Blog

  • 2.074 Pasangan Bercerai di Tangerang Awal 2026

    2.074 Pasangan Bercerai di Tangerang Awal 2026

    Telset.id – Sebanyak 2.074 pasangan di Kota Tangerang resmi bercerai pada periode Januari hingga pertengahan April 2026. Data ini tercatat berdasarkan putusan Pengadilan Agama setempat.

    Angka tersebut menunjukkan dinamika perceraian di wilayah tersebut pada kuartal pertama tahun ini. Proses perceraian tersebut telah mendapatkan kekuatan hukum tetap melalui lembaga peradilan yang berwenang.

    Awal 2026, 2.074 Pasangan Bercerai di Tangerang

    Informasi mengenai perceraian ini menjadi salah satu data sosial yang tercatat di tengah berita lain dari wilayah Tangerang. Pemberitaan lain yang muncul bersamaan meliputi insiden kecelakaan dan pengawasan kebijakan publik.

    Sebagai contoh, sebuah insiden tenggelam terjadi di Danau Ciangir, Legok, yang diduga dipicu oleh kambuhnya penyakit ayan pada korban.

    Diduga Ayan Kambuh, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Ciangir Legok

    Di sisi lain, pemerintah setempat juga aktif melakukan berbagai pengawasan. Satgas Pangan Tangerang, misalnya, memperketat pengawasan harga komoditas menjelang akhir tahun 2025.

    Satgas Pangan Tangerang Perketat Pengawasan Harga Menjelang Akhir Tahun

    Isu banjir juga menjadi perhatian, seperti yang terjadi di kawasan Citra Prima Serpong 2. Kejadian banjir yang berulang ini telah mendorong respons dari Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

    Banjir Citra Prima Serpong 2 Berulang, Ini Kata Wakil Wali Kota Tangsel

    Kesiapsiagaan terhadap bencana juga dijalankan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang. Mereka menyiagakan command center operasional 24 jam untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.

    BPBD Tangerang Siagakan Command Center 24 Jam Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Data perceraian 2.074 pasangan ini hadir dalam konteks berbagai peristiwa lokal lainnya yang turut diangkat oleh media. Beberapa gambar pendukung lain dari pemberitaan sekitar meliputi dokumentasi insiden dan aktivitas di wilayah tersebut.

    IMG-20260419-WA0031
    IMG-20260419-WA0011
    IMG-20260419-WA0004
    IMG-20260419-WA0003
    IMG_20260419_122009

    Catatan perceraian dari Pengadilan Agama Tangerang ini memberikan gambaran awal mengenai tren sosial di wilayah tersebut pada tahun 2026. Data ini menjadi bagian dari statistik resmi yang tersedia untuk publik.

  • Ayu Aulia Operasi Hidung Pakai Tulang Iga Rp 100 Juta

    Ayu Aulia Operasi Hidung Pakai Tulang Iga Rp 100 Juta

    Telset.id – Artis Ayu Aulia menjalani operasi plastik hidung ketujuh atau kedelapan kalinya dengan metode tulang iga senilai sekitar Rp 100 juta. Prosedur ini dipilih untuk hasil yang lebih tahan lama dan natural, terutama untuk persiapan peran dalam film horor terbarunya.

    Ayu ditemui masih mengenakan perban di hidungnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/4/2026). Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara operasi kali ini dengan prosedur sebelumnya yang menggunakan implan.

    “Kalau yang kemarin itu kan pakai implan, jadi bisa diulang-ulang terus dan aku capek. Kalau pakai tulang iga ini kan lebih long lasting,” ujar Ayu, seperti dikutip dari keterangan resminya.

    Alasan utama di balik keputusan ini terkait langsung dengan tuntutan pekerjaannya di industri hiburan. Ayu mengungkapkan ada permintaan spesifik dari produser film horor yang akan dibintanginya.

    “Produsernya bilang hidung aku kepanjangan, jadi kita sesuaikan saja sama tuntutan peran,” katanya. Ia menegaskan operasi ini bukan dilatarbelakangi rasa kurang percaya diri, melainkan untuk menunjang penampilan di depan kamera.

    Dari segi biaya, operasi dengan tulang iga memang lebih mahal. Ayu membeberkan kisaran harga prosedur ini antara Rp 70 juta hingga Rp 80 juta, tergantung kasus. Untuk kasusnya sendiri, biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 100 juta.

    Proses pemulihan diperkirakan memakan waktu 10 hingga 14 hari. Selama masa itu, Ayu harus menjalani sejumlah pantangan, termasuk tidak merokok dan menghindari makanan pedas. Ia mengklaim metode tulang iga memiliki risiko efek samping lebih rendah dibandingkan implan.

    Rencana ke depan, usai pemulihan hidung, Ayu sudah menyiapkan prosedur kecantikan berikutnya: liposuction untuk membentuk otot perut. Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) disebutnya sebagai salah satu pendorong.

    “Mungkin lebih ke-FOMO ya. Sebenarnya aku merasa cantik tanpa operasi, tapi ya namanya perempuan kadang pengin ikut-ikutan,” tutup Ayu.

  • Komunitas Moge MBI Gelar HUT ke-7 dan Kampanye ‘No Sirine, No Strobo’

    Komunitas Moge MBI Gelar HUT ke-7 dan Kampanye ‘No Sirine, No Strobo’

    Telset.id – Komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-7 pada 12 April 2026 di Jakarta, dengan menggelar acara silaturahmi ratusan biker dan menegaskan komitmen kampanye keselamatan ‘No Sirine, No Strobo’.

    Acara yang bertema “7 Years of Passion and Ride” ini dihadiri oleh ratusan anggota dari berbagai komunitas motor besar, seperti Police Owners Group (POG), Harley Owners Group (H.O.G.) Anak Elang Jakarta Chapter, HOGERS Indonesia, dan Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI). Ketua MBI DKI Jakarta, Don Alwiciano, menyatakan acara ini sebagai wujud syukur atas persaudaraan yang terjalin.

    Anniversary komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta yang ke-7 pada tanggal 12 April 2026, di Jakarta

    “MBI DKI Jakarta telah menjalani persaudaraan dalam klub dan dengan penggemar motor kubikasi besar selama tujuh tahun,” kata Don Alwiciano dalam keterangan resmi. Acara ini juga bertepatan dengan momentum halal bihalal usai Ramadan, yang dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarpecinta motor besar di Indonesia.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan rolling thunder yang diikuti lebih dari 100 biker dari kawasan Asia Afrika menuju lokasi acara di Gatot Subroto. Kegiatan berlangsung tertib dengan MBI DKI Jakarta bertindak sebagai road captain. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kehormatan MBI, Bambang Soesatyo.

    Fokus pada Keselamatan dan Kekompakan

    Selain sebagai perayaan, momentum ini digunakan untuk memperkuat komitmen terhadap keselamatan berkendara. Don Alwiciano menegaskan, salah satu kegiatan rutin MBI DKI Jakarta adalah safety riding course untuk seluruh anggota. “Kami ingin terus mengobarkan semangat saling menghormati antara sesama pengguna jalan, serta disiplin dan taat berlalu lintas, salah satunya dengan menerapkan no sirene, no strobo,” tegasnya.

    Kampanye ‘No Sirine, No Strobo’ menjadi pesan penting komunitas untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan saling menghargai. Langkah ini menunjukkan bahwa komunitas motor besar tak hanya berfokus pada hobi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di jalan raya.

    Anniversary komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta yang ke-7 pada tanggal 12 April 2026, di Jakarta

    Christophorus Widiatmono, selaku Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua MBI DKI Jakarta, menyebut kekompakan sebagai kunci sukses acara. “Kegiatan ini adalah bukti bahwa rasa persaudaraan dan saling menghargai dapat menjadi dasar kerja sama yang kuat dan saling menularkan hal yang baik ke depannya,” ujarnya.

    Ekspansi dan Rencana Ke Depan

    Sebagai informasi, MBI kini telah memiliki lebih dari 18 chapter di seluruh Indonesia, dengan keanggotaan yang semakin beragam termasuk dari kalangan generasi muda. Don Alwiciano menyampaikan terima kasih atas kehadiran ratusan biker yang telah menyempatkan diri, menjadikan acara sebagai wadah silaturahmi yang efektif.

    Ke depan, MBI DKI Jakarta berencana untuk terus menggelar berbagai kegiatan positif. Rencana tersebut mencakup aktivitas touring hingga olahraga bersama, sejalan dengan visi untuk memupuk persaudaraan dan budaya berkendara yang aman di kalangan pengguna motor besar.

  • Alyssa Daguise Kenang Momen Jadi One Less Lonely Girl Justin Bieber

    Alyssa Daguise Kenang Momen Jadi One Less Lonely Girl Justin Bieber

    Jbnews.id – Alyssa Daguise kembali mengenang momen langka saat terpilih sebagai “One Less Lonely Girl” dalam konser Justin Bieber di Jakarta tahun 2011. Kenangan itu diunggahnya melalui Instagram Stories pada Senin, 20 April 2026, bersamaan dengan ekspresi keinginannya untuk menyaksikan penampilan Bieber di Coachella.

    Dalam unggahan tersebut, istri dari Al Ghazali itu menuliskan “OLLG for life,” singkatan dari One Less Lonely Girl, sebuah program ikonik dari tur Bieber yang mengajak seorang penggemar ke atas panggung. Unggahan foto kebersamaan dengan Justin Bieber itu membangkitkan nostalgia penggemar di Indonesia.

    Alyssa Daguise

    Alyssa Daguise juga menyampaikan keinginannya untuk menonton Justin Bieber tampil di festival musik Coachella. “Ya Allah pengin teleportasi ke Coachella sekarang juga. (Mba-mba yang di belakang gak usah tenangin diri kalian. Normal kok begitu ajah aman,” tulisnya dalam Instagram Stories yang sama.

    Momen awal yang dikenang Alyssa terjadi pada 2011 silam, ketika Justin Bieber menggelar konser di Sentul Convention Center, Bogor. Saat itu, Alyssa Daguise berkesempatan naik ke atas panggung dan menjadi bagian dari segmen spesial “One Less Lonely Girl” dalam konser tersebut.

    Alyssa Daguise

    Unggahan terbaru ini menunjukkan betapa momen tersebut masih melekat kuat dalam ingatannya, bahkan setelah 15 tahun berlalu. Konsep “One Less Lonely Girl” sendiri merupakan salah satu trademark dari tur Justin Bieber di era awal kariernya, yang selalu dinantikan oleh para penggemar perempuannya di berbagai kota.

    Dengan membagikan momen tersebut di tahun 2026, Alyssa Daguise secara tidak langsung juga mengingatkan publik pada euforia konser Justin Bieber di Indonesia lebih dari satu dekade lalu. Konser tersebut menjadi salah satu ajang hiburan musik internasional besar yang sukses digelar di tanah air.

    Alyssa Daguise

    Ekspresi keinginan Alyssa untuk “teleportasi” ke Coachella juga menyiratkan antusiasmenya terhadap perkembangan karier Justin Bieber yang masih aktif hingga kini. Kehadiran Bieber di panggung Coachella 2026 menjadi pembicaraan di kalangan penggemar global, termasuk di Indonesia.

    Unggahan kenangan ini mendapat perhatian dari pengikut akun media sosial Alyssa Daguise. Sebagai figur publik, ia turut membagikan fragmen pengalaman personal yang terkait dengan sejarah hiburan pop Indonesia.

