Author: Hamzah Nurhamzah

  • Registrasi SIM Card Baru Wajib Face Recognition Pekan Depan

    Registrasi SIM Card Baru Wajib Face Recognition Pekan Depan

    JBNews.id — Mulai pekan depan, pembelian nomor HP baru tidak cukup hanya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Seluruh operator seluler di Indonesia mewajibkan verifikasi wajah atau face recognition bagi pelanggan baru yang akan mengaktifkan SIM card prabayar. Kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

    Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) memastikan seluruh operator, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart, telah siap menerapkan aturan tersebut. “Secara umum sih semua operator sudah siap untuk biometrik,” tegas Direktur Eksekutif ATSI Marwan O. Baasir ditemui di sela acara Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

    Sebelumnya, proses registrasi hanya menggunakan dua mekanisme, yaitu NIK dan nomor kartu keluarga (NoKK). Kini, untuk pelanggan baru secara nasional, selain NIK dan NoKK, seluruh proses registrasi akan dilengkapi dengan pemindaian biometrik wajah. “Jadi, kesiapannya insya Allah sudah siap,” tambah Marwan.

    Selama masa uji coba yang berlangsung sejak Januari hingga Juni 2026, sebanyak 2,4 juta pengguna telah menggunakan pendaftaran dengan data biometrik. “Sekitar 2,3 juta hingga 2,4 juta yang sudah menggunakan biometrik ya,” ucap Marwan, menandakan antusiasme dan kesiapan sistem dari sisi teknis.

    Aturan ini juga menetapkan pembatasan maksimal tiga nomor seluler untuk setiap operator bagi satu identitas pelanggan. Dengan demikian, total maksimal nomor yang dapat dimiliki masyarakat adalah sembilan nomor telepon seluler. Kebijakan ini bertujuan menekan praktik penyalahgunaan SIM card dalam jumlah besar yang kerap digunakan untuk tindak kejahatan atau penipuan.

    Aturan untuk Pelanggan Lama dan Baru

    Kewajiban perekaman wajah ini hanya ditujukan bagi pelanggan yang akan mengaktifkan nomor seluler prabayar baru. Sementara itu, bagi pelanggan eksisting, proses registrasi ulang bersifat sukarela. “Kita mengharapkan (pelanggan lama) sebetulnya re-registrasi tidak dilakukan dulu. Karena apa? karena kan di dalam PM itu mengatakan bahwa pelanggan yang sudah registrasi dinyatakan sudah registrasi, jadi nggak perlu registrasi dong, ya kan, karena PM-nya bilang begitu,” jelas Marwan.

    Bagi pelanggan yang berusia di bawah 17 tahun atau belum memiliki identitas pribadi, proses registrasi dapat diwakilkan melalui data orang tua atau wali. Hal ini memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja, tetap dapat mengakses layanan telekomunikasi sesuai kebutuhan.

    Cara Registrasi dan Keamanan Data

    Registrasi SIM card dengan data perekaman wajah dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, pelanggan dapat datang langsung ke gerai operator seluler, di mana prosesnya akan dipandu oleh petugas. Kedua, registrasi mandiri (self-registration) dapat dilakukan melalui aplikasi atau situs web resmi operator.

    Salah satu kekhawatiran publik terkait kebijakan ini adalah keamanan data biometrik. Marwan menegaskan bahwa data biometrik pelanggan tidak akan disimpan di database operator. Operator hanya melakukan proses validasi (passthrough), sementara penyimpanan data berada di Direktorat Jenderal Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri. Skema ini memastikan data sensitif warga negara tetap berada di bawah pengawasan pemerintah dan tidak mudah bocor ke pihak ketiga.

    Kebijakan ini merupakan langkah maju dalam digitalisasi layanan publik di Indonesia. Dengan menggabungkan NIK, NoKK, dan verifikasi wajah, pemerintah berharap dapat menekan angka penipuan dan penyalahgunaan identitas yang marak terjadi di sektor telekomunikasi. Bagi masyarakat, proses ini mungkin terasa lebih panjang, namun di sisi lain memberikan perlindungan lebih baik terhadap data pribadi.

    Bagi Anda yang berencana membeli nomor HP baru, pastikan untuk menyiapkan dokumen kependudukan dan bersiap menjalani proses verifikasi wajah. Kebijakan ini mulai berlaku pekan depan dan akan diterapkan di seluruh Indonesia tanpa terkecuali.

  • AMD dan Intel Bersatu Garap ACE Tantang Dominasi Nvidia

    AMD dan Intel Bersatu Garap ACE Tantang Dominasi Nvidia

    JBNews.id — Dua raksasa semikonduktor, AMD dan Intel, secara resmi meluncurkan spesifikasi baru bernama Advanced Compute Extensions (ACE) untuk meningkatkan efisiensi kecerdasan buatan (AI) pada prosesor arsitektur x86. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap dominasi Nvidia di sektor perangkat keras AI yang selama ini hampir sepenuhnya dikuasai oleh unit pemrosesan grafis (GPU).

    Perbincangan mengenai perangkat keras AI selama ini hampir selalu didominasi oleh GPU, sehingga peran CPU kerap kali dikesampingkan. Kini, AMD dan Intel bersatu untuk mengembalikan pamor CPU di ranah AI melalui spesifikasi ACE. Spesifikasi ini menetapkan cara baru agar operasi AI dapat ditangani secara jauh lebih efisien pada prosesor.

    Fokus pada Model AI Kecil dan Latensi Rendah

    Langkah ini bukanlah upaya untuk menggantikan GPU dalam ekosistem pelatihan AI skala besar (large-scale training). Sebaliknya, ACE difokuskan pada model AI yang lebih kecil, tugas-tugas yang sensitif terhadap latensi, serta sistem di mana GPU tidak tersedia atau penggunaannya dianggap terlalu berlebihan (overhead).

    Dengan pendekatan ini, ACE menawarkan solusi alternatif bagi pengembang yang membutuhkan efisiensi tinggi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada GPU. Hal ini menjadi relevan di tengah meningkatnya kebutuhan akan komputasi AI pada perangkat edge dan aplikasi pengguna tunggal.

    Mengatasi Masalah ‘Bottleneck’ Data

    Mengirim data bolak-balik antara CPU dan GPU nyatanya tidak gratis; ada harga kinerja yang harus dibayar. Untuk beberapa beban kerja, terutama yang membutuhkan respons cepat atau berjalan pada perangkat keras terbatas, proses transfer data tersebut dapat menjadi “leher botol” (bottleneck).

