JBNews.id — Startup robotik asal China, Ollobot, memperkenalkan OlloNi, sebuah robot AI peliharaan yang mampu memahami emosi pengguna dan mengingat kebiasaan keluarga. Robot ini dipamerkan di ajang Global Connect Show @Shenzhen 2026 dan menjadi perhatian karena pendekatannya yang unik dalam dunia robotika konsumen.
Berbeda dengan robot rumah tangga pada umumnya, OlloNi tidak dirancang untuk menggantikan fungsi manusia atau hewan peliharaan. Sebaliknya, robot ini hadir sebagai teman emosional yang bisa tumbuh bersama keluarga. Founder Ollobot, Lyn Fang, menjelaskan bahwa OlloNi adalah cyber-pet, bukan sekadar perangkat pintar biasa.
“Kami membangun sesuatu yang berbeda. Ini adalah cyber-pet, companion seumur hidup yang tumbuh bersama keluarga,” ujar Lyn saat memamerkan kemampuan OlloNi di Global Connect Show @Shenzhen 2026.

Konsep yang diusung OlloNi cukup unik. Robot kecil ini dirancang memiliki memori, kepribadian, hingga kemampuan memahami emosi pengguna. Menurut Lyn, inti utama OlloNi hanyalah satu: selalu hadir menemani pengguna.
“Dia mempelajari kebiasaan Anda, mengingat wajah Anda, merespons emosi Anda, menangkap momen yang mungkin terlewat, lalu menghubungkan Anda dengan keluarga,” katanya.
Tiga Teknologi Utama OlloNi
Lyn menjelaskan ada tiga teknologi utama yang menjadi fondasi OlloNi. Pertama adalah Emotional Radar, sistem yang memungkinkan robot memahami perasaan pengguna melalui kombinasi sensor, pola interaksi, dan konteks perilaku. Teknologi ini membuat OlloNi mampu memberikan respons emosional yang terasa lebih natural.
Teknologi kedua adalah Long-Term Memory System. Sistem ini memungkinkan OlloNi mempelajari pola kebiasaan pengguna, memahami preferensi keluarga, hingga menyimpan berbagai momen penting yang terjadi sehari-hari. “Semakin lama bersama OlloNi, semakin baik ia memahami Anda,” ujar Lyn.
Sementara teknologi ketiga disebut sebagai Cyber Pet Evolution. Ini menjadi konsep yang membuat setiap OlloNi diklaim akan berkembang secara berbeda tergantung keluarga yang merawatnya. “Setiap percakapan, kebiasaan kecil, dan momen bersama akan membentuk karakter OlloNi. Tidak ada dua OlloNi yang benar-benar sama karena setiap keluarga unik,” lanjutnya.
Konsep tersebut membuat OlloNi terasa seperti perpaduan antara Tamagotchi modern, AI companion, dan robot interaktif.
Desain Unik yang Berbeda
OlloNi memang sengaja tidak dibuat menyerupai manusia atau hewan tertentu. Perusahaan tersebut menilai sebagian besar robot rumah saat ini terlalu fokus menjadi humanoid atau meniru anjing dan kucing. OlloNi justru diperkenalkan sebagai “spesies cyber-life baru” yang dirancang nyaman hidup berdampingan dengan manusia.
Secara desain, OlloNi tampil dengan mata digital ekspresif, sayap berbulu lembut, serta inti berbentuk hati yang menyala merah. Menariknya, bagian “hati” tersebut bukan sekadar ornamen karena menjadi pusat sistem memori robot. Sementara tanduk di bagian kepala memiliki fungsi kamera, sensor emosi, hingga tombol darurat untuk mute dan emergency stop.

Ollobot menyebut filosofi mereka sebagai “enough-smart is the real smart for a cyber-pet”. Artinya, OlloNi sengaja tidak dibuat terlalu pintar layaknya AI superintelligence karena tujuan utamanya adalah companionship atau hubungan emosional.
Selain itu, Ollobot menyebut cyber-pet hadir untuk menjawab kebutuhan companionship di era modern. Perusahaan menilai banyak orang kini sulit memelihara hewan asli karena keterbatasan waktu, biaya, maupun tempat tinggal.
OlloNi pun diposisikan sebagai alternatif “low-burden cyber companion” alias teman digital yang tidak merepotkan. Robot ini diklaim bisa bermain dengan anak-anak, memahami suasana hati pengguna, hingga merekam momen keluarga menggunakan kamera internalnya.
“Kami bukan di sini untuk menggantikan hewan peliharaan asli. Kami hanya mengisi celah yang selama ini terabaikan,” ujar Lyn.
Peluncuran Melalui Kickstarter
Ollobot sudah memamerkan OlloNi di CES 2026 Las Vegas berlanjut di GCS. Kehadiran robot imut ini diklaim mendapat respons pengunjung cukup besar. OlloNi disebut berhasil menarik perhatian karena tampil “canggung tapi menggemaskan” di tengah dominasi robot industri dan AI serius lainnya.
Lyn memastikan OlloNi akan resmi masuk Kickstarter pada musim panas tahun ini. Menurutnya, tujuan utama Ollobot bukan bersaing dengan gadget lain, melainkan mendefinisikan ulang arti AI di dalam keluarga.
“Kami tidak hadir untuk menggantikan perangkat lain. Kami hanya ingin mendefinisikan ulang apa arti AI sebagai bagian dari keluarga,” pungkas Lyn.

Kehadiran OlloNi menjadi angin segar di tengah maraknya pengembangan Robot Humanoid Phantom yang digunakan untuk keperluan militer. Sementara itu, Robot Anjing Boston Dynamics yang dipakai untuk patroli keamanan juga menjadi perbincangan hangat.
Dengan pendekatan yang berbeda ini, OlloNi menawarkan alternatif yang lebih personal dan emosional dalam interaksi manusia dengan robot. Bagi keluarga yang mencari teman digital yang bisa memahami perasaan dan tumbuh bersama, OlloNi bisa menjadi pilihan menarik.
Implikasinya, pasar robot konsumen tidak lagi hanya didominasi oleh perangkat fungsional seperti vacuum cleaner atau speaker pintar. Kini, dimensi emosional mulai menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan teknologi AI di rumah tangga.