  • Kecelakaan Maut Truk di Probolinggo Dipicu Uji KIR Kedaluwarsa Sejak 2023

    Kecelakaan Maut Truk di Probolinggo Dipicu Uji KIR Kedaluwarsa Sejak 2023

    Telset.id – Sebuah truk trailer dengan uji KIR kedaluwarsa sejak 2023 menjadi penyebab kecelakaan beruntun maut di Probolinggo, Jawa Timur, yang menewaskan empat orang. Kecelakaan terjadi Sabtu (18/4/2026) malam akibat rem blong.

    Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, mengonfirmasi truk trailer Nissan kontainer bernomor polisi B-9625-UEJ mengalami gagal rem saat melintasi jalan menurun. Kendaraan itu menabrak lima kendaraan lain yang sedang berhenti di perlintasan kereta api di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan.

    Pengecekan status uji berkala melalui aplikasi Mitra Darat Kementerian Perhubungan membuktikan truk tersebut tidak memiliki sertifikat uji KIR aktif. Masa berlaku uji terakhir, yang dilakukan 28 April 2023, telah habis pada 28 Oktober 2023.

    Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Selatan arah Lumajang menuju Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi seluru

    Korban jiwa dalam insiden tersebut adalah pengemudi dan tiga penumpang Toyota Vios Limo bernopol AG-1644-EG yang meninggal di tempat kejadian. Kendaraan lain yang tertabrak adalah Pickup Daihatsu Granmax P-8361-GL, Pickup N-8387-YH, Toyota Hi-Ace P-7022-QB, dan Truck Tractor Head Hino T-9698-TA.

    Sistem Pengawasan dan Faktor Manusia

    Erreza Hardian, praktisi keselamatan dan anggota Kebijakan dan Advokasi Berkendara Ikatan Motor Indonesia (IMI), menyoroti kegagalan sistem pengawasan. Menurutnya, ada sistem aman yang tidak berjalan, terutama terkait perawatan kendaraan dan penanganan darurat pengemudi.

    “Kenapa sampai perawatan tidak terjadi, KIR sudah mati padahal mereka bekerja tidak secara personal ada korporasi atau perusahaan?” kata Reza. Ia menegaskan insiden serupa kerap terjadi karena kombinasi masalah teknis dan human error.

    Hardian menambahkan, keterampilan emergency handling saat rem blong belum diajarkan secara formal di Indonesia. IMI berencana turun langsung memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada pengemudi kendaraan besar untuk meningkatkan pengetahuan dan etika berkendara.

    Advokasi juga dilakukan untuk menyempurnakan kurikulum sekolah mengemudi, baik untuk motor maupun kendaraan besar, sebagai bagian dari pilar Sistem Aman dalam keselamatan jalan raya.

  • Biaya Isi Penuh Tangki Pajero-Fortuner Tembus Rp 2 Juta

    Biaya Isi Penuh Tangki Pajero-Fortuner Tembus Rp 2 Juta

    Telset.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diesel non-subsidi memaksa pemilik Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport mengeluarkan biaya hingga Rp 2,04 juta untuk mengisi penuh tangki mobil mereka. Penyesuaian harga oleh Pertamina dan BP membuat Pertamina Dex dan BP Ultimate Diesel dijual di atas Rp 23.600 per liter.

    Berdasarkan data resmi dari laman mypertamina.id, harga Dexlite terkini adalah Rp 23.600 per liter, naik Rp 9.400 dari bulan sebelumnya. Sementara Pertamina Dex dijual Rp 23.900 per liter, meningkat dari harga lama Rp 14.500. BP juga menaikkan harga Ultimate Diesel menjadi Rp 25.560 per liter dari sebelumnya Rp 14.620.

    Kenaikan drastis ini langsung berdampak pada biaya operasional kendaraan diesel tangguh seperti Fortuner dan Pajero Sport. Kedua SUV ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar yang besar, sehingga kenaikan per liter berimplikasi signifikan pada total pengeluaran.

    Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2 A/T

    Rincian Biaya Full Tank Fortuner dan Pajero Sport

    Spesifikasi resmi menunjukkan perbedaan kapasitas tangki antara kedua mobil. Toyota Fortuner memiliki tangki berkapasitas 80 liter, lebih besar dari Pajero Sport yang berkapasitas 68 liter. Perbedaan ini membuat biaya pengisian dari kondisi kosong untuk Fortuner lebih tinggi.

    Mengacu pada rekomendasi bahan bakar dalam buku panduan untuk model Euro4, kedua mobil diesel ini disarankan menggunakan BBM dengan kandungan sulfur 50 ppm atau kurang, seperti Pertamina Dex atau BP Ultimate Diesel.

    Berikut perhitungan biaya isi penuh tangki dari kondisi kosong:

    • Toyota Fortuner (80 liter): Dengan Pertamina Dex (Rp 23.900/liter), biayanya Rp 1.912.000. Jika menggunakan BP Ultimate Diesel (Rp 25.560/liter), biaya melonjak menjadi Rp 2.044.800.
    • Mitsubishi Pajero Sport (68 liter): Mengisi dengan Pertamina Dex membutuhkan dana Rp 1.625.200. Sementara dengan BP Ultimate Diesel, pengeluaran mencapai Rp 1.738.080.

    Dalam skenario lebih realistis dimana masih tersisa 5 liter BBM di dalam tangki, perhitungannya menjadi:

    • Fortuner (butuh 75 liter): Biaya dengan Pertamina Dex adalah Rp 1.792.500. Dengan BP Ultimate Diesel, biaya menjadi Rp 1.917.000.
    • Pajero Sport (butuh 63 liter): Pengisian Pertamina Dex menelan biaya Rp 1.505.700. Untuk BP Ultimate Diesel, diperlukan Rp 1.610.280.

    Spesifikasi Mesin dan Konsumsi BBM

    Mitsubishi Pajero Sport menawarkan dua pilihan mesin diesel. Opsi pertama mesin 2.5L dengan tenaga 136 PS pada 4.000 rpm dan torsi 324 Nm pada 2.000 rpm. Opsi kedua adalah mesin 2.4L bertenaga 181 PS pada 3.500 rpm dan torsi 430 Nm pada 2.500 rpm.

    Sementara Toyota Fortuner memiliki variasi mesin lebih banyak, termasuk diesel dan bensin. Untuk varian diesel, tersedia mesin 2.8L berdaya 203,9 PS pada 3.000-4.000 rpm dan torsi 50,9 kgm pada 1.600-2.800 rpm, serta mesin 2.4L berdaya 149,6 PS pada 3.400 rpm dan torsi 40,8 kgm pada 1.600-2.000 rpm. Ada juga varian bensin 2.7L dengan tenaga 163 PS.

    Kenaikan harga BBM ini terjadi di tengah tren penggunaan kendaraan diesel tangguh di Indonesia. Dampaknya tidak hanya dirasakan pemilik perorangan, tetapi juga berpotensi memengaruhi biaya logistik dan operasional bisnis yang mengandalkan kendaraan jenis ini.

  • Gaikindo Kritik PPnBM Mobil, 80% Mobil Murah Dipakai Cari Nafkah

    Gaikindo Kritik PPnBM Mobil, 80% Mobil Murah Dipakai Cari Nafkah

    Telset.id – Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menyoroti penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada mobil. Ia menyatakan mayoritas mobil yang dibeli masyarakat Indonesia, yaitu 70-80 persen, berharga di bawah Rp 300 juta dan digunakan sebagai alat pencari nafkah, sehingga patut dipertanyakan statusnya sebagai barang mewah.

    Kukuh menyampaikan hal tersebut dalam perbincangan dengan media baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa mobil dengan harga di atas Rp 1 miliar yang memiliki fitur kemewahan jelas pantas dikenai PPnBM. Namun, realitas pasar menunjukkan konsentrasi pembelian justru pada kendaraan berharga terjangkau.

