Category: Nasional

  • Ayu Hendranata Rilis Single “Senja” untuk Ruang Berdamai Diri

    Ayu Hendranata Rilis Single “Senja” untuk Ruang Berdamai Diri

    Jbnews.id – Penyanyi Ayu Hendranata merilis single terbaru bertajuk “Senja” pada Selasa (21/4/2026). Lagu ini dimaknai sebagai ruang jeda bagi pendengarnya untuk melepas ego dan berdamai dengan diri sendiri di penghujung hari.

    Dalam keterangan resmi yang diterima media, Ayu Hendranata menjelaskan konsep di balik lagu tersebut. “Buat aku, senja itu identik dengan penghujung hari. Setelah kita menjalani hari dengan segala ego, selalu ada ruang untuk jeda,” ujarnya.

    Ia melanjutkan, ruang jeda itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. “Entah itu untuk beribadah, berkontemplasi, atau sekadar diam dan menarik napas perlahan saat berada di jalan sambil berkomunikasi dengan semesta,” lanjut Ayu.

    Lagu “Senja” menjadi kelanjutan dari DNA musik Ayu Hendranata yang dikenal erat dengan narasi emosional. Melalui nadanya, ia mengajak pendengar untuk menurunkan ego dan berdamai dengan diri sendiri.

    Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), Ayu Hendranata menegaskan prinsipnya dalam berkarya. “Rasa, proses emosi, dan pengalaman itu nggak bisa tergantikan. Kita harus adaptif dengan teknologi, tapi tetap mengedepankan kejujuran dalam berkarya,” tuturnya.

    Ayu Hendranata berharap “Senja” dapat menjadi teman bagi mereka yang membutuhkan ruang untuk berdamai. “Semoga lagu-lagu kami bisa bermanfaat dan kami berharap dukungan dari semua orang agar kami bisa terus berkarya,” katanya.

    Single “Senja” dirilis secara resmi pada 21 April 2026. Karya ini merupakan bagian dari perjalanan musik Ayu Hendranata yang konsisten menyajikan karya bertema personal dan reflektif.

  • Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

    Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

    Jbnews.id – Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi terkait potongan video ceramah Jusuf Kalla. Laporan dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA itu diterima polisi, Senin (20/4).

    Pelapor adalah Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM). Mereka menilai konten yang diunggah kedua tokoh itu telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ade Armando membantah tuduhan pemotongan video, sementara Abu Janda menyebut laporan tersebut dibuat atas dasar kebencian.

    Perwakilan APAM, Paman Nurlette, menyatakan laporan ini murni inisiatif organisasinya dan tidak mengatasnamakan Jusuf Kalla. Barang bukti yang diserahkan mencakup video ceramah utuh JK serta potongan video yang diunggah di kanal YouTube Cokro TV milik Ade dan akun Facebook milik Permadi.

    Ade Armando, saat dikonfirmasi, menyatakan ketidakpahamannya atas substansi laporan. “Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah Pak JK sehingga menimbulkan kehebohan? Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarkannya. Yang saya lakukan hanyalah mengomentari potongan ceramah JK yang menyebar di dunia online,” kata Ade, Senin (20/4) malam. Meski membantah, Ade menyatakan akan tetap mengikuti proses hukum.

    Sementara itu, Abu Janda tidak banyak berkomentar. Namun, ia menduga motif pelaporan tersebut bersifat politis. “Jelas itu laporan atas dasar kebencian dan dendam politik,” ucap dia.

    Paman Nurlette, selaku pelapor, menegaskan bahwa potongan video yang beredar telah memicu pandangan negatif dan permusuhan. “Saya haqqul yaqin bahwa kalau video itu diposting dalam keadaan yang utuh, tidak dipotong-potong seperti yang kita lihat sekarang, maka masyarakat tidak akan terkontaminasi, masyarakat tidak akan ikut terprovokasi dengan video semacam itu,” ujarnya di Polda Metro Jaya.

    Laporan polisi tersebut menjerat Ade Armando dan Permadi Arya dengan dugaan pelanggaran Pasal 48 Juncto Pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 243 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penghasutan.

    Kasus ini menambah daftar laporan hukum terkait konten di media sosial yang ditangani aparat. Beberapa waktu terakhir, sejumlah publik figur juga mengambil langkah hukum terhadap konten yang dianggap merugikan, seperti yang dilakukan Uya Kuya terkait pemberitaan hoaks.

