru yang tersedia sebelum 30 November 2026 untuk memastikan aplikasi WhatsApp tetap berfungsi normal.

    Penghentian dukungan untuk sistem operasi lawas merupakan praktik umum di industri teknologi. Langkah ini memungkinkan pengembang untuk fokus pada inovasi fitur dan peningkatan keamanan tanpa terbebani oleh kompatibilitas dengan perangkat lama.

    WhatsApp sendiri tengah menggarap berbagai fitur baru, termasuk Fitur Terbaru untuk melindungi pengguna dari penipuan. Fitur-fitur canggih ini membutuhkan fondasi sistem yang lebih modern dan stabil.

    Di sisi lain, Apple juga terus menghadirkan inovasi. Rumor terbaru menyebutkan Kejutan Besar Apple akan diumumkan di WWDC 2026 yang disebut-sebut sebagai acara terakhir yang dipimpin Tim Cook.

    Bagi pengguna yang masih ragu, tidak ada alasan untuk menunda pembaruan. Proses upgrade iOS 15.5 relatif cepat dan tidak memakan banyak ruang penyimpanan. Pastikan iPhone terhubung ke Wi-Fi dan memiliki daya baterai yang cukup sebelum memulai instalasi.

    Implikasinya jelas: pengguna iPhone lawas harus segera bertindak. Jika tidak, akses ke WhatsApp akan terputus secara otomatis mulai 30 November 2026. Ini bukan sekadar rekomendasi, melainkan keharusan bagi siapa pun yang mengandalkan WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari.