Blog

  • Pemkab Siapkan Lahan 10 Hektare untuk Sukabumi Utara

    Pemkab Siapkan Lahan 10 Hektare untuk Sukabumi Utara

    Jbnews.id – Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare sebagai pusat pemerintahan untuk calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sukabumi Utara. Kesiapan ini diumumkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi pada Rabu, 22 April 2026.

    Langkah ini menandai pergeseran serius dari wacana ke realisasi. Pemkab Sukabumi tidak hanya merampungkan aspek administrasi, tetapi juga memetakan lahan spesifik untuk pusat pemerintahan masa depan. Ade Suryaman menegaskan bahwa fasilitas penunjang pelayanan publik di wilayah utara sudah sangat memadai.

    Untuk tahap awal, kantor Bupati dan Sekretariat Daerah (Setda) persiapan telah disiapkan dengan memanfaatkan aset daerah yang ada di Komplek BKPSDM, Jalan Raya Kadupugur, Cicantayan. “Kalau persiapan, Insyaallah sudah sangat siap,” ungkap Ade, dilansir dari SukabumiUpdate.

    Sektor pelayanan kesehatan juga telah dipastikan mampu melayani masyarakat KSU secara mandiri. Pemkab menyiapkan RSUD Sekarwangi serta 26 puskesmas yang tersebar luas di wilayah utara. Untuk jangka panjang, lahan 10 hektare telah dikunci untuk pembangunan pusat pemerintahan yang terpadu.

    Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Yusuf Ridwan, mengaku terkesan dengan langkah proaktif Pemkab Sukabumi. Menurut legislator Fraksi PPP ini, bola kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. “Pemkab Sukabumi ternyata sudah mempersiapkan segalanya secara matang. Tugas mendesak saat ini adalah mendorong pemerintah pusat agar segera mencabut moratorium pemekaran daerah,” ujar Yusuf.

    Langkah Konkret Dorong Pencabutan Moratorium

    Komisi I DPRD Jawa Barat dijadwalkan akan mendatangi Komisi II DPR RI di Jakarta pada Selasa, 28 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk menanyakan status moratorium pemekaran daerah. Yusuf menjelaskan, pihaknya ingin mengetahui apakah moratorium akan dibuka secara menyeluruh (universal) atau terbatas (parsial) bagi daerah-daerah yang sudah dinyatakan layak secara teknis seperti Sukabumi Utara.

    “Kami akan tanyakan langsung ke DPR RI mengenai kondisi moratorium ini. Jika keran itu dibuka, Sukabumi Utara adalah salah satu yang paling siap untuk direalisasikan,” pungkasnya.

    Kesiapan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemekaran wilayah mandiri di bagian utara Sukabumi semakin dekat dengan kenyataan. Data menunjukkan, Pemkab telah mengalokasikan lahan spesifik, menyiapkan infrastruktur kesehatan, dan merampungkan dokumen administrasi. Momentum politik pada 28 April 2026 akan menjadi penentu nasib DOB KSU.

    Dalam konteks kebijakan publik, persiapan ini juga selaras dengan upaya daerah lain meningkatkan tata kelola. Sebagai contoh, Satpol PP Serang mendorong pembentukan Linmas desa untuk memperkuat keamanan. Sementara itu, Pemkot Serang menyepakati barter aset dengan Imigrasi untuk optimalisasi fasilitas. Di sisi lain, biaya sampah di Bandung naik dua kali lipat, menunjukkan tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

    Implikasinya, jika moratorium dicabut, Sukabumi Utara akan menjadi DOB baru dengan fondasi infrastruktur yang solid. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat. Publik dan pemangku kepentingan akan menanti hasil kunjungan Komisi I DPRD Jawa Barat ke DPR RI pada akhir April 2026.

  • Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kena Kredit Macet

    Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kena Kredit Macet

    Jbnews.id – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sukabumi, Firman Alamsyah Abdi Negara (43), melaporkan dugaan penyalahgunaan data pribadi ke Polres Sukabumi Kota pada April 2026. Akibatnya, nama korban tercatat dalam status kredit macet di sistem pembiayaan bank swasta, menyebabkan kerugian reputasi kredit yang serius.

    Insiden ini menyoroti kerentanan data pribadi warga negara di tengah maraknya kejahatan siber. Firman melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan penyalahgunaan data pribadi setelah namanya tercatat sebagai kredit macet. Laporan resmi diterima pada 10 April 2026. Ia mengaku mengalami kerugian materi serta rusaknya reputasi kredit akibat persoalan tersebut.

    Kasus ini bermula pada Agustus 2018 saat Firman mengajukan pinjaman ke salah satu perusahaan leasing dengan jaminan BPKB sepeda motor Yamaha Jupiter Z. Namun, data pribadinya kemudian diduga digunakan secara ilegal oleh pihak tak bertanggung jawab.