    “Mobil ini masih dianggap barang mewah, makanya dikenakan PPnBM. Ada memang mobil mewah, mobil di atas Rp 1 miliar, itu kan punya kemewahan. Udah harganya Rp 1 miliar, penumpangnya cuma (muat) dua misalkan. Tapi mobil yang banyak dibeli masyarakat kita dari datanya Gaikindo itu adalah 70-80 persen masyarakat kita beli mobil yang harganya di bawah Rp 300 juta,” ungkap Kukuh.

    Car dealer sales/rent car to the customer

    Menurutnya, mobil di bawah Rp 300 juta tersebut tidak lagi sekadar simbol kemewahan, melainkan alat untuk memenuhi kebutuhan mendesak, termasuk bekerja. Banyak dari kendaraan tersebut, seperti yang berada di segmen Low Cost Green Car (LCGC), digunakan sebagai armada taksi online atau ojek berbasis aplikasi.

    “Nah mobil-mobil itu bukan lagi sebuah kemewahan tapi masyarakat itu beli untuk keperluan yang sangat urgent, untuk bekerja, bahkan untuk mencari uang untuk nge-Grab misalkan, taksi online. Jadi pertanyaannya di mana dia mewahnya jadi dikenakan PPnBM?” tutur Kukuh.

    Ia mendorong adanya kajian mendalam untuk memperbaiki kebijakan PPnBM pada sektor otomotif. Kukuh menyarankan agar kategori mobil yang dikenai pajak mewah perlu dirinci lebih jelas, bukan dihapuskan secara keseluruhan. Kebijakan tersebut harus memiliki dasar yang kuat, mengingat masyarakat membutuhkan kendaraan untuk mobilitas dan penghidupan.

    “Bukan sekonyong-kong dihilangkan. Silakan dikaji, jadi kita mengambil kebijakan ada dasar yang sangat kuat. Dasarnya itu tadi kan masyarakat perlu kendaraan,” sambungnya.

    Saat ini, tarif PPnBM bervariasi berdasarkan kapasitas mesin dan tingkat emisi gas buang. Untuk mobil LCGC, tarif PPnBM yang dikenakan sebesar 3 persen. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 141/PMK.010/2021.

    Sementara itu, untuk mobil di segmen Low MPV atau Low SUV dengan harga di bawah Rp 400 juta, tarif PPnBM yang berlaku bisa mencapai 15 persen. Perbedaan tarif ini kembali menyoroti kompleksitas penentuan kategori ‘mewah’ pada kendaraan bermotor di Indonesia.

  • Toyota dan CATL Investasi Rp 1,3 Triliun untuk Baterai Hybrid Lokal

    Toyota dan CATL Investasi Rp 1,3 Triliun untuk Baterai Hybrid Lokal

    Jbnews.id – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menginvestasikan Rp 1,3 triliun bersama raksasa baterai China, CATL, untuk memproduksi sel dan modul baterai kendaraan hybrid di pabrik Karawang, dengan produksi komponen dimulai semester kedua 2026.

    Kerja sama strategis ini diumumkan langsung oleh Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, di Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, Senin (20/4/2026). Investasi besar ini bertujuan menghentikan impor komponen baterai utama untuk kendaraan hybrid Toyota yang dijual di Indonesia.

    “Melalui kolaborasi ini, kami akan memperdalam lokalisasi baterai kendaraan hybrid dengan pembuatan komponen sel dan modul baterai yang sejauh ini masih impor. Ke depannya akan diproduksi sendiri oleh talenta Indonesia,” jelas Nandi Julyanto dalam pernyataan resminya.

    Toyota Gandeng CATL Produksi Baterai Mobil Hybrid di Indonesia

    Nandi menegaskan bahwa lokalisasi produksi baterai ini merupakan proses bertahap yang membutuhkan waktu dan kolaborasi kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini bukan hanya untuk meningkatkan kandungan lokal, tetapi juga membangun fondasi ekosistem kendaraan elektrifikasi di dalam negeri.

