Blog

  • Krisis RAM Picu Kenaikan Harga Gadget Global

    Krisis RAM Picu Kenaikan Harga Gadget Global

    JBNews.id — Raksasa teknologi global seperti Apple, Microsoft, dan Nintendo secara serempak menaikkan harga produk mereka akibat krisis pasokan RAM yang belum pernah terjadi sebelumnya. Fenomena yang dijuluki “Ramageddon” ini telah membalikkan tren historis di mana harga perangkat elektronik lawas cenderung menurun seiring waktu, dan kini justru melonjak drastis.

    Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada produk baru, tetapi juga pada perangkat yang sudah beredar di pasaran selama bertahun-tahun. Microsoft, misalnya, menaikkan harga konsol Xbox Series S dan X minimal USD 100 atau setara dengan sekitar Rp 1,7 juta. Ini merupakan kenaikan ketiga dalam setahun, membuat harga konsol tersebut kini 30% hingga 40% lebih mahal dibandingkan tahun lalu.

    Apple juga tidak luput dari dampak krisis ini. Perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut menaikkan harga lini MacBook dan iPad hampir 20%. Pengumuman kenaikan ini bahkan sempat membuat harga saham Apple anjlok di bursa efek. Sementara itu, Valve menaikkan harga Steam Deck hingga 40%, dan konsol gaming anyar Steam Machine dipatok jauh lebih mahal dari ekspektasi awal akibat mahalnya komponen.

    Nintendo pun mengonfirmasi kenaikan harga global untuk konsol Switch 2 yang dijadwalkan mulai berlaku pada bulan September mendatang. Deretan kenaikan ini menunjukkan bahwa krisis RAM telah menjadi masalah sistemik yang mempengaruhi seluruh rantai pasok industri elektronik konsumen.

    Fenomena ‘Ramageddon’ dan Dampak AI

    Akar permasalahan dari krisis ini adalah ledakan permintaan chip untuk pusat data kecerdasan buatan (AI). Pusat data raksasa yang haya daya untuk menjalankan AI membutuhkan chip dalam jumlah yang luar biasa masif. Akibatnya, permintaan pasar kini jauh melampaui pasokan yang tersedia.

    Random Access Memory (RAM), komponen yang dulunya sangat murah dan selalu tersedia di setiap komputer, kini harganya melambung tak terkendali. Danni Hewson, Kepala Analisis Keuangan di firma investasi AJ Bell, menjelaskan bahwa perlombaan membangun pusat data AI memicu lonjakan permintaan yang sangat cepat. Kondisi ini membuat pabrikan chip raksasa seperti TSMC dengan leluasa menaikkan harga karena mereka tahu para pelanggan sedang berebut kapasitas produksi.

    Lonjakan harga ini terekam jelas pada komponen memori populer seperti DDR5. Berdasarkan data dari Counterpoint Research, harga komponen RAM 32GB DDR5 untuk PC berada di angka USD 94 pada Kuartal III 2025. Angka ini merangkak naik menjadi USD 127 pada Kuartal IV 2025, dan melambung gila-gilaan hingga 122% menjadi USD 282 pada Kuartal I 2026. Sejak saat itu, harga chip DRAM dan Nand flash terus merangkak naik tanpa henti.

    Fenomena ini juga beririsan dengan perkembangan Teknologi AI yang semakin masif di berbagai sektor. Permintaan akan komponen memori berkecepatan tinggi untuk mendukung aplikasi AI di pusat data dan perangkat konsumen menciptakan tekanan tambahan pada rantai pasok global.

    Konflik Geopolitik Memperparah Krisis

    Meski AI menjadi faktor utama, krisis ini juga diperparah oleh badai inflasi dan masalah geopolitik. Analis senior teknologi dari RSM UK, James Bull, mencatat bahwa empat raksasa teknologi AS terbesar diproyeksikan akan menghabiskan ratusan miliar dolar untuk pusat data dan peralatan AI pada tahun 2026. Skala pembelian raksasa ini membuat manufaktur lebih memprioritaskan pesanan mereka ketimbang untuk perangkat elektronik konsumen.

    “Pada dasarnya, laptop MacBook di meja konsumen saat ini sedang bersaing memperebutkan kepingan DRAM yang sama dengan pusat data yang menggerakkan ChatGPT, dan konsumen sedang kalah,” tegas James Bull. Pernyataan ini menggambarkan betapa ketatnya persaingan antara kebutuhan komputasi konsumen dan industri AI.

    Selain itu, konflik geopolitik turut memperburuk situasi. Saat Sony menaikkan harga PS5 beberapa waktu lalu, mereka menyoroti tekanan berkelanjutan dalam lanskap ekonomi global. Perang di Iran dan blokade di Selat Hormuz disinyalir membuat biaya logistik dan operasional pembuat chip semakin membengkak, yang pada akhirnya dibebankan kepada harga jual komponen.

    Kondisi ini mengingatkan pada pentingnya Transformasi Digital yang mandiri di tingkat nasional, agar ketergantungan pada rantai pasok global yang rapuh dapat diminimalkan.

    Dampak bagi Konsumen dan Industri

    Krisis RAM ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah. Konsumen harus bersiap menghadapi kenaikan harga yang lebih tinggi untuk berbagai perangkat elektronik, mulai dari laptop, tablet, konsol game, hingga smartphone. Tren yang sebelumnya selalu dipegang teguh bahwa harga perangkat lawas akan semakin murah kini telah berhenti total.

    Bagi para gamer, situasi ini sangat merugikan. Konsol seperti Xbox Series S/X yang sudah beredar selama beberapa tahun justru mengalami kenaikan harga, bukan penurunan. Hal yang sama berlaku untuk para pengguna MacBook dan iPad yang harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan perangkat terbaru dari Apple.

    Sementara itu, industri teknologi secara keseluruhan menghadapi tantangan besar dalam menjaga profitabilitas di tengah kenaikan biaya komponen. Produsen perangkat dipaksa untuk memilih antara menaikkan harga jual atau mengurangi margin keuntungan mereka. Sebagian besar memilih opsi pertama, yang pada akhirnya membebani konsumen.

    Perkembangan Aplikasi Prediksi dan teknologi AI lainnya justru menjadi salah satu pemicu utama krisis ini, karena kebutuhan komputasi yang sangat besar untuk melatih model-model AI skala raksasa.

    Para analis memperkirakan bahwa situasi ini tidak akan segera membaik dalam waktu dekat. Investasi besar-besaran di bidang AI oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia diprediksi akan terus mendorong permintaan chip memori ke level yang lebih tinggi. Selama permintaan dari pusat data AI masih tinggi, produsen chip akan terus memprioritaskan pesanan korporasi besar dibandingkan kebutuhan konsumen ritel.

    Implikasinya, konsumen di Indonesia dan di seluruh dunia harus menyesuaikan ekspektasi mereka. Membeli perangkat elektronik baru kini membutuhkan anggaran yang lebih besar, dan menunggu harga turun mungkin bukan lagi strategi yang bijaksana dalam kondisi pasar saat ini.

  • Reservasi Username WhatsApp Dibuka, Begini Caranya

    Reservasi Username WhatsApp Dibuka, Begini Caranya

    JBNews.id — WhatsApp resmi membuka reservasi username atau nama pengguna mulai 30 Juni 2026. Fitur ini memungkinkan pengguna berkirim pesan tanpa perlu membagikan nomor telepon, sebuah langkah baru dalam privasi komunikasi digital.

    Reservasi username WhatsApp dilakukan sebelum fitur tersebut diluncurkan secara resmi yang dijadwalkan pada akhir tahun ini. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada pengguna memilih nama pengguna yang diinginkan sebelum digunakan oleh orang lain.