    Penyidik Polres Sukabumi Kota saat ini masih mendalami keterangan saksi serta mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap pelaku. Firman mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik, baik sebagai pelapor maupun korban. Ia menyebut, penyidik saat ini masih memprioritaskan pendalaman keterangan dari saksi lain guna memperkuat konstruksi perkara.

    “Saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi yang dianggap mengetahui awal kejadian. Saya sendiri juga diperiksa sebagai pelapor maupun korban,” ujarnya, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Kamis (23/4/2026).

    Selain itu, Firman juga telah menyerahkan sejumlah dokumen tambahan kepada penyidik sebagai bahan pendukung dalam proses penyelidikan. Ia berharap bukti tersebut dapat membantu mengungkap fakta yang sebenarnya. “Namun, saya sudah menyerahkan tambahan alat bukti kepada penyidik untuk membantu memperjelas perkara ini,” lanjutnya.

    Di sisi lain, penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan adanya pihak tertentu atau jaringan yang memanfaatkan data pribadi untuk kepentingan ilegal. Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan proses pendalaman masih terus berlangsung.

    Firman pun berharap kasus yang dialaminya segera menemukan titik terang dan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum. “Saya berharap kasus ini segera terungkap dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum,” tandasnya.

    Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut.

    Kasus penyalahgunaan data ini menjadi pengingat pentingnya keamanan data di era digital. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi pencurian identitas yang bisa berakibat fatal pada reputasi keuangan. Peristiwa serupa juga pernah menimpa sejumlah pejabat publik, menunjukkan bahwa kejahatan siber tidak memandang status sosial.

    Proses hukum masih berjalan. Publik menanti kepastian hukum dan tanggung jawab pihak yang terbukti bersalah. Kasus ini juga membuka diskusi tentang perlindungan data pribadi di Indonesia yang masih rentan.

  • Polri Tetapkan Ustadz SAM Tersangka Pelecehan Seksual Santri

    Polri Tetapkan Ustadz SAM Tersangka Pelecehan Seksual Santri

    Jbnews.id – Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polri resmi menetapkan Ustadz SAM, yang juga dikenal sebagai Syekh Ahmad Al Misry, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap lima orang santri laki-laki. Penetapan status tersangka ini diumumkan di Jakarta pada Jumat, 24 April 2026, setelah penyidik menyelesaikan serangkaian proses penyidikan yang mendalam.

    Keputusan ini merupakan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik, menandakan langkah serius Polri dalam menindak tegas setiap bentuk kejahatan seksual tanpa memandang status sosial atau profesi pelaku. Kasus ini menarik perhatian luas publik karena melibatkan seorang figur publik di ranah keagamaan.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi penetapan tersebut. “Berdasarkan pelaksanaan gelar perkara, penyidik telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo di Jakarta. Ia menambahkan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian proses penyidikan untuk memberikan perlindungan terhadap para korban. Namun, ia tidak mengungkapkan detail lebih lanjut terkait penetapan tersangka ini.

    Kronologi dan Tempat Kejadian Perkara

    Ustadz SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri pada bulan November 2025 atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap lima santri laki-laki. Tindak pidana yang diduga dilakukan oleh SAM terjadi di berbagai lokasi, yakni Purbalingga, Sukabumi, Jakarta, Bandung, hingga wilayah negara Mesir. Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah menyatakan bahwa terdapat beberapa tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus ini setelah rapat tertutup bersama Komisi III DPR RI pada 2 April 2026.

    Kuasa hukum para korban, Achmad Cholidin, mengungkapkan bahwa perbuatan yang diduga dilakukan SAM menyebabkan para korban mengalami trauma berat. Lebih lanjut, terdapat dugaan intimidasi terhadap para korban oleh SAM ataupun utusannya untuk mencabut laporan kepolisian, termasuk upaya suap agar kasus tidak berlanjut. “Ada ancaman, bahkan korban yang ada di Mesir juga untuk tidak membuka perkara ini semuanya. Ada juga mencoba memberikan dana supaya ini tidak berlanjut, baik oleh terduga ataupun utusannya,” kata Achmad Cholidin.

    Sementara itu, Ustadz Abi Makki selaku saksi mengatakan bahwa pada tahun 2021 lalu, SAM telah melakukan dugaan pelecehan terhadap para santrinya. Kala itu, para korban bersama para guru santri dan tokoh agama melakukan tabayyun hingga akhirnya SAM menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Namun, pada tahun 2025, para guru justru mendapatkan pengakuan dari santrinya bahwa SAM kembali melakukan perbuatan serupa. Hal inilah yang mendorong pembuatan laporan ke Bareskrim Polri.

    Implikasi Hukum dan Langkah Selanjutnya

    Penetapan status tersangka terhadap Ustadz SAM menandai babak baru dalam proses hukum kasus ini. Polri terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada para korban dan menindak tegas pelaku kejahatan seksual. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Sinergi Cegah TPPO yang terus diperkuat oleh aparat penegak hukum.

    Publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait proses persidangan dan vonis bagi tersangka. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan, serta perlunya penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Langkah Polri dalam menetapkan Ustadz SAM sebagai tersangka diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

    Proses hukum masih berjalan dan penyidik terus mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi untuk memperkuat dakwaan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal sidang dan perkembangan kasus akan disampaikan oleh pihak kepolisian secara resmi.

  • Gempa M4,9 Guncang Pangandaran, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa M4,9 Guncang Pangandaran, Tak Berpotensi Tsunami

    Jbnews.id – Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu (25/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

    Berdasarkan data BMKG yang dikutip Jbnews.id, episenter gempa terletak di koordinat 8.23 LS, 108.46 BT, atau sekitar 114 kilometer tenggara Pangandaran. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, termasuk kategori gempa dangkal.

    Guncangan dirasakan di beberapa wilayah sekitar. Skala intensitas gempa mencapai II-III MMI di Pangandaran, yang berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu. Belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat kejadian ini.

    “Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

    Wilayah selatan Jawa, termasuk Pangandaran, memang dikenal sebagai zona seismik aktif akibat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa dangkal seperti ini kerap terjadi dan menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan.

    Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG untuk menghindari hoaks.

  • Kecelakaan Maut Padalarang, Truk Rem Blong Tewaskan Pemotor

    Kecelakaan Maut Padalarang, Truk Rem Blong Tewaskan Pemotor

    Jbnews.id – Sebuah kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Padalarang–Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (24/4/2026) pagi. Sebuah truk tangki yang diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah pemotor hingga menewaskan beberapa korban di lokasi kejadian.

    Insiden ini terjadi di Kampung Kutaluhur, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, sekitar pukul 09.00 WIB. Truk tangki bermuatan bahan bakar melaju dari arah Padalarang menuju Cianjur. Saat melintasi jalan menurun, sopir truk kehilangan kendali karena sistem pengereman diduga tidak berfungsi.

    “Kendaraan tidak bisa dikendalikan lagi karena rem blong. Sopir berusaha menghindar, tapi sudah terlambat,” ujar seorang saksi mata di lokasi yang enggan disebutkan namanya. Truk tersebut kemudian menabrak beberapa kendaraan roda dua yang sedang melaju di depannya.

    Akibat tabrakan tersebut, tiga orang pengendara motor dilaporkan tewas di tempat. Selain itu, dua orang lainnya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat di kawasan Padalarang. Tim gabungan dari Satlantas Polres Bandung Barat dan petugas medis langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

    Kronologi dan Dampak Kecelakaan

    Berdasarkan laporan sementara dari pihak kepolisian, truk tangki dengan nomor polisi B 9123 XCD melaju dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki tikungan tajam di Kampung Kutaluhur, sopir diduga panik dan mencoba membanting setir ke kiri. Namun, laju truk tidak terkendali dan justru menghantam sejumlah pemotor yang sedang berhenti di pinggir jalan.

    Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas Jalan Padalarang–Cianjur selama lebih dari tiga jam. Arus lalu lintas dari kedua arah dialihkan melalui jalur alternatif di Desa Ciburuy. Petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

    Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat mencatat, ruas Jalan Padalarang–Cianjur merupakan salah satu titik rawan kecelakaan di Jawa Barat. Sepanjang tahun 2025, setidaknya terjadi 12 kecelakaan besar di jalur ini yang melibatkan kendaraan berat. Sebagian besar disebabkan oleh rem blong atau kelalaian pengemudi.

    Respons dan Imbauan

    Kepala Satlantas Polres Bandung Barat, AKBP Agus Wijaya, mengkonfirmasi kejadian tersebut. “Kami masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan sopir. Sementara ini, dugaan kuat adalah rem blong,” ujarnya dalam keterangan resmi. Ia juga mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk selalu memeriksa kondisi rem sebelum beroperasi.

    Kecelakaan maut di Padalarang ini menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara di jalur menurun. Masyarakat diharapkan lebih waspada saat melintasi kawasan rawan kecelakaan, terutama di Kabupaten Bandung Barat. Korban jiwa telah dievakuasi ke RSUD Ciburuy, sementara korban luka masih menjalani perawatan intensif.

    Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun di lokasi kecelakaan agar proses evakuasi dan penyelidikan berjalan lancar. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah hasil penyelidikan resmi dirilis.

    Insiden ini menambah catatan kelam kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat pada tahun 2026. Data dari Korlantas Polri menunjukkan, hingga April 2026, sudah terjadi 345 kecelakaan di provinsi ini dengan korban jiwa mencapai 87 orang. Jalur Padalarang–Cianjur menjadi salah satu prioritas perbaikan infrastruktur oleh pemerintah daerah.

    Sopir truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan kini diamankan oleh pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia terancam dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 tentang kelalaian yang menyebabkan korban jiwa. Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara.