    Dengan mempertahankan beban kerja komputasi tetap berada di dalam CPU, spesifikasi ACE menghindari masalah bottleneck tersebut sepenuhnya. Ini menjadi keunggulan signifikan untuk aplikasi real-time seperti asisten virtual, penerjemah bahasa, atau sistem keamanan berbasis AI yang membutuhkan respons instan.

    Peningkatan Teknis Lewat Perkalian Matriks

    Di tingkat teknis, ACE dibangun dengan fokus pada perkalian matriks, yang merupakan jantung dari sebagian besar operasi AI. CPU sebenarnya sudah lama bisa menangani matematika jenis ini menggunakan instruksi AVX, namun tidak terlalu efisien karena instruksi tersebut awalnya tidak dirancang untuk beban kerja matriks yang berat.

    Berikut adalah tiga keunggulan teknis utama yang ditawarkan ACE:

    • Struktur Familiar, Hardware Baru: ACE mempertahankan struktur register AVX10 yang sudah ada dengan input 512-bit, namun menambahkan hardware khusus untuk operasi matriks. Pengembang tidak perlu repot mengubah format data secara keseluruhan.
    • Kinerja 16x Lipat: Untuk serangkaian vektor input tertentu, ACE dapat menjalankan operasi hingga 16 kali lebih banyak dibandingkan AVX10. Meskipun ini tidak berarti aplikasi akan langsung berjalan 16 kali lebih cepat, ini menunjukkan penggunaan instruksi yang jauh lebih efisien.
    • Hemat Daya: Efisiensi instruksi tersebut berujung pada konsumsi daya yang lebih rendah dan pengurangan beban pada bandwidth memori, menjadikannya sangat ideal untuk komputasi edge atau aplikasi pengguna tunggal.

    Kabar Baik bagi Pengembang dan Dilema NPU

    Bagi para pengembang (developer), ACE menawarkan konsistensi. Karena spesifikasi ini dirancang agar tidak terikat pada satu implementasi tertentu (implementation-agnostic), hal ini akan sangat memudahkan pengembang yang bekerja dengan framework populer seperti PyTorch dan TensorFlow. Mereka tidak perlu lagi pusing mencocokkan kode dengan berbagai dukungan AVX yang berbeda-beda.

    Di sisi lain, ACE juga menyoroti kelemahan NPU (Neural Processing Unit). Meski NPU kini makin menjamur, standarisasinya masih berantakan. Memindahkan beban kerja ke NPU kadang justru mendatangkan komplikasi baru tergantung pada perangkat kerasnya. ACE hadir menawarkan jalan pintas untuk menjaga tugas-tugas tertentu tetap di CPU demi kecepatan dan kemudahan.

    Meski spesifikasi ACE tidak akan mengubah status quo GPU sebagai raja pelatihan AI skala masif, inovasi ini membuktikan bahwa evolusi CPU belum berakhir. Dengan arsitektur yang tepat, prosesor x86 kini bisa menangani irisan beban kerja AI yang lebih luas dan efisien dari sebelumnya, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (23/6/2026).

    Kolaborasi antara AMD dan Intel ini juga menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di pasar chip AI semakin memanas. Sebelumnya, Intel juga dikabarkan akan memproduksi chip untuk Apple, sementara Google telah memesan 3 juta chip AI dari Intel, menandakan pergeseran lanskap industri semikonduktor global.

  • Satelit Jadi Kunci Pemerataan Akses Digital Hingga Pelosok RI

    Satelit Jadi Kunci Pemerataan Akses Digital Hingga Pelosok RI

    JBNews.id — Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) menegaskan industri satelit akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung transformasi digital nasional. Hal ini disampaikan menyusul pelaksanaan Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan ekosistem digital Indonesia.

    Ketua Umum ASSI, Risdianto Yuli Hermansyah, mengatakan forum DEAL 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha. Tujuannya adalah membangun ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

    Menurut Risdianto, keberhasilan transformasi digital Indonesia sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur konektivitas yang andal. Infrastruktur itu harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil yang belum terlayani jaringan terestrial secara optimal.

    “Satelit merupakan fondasi penting dalam ekosistem digital Indonesia. Selain menyediakan konektivitas hingga wilayah yang sulit dijangkau, satelit juga mendukung keamanan jaringan, ketahanan infrastruktur nasional, serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi ke seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Risdianto dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

    Ia menjelaskan, peran satelit kini tidak lagi terbatas sebagai penyedia layanan komunikasi konvensional. Seiring berkembangnya teknologi digital, satelit semakin dibutuhkan untuk mendukung berbagai layanan strategis. Mulai dari broadband, Internet of Things (IoT), layanan pemerintahan digital, sektor maritim, penanggulangan bencana, hingga integrasi teknologi kecerdasan artifisial (AI).

    Ketua Umum ASSI, Risdianto Yuli Hermansyah, mengatakan forum DEAL 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan

    ASSI mendukung penuh upaya pemerintah melalui DEAL 2026 yang bertujuan menyelaraskan arah kebijakan. Forum ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekonomi digital nasional.

    Risdianto menilai penguatan ekosistem digital tidak cukup hanya melalui regulasi yang mendukung. Dibutuhkan investasi berkelanjutan, inovasi teknologi, serta pengembangan kapasitas industri dalam negeri agar mampu bersaing di tingkat global.

    Sebagai bagian dari kontribusi industri, ASSI juga terus mendorong berbagai showcase teknologi satelit dan layanan digital nasional. Hal ini untuk memperlihatkan kesiapan industri satelit Indonesia dalam mendukung agenda transformasi digital yang dicanangkan pemerintah.

    Di sisi lain, ASSI mengapresiasi peran Komdigi yang dinilai konsisten menjadi fasilitator kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Menurutnya, DEAL menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi berbagai pihak dalam mempercepat implementasi program-program digital nasional.

    ASSI meyakini sinergi yang terbangun melalui DEAL 2026 akan memperkuat investasi, inovasi, dan pengembangan teknologi nasional. Di tengah percepatan digitalisasi berbagai sektor, industri satelit diproyeksikan akan semakin berperan sebagai tulang punggung konektivitas dan layanan digital Indonesia pada masa mendatang.

    “Melalui DEAL, pemerintah berhasil mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu visi yang sama, yaitu membangun ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Risdianto.

    Perkembangan ini sejalan dengan upaya Starlink yang terus memperluas jangkauan layanan satelitnya secara global. Selain itu, China juga aktif meluncurkan satelit-satelit baru untuk memperkuat infrastruktur komunikasi mereka.