    Proses hukum terhadap konten digital semakin sering terjadi, mencerminkan tingginya sensitivitas di ruang publik. Selain kasus penghasutan, masalah keuangan juga kerap bermula dari interaksi di dunia maya, seperti dugaan penggelapan uang oleh mantan admin seorang kreator atau modus penipuan kenalan di Facebook yang merugikan korban ratusan juta rupiah.

    Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan penyelidikan laporan terhadap Ade Armando dan Abu Janda. Proses hukum akan menentukan apakah dakwaan dari APAM dapat dibuktikan di tingkat penyidikan.

  • Rina Nose Alami Post-op Blues 5 Hari Usai Operasi Hidung

    Rina Nose Alami Post-op Blues 5 Hari Usai Operasi Hidung

    Jbnews.id – Komedian dan aktris Rina Nose mengungkapkan mengalami sindrom post-op blues selama lima hari pada minggu pertama setelah menjalani operasi kecantikan pada hidungnya. Ia mengaku sempat merasa cemas, menyesal, dan bertanya-tanya tentang keputusannya tersebut.

    Rina membagikan pengalamannya dalam tayangan Rumpi: No Secret yang tayang pada Senin (20/4/2026). Menurutnya, kecemasan itu muncul justru setelah proses operasi selesai, bukan saat sebelum atau selama tindakan. “Aku cari-cari tahu kan, orang-orang yang ngalamin itu karena gak pernah ada dimanapun, gak ada yang sharing tentang kondisi pemulihan itu gimana secara psikologi. Di luar negeri gitu, jadi dia mengalami hal serupa. Dia merasa menyesal, dia sampai nangis, dia depresilah selama 2 bulan karena dia pikir mukanya akan begitu, padahal belum selesai. Ternyata itu namanya post-op blues,” jelas Rina Nose.

    Rina Nose usai operasi hidung.

    Ia mengakui sempat mempertanyakan keputusannya sendiri. “Aku sempat juga sempat… ngapain sih? Kenapa sih kemarin? Tapi itu tuh karena aku melihat-melihat awalnya kan padahal masih di sini (masih) bengkak, nah cuman karena gak ada memar jadi aku pikir itu udah bentuknya, ternyata belum,” tuturnya. Pengalaman psikologis pascaoperasi ini sering kali tidak banyak dibahas, meski merupakan bagian umum dari proses pemulihan bedah plastik.

    Rina juga mengaku belum sepenuhnya terbiasa dengan bentuk hidung barunya. Perbedaan penampilan di berbagai media menjadi salah satu sumber kecemasannya. “Iya, masih, masih, aku melihat di kamera, kok beda ya. Jadi kayak aku melihat di kaca, terus ke kamera, kok beda ya, gitu, gitu. Kayak di kamera handphone, melihat di kaca, ntar kalau di TV gimana ya, ntar di kamera wartawan gimana ya, gitu, gitu, gitu,” ucapnya sambil tertawa.

    Fenomena post-op blues yang dialami Rina Nose ini menyoroti aspek psikologis dari prosedur bedah plastik yang kerap terabaikan. Banyak pasien, seperti yang dijelaskan Rina, tidak mendapat gambaran jelas tentang fase pemulihan mental ini. Ia menuturkan bahwa rasa takut justru tidak muncul saat operasi, melainkan setelahnya. “Dia menceritakan saat operasi gak ada rasa takut, tapi setelah selesai baru merasa kaget hingga cemas,” seperti dikutip dari penjelasannya.

    Rina Nose usai operasi hidung.

    Durasi post-op blues yang dialami Rina relatif singkat, yaitu lima hari pada minggu pertama. Namun, ia menyitir contoh dari luar negeri di mana seseorang bisa mengalami kondisi serupa hingga dua bulan karena mengira bentuk wajahnya sudah final padahal proses penyembuhan belum tuntas. Pengakuan publik figur seperti Rina Nose ini dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya persiapan mental dan dukungan psikologis pascaoperasi.

    Pengalaman Rina ini juga menggarisbawahi bahwa hasil operasi plastik tidak langsung sempurna. Proses pembengkakan dan adaptasi tubuh membutuhkan waktu. Persepsi awal terhadap bentuk baru, seperti yang dialami Rina, seringkali belum menggambarkan hasil akhir. Ia mengaku terkecoh karena tidak adanya memar, sehingga mengira bentuk yang terlihat adalah hasil final.