    Masyarakat sekitar berharap pemerintah segera mengambil tindakan preventif, seperti pemasangan rambu peringatan tambahan dan jalur darurat di titik rawan kecelakaan. “Kami sudah sering meminta perbaikan, tapi belum ada tindakan nyata,” keluh seorang warga setempat.

    Sementara itu, proses identifikasi korban tewas masih berlangsung. Nama-nama korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian. Keluarga korban diimbau untuk menghubungi Posko Bencana di Polres Bandung Barat untuk mendapatkan informasi terbaru.

    Kecelakaan maut ini juga menjadi sorotan di media sosial. Banyak warganet yang mengkritik kondisi jalan dan kelalaian pengemudi truk. Tagar #KecelakaanPadalarang sempat menjadi trending topic di Twitter Indonesia pada Jumat sore.

    Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berjanji akan mengevaluasi keselamatan lalu lintas di ruas jalan tersebut. Rencana pembangunan jalur khusus untuk kendaraan berat sedang dikaji sebagai solusi jangka panjang. Namun, belum ada jadwal pasti pelaksanaannya.

    Dengan demikian, kecelakaan maut di Padalarang ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak diharapkan lebih waspada dan proaktif dalam mencegah insiden serupa di masa depan.

  • DEWA19 dan Musisi Internasional Meriahkan Resepsi El Rumi

    DEWA19 dan Musisi Internasional Meriahkan Resepsi El Rumi

    Jbnews.id – Ahmad Dhani memastikan grup band legendaris DEWA19 akan menjadi pengisi acara dalam resepsi pernikahan putranya, El Rumi, dengan Syifa Hadju. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan seorang penyanyi internasional berinisial B turut memeriahkan pesta yang digelar dengan tema internasional tersebut.

    Menjelang hari bahagia yang sudah di depan mata, pentolan DEWA19 itu memberikan detail mengenai hiburan yang akan disuguhkan. Ia menegaskan, bandnya akan naik panggung secara profesional meski tampil di acara keluarga sendiri. “Tampil, tampil, tampil. Oh iya dong (DEWA19 dibayar profesional). Bapaknya yang bayar,” kata Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026) malam.

    Keputusan untuk membayar band secara profesional ini menunjukkan komitmen Ahmad Dhani terhadap integritas artistik. Ia tidak ingin sekadar tampil sebagai anggota keluarga, melainkan memberikan pertunjukan terbaik layaknya konser berbayar. Hal ini juga menambah kemewahan resepsi yang sudah dinanti publik sejak hubungan El Rumi dan Syifa Hadju mulai terang-terangan pada Juli 2024 lalu.

    Selain DEWA19, kehadiran musisi internasional menjadi kejutan tersendiri. Meski identitas penyanyi berinisial B tersebut masih dirahasiakan, spekulasi publik langsung mengarah pada sejumlah nama besar dunia. “Ada penyanyi internasional juga. Inisialnya B. Cowok,” beber Ahmad Dhani tanpa memberikan detail lebih lanjut.

    Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju dipastikan akan menjadi salah satu pesta pernikahan selebritas termegah tahun ini. Konsep resepsi yang mengusung tema internasional menjadi pembeda dengan prosesi siraman yang sarat adat Jawa. Sebelumnya, Ahmad Dhani juga sempat membocorkan rencana ngunduh mantu yang akan digelar secara meriah.

    Detail Hiburan dan Konsep Resepsi

    Ahmad Dhani menjelaskan perbedaan tema yang diambil antara prosesi jelang nikah dan hari puncak. Jika siraman dilakukan dengan adat Jawa yang kental, maka resepsi akan dikonsep dengan gaya modern dan internasional. Pemilihan musisi internasional menjadi bukti keseriusan keluarga dalam menyajikan hiburan kelas dunia.

    Keterlibatan DEWA19 sebagai pengisi acara juga menjadi daya tarik tersendiri. Band yang telah malang melintang di industri musik Indonesia ini dipastikan akan membawakan lagu-lagu hits mereka. Meski demikian, Ahmad Dhani enggan membeberkan daftar lagu yang akan dibawakan.

    Kisah cinta El Rumi dan Syifa Hadju memang terus menjadi sorotan publik sejak keduanya mulai terang-terangan tampil bersama pada Juli 2024. Kedekatan mereka pertama kali tercium saat menghadiri pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid. Sejak saat itu, hubungan keduanya mendapat dukungan besar dari penggemar, apalagi setelah Syifa Hadju diketahui sudah sangat akrab dengan keluarga Ahmad Dhani maupun Maia Estianty.

    Menariknya, dalam persiapan pernikahan ini, Ahmad Dhani mengaku tidak dilibatkan dalam persiapan pernikahan El Rumi. Ia lebih banyak memberikan masukan dari kejauhan dan fokus pada aspek hiburan yang menjadi spesialisasinya.