    Fitur username ini bersifat opsional dan tidak akan mengubah cara berkomunikasi di WhatsApp. Pengguna tetap dapat menggunakan nomor telepon seperti biasa. Namun, keberadaan username memberikan alternatif bagi mereka yang ingin menjaga privasi nomor pribadi saat berkomunikasi dengan orang baru.

    Menurut informasi yang dihimpun, fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang harus berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal tetapi enggan memberikan nomor telepon karena terlalu personal. Siapa pun yang mengetahui username Anda dapat menghubungi melalui WhatsApp tanpa harus mengetahui nomor telepon.

    Sebelum melakukan reservasi, ada beberapa kriteria format yang harus dipenuhi. Username harus terdiri dari 3 hingga 35 karakter. Bisa berisi huruf kecil (a-z), angka (0-9), garis bawah (_), dan titik (.). Username tidak boleh hanya berupa angka, harus unik, dan tidak boleh memuat kata atau frasa yang dilarang.

    Proses reservasi username WhatsApp di perangkat Android cukup sederhana. Buka aplikasi WhatsApp, ketuk menu titik tiga di sudut kanan atas, lalu pilih Pengaturan. Ketuk foto profil Anda, pilih opsi Pesan nama pengguna, lalu ketuk tombol Buat nama pengguna. Masukkan nama pengguna yang diinginkan. Jika tersedia, akan ada konfirmasi di layar. Jika tidak tersedia, Anda bisa mendapatkan saran nama pengguna berdasarkan input. Ketuk Simpan, lalu Selesai.

    Untuk pengguna iPhone, langkahnya hampir sama. Buka aplikasi WhatsApp, ketuk tab Anda di sudut kanan bawah, ketuk foto profil, pilih opsi Pesan nama pengguna, lalu ketuk tombol Buat nama pengguna. Masukkan nama pengguna yang diinginkan dan ikuti petunjuk yang sama seperti di Android.

    Selain membuat username baru dari awal, pengguna juga bisa mengklaim username Instagram atau Facebook yang sudah ada. Opsi ini hadir untuk kreator dan bisnis agar pengikutnya mudah menemukan mereka di WhatsApp, tetapi pengguna biasa juga bisa memanfaatkan fitur ini.

    Cara klaim username Instagram atau Facebook cukup mudah. Buka aplikasi WhatsApp, ketuk menu titik tiga di sudut kanan atas (Android) atau ketuk tab Anda di sudut kanan bawah (iPhone). Ketuk foto profil Anda, pilih opsi Pakai nama pengguna Instagram atau Pakai nama pengguna Facebook. Ikuti petunjuk di layar untuk menambahkan akun WhatsApp Anda ke Pusat Akun Meta yang sama. Setelah ditambahkan, Anda akan memiliki nama pengguna Instagram atau Facebook yang sudah ada untuk akun WhatsApp Anda.

    Setelah berhasil mereservasi username, WhatsApp akan memberikan notifikasi saat fitur username tersedia untuk digunakan. Username yang sudah direservasi bisa diubah atau dihapus kapan saja. Namun, perlu diingat bahwa username yang dihapus akan menjadi bebas dan bisa diklaim oleh orang lain.

    Selain reservasi username, WhatsApp juga menyediakan fitur kunci username. Fitur ini memungkinkan hanya orang yang mengetahui kunci tersebut yang bisa menghubungi Anda. Ini menjadi lapisan keamanan tambahan bagi pengguna yang ingin lebih selektif dalam menerima pesan.

    Kehadiran fitur username ini merupakan langkah signifikan dalam transformasi layanan pesan instan. Dengan username, pengguna tidak lagi harus membagikan nomor telepon pribadi saat ingin berkomunikasi dengan orang baru. Ini menjadi solusi bagi mereka yang peduli dengan privasi data pribadi.

    Data dari sumber resmi menyebutkan bahwa fitur username akan tersedia secara penuh menjelang akhir tahun 2026. Pengguna yang sudah melakukan reservasi akan mendapatkan prioritas saat fitur diluncurkan. Oleh karena itu, segera lakukan reservasi untuk mengamankan nama pengguna yang Anda inginkan.

    Bagi pengguna yang tertarik dengan tips teknologi lainnya, fitur ini menjadi salah satu inovasi yang patut dicoba. Dengan reservasi username, Anda bisa memastikan identitas digital Anda aman sebelum digunakan orang lain.

    WhatsApp juga mengingatkan bahwa fitur ini tidak akan mengubah pengalaman dasar pengguna. Semua fitur yang sudah ada seperti panggilan suara, panggilan video, dan pesan teks tetap berfungsi seperti biasa. Username hanya menjadi opsi tambahan bagi pengguna yang membutuhkannya.

    Bagi pengguna bisnis, fitur ini sangat menguntungkan. Dengan mengklaim username Instagram atau Facebook yang sudah ada, pelanggan bisa lebih mudah menemukan bisnis Anda di WhatsApp. Ini memperkuat ekosistem komunikasi digital yang terintegrasi dengan platform Meta.

    Proses reservasi username ini juga sejalan dengan tren transformasi digital yang sedang berlangsung. Dengan semakin banyaknya layanan digital yang mengadopsi sistem username, pengguna memiliki lebih banyak kontrol atas privasi mereka.

    Untuk pengguna yang sering berganti perangkat atau menggunakan banyak perangkat, fitur username ini akan memudahkan proses migrasi data. Anda tidak perlu lagi membagikan nomor telepon ke setiap perangkat baru. Cukup dengan username, semua kontak bisa tetap terhubung.

    WhatsApp menekankan bahwa fitur username bersifat opsional. Pengguna yang merasa nyaman dengan sistem nomor telepon saat ini tidak perlu mengubah apapun. Fitur ini hanya memberikan opsi tambahan bagi mereka yang membutuhkan lapisan privasi lebih.

    Dengan dibukanya reservasi username, WhatsApp menunjukkan komitmennya terhadap privasi pengguna. Ini menjadi langkah maju dalam industri pesan instan yang semakin peduli dengan keamanan data pribadi. Pengguna kini memiliki kendali lebih besar atas informasi yang mereka bagikan.

    Jadi, segera lakukan reservasi username WhatsApp Anda sekarang juga. Jangan sampai nama pengguna yang Anda inginkan direbut oleh orang lain. Ikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan dan amankan identitas digital Anda.

    Bagi yang membutuhkan panduan lebih lanjut, Anda bisa melihat tutorial terkini dari JBNews.id. Dengan informasi yang tepat, Anda bisa memaksimalkan fitur-fitur baru di perangkat Anda.

  • Filter Air Purifier Wajib Diganti Secara Rutin

    Filter Air Purifier Wajib Diganti Secara Rutin

    JBNews.id — Masyarakat perkotaan yang mengandalkan air purifier untuk melindungi keluarga dari polusi udara kerap melakukan kesalahan fatal: mengabaikan kondisi dan masa pakai filter di dalam perangkat. Sebuah air purifier yang menyala 24 jam dengan filter yang sudah jenuh dan menghitam tidak akan memberikan manfaat apa pun. Sebaliknya, polutan, bakteri, dan debu mikroskopis tetap bersirkulasi bebas di dalam ruangan.

    Fenomena ini mendorong produsen air purifier asal Korea Selatan, Winix Indonesia, untuk menggelar gerakan edukasi bertajuk “Care Without Words”. Melalui kampanye ini, Winix ingin menggeser paradigma masyarakat bahwa kepedulian terhadap kesehatan keluarga tidak cukup hanya dengan membeli alat, tetapi juga membutuhkan tindakan nyata berupa perawatan perangkat secara rutin.

    Polusi dalam ruangan sering kali tidak terlihat dan tidak berbau. Ancaman ini bisa berasal dari senyawa organik mudah menguap (VOC) dari cat atau perabotan, debu, bulu hewan peliharaan, hingga bakteri dan virus. Risiko kesehatan yang ditimbulkan tidak kalah berbahaya dengan polusi luar ruangan. Jika filter tidak pernah diganti, fungsi air purifier sebagai pelindung pernapasan keluarga menjadi sia-sia.

    Untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya laten ini, Winix Indonesia mengambil langkah unik. Mereka menginisiasi gerakan di media sosial yang mengajak para pengguna untuk membongkar air purifier mereka dan melihat langsung kondisi filternya. Filter yang telah berubah warna menjadi hitam atau abu-abu pekat adalah bukti visual nyata tentang seberapa banyak kotoran yang berhasil dicegah agar tidak masuk ke paru-paru penghuni rumah.

    Dengan melihat langsung tumpukan kotoran tersebut, diharapkan timbul kesadaran kolektif mengenai pentingnya mengganti filter secara berkala. Kebiasaan mengganti filter secara rutin menjadi langkah preventif yang sederhana namun sangat krusial.

    “Ini adalah cara kami melihat bahwa teknologi bisa menjadi bagian dari kepedulian kita terhadap kesehatan keluarga. Bagi kami, udara bersih adalah bentuk perhatian yang mungkin tidak selalu terlihat, tapi bisa dirasakan setiap hari,” ujar Marketing Communication Winix Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (30/6/2026).

    Untuk memperkuat pesan edukasi ini, Winix menggandeng figur publik sekaligus konten kreator, Natasha Surya. Pemilihan Natasha dinilai relevan karena sosoknya sering membagikan konten seputar manajemen rumah tangga dan gaya hidup keluarga yang sehat. Melalui narasi “Care Without Words”, edukasi yang dibawa sangat jelas: menghadirkan udara bersih dan merawat perangkat penjernihnya adalah bentuk nyata kasih sayang dan perlindungan kepada keluarga. Tindakan ini berbicara jauh lebih keras dibandingkan sekadar ucapan.

    Kampanye ini juga mengingatkan bahwa ancaman digital dan keamanan data tidak kalah penting untuk diperhatikan. Di era di mana perangkat pintar (smart home) semakin terintegrasi, Data Wajah yang dikumpulkan oleh perangkat-perangkat ini bisa menjadi risiko besar jika tidak dikelola dengan baik. Sama seperti filter air purifier yang perlu diganti, data pengguna juga harus dilindungi secara berkala.

    Winix Indonesia berharap gerakan “Care Without Words” dapat menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas udara dalam ruangan adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan pernapasan keluarga. Dengan mengganti filter secara rutin, setiap rumah tangga dapat memastikan bahwa air purifier bekerja optimal dan udara yang dihirup benar-benar bersih.

    Bagi pengguna air purifier, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, periksa manual perangkat untuk mengetahui jadwal penggantian filter yang direkomendasikan. Kedua, perhatikan perubahan warna filter sebagai indikator visual. Ketiga, jangan ragu untuk mengganti filter lebih awal jika kondisi udara di lingkungan rumah sangat buruk.

    Selain itu, penting untuk selalu waspada terhadap Bahaya Aplikasi yang mungkin mengancam keamanan data pribadi. Edukasi tentang keamanan digital dan kesehatan lingkungan harus berjalan beriringan untuk menciptakan keluarga yang benar-benar terlindungi.

    Gerakan ini juga mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat. Manfaat maksimal hanya bisa diperoleh jika pengguna memiliki kesadaran dan disiplin dalam merawatnya. Tanpa perawatan yang tepat, perangkat canggih sekalipun akan kehilangan fungsinya.

    Implikasinya jelas: mengganti filter air purifier secara rutin bukan sekadar rekomendasi teknis, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjaga kesehatan pernapasan keluarga. Bagi masyarakat perkotaan yang tinggal di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi, langkah sederhana ini bisa menjadi perbedaan antara udara bersih dan udara yang justru membahayakan.

    Winix Indonesia melalui kampanye “Care Without Words” telah membuka mata banyak orang bahwa kepedulian terhadap kesehatan tidak perlu diucapkan, tetapi bisa dibuktikan melalui tindakan nyata. Mengganti filter air purifier adalah salah satu bentuk tindakan nyata yang paling mudah dilakukan.

    Edukasi serupa juga perlu dilakukan untuk aspek keamanan digital. Ancaman seperti Bahaya AI Workslop yang menyebabkan perusahaan terjebak dalam knowledge decay menunjukkan bahwa teknologi tanpa perawatan dan pemahaman yang tepat justru bisa menjadi bumerang. Sama seperti filter yang tidak diganti, AI yang tidak dikelola dengan baik juga bisa kehilangan fungsinya.

    Kesadaran kolektif inilah yang ingin dibangun Winix Indonesia melalui gerakan sosial media mereka. Dengan melibatkan figur publik seperti Natasha Surya, pesan tentang pentingnya perawatan air purifier diharapkan bisa menjangkau lebih banyak rumah tangga di Indonesia.

  • Gadget Apple untuk Pantau Pasien di Rumah Sakit Singapura

    Gadget Apple untuk Pantau Pasien di Rumah Sakit Singapura

    JBNews.id — iPhone dan iPad kini menjadi perangkat vital dalam transformasi layanan kesehatan di sejumlah rumah sakit di Singapura. Dua produk Apple ini digunakan untuk menjalankan tiga aplikasi kesehatan yang dirancang khusus guna memudahkan pekerjaan dokter dan perawat dalam merawat pasien secara lebih efisien dan akurat.

    Aplikasi tersebut adalah 3DGait, eKare, dan Blue Mirror. Ketiganya memanfaatkan kamera dan sensor canggih dari perangkat Apple untuk menggantikan metode manual yang memakan waktu dan rentan kesalahan. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana ekosistem Apple dapat diadaptasi untuk kebutuhan medis modern.

    Dr. Damian Lee, Associate Consultant Neurosurgery di National Neuroscience Institute, menjelaskan bahwa analisis gaya berjalan pasien pasca operasi tulang belakang merupakan indikator penting pemulihan. Sebelumnya, proses ini harus dilakukan di laboratorium khusus dengan peralatan besar dan pakaian sensor. Jika ada sensor yang salah posisi, seluruh proses harus diulang dari awal.

    CareCam, perusahaan teknologi Singapura, mengatasi masalah ini melalui aplikasi 3DGait yang dirancang untuk iPad Pro. Pasien cukup berjalan di depan kamera iPad Pro, dan algoritma AI langsung menganalisis parameter kunci seperti panjang langkah, irama, dan waktu berdiri. Hasilnya langsung ditampilkan di layar untuk ditinjau dokter saat konsultasi.

    “Analisis gaya berjalan hanya membutuhkan mungkin kurang dari 30 detik untuk berjalan, dan proses analisisnya juga kurang dari 30 detik, jadi secara keseluruhan hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mendapatkan hasilnya,” kata Lee. Kini, ia cukup membawa iPad Pro untuk melakukan analisis dan menentukan jenis operasi yang diperlukan pasien.

    Aplikasi 3DGait yang dapat menganalisis gaya berjalan menggunakan kamera iPad Pro

    Sementara itu, aplikasi eKare untuk iPhone memudahkan perawat dan dokter memantau penyembuhan luka. Cukup dengan memotret luka menggunakan kamera iPhone, depth sensor akan mengukur luka secara otomatis. Data diproses secara lokal di perangkat dan langsung dikirim ke sistem rumah sakit.

    Nanthakumahrie Gunasegaran, perawat di Singapore General Hospital, menjelaskan bahwa sebelumnya pengukuran luka dilakukan secara manual menggunakan penggaris kertas. Data kemudian harus dimasukkan ke laporan rekam medis secara manual. Tanpa bantuan visual, sulit menilai apakah luka mulai sembuh atau memburuk, apalagi jika pasien berkonsultasi dengan spesialis berbeda.

    “Kami tidak perlu lagi menulis hasil pengukurannya di kertas, dan kemudian beralih ke rekam medis dan memasukannya ke sistem secara manual. Kami berhasil mengurangi langkah tersebut dan langsung mengunggah informasi ini secara cepat,” ujar Nantha. Dokter utama yang merawat pasien dapat langsung meninjau luka dari mana saja.

    Data yang sudah dikumpulkan dari dokumentasi luka yang diambil menggunakan aplikasi eKare di iPhone

    Aplikasi ketiga, Blue Mirror, adalah cermin pintar untuk iPad yang dikembangkan perusahaan asal Selandia Baru. Aplikasi ini dirancang untuk melatih perawat dan staf rumah sakit menggunakan alat pelindung diri (APD) dan membersihkan tangan dengan benar. CEO Blue Mirror Rommi Nunes mengatakan aplikasi ini mempersingkat waktu pelatihan petugas kesehatan baru.

    “Petugas kesehatan bisa memiliki pengalaman yang sama tanpa menghabiskan waktu pakar, yang dapat dipakai untuk merawat pasien. Jadi tidak hanya menghemat waktu, tapi pelatihan juga lebih mulus dan lebih cepat,” jelas Nunes. Aplikasi menampilkan instruktur virtual yang memandu langkah-langkah pemasangan dan pelepasan APD. Jika sistem mendeteksi langkah yang kurang tepat, pengguna diminta mengulangi.

    Blue Mirror juga membantu pasien dengan stoma—lubang buatan di perut untuk mengeluarkan sisa pencernaan—agar lebih percaya diri mengganti kantung stoma secara mandiri di rumah. Pasien dipandu lewat video dan suara untuk melepas kantung lama, membersihkan area, mengecek kelainan, dan memasang kantung baru.

    Demonstrasi pemasangan kantung stoma dipandu aplikasi Blue Mirror

    Transformasi digital di rumah sakit Singapura ini membuktikan bahwa perangkat konsumen seperti iPhone dan iPad punya potensi besar di dunia medis. Dengan memanfaatkan Fitur Terbaru dari ekosistem Apple, tenaga kesehatan bisa bekerja lebih cepat, akurat, dan efisien tanpa perlu investasi alat khusus yang mahal.

    Implikasinya jelas: adopsi teknologi serupa bisa diterapkan di Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama di daerah yang kekurangan tenaga medis spesialis. Dengan perangkat yang sudah banyak dimiliki, pelatihan dan monitoring pasien bisa dilakukan secara jarak jauh.

    Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan transformasi ini bergantung pada kesiapan infrastruktur digital dan pelatihan pengguna. Tanpa itu, potensi besar teknologi ini bisa terbuang sia-sia. Untuk menghindari Lingkungan Kerja Beracun akibat penerapan teknologi yang buruk, manajemen rumah sakit perlu merencanakan implementasi secara hati-hati.

    Dengan demikian, kisah dokter dan perawat di Singapura ini bisa menjadi inspirasi bagi rumah sakit di Indonesia untuk mulai mengintegrasikan perangkat pintar dalam pelayanan sehari-hari, demi hasil yang lebih baik bagi pasien.

  • Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya Tembus Rp 50 Jutaan

    Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya Tembus Rp 50 Jutaan

    JBNews.id — Harga jual Steam Machine Valve di platform eBay tembus hingga Rp 53 jutaan akibat aksi penimbunan yang marak terjadi di tengah kelangkaan pasokan perangkat tersebut. Fenomena ini terjadi hanya beberapa minggu setelah Valve membuka reservasi resmi untuk PC mini berwajah konsol yang sangat dinantikan para gamer.

    Valve awalnya menargetkan harga rilis Steam Machine di kisaran USD 750 atau sekitar Rp 12,2 juta. Namun, lonjakan ekstrem harga komponen memori global dan kurangnya kekuatan daya tawar Valve dalam rantai pasokan memaksa mereka mematok harga mulai dari USD 1.049 (sekitar Rp 17,2 juta). Para teknisi Valve mengakui bahwa mereka sangat ingin menurunkan harganya, namun prospek tersebut sangatlah tipis. Harapan itu semakin meredup setelah perusahaan manufaktur Micron baru-baru ini memutuskan untuk mengunci harga memori pada tingkat tertingginya selama lima tahun ke depan.

    Kondisi suplai yang langka ini tak pelak memicu kemunculan para penimbun barang. Di platform eBay, harga jual listing Steam Machine dilaporkan sudah meroket melampaui angka USD 2.000, dan bahkan ada yang menyentuh batas USD 3.000 atau sekitar Rp 53 jutaan. Parahnya lagi, para scalper ini belum mendapat perangkat tersebut; sebagian besar listing hanya memajang tangkapan layar (screenshot) bukti notifikasi daftar tunggu reservasi mereka.

    Banyak pihak, termasuk Valve sendiri, sepakat bahwa harga rilis PC mini Steam Machine masih jauh dari kata ideal. Namun, hal itu tidak menghentikan perangkat keras terbaru ini dari masalah keterbatasan pasokan sejak hari pertama peluncurannya. Di tengah ketidakmampuan perusahaan untuk menekan harga jual, muncul beberapa sorotan menarik dari komunitas dan sisi perangkat lunak, salah satunya adalah modifikasi unik pada perangkat Steam Controller.

    Seorang pengembang sekaligus blogger bernama Ray Foss baru-baru ini mendemonstrasikan sebuah program yang membuat Steam Controller bisa bergerak dan bergeser melintasi permukaan meja yang datar menuju tempat pengisian daya miliknya secara otomatis. Inovasi dari komunitas ini hadir di tengah derasnya kritik terkait banderol harga produk flagship Valve tahun 2026 tersebut, demikian dikutip dari Techspot, Senin (29/6/2026).

    Bagi kebanyakan pengguna, controller gaming PC yang terbilang mahal ini mungkin akan menjadi satu-satunya perangkat keras baru dari Valve yang bisa mereka cicipi untuk saat ini, mengingat stok unit Steam Machine yang sangat tipis di pasaran.

    Fenomena penimbunan ini menunjukkan betapa tingginya permintaan pasar terhadap perangkat gaming terbaru dari Valve. Meskipun harga resmi yang dipatok sudah cukup tinggi, para penggemar tetap rela membayar lebih untuk mendapatkan unit lebih awal. Situasi ini diperparah dengan kebijakan instalasi SteamOS yang hanya tersedia di perangkat resmi Valve.

    Krisis harga memori global menjadi faktor utama yang membuat Valve kesulitan menekan biaya produksi. Berbeda dengan raksasa seperti Apple atau Sony yang memiliki daya tawar kuat dalam rantai pasokan, Valve harus menerima kenyataan pahit bahwa biaya komponen terus melonjak. Keputusan Micron untuk mengunci harga memori pada level tertinggi selama lima tahun ke depan membuat prospek penurunan harga Steam Machine semakin suram.

    Meskipun demikian, antusiasme komunitas terhadap ekosistem Steam Machine tetap tinggi. Inovasi seperti modifikasi Steam Controller yang bisa bergerak otomatis menunjukkan bahwa para pengguna tetap kreatif dalam memanfaatkan perangkat Valve. Bagi banyak pengguna, controller ini mungkin menjadi satu-satunya cara untuk merasakan pengalaman perangkat keras Valve di tengah kelangkaan Steam Machine.

    Para analis memperkirakan bahwa situasi kelangkaan ini akan berlangsung setidaknya hingga akhir tahun 2026. Valve sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah pasokan ini. Sementara itu, para calon pembeli disarankan untuk bersabar atau mempertimbangkan alternatif lain seperti PC rakitan sendiri yang kompatibel dengan SteamOS.