    Rina Nose usai operasi hidung.

    Cerita Rina Nose ini menjadi bagian dari tren selebritas Indonesia yang semakin terbuka mengenai prosedur operasi kecantikan mereka. Keterbukaan ini tidak hanya membahas sisi teknis dan biaya, tetapi juga dampak emosional yang menyertainya. Dengan berbagi pengalaman tentang fase sulit seperti post-op blues, diharapkan dapat membentuk ekspektasi yang lebih realistis bagi masyarakat yang mempertimbangkan tindakan serupa.

    Implikasi dari pengakuan ini adalah perlunya edukasi yang lebih komprehensif dari praktisi medis kepada calon pasien bedah plastik. Edukasi tersebut harus mencakup tidak hanya risiko fisik dan tahapan penyembuhan, tetapi juga kemungkinan gangguan psikologis sementara pascaoperasi. Pemahaman bahwa perasaan cemas atau penyesalan awal adalah hal yang wajar dan bagian dari proses dapat membantu pasien melewati masa-masa tersebut dengan lebih baik.

    Rina Nose usai operasi hidung.

  • Niken Anjani Jatuh Cinta pada Tari Jaipong Berkat Film Shutter

    Niken Anjani Jatuh Cinta pada Tari Jaipong Berkat Film Shutter

    Jbnews.id – Artis Niken Anjani mengaku menemukan kecintaan baru pada seni tari tradisional, khususnya Jaipong, setelah mendalami perannya dalam film terbaru “Shutter”. Pengalaman itu membawanya hingga tampil dalam workshop dan talkshow bertajuk ‘Dari Panggung Ke Layar, Menelisik Tubuh Sinematik’.

    Dalam film “Shutter”, Niken berperan sebagai seorang mahasiswi yang mahir menari. Peran itulah yang memaksanya mempelajari tarian Jaipong kreasi berjudul Japati Kembang Kota. “Sama sekali gak ada ekspektasi, murni hanya mendalami peran, tapi ternyata long the way nyaman banget ya. Aku suka sekali dengan tarian, karena tari tuh gak cuma menari saja, tapi ada filosofinya,” ujar Niken Anjani, Selasa (21/4/2026).

    Ia mengakui proses tersebut justru membuatnya jatuh cinta pada aktivitas menari. Niken kini menyempatkan waktu untuk berlatih tari Jaipong di sela kesibukan syuting. “Jujur jadi memang aku kayak naro tari jadi cabang olahraga baru buatku. Memang belum bisa jadi rutin, karena itu semua tergantung jadwal kerja aku. Aku tentu lebih fokus sama kerjaan, tapi pada saat aku punya waktu senggang, otomatis olahraga dan menari sudah masuk ke jadwal,” tuturnya.

    Antusiasmenya terhadap Jaipong membawa Niken undangan untuk berbagi pengalaman dalam sebuah acara publik. Di talkshow dan workshop Tari Japati Kembang Kota, ia bertemu langsung dengan peserta yang antusias mempelajari tari tradisional. “Seru banget, senang, aku excited banget karena ternyata antusiasme dari para peserta tinggi banget. Aku benar-benar untuk pertama kalinya perform di atas panggung sama penari-penari itu. Nervous ada, tapi antusias banget,” katanya.

    Bagi Niken, pembelajaran mendalam terhadap tari Jaipong bukanlah usaha yang sia-sia. Ia menemukan titik persamaan yang kuat antara seni peran dan seni tari. “Tari itu bukan cuma olah tubuh, tapi juga olah rasa. Itu kayak akting yang gak hanya gerak saja, tapi pakai rasa. Selain itu juga senang saja dengan hal yang baru, apalagi itu tarian tradisional, jadi perlu untuk dilestarikan,” pungkas artis tersebut.

    Pengalaman Niken Anjani ini menunjukkan bagaimana sebuah proyek film dapat membuka jalan bagi artis untuk mengapresiasi dan terlibat langsung dalam pelestarian budaya tradisional. Keterlibatannya dalam workshop juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mengenalkan tari Jaipong kepada khalayak yang lebih luas.

  • Eks Admin Fuji Diduga Gelapkan Uang Hingga Rp 1 Miliar

    Eks Admin Fuji Diduga Gelapkan Uang Hingga Rp 1 Miliar

    Jbnews.id – Kasus dugaan penggelapan dana yang dilaporkan selebritas Fuji terhadap mantan admin media sosialnya, Muhammad Ahsan Nurrijal, naik ke tingkat penyidikan di Polres Jakarta Selatan. Nilai kerugian yang diduga mencapai Rp 1 miliar menjadi fokus utama penyelidikan.