    Menurut rencana, seluruh proses produksi baterai hybrid, mulai dari pembuatan sel, perakitan modul, hingga packing akhir, akan dikerjakan di fasilitas milik CATL yang terletak di Karawang, Jawa Barat. Pabrik tersebut dinyatakan sudah siap secara operasional.

    Dampak Langsung dan Ambisi Ekspor

    Implikasi langsung dari kerja sama ini adalah semua mobil hybrid Toyota yang dipasarkan di Indonesia akan menggunakan baterai produksi dalam negeri. Namun, TMMIN belum dapat memastikan dampak lokalisasi ini terhadap harga jual kendaraan di pasaran.

    Lebih dari itu, Nandi Julyanto mengklaim pencapaian besar dari proyek ini. “TMMIN akan menjadi anak perusahaan Toyota pertama di ASEAN yang akan melakukan ekspor baterai ke pasar global,” ujarnya. Pernyataan ini menandai ambisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga basis produksi dan ekspor komponen kendaraan elektrifikasi penting.

    Dukungan dari pihak CATL juga disampaikan secara eksplisit. Ni Zheng, Executive President of Japan Business Group CATL, menyambut baik kerja sama strategis ini. “Milestone hari ini hanya permulaan baru. Selanjutnya, CATL dan Toyota akan terus bekerja bersama-sama untuk meningkatkan bisnis kita di Indonesia dan Asia,” kata Zheng dalam kesempatan yang sama.

    Kolaborasi antara pabrikan otomotif tradisional seperti Toyota dengan pemain kunci baterai global seperti CATL mencerminkan percepatan transformasi industri menuju elektrifikasi, dengan Indonesia diposisikan sebagai hub produksi strategis di kawasan Asia Tenggara.

  • Biaya Balik Nama Kendaraan Bekas 2026: Gratis, Tapi Ada Pungutan Lain

    Biaya Balik Nama Kendaraan Bekas 2026: Gratis, Tapi Ada Pungutan Lain

    Telset.id – Pemilik kendaraan bekas kini bisa memperpanjang STNK tanpa KTP pemilik lama hingga akhir 2026, namun diwajibkan balik nama pada tahun depan. Kebijakan sementara dari Korlantas Polri ini memberikan kelonggaran bagi yang terkendala biaya, meski tarif bea balik nama sendiri sudah digratiskan.

    Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo, menegaskan kebijakan dispensasi KTP lama hanya berlaku untuk tahun 2026. Pemilik yang membayar pajak dengan cara ini wajib mengisi formulir pernyataan dan kesanggupan untuk melakukan balik nama di tahun 2027.

    “Kalau tidak sanggup balik nama di tahun ini, misal karena faktor biaya walau BBN 2 itu gratis, kami berikan kesempatan untuk balik nama di tahun depan atau tahun 2027,” jelas Wibowo seperti dikutip dari CNN Indonesia.

    Ilustrasi STNK

    Proses balik nama mengharuskan pemilik mengurus mutasi keluar di Samsat tempat kendaraan pertama terdaftar, kemudian mutasi masuk dan balik nama di wilayah domisili baru. Meski bea balik nama sebesar 1% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) telah dihapus, beberapa biaya administrasi tetap berlaku.

    Berikut rincian biaya yang diperlukan untuk balik nama kendaraan bekas berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020:

    • Bea balik nama kendaraan bermotor: Rp 0 (gratis)
    • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen: Besaran mengikuti ketentuan di STNK. Denda berlaku jika ada keterlambatan pembayaran periode sebelumnya.
    • SWDKLLJ: Rp 35.000 (motor) atau Rp 143.000 (mobil non-angkutan umum). Denda juga berlaku untuk keterlambatan.
    • Biaya penerbitan STNK: Rp 100.000 (roda dua/tiga) atau Rp 200.000 (roda empat atau lebih).
    • Biaya penerbitan TNKB: Rp 60.000 (roda dua/tiga) atau Rp 100.000 (roda empat atau lebih).
    • Biaya penerbitan BPKB: Rp 225.000 (motor) atau Rp 375.000 (mobil).