    Bagi masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di daerah terpencil, perkembangan teknologi satelit menjadi angin segar. Akses internet yang setara dengan wilayah perkotaan kini semakin mungkin terwujud, membuka peluang baru di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

    Pemerintah melalui Komdigi terus mendorong pemanfaatan teknologi satelit sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan digital. Dengan dukungan industri dan seluruh pemangku kepentingan, target pemerataan akses digital hingga ke pelosok negeri diyakini dapat tercapai.

  • 19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah

    19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah

    JBNews.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 19% penduduk Indonesia yang belum terhubung dengan internet. Angka ini setara dengan sekitar 3.000 desa yang belum memiliki akses internet yang optimal.

    Data tersebut disampaikan Meutya saat membuka acara Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). Ia menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadikan pemerataan konektivitas sebagai prioritas utama dalam pembangunan ekosistem digital nasional.

    “Saat ini 230 juta masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet. Artinya lebih dari 81% dari total populasi. Namun kita masih memiliki pekerjaan rumah karena sekitar 19 persen penduduk belum terhubung internet,” ujar Meutya dalam sambutannya.

    Meutya menjelaskan bahwa tantangan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai persoalan ini sebenarnya dapat diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri telekomunikasi, terutama seiring upaya percepatan implementasi jaringan generasi kelima atau 5G di Indonesia.

    “Kita masih memiliki sekitar 3.000 desa yang belum terhubung secara optimal. Kalau dilakukan bersama-sama, apalagi dengan pengembangan 5G yang sedang kita dorong melalui berbagai terobosan, mudah-mudahan kebutuhan ini bisa kita penuhi,” tuturnya.

    Kondisi Industri Telekomunikasi

    Selain memperluas konektivitas, pemerintah juga terus mengevaluasi kondisi industri telekomunikasi nasional yang menjadi tulang punggung transformasi digital. Komdigi mencatat industri masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari tingginya belanja modal (capex) hingga penurunan rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU).

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah berupaya menjaga kesehatan industri agar mampu terus berinvestasi dalam pembangunan jaringan dan perluasan akses internet di berbagai daerah. Meutya menegaskan pemerataan akses digital menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional yang saat ini telah mencapai sekitar USD 99 miliar atau setara sepertiga ekonomi digital ASEAN.

    Menkomdigi Meutya Hafid

    Disampaikan Meutya, manfaat transformasi digital harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga di daerah terpencil, petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda. Pemerintah juga terus mendorong program-program yang dapat mempercepat adopsi teknologi digital di berbagai sektor.

    “Setiap keterhubungan harus berdampak pada pertumbuhan dan keterjagaan. Karena itu, tugas kita bukan hanya meningkatkan angka konektivitas, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Meutya.

    Pemerintah juga terus mengevaluasi berbagai kebijakan untuk mendukung transformasi digital. Salah satunya adalah dengan mendorong adopsi teknologi AI dalam berbagai program bantuan sosial untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran bantuan.

    Selain itu, pemerintah juga menerapkan aturan baru untuk meningkatkan keamanan digital. Mulai 1 Juli 2026, pendaftaran nomor HP baru akan menggunakan sistem face recognition untuk mencegah penyalahgunaan identitas dan kejahatan siber.

    Dengan berbagai langkah ini, pemerintah optimistis dapat mengejar ketertinggalan konektivitas dan mewujudkan transformasi digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Targetnya, seluruh desa di Indonesia dapat menikmati akses internet yang merata dan berkualitas dalam waktu dekat.

  • Uji Anker Solix E10, Solusi Baterai Rumah Tangga Hemat Listrik

    Uji Anker Solix E10, Solusi Baterai Rumah Tangga Hemat Listrik

    JBNews.id — Seorang pengguna di Kansas City, Amerika Serikat, berhasil memangkas tagihan listrik bulanannya secara drastis dengan menggunakan sistem baterai rumah tangga pintar Anker Solix E10. Dalam pengujian yang dilakukan selama beberapa bulan, tagihan listriknya turun dari USD 372 menjadi USD 156 per bulan, bahkan dengan konsumsi listrik yang lebih boros.

    Sistem Anker Solix E10 yang diuji memiliki harga USD 7.200 untuk konfigurasi dua baterai dan satu power dock. Meskipun tergolong investasi besar, pengguna memperkirakan sistem ini akan mencapai titik impas dalam waktu sekitar lima tahun, sementara Anker menjamin masa pakai hingga sepuluh tahun. Sistem ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP), teknologi yang sama dengan yang digunakan pada mobil listrik Tesla dan BYD, yang menawarkan umur lebih panjang dan risiko kebakaran lebih rendah.

    Pengguna tersebut tinggal di rumah seluas lebih dari 2.000 kaki persegi yang dibangun pada tahun 1906 di Kansas City, daerah dengan iklim kontinental lembab yang ekstrem. Musim dingin sangat dingin dengan badai es, sementara musim panas terkenal panas dan lembab. Setelah pindah ke rumah baru pada Agustus 2025, tagihan listriknya di bulan September mencapai USD 372, mendorongnya untuk mencari solusi penghematan energi.

    Strategi Time-of-Use dan Penghematan

    Kunci dari penghematan ini terletak pada skema tarif time-of-use (TOU) yang agresif dari perusahaan listrik setempat, Evergy. Di bawah paket Nights & Weekends Max Plan, tarif listrik malam hari di musim dingin bisa turun hingga 2 sen per kilowatt-jam, sementara tarif siang hari di musim panas bisa melonjak hingga 36 sen. Sebagai perbandingan, tarif standar tanpa bonus atau penalti waktu adalah 14 sen per kilowatt-jam sepanjang musim panas.

    Dengan sistem Anker Solix E10, pengguna dapat mengisi daya baterai saat tarif murah (super-off-peak) dan menggunakannya saat tarif mahal (peak). Hasilnya, pada bulan Mei, tagihan listriknya hanya USD 102, dibandingkan USD 185 jika menggunakan tarif standar. Pada bulan Juni, tagihan diproyeksikan sebesar USD 156, jauh lebih rendah dibandingkan USD 231 di rumah lamanya yang setengah ukurannya pada tahun sebelumnya.

    Cara Kerja dan Fitur Unggulan

    Sistem Solix E10 dapat menyimpan hingga 12 kilowatt-jam. Pengguna melaporkan bahwa dalam sebulan, ia menggunakan 440 kilowatt-jam dari listrik super-off-peak (mengisi baterai) dan hanya 21 kilowatt-jam dari listrik peak (saat baterai habis atau mode storm aktif). Sistem ini dilengkapi aplikasi Anker yang intuitif untuk mengatur jadwal pengisian daya berdasarkan tarif listrik, termasuk hingga empat periode harian dan variasi musiman.