    Pengacara Fuji, Sandy Arifin, mengonfirmasi perkembangan kasus tersebut. “Ya kalau menurut hitungannya Kak Uti ya (Rp 1 miliar), tapi kan harus kita lihat dari cek terakhir jumlahnya,” kata Sandy di Polres Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026). Fuji menyatakan lega laporannya diproses dan berharap segera ada penetapan tersangka.

    Fuji mengungkapkan, uang yang diduga digelapkan digunakan mantan adminnya untuk membeli mobil yang diberikan kepada mantan pacar. “Uangnya untuk kayaknya seinget aku dia pernah beliin mobil ke mantannya ya. Jadi mobilnya tuh masih ada di mantannya,” ujar Fuji. Ia berharap mantan pacar tersebut berbaik hati mengembalikan aset yang dibeli dengan dana haram tersebut.

    Modus penggelapan diduga dilakukan dengan tidak memposting sejumlah pekerjaan endorsement yang seharusnya ditangani, serta menutupi transaksi dari Fuji. Kerugian tidak hanya finansial, tetapi juga merusak nama baik dan menghilangkan data penting. “WhatsApp-nya hilang, chat-chat itu semua bersih. Kontak-kontaknya juga bersih, foto-foto juga bersih semuanya, bukti-bukti juga bersih sama dia diilangin semuanya,” keluh Fuji.

    Meski eks admin telah meminta maaf via pesan singkat, Fuji meragukan kemampuan pelaku mengembalikan uang. “Ya semoga kalau misalnya duitnya masih ada ya, tapi setahu aku sih uangnya untuk membiayai orang lain mulu,” celetuknya. Fuji menegaskan proses hukum akan terus berjalan. “Oh lanjut terus saya mah gak mau setop, enak aja. Saya bisa cari duit sendiri, makan tuh duit, biar aja di dalam penjara. Capek saya kerja,” tegasnya.

    Fuji menyayangkan tindakan mantan adminnya yang dinilai tidak bersyukur. Padahal, ia memberikan gaji dan bonus yang mencapai dua digit setiap bulannya. “Gaji dan bonus ada dua digit tiap bulan, ada,” tegas Fuji. Kerugian besar ini memaksa Fuji untuk membangun kembali hubungan dengan para klien dan merek yang bekerja sama.

    Kasus ini mengingatkan pada pentingnya sistem audit dan transparansi keuangan, terutama dalam pengelolaan pendapatan digital oleh public figure. Potensi kerugian finansial yang signifikan dapat terjadi akibat pengelolaan yang tidak profesional. Fuji kini fokus pada pemulihan bisnis dan menunggu proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

  • Uya Kuya Laporkan Hoaks 750 Dapur MBG ke Polisi

    Uya Kuya Laporkan Hoaks 750 Dapur MBG ke Polisi

    Jbnews.id – Presenter Uya Kuya melaporkan akun media sosial ke Polda Metro Jaya terkait penyebaran berita bohong yang menyebut dirinya memiliki 750 dapur Makan Bergini Gratis (MBG). Laporan dengan nomor LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA itu telah dikonfirmasi pihak kepolisian.

    Uya mengaku bingung dengan munculnya tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki satupun dapur MBG, kecuali dapur restoran pribadinya, Asli Rasa, di Benhil. “Sampai saat ini saya tidak punya satu pun dapur MBG,” ujar Uya saat dihubungi wartawan, Minggu (19/4/2026).

    Ia menduga hoaks tersebut bermula dari unggahan di platform Threads pada Sabtu (18/4). Akun-akun tersebut mengedit foto Uya dan memberi narasi palsu tentang kepemilikan 750 dapur MBG. Uya menilai hal ini sengaja dibuat untuk terlihat seperti informasi asli.

    Uya Kuya dan istri, Astrid, pertama kali melihat rumahnya pascapenjarahan.

    Dalam kesempatan yang sama, Uya Kuya menyoroti peristiwa penjarahan rumahnya pada 2025 yang ia kaitkan dengan penyebaran video hoaks lama. “Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya dikorbankan,” katanya. Ia menyatakan rumahnya yang dijarah hingga kini belum selesai direnovasi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan laporan tersebut. “Iya benar. (Terkait) penyebaran berita bohong,” ujar Budi Hermanto, Minggu (19/4). Laporan ini menandai langkah hukum resmi Uya Kuya menanggapi informasi menyesatkan yang beredar tentang dirinya.