    Sementara itu, Syifa Hadju baru saja merayakan bridal shower bersama sahabat-sahabat dekatnya. Momen tersebut menjadi penanda bahwa sang aktris siap melangkah ke pelaminan. Perayaan bridal shower Syifa Hadju berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah artis tanah air.

    Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026. Meski detail lokasi dan tanggal pasti masih dirahasiakan, publik sudah sangat antusias menantikan momen sakral tersebut. Kehadiran musisi internasional menjadi salah satu faktor yang membuat pernikahan ini semakin istimewa.

    Di tengah hiruk pikuk persiapan pernikahan, dunia hiburan tanah air juga dihebohkan dengan isu lain. Azizah Salsha, misalnya, baru-baru ini mengancam akan membongkar rahasia perceraian setelah orangtuanya dihujat. Azizah Salsha ancam bongkar rahasia tersebut menjadi sorotan media.

    Kembali ke pernikahan El Rumi, kehadiran Ahmad Dhani sebagai pengisi acara sekaligus orang tua menunjukkan sisi unik dari keluarga ini. Ia mampu memisahkan peran sebagai ayah dan sebagai musisi profesional. Hal ini patut diapresiasi karena tidak semua orang mampu melakukannya dengan baik.

    Pesta pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju diprediksi akan menjadi ajang reuni para selebritas tanah air. Banyak undangan dari kalangan artis, politisi, dan pebisnis yang dipastikan hadir. Acara ini juga akan menjadi sorotan media nasional karena melibatkan dua keluarga besar yang memiliki pengaruh besar di industri hiburan.

  • Bunda Corla Kecam Hoax Meninggal, Sebut Fitnah Berdosa

    Bunda Corla Kecam Hoax Meninggal, Sebut Fitnah Berdosa

    Jbnews.id – Bunda Corla menjadi korban berita palsu (hoax) yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. Melalui akun Instagram pribadinya, selebritas yang tengah berada di Jerman itu memberikan kecaman keras terhadap penyebar informasi palsu tersebut.

    Dalam unggahan yang dilihat detikcom, Sabtu (25/4/2026), Bunda Corla memperlihatkan tangkapan layar berita hoax yang beredar. Ia menegaskan bahwa tindakan menyebarkan berita bohong adalah perbuatan yang penuh fitnah dan dosa. “Hati hati menyebarkan berita bohong dn fitna.. smg Allah balas fitnah yg kalin bikin berita dgn hoax… besok siapa lagi kalian fitnah biar dpt Like dn kommen dgn dosa yg kalian pikul di padang mashar.?? Klaupun aku meninggal aku ingin seperti ini di solati dgn anak anak pondok seindonesia aamiin yra,” tulisnya.

    Pernyataan Bunda Corla ini sontak menuai reaksi dari netizen dan rekan sesama artis. Komedian Ivan Gunawan misalnya, sempat berkomentar dengan nada khawatir, “selamat jalan bunda sampe tujuan dengan selamat.” Sementara itu, akun @dgtre**** mengaku kaget dan mendoakan agar Bunda Corla panjang umur dan selalu sehat. Akun lainnya mengecam pembuat hoax, “Astaghfirullah …apa maksud orang ini buat hoax spt ini ya? Serahkan semua kepada Allah. Insya’Allah adikku @corla_2 sehat selalu dan panjang umur. Aamiin Ya Robbal’aalamiin.”

    Bunda Corla

    Insiden hoax ini terjadi di tengah kabar duka yang menyelimuti industri hiburan Tanah Air belakangan ini. Sebelumnya, publik juga dikejutkan dengan kabar Vidi Aldiano Meninggal Dunia di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker. Kabar duka tersebut tentu menjadi pengingat akan betapa berharganya informasi yang akurat dan terverifikasi.

    Bunda Corla saat ini masih berada di Jerman dan kerap bolak-balik ke Indonesia untuk menjalani pekerjaan di dunia hiburan. Keberadaannya yang jauh dari tanah air kerap menjadi celah bagi pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu.

    Bunda Corla

    Fenomena hoax yang menimpa Bunda Corla bukanlah yang pertama kali terjadi di kalangan selebritas. Banyak publik figur yang kerap menjadi sasaran berita palsu, baik tentang kesehatan, hubungan asmara, hingga kabar kematian. Hal ini menunjukkan betapa rentannya informasi di era digital dan perlunya literasi media yang lebih baik bagi masyarakat.

    Dalam unggahannya, Bunda Corla dengan tegas mengutuk tindakan penyebar hoax. Ia mengingatkan bahwa setiap fitnah yang dibuat akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. “Klaupun aku meninggal aku ingin seperti ini di solati dgn anak anak pondok seindonesia aamiin yra,” tulisnya, menunjukkan sikap pasrah dan tawakal kepada Sang Pencipta.