    Fitur Storm Guard mode secara otomatis mengisi ulang baterai saat cuaca buruk diperkirakan terjadi. Namun, pengguna di Kansas City harus menonaktifkan fitur ini karena badai musim panas yang sering terjadi menyebabkan baterai mengisi daya pada jam sibuk dengan tarif 27 sen per kilowatt-jam. Sistem ini memerlukan instalasi profesional dan dapat beroperasi dengan aman pada suhu -3 hingga 130 derajat Fahrenheit.

    Untuk pengguna di Indonesia, konsep baterai rumah tangga pintar ini bisa menjadi solusi menarik mengingat tarif listrik yang terus naik dan seringnya pemadaman bergilir di beberapa daerah. Teknologi serupa mulai dilirik oleh pengembang properti dan rumah tangga kelas menengah atas yang ingin mandiri energi.

    Baterai rumah tangga pintar seperti Anker Solix E10 menawarkan lebih dari sekadar cadangan daya saat pemadaman. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan perbedaan tarif listrik, mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik saat jam sibuk, dan pada akhirnya menghemat biaya bulanan secara signifikan. Perkembangan teknologi seperti ini menunjukkan bahwa masa depan energi rumah tangga semakin cerdas dan efisien.

    Pengguna mengakui bahwa USD 7.200 ditambah setengah hari kerja tukang listrik adalah investasi yang tidak kecil. Namun, dengan adanya opsi pembiayaan 0% dari Anker, cicilan bulanan bisa mencapai USD 167 selama dua tahun. Dalam skenario ekstrem, penghematan listrik bulanan bisa menutupi cicilan tersebut. Sistem ini diperkirakan masih memiliki 80% kapasitasnya pada tahun 2037.

    Manfaat lain yang dirasakan adalah ketenangan pikiran. Pengguna tidak lagi harus khawatir mematikan lampu atau mengatur suhu AC secara ekstrem. Dengan biaya listrik efektif hanya 2-3 sen per kilowatt-jam, ia bisa menikmati rumahnya tanpa stres memikirkan tagihan. Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi terkini dapat memberikan dampak langsung pada kehidupan sehari-hari.

    Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan tarif listrik berbasis waktu atau sering mengalami pemadaman, sistem baterai rumah tangga pintar patut dipertimbangkan. Meskipun investasi awal cukup besar, potensi penghematan jangka panjang dan kenyamanan yang ditawarkan bisa menjadi nilai tambah yang signifikan. Inovasi serupa di berbagai sektor terus bermunculan, menawarkan solusi yang lebih efisien dan ramah pengguna.

    Pengguna juga memasang dua panel surya 440 watt yang menghasilkan sekitar 25 kilowatt-jam per bulan, sebagian besar pada periode puncak, sehingga menghemat hampir USD 7 per bulan. Namun, panel seharga USD 999 ini baru direkomendasikan jika dipasang di atap dengan posisi optimal, bukan hanya disandarkan di pagar seperti yang ia lakukan.

    Kesimpulannya, Anker Solix E10 telah membuktikan diri sebagai solusi efektif untuk mengelola konsumsi listrik rumah tangga di era tarif energi yang fluktuatif. Dengan kombinasi baterai berkapasitas besar, aplikasi cerdas, dan dukungan panel surya, sistem ini menawarkan jalan menuju kemandirian energi dan penghematan biaya yang signifikan.

  • Meutya Hafid: Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Pasar Digital Dunia

    Meutya Hafid: Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Pasar Digital Dunia

    JBNews.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD 99 miliar pada 2025 belum otomatis menjadi kekuatan nasional. Pemerintah menyiapkan strategi baru untuk memastikan manfaat ekonomi digital tidak seluruhnya mengalir ke luar negeri.

    “Ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar USD 99 miliar pada 2025. Ini artinya sekitar sepertiga dari total ekonomi digital ASEAN,” ujar Meutya saat membuka Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta. Namun, ia menekankan besarnya nilai tersebut belum mencerminkan kekuatan nasional apabila nilai tambah yang dihasilkan tidak bertahan dan berputar di dalam negeri.

    “Angka sendiri belum menjadi kekuatan. Kekuatan terjadi ketika angka itu bisa direfleksikan dalam pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya. Pernyataan ini menjadi sinyal keras bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa Indonesia harus bergerak dari sekadar pasar menjadi pemilik ekosistem digital.

    Strategi Retensi Nilai Ekonomi Digital

    Untuk mengatasi tantangan tersebut, Meutya mengatakan pemerintah mendorong strategi retensi nilai (value retention). Tujuannya agar manfaat ekonomi digital yang tercipta di Indonesia tidak seluruhnya mengalir ke luar negeri melalui platform digital global. Pemerintah menilai perlu ada pembagian manfaat ekonomi yang lebih adil antara platform digital global, penyedia infrastruktur digital nasional, dan pelaku ekonomi domestik.

    “Harus ada pembagian yang lebih adil. Jika ekonomi digital Indonesia besar tetapi pencatatan nilainya berada di kantor pusat platform-platform global di luar negeri, maka kita kehilangan potensi besar dan belum bisa menyebutnya sebagai kekuatan nasional,” ungkapnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat Regulasi AI nasional.

    Pemerintah juga menyoroti kecenderungan Indonesia yang masih dominan sebagai pengguna teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), dibandingkan sebagai pengembang teknologi dan pemilik ekosistem digital secara menyeluruh. Meutya menjelaskan, penguatan ekonomi digital tidak cukup hanya pada lapisan aplikasi yang digunakan masyarakat. Indonesia juga perlu memperkuat penguasaan infrastruktur fisik, infrastruktur virtual seperti cloud dan pusat data, hingga platform digital yang menjadi penghubung aktivitas ekonomi.

    “Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna di lapisan paling atas. Kita harus memperkuat seluruh rantai nilai ekonomi digital agar manfaatnya tetap berada di Indonesia,” ucap Menkomdigi. Pemerintah juga terus mendorong Literasi Digital bagi generasi muda.

    Kolaborasi untuk Ekosistem Digital Nasional

    Dalam forum DEAL 2026, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional yang mampu menciptakan nilai tambah, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Meutya menjelaskan, keberhasilan transformasi digital pada akhirnya tidak diukur dari besarnya angka ekonomi digital semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda Indonesia.

    Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional. Hal ini termasuk memastikan bahwa platform digital global yang beroperasi di Indonesia memberikan kontribusi yang adil terhadap perekonomian domestik. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi digital menjadi prioritas agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen teknologi.

    Meutya juga menekankan pentingnya penguasaan infrastruktur digital secara menyeluruh. “Kita harus memperkuat seluruh rantai nilai ekonomi digital agar manfaatnya tetap berada di Indonesia,” tegasnya. Hal ini mencakup pengembangan pusat data, cloud computing, dan platform digital lokal yang mampu bersaing di tingkat global. Upaya ini juga didukung dengan Penyelenggaraan ICANN87 yang direncanakan di Bali.

    Implikasi dari strategi ini sangat jelas: Indonesia harus segera bertransformasi dari negara pengguna teknologi menjadi negara pengembang dan pemilik ekosistem digital. Jika tidak, potensi ekonomi digital senilai USD 99 miliar hanya akan menjadi angka tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital, bertekad untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang beredar di ekosistem digital Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi bangsa.

    JBNews.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD 99 miliar pada 2025 belum otomatis menjadi kekuatan nasional. Pemerintah menyiapkan strategi baru untuk memastikan manfaat ekonomi digital tidak seluruhnya mengalir ke luar negeri.

    “Ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar USD 99 miliar pada 2025. Ini artinya sekitar sepertiga dari total ekonomi digital ASEAN,” ujar Meutya saat membuka Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta. Namun, ia menekankan besarnya nilai tersebut belum mencerminkan kekuatan nasional apabila nilai tambah yang dihasilkan tidak bertahan dan berputar di dalam negeri.

    “Angka sendiri belum menjadi kekuatan. Kekuatan terjadi ketika angka itu bisa direfleksikan dalam pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya. Pernyataan ini menjadi sinyal keras bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa Indonesia harus bergerak dari sekadar pasar menjadi pemilik ekosistem digital.

    Strategi Retensi Nilai Ekonomi Digital

    Untuk mengatasi tantangan tersebut, Meutya mengatakan pemerintah mendorong strategi retensi nilai (value retention). Tujuannya agar manfaat ekonomi digital yang tercipta di Indonesia tidak seluruhnya mengalir ke luar negeri melalui platform digital global. Pemerintah menilai perlu ada pembagian manfaat ekonomi yang lebih adil antara platform digital global, penyedia infrastruktur digital nasional, dan pelaku ekonomi domestik.

    “Harus ada pembagian yang lebih adil. Jika ekonomi digital Indonesia besar tetapi pencatatan nilainya berada di kantor pusat platform-platform global di luar negeri, maka kita kehilangan potensi besar dan belum bisa menyebutnya sebagai kekuatan nasional,” ungkapnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat Regulasi AI nasional.

    Pemerintah juga menyoroti kecenderungan Indonesia yang masih dominan sebagai pengguna teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), dibandingkan sebagai pengembang teknologi dan pemilik ekosistem digital secara menyeluruh. Meutya menjelaskan, penguatan ekonomi digital tidak cukup hanya pada lapisan aplikasi yang digunakan masyarakat. Indonesia juga perlu memperkuat penguasaan infrastruktur fisik, infrastruktur virtual seperti cloud dan pusat data, hingga platform digital yang menjadi penghubung aktivitas ekonomi.

    “Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna di lapisan paling atas. Kita harus memperkuat seluruh rantai nilai ekonomi digital agar manfaatnya tetap berada di Indonesia,” ucap Menkomdigi. Pemerintah juga terus mendorong Literasi Digital bagi generasi muda.

    Kolaborasi untuk Ekosistem Digital Nasional

    Dalam forum DEAL 2026, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional yang mampu menciptakan nilai tambah, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Meutya menjelaskan, keberhasilan transformasi digital pada akhirnya tidak diukur dari besarnya angka ekonomi digital semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda Indonesia.

    Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional. Hal ini termasuk memastikan bahwa platform digital global yang beroperasi di Indonesia memberikan kontribusi yang adil terhadap perekonomian domestik. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi digital menjadi prioritas agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen teknologi.

    Meutya juga menekankan pentingnya penguasaan infrastruktur digital secara menyeluruh. “Kita harus memperkuat seluruh rantai nilai ekonomi digital agar manfaatnya tetap berada di Indonesia,” tegasnya. Hal ini mencakup pengembangan pusat data, cloud computing, dan platform digital lokal yang mampu bersaing di tingkat global. Upaya ini juga didukung dengan Penyelenggaraan ICANN87 yang direncanakan di Bali.

    Implikasi dari strategi ini sangat jelas: Indonesia harus segera bertransformasi dari negara pengguna teknologi menjadi negara pengembang dan pemilik ekosistem digital. Jika tidak, potensi ekonomi digital senilai USD 99 miliar hanya akan menjadi angka tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital, bertekad untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang beredar di ekosistem digital Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi bangsa.

  • Valve Buka Reservasi Steam Machine, Harga Mulai Rp18 Jutaan

    Valve Buka Reservasi Steam Machine, Harga Mulai Rp18 Jutaan

    JBNews.id — Valve akhirnya membuka reservasi untuk Steam Machine, konsol game terbaru mereka yang diumumkan tujuh bulan lalu. Harga resmi yang diumumkan membuat para gamer harus bersiap merogoh kocek lebih dalam, dengan banderol mulai dari USD 1.049 atau setara Rp18,7 jutaan.

    Reservasi telah dibuka dan penjualan perdana akan dimulai pada 29 Juni menggunakan sistem lotre. Langkah ini diambil Valve untuk memastikan konsol tidak jatuh ke tangan penadah yang berniat menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi. Konsumen yang ingin melakukan reservasi harus memiliki akun Steam dan pernah melakukan pembelian di platform tersebut sebelum 27 April.

    Steam Machine hadir dalam dua pilihan penyimpanan, yaitu 512GB dan 2TB. Untuk varian 512GB tanpa kontroler dibanderol USD 1.049 (Rp18,7 jutaan), sementara paket bundling dengan kontroler dijual USD 1.128 (Rp20,1 jutaan). Sementara itu, varian 2TB tanpa kontroler dihargai USD 1.349 (Rp24 jutaan), dan paket bundlingnya mencapai USD 1.428 (Rp25,4 jutaan). Steam Controller sendiri dijual terpisah dengan harga USD 99.

