JBNews.id — Philips Hue resmi meluncurkan modul dinding kabel pertamanya yang memungkinkan lampu non-pintar bergabung ke ekosistem Hue. Produk anyar ini dipasang di balik sakelar dinding yang sudah ada dan kini tersedia secara global, namun edisi modul sakelar khusus hanya untuk pasar Eropa.
Perusahaan smart lighting asal Belanda itu memperkenalkan Wired Wall Switch Modules, sebuah perangkat yang berfungsi sebagai relay di dalam dinding. Modul ini dipasang di belakang sakelar yang sudah terpasang untuk mengendalikan lampu non-pintar seperti lampu langit-langit tersembunyi atau lampu gantung. Semua lampu tersebut kemudian dapat dikontrol melalui aplikasi Hue bersama dengan bohlam pintar Hue lainnya.
Signify CTO George Yianni mengatakan kepada The Verge bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk meluncurkan produk ini di Amerika Serikat. “Modul DIY bukanlah kategori yang mapan di AS; lebih banyak sakelar terintegrasi penuh,” ujarnya. “Jika orang benar-benar menginginkan ini di AS, mungkin kami akan mempertimbangkannya. Saya pikir modul ini cukup menarik; ini adalah sesuatu yang sudah lama kami bicarakan.”
Beberapa perusahaan seperti Aqara dan Shelly memang sudah menawarkan relay in-wall yang menambahkan kontrol pintar ke lampu yang sudah ada tanpa mengganti sakelar. Namun, produk Philips Hue ini menjadi yang pertama yang dapat bekerja dengan aplikasi Hue. Tersedia tiga versi modul Wired Wall Switch Modules dengan harga mulai €44,99: modul 1 saluran untuk sakelar rocker tunggal, modul 2 saluran untuk sakelar rocker ganda, dan modul peredup (dimmer).
Modul keempat adalah versi kabel dari modul dinding bertenaga baterai Hue yang sudah ada. Modul ini memungkinkan pengguna menggunakan sakelar lampu yang sudah ada untuk mengendalikan lampu Hue. Berbeda dengan modul relay, versi ini kompatibel dengan fitur MotionAware milik Hue dan dapat menjadi bagian dari sistem penginderaan gerak seluruh rumah yang baru.
Lampu Play dan Bohlam Candle Terbaru
Philips Hue juga mengumumkan lampu meja dan lantai Play baru yang merupakan versi lebih terjangkau dari seri Signe. Play Table Lamp dibanderol $79,99 (€79,99) dan Play Floor Lamp Large seharga $149,99 (€149,99). Kedua lampu ini dirancang untuk ekosistem hiburan Hue, mampu menyinkronkan dengan film, musik, dan game melalui Philips Hue Sync Box atau aplikasi Hue Sync.
Sementara itu, bohlam lilin E14 (B39) mendapat peningkatan signifikan. Bohlam pintar ini kini menghasilkan 470 lumen, naik dari generasi sebelumnya. Harganya $109,99 (€109,99) untuk paket dua bohlam putih dan warna-warni. Peningkatan lainnya mencakup spektrum cahaya putih yang lebih luas (1.000–20.000K) serta teknologi Chromasync color dari Hue.
Dirancang untuk perlengkapan dekoratif, lampu gantung, dan sconce dinding, bohlam ini dapat diredupkan hingga 0,2%. Yang terbaru, bohlam ini kini dilengkapi teknologi Matter-over-Thread sehingga dapat dipasangkan langsung dengan ekosistem seperti Apple Home dan Google Home tanpa memerlukan Hue Bridge.
Peluncuran ini memperkuat posisi Philips Hue sebagai pemimpin dalam ekosistem smart lighting. Dengan kehadiran modul dinding kabel, pengguna kini dapat mengintegrasikan lampu non-pintar ke dalam sistem Hue tanpa harus mengganti seluruh instalasi. Ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang ingin memulai rumah pintar secara bertahap.
Bagi penggemar teknologi rumah pintar, langkah ini membuka peluang baru. Regulasi AI terbaru di AS mungkin memengaruhi adopsi teknologi serupa di masa depan. Sementara itu, inovasi seperti ini menunjukkan bagaimana perusahaan terus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen global.
Kehadiran lampu Play yang lebih terjangkau juga menjadi angin segar bagi konsumen yang ingin menikmati Fitur Terbaru ekosistem hiburan Hue tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Dengan harga yang kompetitif, Philips Hue berupaya menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Secara keseluruhan, lini produk baru ini menegaskan komitmen Philips Hue dalam menghadirkan solusi pencahayaan pintar yang semakin terintegrasi dan mudah diakses. Dari modul dinding kabel hingga bohlam lilin dengan Matter-over-Thread, setiap inovasi dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih seamless.
Meskipun modul sakelar kabel masih terbatas di Eropa, respons pasar akan menentukan langkah selanjutnya. Jika permintaan cukup tinggi, bukan tidak mungkin produk ini akan hadir di pasar Amerika dan kemudian ke kawasan Asia, termasuk Indonesia.