    Uya Kuya

    Kasus ini kembali menyoroti maraknya disinformasi yang menyasar figur publik. Uya Kuya secara tegas membantah klaim kepemilikan dapur MBG dalam bentuk apapun, menegaskan bahwa satu-satunya usaha kuliner yang ia miliki adalah restoran Asli Rasa.

    Laporan polisi tersebut kini menjadi proses hukum aktif untuk menelusuri sumber dan pelaku penyebaran konten hoaks. Publik diharapkan lebih kritis dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.

    uya kuya

  • Mpok Atiek Alami Mimpi Meninggal, Lihat Jenazah Sendiri Dimandikan

    Mpok Atiek Alami Mimpi Meninggal, Lihat Jenazah Sendiri Dimandikan

    Jbnews.id – Komedian senior Atiek Riwayati atau Mpok Atiek mengungkap pengalaman spiritual menakutkan berupa mimpi meninggal dunia yang mendorongnya untuk berbenah diri total di usia 70 tahun. Dalam mimpinya, ia melihat dirinya terbujur kaku di rumah dan menyaksikan proses pemulasaraan jenazahnya sendiri dari atas.

    Mpok Atiek menceritakan detail mimpi itu saat ditemui di Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026). Pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi wanita yang akrab disapa Emak itu untuk merefleksikan hidupnya.

    “Mimpinya meninggal, Emak ada di tengah-tengah rumah, pakai kasur, terus Emaknya terbaring di situ, diselimutin pakai kain batik, udah ditutup pakai kain jarik,” kenang Mpok Atiek dengan nada pilu.

    Yang membuatnya merinding, dalam mimpi itu ia merasa jiwanya menyaksikan langsung prosesi pemulasaraan jenazahnya. “Emaknya ada di atas melihat proses itu. Proses mandiin, proses kain kafanin, Emaknya melihat gitu. Begitu bangun, masyaallah kalau itu terjadi beneran, gue udah punya bekal apa buat mati?” tuturnya penuh penyesalan.

    Mimpi itu dirasakan sebagai tamparan keras. Mpok Atiek menyadari selama ini terlalu sibuk mengejar harta duniawi yang tidak akan dibawa mati. Kini, di “sisa antrean” usianya, ia memutuskan untuk mengubah prioritas hidup.

    “Kenapa asyik-asyik ngejar dunia aja, sementara dunia tidak kita bawa. Jadi terpikir di situ, titik baliknya di situ,” tegas komedian yang telah lama menghibur publik Indonesia itu. Pengalaman ini mendorongnya untuk lebih mempersiapkan bekal spiritual menghadapi kematian.

  • El Rumi Ucapkan Terima Kasih ke Groomsmen Jelang Nikah

    El Rumi Ucapkan Terima Kasih ke Groomsmen Jelang Nikah

    Jbnews.id – El Rumi menggelar makan malam terakhir bersama para groomsmen sebelum pernikahannya dengan Syifa Hadju. Dalam momen yang diunggah ke Instagram, Selasa (21/4/2026), ia menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu dan kesediaan sahabat-sahabatnya.

    El Rumi membagikan foto dan video momen tersebut di akun Instagram pribadinya. Ia menuliskan caption, “One last dance with the Groomsmen before forever begins.” Unggahan itu menunjukkan suasana hangat dan akrab antara calon mempelai pria dengan lebih dari lima orang sahabat yang akan mendampinginya di hari pernikahan.

    El Rumi

    Dalam video yang tayang di channel YouTube El Syifa, El Rumi secara khusus menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih ya buat kalian semua, karena sudah mau jadi Groomsmen gue. Karena, jadi Groomsmen itu kan gak gampang, banyak waktu tersita untuk acara gue nanti,” ujarnya. Ia menambahkan, “Oleh karena itu, malam ini gue mau mengucapkan terima kasih banyak buat kalian semua yang sudah mau gue repotkan.”

    Sebagai bentuk terima kasih, El Rumi memberikan mesin kopi kepada setiap groomsmen. Pemberian hadiah ini menjadi bagian dari acara makan malam yang penuh keakraban. Para sahabat juga menyampaikan pesan dan kesan mereka untuk El Rumi selama menjalin persahabatan.