    Sistem lotre diterapkan Valve agar konsol tidak diborong oleh calo. Pendaftar yang masuk dalam daftar reservasi akan menerima email pada 29 Juni berisi opsi untuk memesan Steam Machine. Sisanya yang masuk dalam daftar tunggu dapat membeli Steam Machine setelahnya. Konsumen dapat mendaftar hingga 25 Juni, dan setelah itu Valve akan mengacak entri untuk menentukan reservasi dan daftar tunggu.

    Selain opsi penyimpanan, semua varian Steam Machine memiliki spesifikasi yang identik. Konsol ini diotaki prosesor semi-custom AMD Zen 4 6C/12T dengan GPU AMD RDNA3 28CU, ditambah RAM DDR5 16GB dan GDDR6 8GB. Penyimpanannya dapat diperluas menggunakan microSD, yang memudahkan transfer game antara Steam Machine dan Steam Deck.

    Sama seperti Steam Deck, konsol terbaru ini menjalankan SteamOS. Valve terus memperluas ekosistemnya dengan membuka Instalasi SteamOS untuk PC rakitan sendiri. Ini menandai langkah Valve untuk menjadikan SteamOS sebagai platform yang lebih terbuka.

    Dari segi konektivitas, Steam Machine dilengkapi dua port USB 2.0, dua port USB 3.2 Gen 1, dan satu port USB-C. Konsol ini dapat dihubungkan ke TV atau monitor via DisplayPort 1.4 dan port HDMI 2.0. Perangkat ini juga mendukung Bluetooth 5.3 dan Wi-Fi 6E.

    Harga yang ditawarkan Valve memang jauh lebih tinggi dibandingkan konsol game tradisional seperti PlayStation atau Xbox. Namun, Steam Machine menawarkan fleksibilitas ekosistem PC gaming dengan katalog game Steam yang sangat luas. Gamer yang sudah memiliki koleksi game di Steam bisa langsung memainkannya tanpa harus membeli ulang.

    Valve juga baru saja mengumumkan Diskon Steam 90% yang menjadi waktu tepat bagi gamer untuk menambah koleksi game sebelum konsol baru ini rilis. Strategi ini tampaknya dirancang untuk mendorong pengguna mempersiapkan library game mereka.

    Keputusan Valve menggunakan sistem lotre untuk penjualan perdana menunjukkan keseriusan mereka dalam mengatasi masalah scalping yang kerap terjadi pada peluncuran produk teknologi populer. Dengan membatasi pembelian hanya untuk akun yang sudah aktif sebelum 27 April, Valve memastikan bahwa konsol benar-benar sampai ke tangan gamer sejati.

    Spesifikasi teknis Steam Machine yang menggunakan arsitektur AMD terbaru menjanjikan performa gaming yang mumpuni. Prosesor Zen 4 dengan 6 core dan 12 thread dipadukan GPU RDNA3 28CU mampu menjalankan game-game AAA terbaru dengan lancar. RAM 16GB DDR5 dan VRAM 8GB GDDR6 juga memastikan multitasking dan loading game yang cepat.

    Dengan dukungan penyimpanan microSD, gamer dapat dengan mudah memindahkan game antara Steam Machine dan Steam Deck. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki kedua perangkat tersebut. Ekosistem Valve semakin terintegrasi dengan baik.

    Valve juga mengkonfirmasi bahwa Steam Hentikan Penjualan Kartu Fisik akhir tahun ini. Ini menandakan pergeseran strategi Valve menuju digitalisasi penuh, yang sejalan dengan peluncuran Steam Machine sebagai konsol digital-native.

    Bagi gamer yang berminat, proses reservasi cukup sederhana. Pastikan akun Steam Anda aktif dan sudah pernah melakukan pembelian sebelum 27 April. Daftarkan diri sebelum 25 Juni untuk mengikuti sistem lotre. Jika terpilih, Anda akan menerima email pada 29 Juni dengan opsi pemesanan.

    Harga yang ditawarkan memang tergolong premium, namun bagi penggemar setia ekosistem Steam, konsol ini menawarkan pengalaman gaming PC dalam format konsol yang lebih praktis. Dengan spesifikasi setara PC gaming kelas menengah, Steam Machine menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin bermain game PC di ruang keluarga.

  • Perseverance NASA Selesaikan Maraton 42,2 Km di Mars

    Perseverance NASA Selesaikan Maraton 42,2 Km di Mars

    JBNews.id — Robot penjelajah Perseverance milik NASA resmi mencatatkan sejarah baru di Planet Mars. Setelah lima tahun bertugas, rover ini berhasil menempuh jarak 42,2 kilometer, setara dengan satu maraton penuh, pada 14 Juni 2026.

    Pencapaian tersebut diumumkan langsung oleh NASA melalui akun Instagram resminya pada Senin (22/6/2026). Dalam unggahan itu, NASA menyebut Perseverance meraih rekor saat sedang menjelajahi ‘medan yang menarik’ di sebelah barat Kawah Jezero. “Perseverance adalah robot penjelajah kedua yang menempuh jarak maraton di dunia lain,” tulis NASA.

    Rekor sebelumnya dipegang oleh robot penjelajah Opportunity milik NASA yang berhasil mencapai jarak yang sama pada tahun 2015. Opportunity membutuhkan waktu 11 tahun dan dua bulan sejak mendarat di Mars pada 2004 untuk menyelesaikan maraton tersebut. Perseverance berhasil memecahkan rekor itu hanya dalam waktu lima tahun sejak tiba di Planet Merah pada Februari 2021.

    Kecepatan dan Daya Tahan di Luar Ekspektasi

    Meskipun kecepatan maksimal Perseverance hanya 0,1 km/jam dalam kondisi terbaik, pencapaian ini dianggap luar biasa oleh para ilmuwan. Rover yang dirancang untuk menempuh jarak sekitar 200 meter per hari ini ternyata mampu melampaui ekspektasi awal.

    Hanya setahun setelah misinya dimulai, Perseverance sudah menempuh jarak 5 kilometer dalam 24 hari. Pada tahun 2025, rover ini memecahkan rekor perjalanan terpanjang dalam satu hari ketika menempuh 411,7 meter pada tanggal 19 Juni atau Sol 1540. Sebagai perbandingan, Curiosity, rover yang sudah menjelajah Mars sejak 2012, baru menempuh jarak sekitar 37 kilometer hingga saat ini.

    Ketahanan Perseverance juga teruji. Pada musim panas lalu, tim NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) memastikan bahwa aktuator putar, bagian yang memutar roda rover, masih dapat bekerja optimal setidaknya untuk 60 kilometer lagi. Dengan kondisi tersebut, Perseverance seharusnya dapat menempuh jarak total 100 kilometer dengan mudah.