    Untuk kendaraan yang pindah wilayah, dikenakan biaya surat mutasi sebesar Rp 150.000 (motor) atau Rp 250.000 (mobil) berdasarkan ketentuan yang sama.

    Syarat utama balik nama meliputi E-KTP pemilik baru, STNK asli dan fotokopi, SKKP (notis pajak), BPKB asli dan fotokopi, serta bukti alih kepemilikan. Bukti tersebut bisa berupa kwitansi jual beli bermaterai Rp 10.000 atau surat keterangan ahli waris dari notaris untuk kasus warisan.

    Kebijakan ini menjadi angin segar bagi pasar kendaraan bekas, sekaligus upaya pemerintah mendorong kepatuhan administrasi kepemilikan kendaraan secara bertahap.

  • Modifikasi Ban Motor Besar Picu 6 Risiko Keselamatan

    Modifikasi Ban Motor Besar Picu 6 Risiko Keselamatan

    Telset.id – Tren modifikasi motor dengan ban berukuran besar berpotensi mengorbankan aspek keselamatan. Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, mengungkapkan enam dampak teknis kritis, mulai dari tarikan berat hingga jarak pengereman bertambah.

    Wahyu menegaskan, pabrikan merancang setiap komponen, termasuk ukuran ban, dengan perhitungan teknis yang saling berkaitan untuk menjamin performa dan keamanan. “Penggunaan ban tidak sesuai standar bisa berdampak pada banyak aspek,” ujarnya.

    Ilustrasi ban motor besar

    Meski penggantian ban besar tidak sepenuhnya dilarang, Wahyu meminta pertimbangan matang terhadap sejumlah kekurangan. Berikut enam risiko utama berdasarkan penjelasan ahli.

    Pertama, tarikan motor menjadi lebih berat. Ban besar memiliki bidang kontak lebih luas dengan jalan, meningkatkan gaya gesek. Mesin membutuhkan tenaga ekstra untuk menggerakkan roda, sehingga akselerasi terasa lambat.

    Kedua, konsumsi bahan bakar lebih boros. Beban kerja mesin yang meningkat berdampak langsung pada efisiensi. Motor memerlukan energi lebih besar untuk bergerak, sehingga pemakaian BBM menjadi tidak optimal.

    Ketiga, handling berubah dan kurang presisi. Karakter pengendalian motor bergeser. Setir bisa terasa berat dan kurang responsif, khususnya saat bermanuver atau menikung tajam. Hal ini mengurangi kendali pengemudi.

    Keempat, jarak pengereman berpotensi bertambah. Spesifikasi ban yang tidak sesuai memengaruhi kinerja sistem rem. Distribusi beban yang berubah membuat respons pengereman tidak seoptimal standar, memperpanjang jarak henti.

    Kelima, komponen kaki-kaki lebih cepat aus. Beban tambahan pada suspensi dan komponen lain di bagian kaki membuatnya bekerja ekstra. Potensi keausan dini pada komponen-komponen ini meningkat signifikan.

    Keenam, risiko gesekan dengan bodi motor. Jika tidak diimbangi penyesuaian tepat, ban besar dapat bergesekan dengan spakbor atau bagian bodi lain. Kondisi ini mengganggu kenyamanan dan membahayakan kestabilan berkendara.

    Wahyu Budhi kembali menekankan, saran terbaik adalah menggunakan ukuran ban sesuai standar pabrikan. Langkah ini memastikan seluruh sistem kendaraan berfungsi sebagaimana rancangan awal untuk keselamatan maksimal.