    El Rumi

    Momen persiapan pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju terus menarik perhatian publik. Aktivitas ini menunjukkan tahap final menuju hari pernikahan yang telah lama dinantikan. Rangkaian acara pra-pernikahan, termasuk persiapan pernikahan yang intens, telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

    Unggahan El Rumi ini mendapat respons positif dari pengikutnya di media sosial. Banyak yang memberikan doa dan ucapan selamat untuk pasangan tersebut. Momen kebersamaan dengan groomsmen dinilai sebagai tradisi yang penuh makna sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

    El Rumi

    Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju menjadi salah satu peristiwa yang banyak dibicarakan. Keduanya telah menjalin hubungan cukup lama sebelum memutuskan untuk menikah. Prosesi pernikahan direncanakan akan berlangsung dalam waktu dekat, meski tanggal pastinya belum diumumkan secara resmi.

    Selain fokus pada pernikahan, berita seputar figur publik lainnya juga terus berkembang. Di dunia olahraga, misalnya, kabar tentang kemenangan Liverpool juga menjadi perbincangan hangat. Namun, momen personal seperti yang dibagikan El Rumi tetap memiliki tempat tersendiri bagi penggemarnya.

    Acara makan malam dengan groomsmen menandai fase akhir masa lajang El Rumi. Ritual semacam ini umum dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada sahabat dekat yang akan mendukung di hari penting. Pemberian hadiah berupa mesin kopi juga menunjukkan perhatian terhadap detail dan apresiasi yang personal.

    El Rumi

    Keterlibatan keluarga dalam persiapan pernikahan sempat menjadi sorotan, termasuk terkait peran Ahmad Dhani. Namun, momen dengan groomsmen ini sepenuhnya merupakan inisiatif dan lingkup pertemanan El Rumi. Hal ini menunjukkan kemandirian dan prioritasnya dalam mengatur acara pernikahan.

    Pernikahan ini akan menjadi salah satu pernikahan selebriti yang paling ditunggu tahun 2026. Masyarakat menanti kelanjutan dari kisah cinta keduanya yang kerap dibagikan melalui kanal YouTube “El Syifa”. Momen-momen pra-pernikahan seperti ini memberikan gambaran suasana yang akan terjadi di hari H.

    Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, termasuk acara dengan groomsmen, El Rumi tampaknya siap menyambut hari pernikahannya. Dukungan dari sahabat-sahabat terdekat menjadi modal berharga bagi calon mempelai pria dalam menjalani prosesi pernikahan yang padat agenda.

  • KFC Rugi Rp 366 Miliar, Pizza Hut Balik Laba di 2025

    KFC Rugi Rp 366 Miliar, Pizza Hut Balik Laba di 2025

    Jbnews.id – PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) atau KFC Indonesia mencatatkan kerugian bersih Rp 366,04 miliar sepanjang 2025. Berbeda nasib, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) atau Pizza Hut membukukan laba bersih Rp 24,75 miliar pada periode sama, membalikkan kerugian tahun sebelumnya.

    Meski masih rugi, KFC berhasil menekan angka kerugian dibanding 2024 yang mencapai Rp 796,71 miliar. Pendapatan KFC naik tipis menjadi Rp 4,88 triliun pada 2025. Pizza Hut mencatat pendapatan lebih tinggi, yakni Rp 3,05 triliun, naik dari Rp 2,79 triliun di 2024.

    Kinerja keuangan kedua perusahaan cepat saji ini menunjukkan perbedaan signifikan meski sama-sama beroperasi di pasar Indonesia. Pizza Hut berhasil keluar dari zona merah setelah pada 2024 menderita kerugian bersih Rp 72,83 miliar.

    Analisis Performa Keuangan

    Laporan keuangan kedua emiten mengungkap strategi berbeda. KFC fokus menekan beban pokok penjualan, yang turun menjadi Rp 1,99 triliun pada 2025. Langkah ini mendongkrak laba bruto menjadi Rp 2,88 triliun.

    Di sisi lain, Pizza Hut justru mencatat kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp 918,52 miliar. Namun, peningkatan pendapatan yang lebih besar berhasil menghasilkan laba bruto Rp 2,13 triliun dan akhirnya laba bersih.