    Misi Ilmiah dan Penemuan Penting

    Perseverance dikirim ke Mars untuk membantu ilmuwan memahami masa lalu Planet Merah dan mencari bukti kehidupan kuno. Tahun lalu, robot yang dijuluki Percy ini menemukan batu paling menjanjikan yang mengindikasikan pernah ada kehidupan di Mars. Temuan ini memperkuat alasan mengapa eksplorasi jarak jauh seperti ini sangat krusial.

    Pencapaian Perseverance juga membuka peluang bagi misi eksplorasi Mars selanjutnya. Data tentang ketahanan roda dan sistem navigasi yang dikumpulkan selama perjalanan ini akan menjadi acuan penting bagi pengembangan robot humanoid dan kendaraan eksplorasi generasi mendatang.

    Dengan jarak tempuh yang terus bertambah, Perseverance tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga memberikan data berharga tentang kondisi permukaan Mars. Setiap kilometer yang ditempuh membawa pemahaman baru tentang geologi dan potensi kehidupan di planet tetangga Bumi ini.

    Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa teknologi eksplorasi luar angkasa semakin matang. Robot penjelajah seperti Perseverance membuktikan bahwa misi jangka panjang di planet lain bukan lagi sekadar mimpi, melainkan kenyataan yang terus berkembang.

    Bagi para penggemar teknologi dan eksplorasi antariksa, prestasi ini menjadi pengingat bahwa batas kemampuan manusia terus meluas. Sementara itu, di Bumi, perkembangan robot humanoid juga menunjukkan kemajuan pesat, menandakan era baru dalam interaksi manusia dan mesin.

    Rekor maraton Perseverance di Mars bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa ketekunan dan inovasi teknologi dapat mengatasi tantangan terberat sekalipun — bahkan di planet yang berjarak jutaan kilometer dari Bumi.

    “Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh tim,” ujar perwakilan NASA dalam pernyataannya. “Perseverance terus menunjukkan bahwa misi eksplorasi Mars berada di jalur yang tepat.”

    Dengan sisa umur operasional yang masih panjang, Perseverance diprediksi akan terus memecahkan rekor-rekor baru. Para ilmuwan kini menantikan temuan-temuan berikutnya yang mungkin akan mengubah pemahaman kita tentang alam semesta.

    Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengejar ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegagalan deteksi pada beberapa sistem robotik di Bumi justru menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan keandalan sistem eksplorasi luar angkasa.

    Dengan segala pencapaiannya, Perseverance telah membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil selama ada tekad dan teknologi yang tepat. Misi eksplorasi Mars terus berlanjut, dan kita semua bisa menyaksikan sejarah sedang dibuat.

  • Sandisk Optimus GX PRO 850P: Harga SSD PS5 Tembus Rp48 Juta

    Sandisk Optimus GX PRO 850P: Harga SSD PS5 Tembus Rp48 Juta

    JBNews.id — Sandisk resmi meluncurkan lini SSD NVMe PCIe 4.0 terbaru yang dirancang khusus untuk ekspansi penyimpanan PlayStation 5. Namun, banderol harganya jauh melampaui harga konsol itu sendiri, dengan varian 8TB mencapai USD 2.960 atau setara Rp48,5 juta.

    Pabrikan memori asal Amerika Serikat tersebut merilis Optimus GX PRO 850P, sebuah SSD yang dioptimalkan secara khusus untuk slot M.2 pada PS5 dan PS5 Pro. Produk ini hadir dengan lisensi resmi PlayStation dan desain heatsink eksklusif yang mencegah overheating.

    Dilansir dari TechSpot, harga yang ditawarkan Sandisk jauh di atas harga pasaran SSD berkapasitas tinggi pada umumnya. Berikut rincian harga resmi yang dirilis perusahaan:

    • Kapasitas 1TB: USD 380 (sekitar Rp6,2 juta)
    • Kapasitas 2TB: USD 760 (sekitar Rp12,4 juta)
    • Kapasitas 4TB: USD 1.500 (sekitar Rp24,6 juta)
    • Kapasitas 8TB: USD 2.960 (sekitar Rp48,5 juta)

    Yang lebih mengejutkan, Sandisk menyebutkan bahwa harga tersebut adalah harga diskon perkenalan. Artinya, harga retail resmi akan jauh lebih mahal setelah masa promosi berakhir. Varian 8TB yang nyaris menyentuh USD 3.000 setara dengan harga lima unit konsol PS5 sekaligus. Hanya varian 1TB yang saat ini memiliki harga lebih murah daripada harga konsolnya sendiri.

    Fenomena ini sejalan dengan tren kenaikan harga komponen global. Seperti yang kami laporkan sebelumnya, lonjakan biaya memori juga berdampak pada keputusan strategis perusahaan lain — Nothing batalkan penerus CMF Phone 2 Pro akibat harga RAM yang meroket.

    Spesifikasi Kelas Atas dengan Lisensi Resmi

    Optimus GX PRO 850P diklaim mampu menyimpan ratusan game sekaligus. SSD ini hadir dengan desain heatsink eksklusif yang dilengkapi logo resmi PlayStation, menjamin instalasi yang mulus dan bebas dari masalah panas berlebih.

    Untuk urusan performa, SSD dengan protokol NVMe 1.4 ini menawarkan kecepatan yang sanggup mengimbangi mesin PS5:

    • Kecepatan Baca (Read): Hingga 7.300 MB/s
    • Kecepatan Tulis (Write): 6.300 MB/s (model 1TB) hingga 6.600 MB/s (model 8TB)
    • Ketahanan (Endurance): 600 TBW hingga 4.800 TBW
    • Garansi terbatas lima tahun

    Meskipun dirancang untuk konsol, SSD ber-form factor M.2 2280 ini sejatinya juga kompatibel dengan motherboard PC mana pun yang mendukung ukuran tersebut.

    Imbas Krisis Memori Global

    Melonjaknya harga Optimus GX PRO 850P menjadi cerminan nyata dari krisis rantai pasok yang sedang melanda industri memori global. Saat ini, pasar SSD ritel konsumen terus menyusut, sementara harga alat elektronik merangkak naik akibat tingginya biaya komponen memori.

    Fenomena ini sebagian besar dipicu oleh perusahaan-perusahaan Kecerdasan Buatan (AI) yang memborong nyaris seluruh ketersediaan chip memori di pasar global untuk membangun infrastruktur dan pusat data masa depan mereka. Dampaknya terasa di berbagai lini produk, termasuk lonjakan biaya produksi yang akhirnya dibebankan ke konsumen.