    Fenomena penimbunan Steam Machine ini mengingatkan pada situasi serupa yang terjadi pada peluncuran Steam Deck beberapa tahun lalu. Saat itu, perangkat gaming handheld Valve juga mengalami kelangkaan pasokan yang parah dan menjadi incaran para scalper. Namun, kali ini situasinya lebih rumit karena faktor krisis komponen global yang lebih parah.

    Bagi para gamer yang sudah tidak sabar menunggu, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkan opsi lain. Valve sendiri telah membuka jalan bagi pengguna untuk menginstal SteamOS di PC rakitan mereka, memberikan alternatif bagi yang tidak bisa mendapatkan Steam Machine. Sementara itu, bagi yang tetap ingin membeli dari para penimbun, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam—hingga puluhan juta rupiah.

  • Gelombang Panas Eropa, Permintaan AC dan Kipas Angin Meroket

    Gelombang Panas Eropa, Permintaan AC dan Kipas Angin Meroket

    JBNews.id — Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa tidak hanya memecahkan rekor suhu, tetapi juga memicu lonjakan permintaan perangkat pendingin seperti AC dan kipas angin di sejumlah negara. Suhu yang menembus 40 derajat Celsius di Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, hingga Inggris telah mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya jarang menggunakan pendingin ruangan.

    Selama bertahun-tahun, sebagian besar rumah di Eropa dirancang untuk mempertahankan suhu hangat saat musim dingin, bukan untuk menghadapi panas ekstrem. Akibatnya, ketika gelombang panas datang, banyak bangunan kesulitan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. Masyarakat pun mulai berburu berbagai solusi pendingin, mulai dari AC portabel, kipas angin, tirai penahan panas, hingga pelapis jendela.

    Di sejumlah kota, pemerintah bahkan membuka cooling centers atau ruang pendingin bagi warga yang rentan terhadap cuaca panas. Lonjakan permintaan ini juga turut mengerek penjualan berbagai merek elektronik global.

    Produsen Elektronik Raup Untung

    Lonjakan permintaan perangkat pendingin memberikan dampak positif bagi produsen elektronik. Samsung Electronics melaporkan penjualan AC di pasar utama seperti Italia, Spanyol, dan Prancis tumbuh dua digit pada paruh pertama tahun ini. Perusahaan memperkirakan permintaan akan tetap tinggi seiring gelombang panas yang diprediksi berlangsung hingga puncak musim panas.

    LG Electronics juga mengungkapkan bahwa lini produksi AC di Korea Selatan telah beroperasi dengan kapasitas penuh sejak April untuk memenuhi lonjakan permintaan dari pasar domestik maupun luar negeri. Sementara itu, produsen asal China, Midea, mengatakan AC portabel PortaSplit miliknya laris hingga kehabisan stok di sejumlah saluran penjualan. Bahkan di beberapa negara, harga unit bekas sempat melampaui harga produk baru karena tingginya permintaan.

    Produsen Jepang, Mitsubishi Electric, turut mencatat kenaikan penjualan AC, terutama di Prancis, Spanyol, Inggris, dan Jerman. Menurut perusahaan tersebut, cuaca ekstrem membuat masyarakat Eropa mulai memandang pendingin ruangan sebagai kebutuhan, bukan lagi sekadar pelengkap rumah.

    Fenomena ini menunjukkan pergeseran besar dalam kebiasaan konsumen di Eropa. Seperti diberitakan sebelumnya, banyak warga Eropa menyerah dan akhirnya berbondong-bondong membeli AC untuk bertahan dari panas ekstrem.

    Paradoks Pendinginan dan Tantangan Energi

    Namun, meningkatnya penggunaan AC juga memunculkan tantangan baru. Semakin banyak perangkat pendingin yang digunakan, semakin besar pula konsumsi listrik. Di sejumlah negara, lonjakan penggunaan AC mulai membebani jaringan listrik nasional.

    Masalah lain muncul dari sektor energi. Suhu air sungai yang meningkat membuat beberapa pembangkit listrik harus mengurangi kapasitas produksinya karena air tidak lagi cukup efektif untuk mendinginkan reaktor maupun turbin.

    Para ahli menyebut kondisi ini sebagai cooling paradox atau paradoks pendinginan. Di satu sisi, AC menjadi teknologi penting untuk melindungi masyarakat dari suhu ekstrem. Namun di sisi lain, penggunaan pendingin ruangan secara masif dapat meningkatkan konsumsi energi dan emisi karbon apabila listrik masih bergantung pada bahan bakar fosil.

    Karena itu, banyak negara mulai mengembangkan teknologi pendingin yang lebih hemat energi. Selain AC berteknologi efisien, solusi seperti ventilasi alami, atap reflektif, peneduh bangunan, hingga ruang hijau perkotaan kini semakin banyak diterapkan untuk membantu menurunkan suhu tanpa bergantung sepenuhnya pada listrik.

    A person wearing a hat and holding a hand fan walks on the Pont des Arts bridge over the River Seine in Paris as temperatures rise during a heatwave affecting a large part of France, June 22, 2026. REUTERS/Alice Sacco

    Perubahan Cara Pandang Masyarakat

    Gelombang panas yang semakin sering terjadi juga mengubah cara pandang masyarakat Eropa terhadap pendingin ruangan. Jika sebelumnya AC dianggap bukan kebutuhan utama, kini perangkat tersebut mulai dipandang sebagai bagian dari strategi adaptasi terhadap perubahan iklim.

    Seorang warga London, Tom Lydon, mengaku akhirnya membeli AC portabel setelah suhu di apartemennya terus meningkat. “Saya dulu mengira tidak akan pernah membutuhkan AC di Inggris. Sekarang, saya tidak bisa membayangkan melewati musim panas tanpa alat ini,” ujarnya, dikutip CGTN.

    Fenomena serupa juga terjadi di negara-negara Skandinavia yang sebelumnya jarang mengalami suhu ekstrem. Hal ini menimbulkan dilema tersendiri bagi warga Eropa yang sadar lingkungan namun harus bertahan hidup di tengah cuaca panas yang mematikan.

    Para peneliti mengingatkan bahwa pendingin ruangan bukanlah solusi tunggal. Menurut mereka, kombinasi teknologi pendingin hemat energi, desain bangunan yang lebih adaptif terhadap cuaca panas, serta pengurangan emisi gas rumah kaca menjadi langkah penting agar masyarakat mampu menghadapi gelombang panas yang diperkirakan akan semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

    Implikasinya bagi pembaca, fenomena ini menunjukkan bahwa perubahan iklim telah memaksa adaptasi di negara-negara yang sebelumnya tidak membutuhkan pendingin ruangan. Bagi Indonesia yang sudah akrab dengan AC, pelajaran dari Eropa adalah pentingnya mengembangkan solusi pendinginan yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

  • Telkomsel Hadirkan AdTech Solution untuk Optimalkan Campaign Digital

    Telkomsel Hadirkan AdTech Solution untuk Optimalkan Campaign Digital

    JBNews.id — Telkomsel Enterprise melalui TADEX resmi meluncurkan Telkomsel AdTech Solution (TAS), sebuah solusi yang dirancang untuk membantu pelaku bisnis periklanan memahami audiens dan mengoptimalkan campaign secara lebih terarah dan terukur. Langkah ini hadir di tengah meningkatnya kompleksitas interaksi pelanggan yang kini berlangsung di berbagai platform secara simultan.