    Hingga akhir 2025, total aset KFC tercatat Rp 4,94 triliun dengan liabilitas Rp 4,51 triliun. Ekuitas KFC tersisa Rp 435,85 miliar. Pizza Hut memiliki total aset Rp 1,92 triliun, liabilitas Rp 894,62 miliar, dan ekuitas Rp 1,03 triliun.

    Strategi Operasional dan Jaringan Gerai

    Kedua perusahaan melakukan penyesuaian jaringan gerai. KFC mengoperasikan 690 gerai hingga Desember 2025, turun dari 715 gerai di akhir 2024. Artinya, 25 gerai ditutup sepanjang tahun lalu.

    Pizza Hut juga mengurangi jumlah gerai dari 591 menjadi 575 pada periode yang sama. Penurunan terjadi di Jakarta dan kota lain di Indonesia. Jumlah karyawan Pizza Hut turun dari 4.467 menjadi 4.192 orang.

    Data ini mengindikasikan efisiensi operasional menjadi fokus utama di tengah tekanan pasar. Penutupan gerai dan pengurangan karyawan menjadi langkah untuk memperbaiki struktur biaya.

    Perbedaan hasil akhir antara laba dan rugi menunjukkan bahwa strategi Pizza Hut dalam mengelola pendapatan dan biaya memberikan hasil lebih efektif untuk tahun 2025. KFC, meski berhasil memperbaiki beberapa rasio, masih harus bekerja keras untuk mencapai titik impas.

    Laporan keuangan ini menjadi tolok ukur kesehatan bisnis restoran cepat saji di Indonesia. Investor dan pengamat pasar akan memantau langkah selanjutnya dari kedua perusahaan untuk mempertahankan atau memperbaiki kinerja di tahun-tahun mendatang.

  • Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tak Pernah Naik, Kenaikan dari Distributor

    Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tak Pernah Naik, Kenaikan dari Distributor

    Jbnews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak pernah menaikkan harga eceran LPG tabung 3 kilogram (kg) sejak program konversi minyak tanah dimulai. Kenaikan harga yang terjadi di pasaran, menurutnya, merupakan permainan dari pihak distributor dan pangkalan.

    Pernyataan itu disampaikan Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (20/4/2026). Ia menekankan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang harganya dijaga pemerintah. “Kalau untuk LPG 3 kilogram, sejak LPG diterapkan tahun 2006 atau 2007 sampai dengan sekarang, belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah,” ujar Bahlil.

    Menteri Bahlil secara eksplisit menyebut aktor di lapangan sebagai penyebab ketidakstabilan harga. “Yang ada itu adalah dimainkan harganya di distributor dan pangkalan. Itu kira-kira,” katanya. Pernyataan ini mengkonfirmasi keluhan masyarakat soal selisih harga yang sering terjadi antara ketentuan resmi dan praktik di lapangan.

    Bahlil mengaku pernah melakukan penataan distribusi LPG 3 kg pada awal tahun 2025. Tujuannya agar subsidi tepat sasaran dan masyarakat mendapatkan harga yang ditetapkan, yaitu Rp 17.000 hingga Rp 18.000 per tabung. Namun, dalam pelaksanaannya, penataan ini memicu polemik karena harga di pasaran sempat melonjak.

    “Harga yang kita tetapkan waktu itu berapa Rp17.000 sampai Rp18.000. Itu harga subsidi harus sampai di rakyat. Tapi kan ada yang sampai Rp 25.000 waktu itu dibuat. Tapi begitu kita tertibkan kan, ya macam-macamlah. Tapi ya sudahlah, sudah berlalu,” tutur Bahlil mengenai insiden tersebut.

    Kebijakan harga LPG 3 kg yang tetap ini menjadi penanda komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat berpenghasilan rendah. Program konversi dari minyak tanah ke LPG yang berjalan hampir dua dekade memang ditujukan untuk menyediakan energi yang lebih bersih dan terjangkau.

    Pernyataan Bahlil ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi pemerintah menanggapi berbagai isu kenaikan harga yang beredar di masyarakat. Dengan menunjuk langsung pada masalah distribusi, pernyataan ini menggeser fokus dari kebijakan harga pusat ke efektivitas rantai pasok di tingkat regional dan lokal.

    Imbas dari pernyataan ini diharapkan dapat mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap para distributor dan agen penyalur. Transparansi dalam rantai distribusi menjadi kunci agar harga subsidi yang telah dialokasikan pemerintah benar-benar dirasakan oleh konsumen akhir.