    Kenaikan harga ini juga memengaruhi strategi perusahaan lain. Nothing hentikan CMF Phone 2 Pro akibat kenaikan harga RAM yang tidak terkendali. Sementara itu, Apple juga tak kuasa menahan kenaikan harga iPhone akibat tekanan biaya komponen AI.

    Untungnya, karena PS5 menggunakan standar M.2 NVMe PC, para gamer yang merasa harga SSD “resmi” ini terlalu mencekik masih memiliki kebebasan untuk membeli SSD dari pihak ketiga lain yang dibanderol jauh lebih murah di pasaran.

    Bagi pengguna yang ingin meng-upgrade penyimpanan konsolnya, penting untuk mempertimbangkan anggaran secara matang. Dengan harga yang mencapai puluhan juta rupiah, SSD Sandisk ini jelas bukan untuk semua kalangan. Namun bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal dengan garansi resmi dan lisensi PlayStation, produk ini tetap menjadi opsi premium yang patut dipertimbangkan.

    Implikasinya jelas: industri memori global sedang mengalami tekanan besar akibat permintaan dari sektor AI. Harga SSD premium, terutama yang memiliki lisensi resmi konsol, kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat. Konsumen disarankan untuk membandingkan harga dan spesifikasi dari berbagai merek sebelum memutuskan pembelian.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang tren harga perangkat keras, pantau terus JBNews.id.

  • Alasan Ilmiah Dominasi Sepatu Pink di Piala Dunia 2026

    Alasan Ilmiah Dominasi Sepatu Pink di Piala Dunia 2026

    JBNews.id — Meksiko, Norwegia, hingga Kanada berlaga di Piala Dunia 2026 dengan sepatu dominan pink. Kylian Mbappe dan Erling Haaland pun tampil percaya diri menggunakan sepatu berwarna merah muda ngejreng di turnamen sepak bola terbesar dunia ini.

    Fenomena tersebut bukan sekadar tren mode. Di balik maraknya penggunaan sepatu pink, terdapat alasan ilmiah yang terkait dengan neurosains dan teknik penglihatan pemain di lapangan.

    Secara neurosains, fenomena ini berhubungan dengan istilah ‘peripheral vision tracking’. Pada intinya, pemain sepak bola jarang melihat langsung ke kaki rekan setim mereka. Melakukan hal itu akan mengalihkan pandangan mereka dari bola atau lawan. Sebaliknya, mereka sangat mengandalkan penglihatan tepi (peripheral vision) untuk melacak pergerakan dan ruang.

    Dari studi yang dipublikasikan di Sage Journals, dikatakan bahwa warna-warna yang sangat saturated dan sangat terang seperti merah muda cukup kuat untuk memicu reseptor perifer. Warna terang akan sangat memungkinkan seorang gelandang untuk langsung memetakan posisi tubuh, pola langkah, dan orientasi kaki rekan setimnya hanya dengan melihatnya sekilas. Dengan demikian, ini bakal mengurangi waktu reaksi dan waktu umpan hingga hitungan milidetik.

    Erling Haaland pakai sepatu pink saat Norwegia menghajar Irak 4-1 pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Massachusetts, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Striker andalan Norwegia itu mencetak dua gol pada babak pertama untuk membawa timnya mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan sekaligus memimpin klasemen sementara grup.

    Erling Haaland tampil menggila dan menjadi bintang kemenangan Norwegia saat menghajar Irak 4-1 pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Massachusetts, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Striker andalan Norwegia itu mencetak dua gol pada babak pertama untuk membawa timnya mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan sekaligus memimpin klasemen sementara grup. REUTERS

    Sebenarnya, di antara skill yang harus dimiliki seorang atlet, kemampuan visual adalah salah satu kunci kesuksesan. Tak cuma dalam sepak bola, namun dalam cabang olahraga mana pun. Oleh karena itu, banyak penelitian yang membahas seberapa penting warna berpengaruh (misalnya warna jersey) dalam performa sebuah tim di lapangan.

    Meningkatkan Kepercayaan Diri

    Ada sejumlah brand yang merilis sepatu edisi warna pink spesial, sebut saja New Balance, Adidas, Puma, Skechers sampai Nike. Odinga Nimako, seorang tokoh senior di tim sepatu sepak bola global Nike, mengatakan kepada The Athletic bahwa warna pink banyak dipilih oleh merek besar karena berbagai alasan.

    “Apa yang secara konsisten kami dengar dari atlet dan konsumen, terutama ketika momen-momen besar, adalah bahwa warna-warna cerah memberi mereka kepercayaan diri, jadi itu benar-benar titik awal kami,” kata Nimako.

    VANCOUVER, BRITISH COLUMBIA - JUNE 21: Finn Surman #16 of New Zealand scores his team's first goal during the FIFA World Cup 2026 Group G match between New Zealand and Egypt at BC Place Vancouver on June 21, 2026 in Vancouver, British Columbia. (Photo by Alex Grimm/Getty Images)

    “Cara kami mendekatinya adalah dengan fokus pada warna-warna paling cerah, warna-warna yang benar-benar meningkatkan kepercayaan diri itu, dan pink adalah salah satu warna tersebut,” jabarnya.

    Selain itu, Nike memperhatikan betapa mencoloknya sepatu berwarna pink selama beberapa tahap pengembangan. Dalam uji coba di lapangan, tidak ada yang lebih mencolok daripada warna pink.

    “Warna pink benar-benar membantu menonjol di atas rumput hijau di lapangan, baik Anda berada di tribun atau menonton di TV, memastikan visibilitasnya ada,” ujar Nimako.

    “Itu jelas sesuatu yang kami perhatikan. Untuk momen (Piala Dunia) ini, kami benar-benar ingin fokus pada dampak visual tersebut,” imbuhnya.

    Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menunjukkan bagaimana sains dan psikologi olahraga berpadu dalam desain perlengkapan atlet. Warna yang tadinya dianggap tidak lazim kini menjadi pilihan utama para pemain top dunia, bukan hanya karena tren, tetapi juga karena manfaat visual dan psikologis yang terbukti secara ilmiah.

    Implikasinya bagi industri perlengkapan olahraga cukup signifikan. Produsen sepatu kini berlomba menciptakan warna-warna cerah yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di lapangan. Untuk pembaca, fenomena ini mengingatkan bahwa inovasi terkadang datang dari hal-hal sederhana seperti pilihan warna.