    Saat ini, pelanggan berinteraksi melalui berbagai platform dalam waktu yang sama, mulai dari media sosial, aplikasi, hingga layanan digital lainnya. Kondisi ini membuat pelaku industri periklanan menghadapi tantangan dalam memahami pelanggan secara utuh dan menjalankan campaign yang relevan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise melalui TADEX menghadirkan solusi yang mendukung pelaku industri dalam menjalankan strategi periklanan digital yang lebih efektif.

    Memasuki tahun kelima perjalanannya, TADEX terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan ekosistem periklanan digital Indonesia melalui pengembangan kapabilitas yang semakin adaptif terhadap dinamika industri dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

    Telkomsel Enterprise melalui TADEX menghadirkan Telkomsel AdTech Solution (TAS), solusi yang membantu bisnis memahami audiens dan mengoptimalkan campaign secara lebih terarah dan terukur.

    Membantu Advertiser dan Publisher

    VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya mengatakan ke depan pihaknya melihat kebutuhan industri semakin berkembang ke arah strategi yang lebih berkelanjutan, di mana pemanfaatan teknologi dan insight menjadi kunci dalam menghasilkan campaign yang relevan dan berdampak. “Melalui solusi ini, kami ingin membantu pelaku industri beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan sekaligus meningkatkan efektivitas bisnis secara lebih konsisten,” imbuhnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).

    Solusi ini membantu menghadirkan audience intelligence yang lebih baik, sehingga advertiser dapat meningkatkan relevansi campaign, sementara publisher memperoleh peluang monetisasi yang lebih optimal. Didukung ekosistem TADEX, proses aktivasi juga menjadi lebih efisien melalui pengalaman yang terintegrasi.

    Manfaat Bagi Advertiser dan Publisher

    Ada beberapa manfaat bagi advertiser dan publisher melalui solusi ini. Advertiser memperoleh kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih relevan dan meningkatkan efektivitas campaign. Proses aktivasi menjadi lebih sederhana dan efisien melalui pengalaman yang terintegrasi. Sementara itu, publisher mendapatkan peluang untuk meningkatkan nilai inventory dan memperluas potensi monetisasi.

    Dengan tetap mengedepankan privasi, keamanan data, dan tata kelola yang bertanggung jawab, solusi ini mendukung terciptanya ekosistem periklanan digital yang lebih terpercaya dan berkelanjutan. Hadirnya solusi ini memperkuat peran TADEX sebagai platform iklan programmatic lokal yang terus berkembang. Fokusnya bukan hanya pada teknologi, tetapi bagaimana membantu pelaku industri bekerja lebih efektif dan mendapatkan hasil yang lebih nyata.

    Sejalan dengan komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel terus menghadirkan solusi yang relevan dan membantu bisnis bekerja lebih efektif sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di ekosistem digital Indonesia. Perusahaan juga terus memperkuat kepatuhan hukum untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

    Implikasi bagi Industri Periklanan Digital

    Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas kapabilitas solusi digital advertising melalui pemanfaatan teknologi, audience intelligence, dan kolaborasi lintas industri untuk menghadirkan solusi yang semakin relevan, tepercaya, dan memberikan nilai tambah bagi advertiser maupun publisher. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi ekosistem periklanan digital Indonesia yang terus bertransformasi menuju pendekatan yang lebih data-driven dan efisien.

    Bagi pelaku bisnis periklanan, kehadiran TAS membuka peluang untuk mengoptimalkan anggaran iklan dengan menjangkau audiens yang tepat. Dari sisi publisher, solusi ini memberikan peluang monetisasi yang lebih optimal melalui platform yang terintegrasi. Dengan pendekatan yang mengedepankan privasi data, TAS juga menjawab kekhawatiran industri terkait keamanan informasi pelanggan.

    Telkomsel sebelumnya juga telah meraih Anugerah Pertumbuhan Ekonomi dan Ekosistem Digital Detikcom Awards 2025, menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mendorong inovasi digital di Indonesia. Inovasi seperti Google Kalender yang mendukung 200 warna event juga menjadi contoh bagaimana teknologi terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin spesifik.

    Dengan hadirnya Telkomsel AdTech Solution, industri periklanan digital Indonesia memiliki alternatif solusi lokal yang tidak hanya kompetitif secara teknologi, tetapi juga selaras dengan kebutuhan pasar dan regulasi yang berlaku.

  • Shimizu Corp Konsep Luna Ring: Kirim Listrik dari Bulan ke Bumi

    Shimizu Corp Konsep Luna Ring: Kirim Listrik dari Bulan ke Bumi

    JBNews.id — Perusahaan konstruksi Jepang, Shimizu Corporation, menggagas proyek ambisius bernama Luna Ring: membangun sabuk panel surya sepanjang 11.000 kilometer di khatulistiwa Bulan untuk menghasilkan listrik dan mengirimkannya ke Bumi menggunakan gelombang mikro dan laser. Gagasan ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan energi bersih pasca-bencana gempa dan tsunami Jepang 2011 yang memicu krisis di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi.

    Konsep Luna Ring bukanlah sekadar fiksi ilmiah. Menurut Shimizu, proyek ini dirancang untuk menjawab tantangan energi global dengan memanfaatkan kondisi unik Bulan. Tidak seperti Bumi, Bulan tidak memiliki atmosfer, awan, maupun cuaca yang dapat menghalangi sinar Matahari. Sabuk panel surya yang mengelilingi garis khatulistiwa Bulan akan memastikan selalu ada bagian panel yang menghadap Matahari, sehingga pembangkit dapat menghasilkan listrik hampir tanpa henti selama 24 jam.

    Mengapa Bulan Menjadi Pilihan Utama?

    Sebagai perbandingan, seperti dikutip dari EcoPortal, pembangkit listrik tenaga surya di Bumi hanya dapat menghasilkan energi pada siang hari dan efisiensinya menurun ketika cuaca mendung atau hujan. Kondisi ini membuat Bulan menjadi lokasi yang ideal untuk pembangkit listrik tenaga surya skala raksasa. Energi Matahari yang ditangkap panel surya di permukaan Bulan akan diubah menjadi listrik. Selanjutnya, listrik tersebut dialirkan melalui kabel menuju sisi Bulan yang selalu menghadap Bumi.

    Di lokasi tersebut, listrik akan dikonversi menjadi gelombang mikro dan sinar laser berenergi tinggi, lalu dipancarkan menuju stasiun penerima di Bumi. Stasiun ini menggunakan rectenna (rectifying antenna), yaitu antena khusus yang mengubah gelombang mikro kembali menjadi listrik yang dapat disalurkan ke jaringan listrik. Selain memasok listrik, energi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memproduksi hidrogen sebagai bahan bakar bersih di masa depan.

    Teknologi dan Konstruksi di Bulan

    Shimizu memperkirakan proyek ini sebagian besar akan dikerjakan oleh robot yang dikendalikan dari Bumi. Material konstruksi pun tidak sepenuhnya dibawa dari Bumi. Tanah Bulan direncanakan diolah menjadi beton, sementara serat kaca dan material bangunan lainnya diproduksi langsung di lokasi untuk mengurangi biaya peluncuran. Pendekatan ini menjadi kunci untuk membuat proyek semegah ini layak secara ekonomi.

    Perusahaan bahkan memperkirakan sistem tersebut berpotensi menghasilkan hingga 13.000 terawatt listrik, atau sekitar 500 kali konsumsi listrik dunia saat ini. Jika terealisasi, kapasitas tersebut berpotensi mengubah cara manusia memenuhi kebutuhan energi global. Angka ini menunjukkan skala ambisi proyek yang belum pernah ada sebelumnya.

    Tantangan yang Masih Menghadang

    Meski terdengar menjanjikan, Luna Ring masih sebatas konsep dan menghadapi tantangan teknologi yang sangat besar. Mengirim daya dari Bulan ke Bumi dengan akurasi tinggi melalui gelombang mikro dan laser belum pernah dilakukan dalam skala sebesar ini. Selain itu, biaya pembangunan dan pengoperasiannya diperkirakan sangat mahal. Proyek ini membutuhkan investasi triliunan dolar dan terobosan teknologi yang belum tersedia saat ini.