    Reaksi netizen terhadap unggahan Bunda Corla pun beragam. Banyak yang merasa iba dan marah atas tindakan penyebar hoax. Mereka mengecam keras pembuat berita palsu yang tega membuat fitnah semacam itu. Beberapa netizen bahkan meminta agar pelaku diusut dan diberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

    Bunda Corla Sebelum Jalani Operasi Plastik

    Kasus hoax yang menimpa Bunda Corla ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Verifikasi fakta sebelum membagikan berita adalah langkah penting yang harus dilakukan setiap individu. Jangan sampai kita menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan orang lain.

    Di sisi lain, kabar duka yang menimpa Vidi Aldiano Meninggal beberapa waktu lalu juga menjadi pelajaran berharga. Berita kematian adalah informasi sensitif yang harus diverifikasi kebenarannya sebelum disebarluaskan. Hoax kematian tidak hanya meresahkan keluarga dan kerabat, tetapi juga dapat menimbulkan trauma psikologis bagi yang menerimanya.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian atau otoritas terkait mengenai penyelidikan terhadap penyebar hoax yang menimpa Bunda Corla. Namun, publik berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas sebagai efek jera bagi pelaku penyebaran berita palsu di masa mendatang.

    Bunda Corla sendiri dikenal sebagai sosok yang tegas dan vokal dalam menyuarakan pendapatnya. Kecamannya terhadap penyebar hoax ini menunjukkan sikapnya yang tidak tinggal diam saat dirugikan oleh informasi palsu. Ia berharap agar kejadian serupa tidak lagi menimpa orang lain di kemudian hari.

    Fenomena hoax di kalangan selebritas ini menjadi cerminan betapa pentingnya peran media arus utama dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya. Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada sumber-sumber resmi dan terverifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu berita, terutama yang berkaitan dengan kabar duka atau informasi sensitif lainnya.

    Implikasi dari kasus ini adalah perlunya peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat. Edukasi tentang cara memverifikasi berita, mengenali ciri-ciri hoax, dan bijak dalam bermedia sosial menjadi kunci untuk meminimalisir penyebaran informasi palsu. Pemerintah dan platform media sosial juga diharapkan dapat bekerja sama dalam menangani konten-konten hoax yang meresahkan.

  • Al Ghazali dan Alyssa Daguise Nikmati Momen Terakhir Berdua

    Al Ghazali dan Alyssa Daguise Nikmati Momen Terakhir Berdua

    Jbnews.id – Alyssa Daguise, yang akan segera melahirkan anak pertama dari hubungannya dengan Al Ghazali, memilih untuk menghabiskan waktu berdua dengan sang kekasih sebelum kelahiran buah hati mereka. Momen ini diabadikan dan dibagikan oleh Alyssa melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (24/4/2026).

    Dalam unggahan tersebut, Alyssa Daguise menuliskan keterangan yang menyentuh, “cherishing these last moments, just the two of us…before we become three.” Unggahan ini langsung mendapat perhatian luas dari para pengikutnya. Pasangan ini tampak menikmati waktu berkualitas bersama, menyadari bahwa dinamika kehidupan mereka akan segera berubah setelah kehadiran sang buah hati.

    Alyssa juga mengungkapkan bahwa kondisi kehamilannya sudah memasuki tahap akhir. Ia menyebutkan bahwa janinnya sudah masuk panggul, yang merupakan tanda bahwa persalinan sudah semakin dekat. Kesiapan lahir dan batin pun telah ia siapkan untuk menyambut momen kelahiran anak pertamanya bersama Al Ghazali.

    Momen mengharukan ini menjadi sorotan publik, mengingat perjalanan hubungan pasangan ini yang selalu menarik perhatian media. Sebelumnya, suasana haru juga mewarnai keluarga Al Ghazali saat melepas kakaknya, El Rumi, yang menikah dengan Syifa Hadju. Dalam artikel terkait, Al Ghazali Haru melepas sang kakak yang memulai babak baru dalam hidupnya.

    Kebersamaan Al Ghazali dan Alyssa Daguise juga kerap menjadi sorotan karena keduanya kerap membagikan momen manis di media sosial. Alyssa sendiri sebelumnya sempat mengenang pengalamannya menjadi salah satu “One Less Lonely Girl” dalam konser Justin Bieber. Kenangan tersebut ia bagikan dalam unggahan yang juga menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar. Dalam artikel kami sebelumnya, Alyssa Daguise Kenang momen spesial tersebut yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

    Alyssa Daguise

    Sementara itu, kabar bahagia dari Alyssa Daguise dan Al Ghazali ini menambah daftar panjang momen bahagia di industri hiburan Tanah Air. Di waktu yang hampir bersamaan, publik juga diperkenalkan dengan sosok Mazaki Ahmad, calon suami dari Dea Annisa. Perkenalan ini menjadi topik hangat lainnya yang banyak dibahas oleh netizen. Detail mengenai sosok tersebut dapat disimak dalam artikel Dikenalkan, Sosok Mazaki Ahmad yang menjadi perbincangan.