    Namun, konsep ini menunjukkan bahwa eksplorasi luar angkasa tidak hanya tentang penemuan ilmiah, tetapi juga dapat memberikan solusi nyata bagi masalah energi di Bumi. Jika berhasil, Luna Ring bisa menjadi tonggak sejarah dalam transisi energi global menuju sumber yang benar-benar bersih dan tak terbatas. Ini juga membuka peluang baru bagi kolaborasi internasional dalam proyek-proyek luar angkasa berskala besar.

    Konsep serupa juga pernah diusulkan oleh berbagai lembaga penelitian di masa lalu, namun Shimizu menjadi salah satu perusahaan swasta pertama yang merumuskan rencana detail dengan estimasi kapasitas yang konkret. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana sektor swasta semakin aktif dalam eksplorasi dan pemanfaatan luar angkasa.

    Untuk konteks yang lebih luas, perkembangan teknologi luar angkasa juga membuka diskusi tentang kemungkinan lain, seperti yang diusulkan oleh para ilmuwan untuk membangun pusat karantina alien di Bulan. Ini menunjukkan bahwa Bulan menjadi fokus perhatian banyak pihak untuk berbagai tujuan strategis.

    Implikasi bagi Masa Depan Energi

    Jika Luna Ring terealisasi, dampaknya terhadap sektor energi global akan sangat revolusioner. Dengan kapasitas 13.000 terawatt, proyek ini tidak hanya akan memenuhi kebutuhan listrik dunia, tetapi juga menyediakan surplus energi yang dapat digunakan untuk produksi hidrogen hijau. Hidrogen ini kemudian dapat menjadi bahan bakar untuk transportasi, industri berat, dan bahkan roket untuk misi luar angkasa selanjutnya.

    Namun, perlu diingat bahwa proyek ini masih dalam tahap konsep. Shimizu belum mengumumkan jadwal konstruksi atau pendanaan yang pasti. Para ahli memperkirakan bahwa teknologi yang diperlukan, seperti transmisi daya nirkabel jarak jauh dalam skala raksasa, masih membutuhkan waktu puluhan tahun untuk matang. Meski demikian, Luna Ring telah memicu diskusi penting tentang masa depan energi dan peran luar angkasa dalam mengatasi krisis iklim.

    Bagi Indonesia, konsep ini juga relevan mengingat potensi energi surya yang melimpah di negara tropis. Meskipun proyek di Bulan terdengar sangat jauh, prinsip dasarnya—memanfaatkan energi surya secara maksimal—dapat diterapkan di Bumi. Pemerintah Indonesia terus mendorong pengembangan energi terbarukan, termasuk tenaga surya, sebagai bagian dari transisi energi nasional. Inovasi seperti ini bisa menjadi inspirasi untuk mengoptimalkan potensi lokal.

    Sementara itu, perkembangan teknologi lain seperti yang terjadi di sektor keuangan global dengan Shadow AI yang menghambat adopsi AI menunjukkan bahwa setiap inovasi selalu diiringi tantangan. Namun, dengan pendekatan yang tepat, hambatan tersebut dapat diatasi.

    Konsep Luna Ring dari Shimizu Corporation adalah pengingat bahwa batas kemampuan manusia terus meluas. Dari bencana Fukushima pada 2011, lahirlah ide untuk mencari sumber energi yang lebih aman dan berkelanjutan hingga ke Bulan. Meskipun masih jauh dari kenyataan, langkah pertama menuju masa depan energi bersih tak terbatas telah dimulai dengan sebuah gagasan berani.

  • Whatsapp Username Resmi Diluncurkan, Reservasi Dibuka Pekan Ini

    Whatsapp Username Resmi Diluncurkan, Reservasi Dibuka Pekan Ini

    JBNews.id — WhatsApp resmi mengumumkan fitur username atau nama pengguna yang memungkinkan pengguna berkirim pesan tanpa perlu berbagi nomor telepon. Fitur ini akan tersedia mulai akhir tahun 2026, dan reservasi username dibuka mulai pekan ini.

    Alice Newton-Rex, VP dan Head of Product WhatsApp, menyatakan bahwa fitur username dirancang untuk menjawab kebutuhan privasi pengguna yang enggan membagikan nomor telepon kepada orang baru. “Berbagi nomor telepon dapat terasa sebagai langkah yang besar, karena nomor telepon sangat personal dan terhubung dengan banyak aspek hidup Anda,” ujar Newton-Rex dalam media briefing online, Senin (29/6/2026).

    Ia menambahkan bahwa pengguna mungkin ingin bergabung dengan grup chat untuk tim sepakbola anak, tetapi belum siap membagikan nomor telepon kepada orang-orang yang baru ditemui. “Jadi, username dirancang untuk memberi kendali tentang siapa yang dapat melihat nomor telepon Anda,” sambungnya.

    Fitur ini bersifat opsional. Pengguna tetap bisa berkomunikasi dengan bertukar nomor telepon seperti biasa. Mendaftarkan akun WhatsApp baru juga tetap membutuhkan nomor telepon.

    Jika pengguna memutuskan menggunakan username, orang lain harus mengetahui username secara lengkap untuk menghubungi pertama kalinya. Tidak ada direktori yang dapat ditelusuri, sehingga hanya orang yang memiliki username yang dapat menghubungi pengguna.

    Username WhatsApp harus dibuat unik agar tidak tumpang tindih dengan pengguna lainnya. Jika bingung, tersedia generator username yang dapat dipakai untuk membuat username unik. Satu username berlaku untuk satu akun WhatsApp, tetapi pengguna dapat mempertahankan username yang sudah dipilih saat berganti nomor telepon.

    Khusus untuk kreator, bisnis, dan organisasi, WhatsApp menyediakan opsi untuk mengklaim username Instagram atau Facebook yang sudah dipakai agar mudah ditemukan oleh komunitas dan konsumen setianya.

    Untuk melakukan reservasi username, pastikan aplikasi WhatsApp sudah menjalankan versi terbaru. Setelah itu buka Pengaturan > Akun > Nama pengguna > Masukkan username yang ingin digunakan.

    WhatsApp juga memperkenalkan fitur kunci username yang opsional, bagi pengguna yang ingin mengendalikan siapa saja yang dapat menghubungi mereka dengan username. Kunci ini berupa kode empat digit yang harus diketahui orang lain sebelum mengirim pesan atau menambahkan pengguna ke grup menggunakan username.

    Fitur username akan digulirkan secara bertahap untuk seluruh pengguna WhatsApp dalam beberapa bulan ke depan.

    Peluncuran fitur ini menandai langkah besar WhatsApp dalam meningkatkan privasi pengguna, serupa dengan Fitur Terbaru yang memungkinkan komunikasi tanpa berbagi data pribadi. Langkah ini juga relevan mengingat ancaman keamanan seperti Malware WhatsApp yang dapat mengendalikan perangkat korban.

    Bagi pengguna yang ingin segera mengamankan username favorit, disarankan untuk segera melakukan reservasi karena sifatnya yang unik dan tidak dapat tumpang tindih. Inovasi ini memberikan kendali lebih besar kepada pengguna atas privasi mereka dalam berkomunikasi.

    Implikasinya, fitur username ini menjadi solusi praktis bagi pengguna yang ingin menjaga kerahasiaan nomor telepon tanpa harus meninggalkan platform pesan instan terpopuler di dunia.