    Alyssa Daguise

    Kembali ke momen Alyssa dan Al, unggahan tersebut tak hanya menjadi dokumentasi pribadi, tetapi juga menjadi pengingat akan perjalanan panjang pasangan ini. Dari awal hubungan yang sempat dirahasiakan hingga kini memasuki fase menjadi orang tua, perjalanan mereka diikuti dengan antusias oleh publik. Alyssa, yang dikenal sebagai seorang penyanyi dan aktris, tampak sangat bahagia menjalani fase kehamilannya.

    Alyssa Daguise

    Dalam unggahan lainnya, Alyssa juga menunjukkan bahwa dirinya sudah siap secara fisik dan mental untuk melahirkan. Ia mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Dukungan dari Al Ghazali pun disebut menjadi kekuatan utama baginya selama masa kehamilan. Kehadiran Al Ghazali yang selalu setia mendampingi membuat momen-momen menjelang persalinan terasa lebih ringan.

    Alyssa Daguise

    Momen “quality time” berdua ini menjadi penutup manis sebelum mereka bertiga nantinya. Publik pun turut mendoakan kelancaran persalinan Alyssa Daguise dan kesehatan bagi bayi yang akan lahir. Kebahagiaan yang terpancar dari pasangan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang arti sebuah kesiapan dan cinta.

  • Anang-Ashanty Bikin Jodohku Challenge di Platform ShortChall, Hadiah Rp100 Juta

    Anang-Ashanty Bikin Jodohku Challenge di Platform ShortChall, Hadiah Rp100 Juta

    Jbnews.id – Anang Hermansyah dan Ashanty meluncurkan Jodohku Challenge di platform media sosial berbasis Web3, ShortChall, dengan total hadiah Rp100 juta. Challenge ini menggunakan lagu ikonik mereka “Jodohku” yang dirilis sejak 2011 dan mengajak pengguna membuat video kreatif berdurasi maksimal satu menit.

    Lagu “Jodohku” yang ditulis Anang Hermansyah merupakan satu dari delapan lagu dalam album bertema cinta sejati. Meski sudah 15 tahun berlalu, liriknya masih relevan bagi pasangan yang ingin merayakan cinta abadi. “Jodohku, hingga mati ku ingin bersamamu, ini ikrarku,” demikian penggalan chorus yang ikonik.

    ShortChall, platform video pendek yang baru meluncur di Indonesia, menawarkan fitur unik berupa imbalan finansial bagi setiap aktivitas digital pengguna. Anang dan Ashanty menjadi artis Indonesia pertama yang dipilih sebagai kolaborator platform ini. Pasangan yang menikah sejak 2012 itu mengaku sudah merasakan langsung manfaat dari platform tersebut.

    “Setiap aktivitas bisa memberikan keuntungan, dan itu sudah terbukti. Kami sendiri sudah merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Anang Hermansyah saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tengah pekan ini.

    Detail Jodohku Challenge

    Jodohku Challenge mengajak pengguna membuat video kreatif menggunakan lagu “Jodohku”. Video bisa berisi momen bersama pasangan atau bahkan dengan K-Pop idol favorit. Kreativitas menjadi kunci utama dalam kompetisi ini.

    “Kesempatan untuk menang cukup besar, bahkan kami menyediakan hadiah untuk tujuh pemenang,” terang Ashanty dalam kesempatan yang sama. “Kuncinya adalah konsisten upload, karena setiap karya akan dihargai oleh platform,” tambah Anang.

    Pasangan ini menekankan agar peserta menggunakan video ril tanpa AI generatif. Keputusan ini menunjukkan komitmen terhadap orisinalitas konten di era digital yang semakin dipenuhi konten buatan kecerdasan buatan.

    Jaminan Legalitas dan Target Pasar

    Hur Young Soon, perwakilan Indonesia untuk ShortChall yang akrab disapa Ms. Ayu, memastikan Jodohku Challenge sudah aman secara legal. Semua aktivitas dilakukan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

    “Kami akan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan di Indonesia,” kata Ms. Ayu. Ia berharap platform ini bisa membuka ruang berkarya dan menghasilkan uang bagi kreator Indonesia.

    ShortChall saat ini telah menjangkau 226 negara dengan total 1,7 juta pengguna per Maret 2026. Kolaborasi dengan Anang-Ashanty menjadi langkah awal untuk memperkuat pasar Indonesia. CSO Choi Yoo Ryeok menambahkan, “Kami percaya untuk bisa saling menghargai, kita perlu duduk bersama dan membangun kolaborasi yang kuat.”

    Ashanty (dua dari kiri) dan Anang Hermansyah (tengah, baju putih) saat konferensi pers Jodohku Challenge ShortChall di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Lewat challenge ini, Anang dan Ashanty berharap lagu “Jodohku” bisa bergema lagi di hati pendengar musik Indonesia. Lagu ini sempat viral pada masanya dan kini berpotensi menjadi sleeper hit tahun 2026. Siapa tahu, lagu ini bisa masuk chart Spotify Viral.