  • Kebocoran Data Supplier Bocorkan Foto iPhone 18 Pro

    Kebocoran Data Supplier Bocorkan Foto iPhone 18 Pro

    JBNews.id — Foto dan daftar komponen iPhone 18 Pro bocor di dark web setelah terjadi pelanggaran data yang menimpa salah satu pemasok utama Apple. Peristiwa ini terungkap dalam laporan Reuters dan memicu kekhawatiran serius dari raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

    Gambar yang bocor menunjukkan uji jatuh dari apa yang disebut sumber sebagai iPhone 18 Pro, dengan tata letak tiga kamera dan logo Apple. Kebocoran ini terjadi hanya seminggu setelah Tata Electronics, perusahaan asal India yang memproduksi komponen iPhone dan merakit perangkat tersebut, mengonfirmasi bahwa mereka mengalami pelanggaran data.

    Para peneliti keamanan mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok ransomware World Leaks telah mengunggah lebih dari 200.000 file terkait pelanggaran tersebut ke dark web. Bocoran itu dilaporkan mencakup dokumen milik beberapa klien Tata Electronics, termasuk Apple dan Tesla.

    Selain gambar iPhone 18 Pro, Reuters melaporkan bahwa setidaknya enam file merinci “ratusan” komponen yang digunakan dalam perangkat tersebut, bersama dengan daftar pemasoknya. AppleInsider juga melaporkan minggu lalu bahwa dokumen yang bocor menunjukkan tata letak papan untuk iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max, serta apa yang tampaknya merupakan lembar data untuk chip A20 Pro yang dirumorkan.

    Apple dikabarkan “khawatir tentang dokumen yang dibagikan di dark web,” menurut Reuters. The Verge telah menghubungi Apple untuk meminta komentar tetapi belum mendapat tanggapan langsung.

    Pelanggaran Data Tata Electronics

    Pelanggaran data yang menimpa Tata Electronics menjadi titik awal dari rangkaian kebocoran ini. Perusahaan yang berbasis di India ini merupakan salah satu mitra manufaktur utama Apple di kawasan Asia Selatan. Insiden ini menunjukkan betapa rentannya rantai pasokan teknologi global terhadap serangan siber.

    Kelompok ransomware World Leaks mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengunggah puluhan ribu file ke dark web, termasuk dokumen internal yang sangat sensitif. Kejadian ini tidak hanya berdampak pada Apple, tetapi juga pada Tesla yang disebut sebagai salah satu klien Tata Electronics.

    Bagi pengguna iPhone, kebocoran ini memberikan gambaran awal tentang apa yang akan hadir di Fitur Terbaru iPhone 18 Pro. Meskipun informasi ini belum diverifikasi secara resmi oleh Apple, dokumen yang bocor memberikan indikasi kuat tentang spesifikasi dan desain perangkat mendatang.

    Implikasi Keamanan dan Privasi

    Kebocoran data semacam ini memiliki implikasi serius terhadap keamanan dan privasi. Dokumen yang bocor dapat digunakan oleh pihak jahat untuk mengidentifikasi celah keamanan dalam rantai pasokan Apple. Selain itu, informasi tentang komponen dan pemasok dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi pesaing.

    Apple sendiri dikenal sangat ketat dalam menjaga kerahasiaan produknya. Kebocoran seperti ini sangat jarang terjadi dan menjadi pukulan telak bagi upaya keamanan perusahaan. Raksasa teknologi tersebut kini harus bekerja keras untuk menutup celah keamanan yang ada dan memastikan insiden serupa tidak terulang.

    Bagi konsumen yang sudah menantikan kehadiran iPhone 18 Pro, kebocoran ini mungkin memberikan sedikit gambaran. Namun, perlu diingat bahwa informasi yang beredar belum tentu akurat hingga Apple secara resmi mengumumkan produknya. Sementara itu, pengguna iPhone di berbagai negara juga perlu waspada terhadap potensi risiko keamanan, terutama bagi mereka yang berada di kawasan dengan regulasi ketat seperti Rusia, di mana Pengguna iPhone diimbau beralih ke Android.

    Dampak pada Rantai Pasokan Global

    Insiden ini juga menyoroti kerentanan rantai pasokan global di era digital. Tata Electronics, sebagai salah satu pemasok utama Apple, menjadi target empuk bagi peretas karena menyimpan data sensitif dari berbagai klien besar. Pelanggaran data ini menunjukkan bahwa tidak ada perusahaan yang benar-benar aman dari serangan siber.

    Apple kemungkinan akan memperketat protokol keamanan di seluruh rantai pasokannya setelah insiden ini. Perusahaan mungkin akan menerapkan enkripsi yang lebih kuat, audit keamanan yang lebih ketat, dan mungkin bahkan mempertimbangkan untuk diversifikasi pemasok untuk mengurangi risiko.

    Di sisi lain, kebocoran ini juga memberikan pelajaran berharga bagi perusahaan lain tentang pentingnya keamanan data. Biaya dari pelanggaran data tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga dapat merusak reputasi dan kepercayaan pelanggan. Apple sendiri telah memperingatkan pengguna tentang Bahaya Pasang Kontak di layar iPhone yang dicuri.

    Spekulasi Spesifikasi iPhone 18 Pro

    Berdasarkan dokumen yang bocor, beberapa spekulasi tentang spesifikasi iPhone 18 Pro mulai bermunculan. Tata letak tiga kamera yang terlihat dalam gambar menunjukkan bahwa Apple mungkin akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan sistem kameranya. Sementara itu, lembar data untuk chip A20 Pro mengindikasikan peningkatan kinerja yang signifikan.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa semua informasi ini masih bersifat spekulatif hingga Apple secara resmi mengumumkan produknya. Perusahaan sering kali mengubah spesifikasi akhir produk sebelum peluncuran, sehingga konsumen harus tetap waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi.

    Kebocoran ini juga memicu diskusi tentang bagaimana Apple akan merespons. Apakah perusahaan akan mempercepat peluncuran untuk mengantisipasi kebocoran lebih lanjut, atau justru menunda untuk melakukan perubahan desain? Keputusan ini akan sangat bergantung pada seberapa parah dampak kebocoran terhadap kerahasiaan produk.

    Implikasi untuk Konsumen

    Bagi konsumen yang menantikan iPhone 18 Pro, kebocoran ini mungkin memberikan sedikit gambaran tentang apa yang akan datang. Namun, mereka juga harus sadar bahwa informasi yang beredar belum tentu akurat. Yang lebih penting, mereka harus waspada terhadap potensi penipuan atau malware yang memanfaatkan popularitas kebocoran ini.

    Apple sendiri telah memperingatkan pengguna tentang bahaya mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya. Kebocoran data seperti ini sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan malware atau melakukan phishing.

    Dalam jangka panjang, insiden ini mungkin akan mendorong Apple untuk meningkatkan keamanan di seluruh ekosistemnya. Perusahaan mungkin akan memperkenalkan fitur keamanan baru di iOS atau meningkatkan enkripsi data. Bagi pengguna, ini adalah pengingat bahwa keamanan data adalah tanggung jawab bersama antara produsen dan konsumen.

    Kebocoran ini juga terjadi di tengah dinamika pasar smartphone global yang semakin kompetitif. Samsung baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka mulai Produksi Layar OLED untuk iPhone lipat, menandakan kolaborasi yang terus berlanjut antara kedua raksasa teknologi tersebut. Sementara itu, Apple juga harus bersaing dengan merek-merek China yang terus meningkatkan kualitas produk mereka.

    Dengan segala kompleksitas yang ada, satu hal yang pasti: kebocoran data ini menjadi pengingat bahwa di era digital, tidak ada yang benar-benar aman. Perusahaan sekelas Apple pun bisa menjadi korban pelanggaran data. Yang terpenting adalah bagaimana mereka merespons dan belajar dari insiden ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.