  • Al Ghazali Haru Lepas El Rumi Menikah dengan Syifa Hadju

    Al Ghazali Haru Lepas El Rumi Menikah dengan Syifa Hadju

    Jbnews.id – Al Ghazali mengaku merasakan kebahagiaan bercampur haru saat menyaksikan adiknya, El Rumi, menjalani prosesi siraman jelang pernikahan dengan Syifa Hadju. Momen yang digelar pada Jumat (24/4/2026) ini menjadi penanda bahwa El Rumi akan segera meninggalkan rumah dan memulai kehidupan baru sebagai seorang suami.

    Perasaan emosional itu disampaikan Al Ghazali saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya, El Rumi, dan Dul Jaelani selalu bersama dalam satu atap. Kini, dengan pernikahan El Rumi, dinamika keluarga besar putra Ahmad Dhani itu akan berubah secara signifikan.

    “Bahagia juga, campur haru lah. Soalnya di rumah kan dulu ada Al, El, Dul, tapi sekarang El sudah mulai mau berkeluarga, mau keluar dari rumah,” kata Al Ghazali.

    Prosesi siraman yang merupakan bagian dari rangkaian adat Jawa ini dinilai Al Ghazali bukan sekadar seremoni biasa. Ia melihat kematangan sikap sang adik yang siap membina rumah tangga sendiri. Suasana di lokasi disebutnya sangat ramai karena seluruh keluarga besar berkumpul untuk memberikan doa restu.

    “Konsepnya siraman adat Jawa, ngumpul-ngumpul keluarga juga, rame banget dan Alhamdulillah semua lancar,” tuturnya.

    Sebelum prosesi siraman, El Rumi juga telah menjalani pengajian sebagai bagian dari persiapan spiritual menjelang pernikahan. Momen ini menjadi perhatian publik mengingat kisah asmara putra-putra Ahmad Dhani selalu menarik untuk diikuti.

    Dalam kesempatan yang sama, Al Ghazali mengaku sempat berbincang intens dengan kedua orang tuanya, Ahmad Dhani dan Maia Estianty. Keduanya memberikan dukungan penuh bagi El Rumi yang akan segera meninggalkan masa lajang. Meski ada rasa kehilangan, Al Ghazali memastikan komunikasi di antara mereka tetap akan terjaga erat.

    “Ngobrol-ngobrol sama Ayah dan Bunda juga tadi cukup intens tentang El,” ucapnya.

    Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju menjadi peristiwa yang dinanti publik. Sebelumnya, Ahmad Dhani Konfirmasi Tanggal dan Konsep Pernikahan El Rumi yang mengungkapkan detail acara. Sementara itu, Maia Estianty juga telah menyampaikan Maia Estianty Titip Pesan Haru untuk El Rumi dan Syifa Hadju.

    Al Ghazali sendiri diketahui telah resmi menikah dengan Alyssa Daguise setelah melalui perjalanan cinta yang panjang. Kini kebahagiaan itu menular kepada El Rumi yang segera menyusul ke pelaminan bersama Syifa Hadju. Sementara itu, Dul Jaelani, si bungsu, juga terus menunjukkan keseriusan dalam menjalin hubungan dengan aktris Tissa Biani.

    Prosesi siraman ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian pernikahan adat Jawa. Selain sebagai simbol pembersihan diri, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi keluarga besar. Kehadiran seluruh anggota keluarga memberikan suasana hangat dan penuh doa bagi pasangan calon pengantin.

    El Rumi dan Syifa Hadju direncanakan akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Sebelumnya, Ahmad Dhani Konfirmasi Bocornya Undangan Nikah El Rumi dan Syifa Hadju yang sempat beredar di media sosial. Hal ini menunjukkan antusiasme publik yang tinggi terhadap pernikahan pasangan ini.

    Syifa Hadju sendiri sebelumnya telah merayakan bridal shower bersama teman-teman dekatnya. Momen tersebut menjadi penanda bahwa sang aktris siap memasuki fase baru dalam hidupnya sebagai seorang istri.

    Keluarga besar Ahmad Dhani dan Maia Estianty terlihat kompak mendukung penuh pernikahan ini. Kedua orang tua El Rumi disebut telah memberikan restu dan nasihat bagi putra mereka yang akan segera berkeluarga. Dukungan penuh ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi rumah tangga El Rumi dan Syifa Hadju ke depannya.

    Al Ghazali sebagai kakak tertua mengaku bangga melihat perkembangan El Rumi. Ia yakin adiknya telah siap menjalani peran baru sebagai suami. Meski ada rasa haru karena harus berpisah tempat tinggal, Al Ghazali optimis hubungan mereka tetap erat.

    “Ini adalah babak baru dalam hidup El. Kami semua di keluarga mendukung penuh dan mendoakan yang terbaik,” pungkas Al Ghazali.