JBNews.id — XLSmart menargetkan bisnis enterprise atau B2B dapat memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap total pendapatan perusahaan. Operator seluler ini mengandalkan penguatan layanan korporasi melalui ajang Bravo 500 Summit dan platform Esta Prime untuk merealisasikan target tersebut.
Chief Enterprise Business XLSmart, Feby Sallyanto, mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan konektivitas, tetapi juga memperluas peran ke integrasi data, penguatan keamanan siber, dan integrasi aplikasi. Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan transformasi digital di kalangan korporasi.
“Kita berperan di connectivity sudah pasti, kemudian kita juga berperan di data integrasi, kemudian kita juga berperan di penguatan security dan juga integrasi application,” ujar Feby di Jakarta.

Feby menjelaskan, kebutuhan perusahaan saat ini tidak lagi sekadar akses internet, tetapi juga solusi digital yang terintegrasi untuk mendukung operasional bisnis. Karena itu, XLSmart memperkuat portofolio enterprise agar mampu bersaing di tengah meningkatnya permintaan transformasi digital.
Ia menjelaskan, bisnis enterprise ditargetkan menjadi ‘mesin pertumbuhan kedua’ di luar bisnis konsumen yang selama ini didominasi merek XL, Axis, dan Smartfren.
“Nah enterprise bisnis yang menjadi bagian dari XLSmart itu mencoba untuk aim 20% kontribusi. Nah Bravo 500 Summit, kemudian juga Esta Prime dan produk-produk kita yang lain itu kita harapkan dapat realisasikan cita-cita kita tadi. 20% kontribusi terhadap XLSmart,” kata Feby.
Strategi Diversifikasi Pendapatan
Feby menambahkan, segmen konsumen tetap menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan. Namun, operator seluler ini melihat peluang pertumbuhan signifikan dari sektor enterprise seiring meningkatnya kebutuhan solusi digital bagi korporasi, institusi, dan pelaku usaha.
“Consumer market tentunya yang paling utama, paling besar ya ada brand XL, Axis, Smartfren. Tapi kita coba jadi second engine,” ucapnya.
XLSmart sebelumnya telah meluncurkan platform Esta Prime untuk mempercepat digitalisasi korporasi. Platform ini dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis melalui solusi konektivitas, integrasi data, penguatan keamanan, dan integrasi aplikasi.
Baca Juga:
Bravo 500 Summit 2026
Sebagai informasi, Bravo 500 Summit 2026 yang akan digelar pada 11 Juni 2026 merupakan forum yang mempertemukan pelaku bisnis, pemimpin perusahaan, dan pemangku kepentingan untuk membahas transformasi digital, konektivitas, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi terkini dalam dunia usaha.
Ajang yang sudah memasuki tahun keduanya ini juga menjadi sarana bagi XLSmart untuk memperkenalkan solusi enterprise dan memperkuat hubungan dengan pelanggan korporasi. Acara ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memamerkan portofolio layanan terbarunya.
Sementara itu, Esta Prime adalah platform dan layanan enterprise XLSmart yang dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis melalui solusi konektivitas, integrasi data, penguatan keamanan, dan integrasi aplikasi. Platform ini menjadi andalan XLSmart dalam mendorong digitalisasi korporasi di Indonesia.
Dengan strategi ini, XLSmart berharap dapat memperkuat posisinya di pasar B2B dan mengurangi ketergantungan pada segmen konsumen. Target kontribusi 20% dari bisnis enterprise diharapkan dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan meningkatnya adopsi solusi digital oleh korporasi di Indonesia.
Bagi pelaku bisnis dan korporasi, langkah XLSmart ini membuka peluang untuk mengakses layanan telekomunikasi dan solusi digital yang lebih terintegrasi. Perusahaan dapat memanfaatkan layanan ini untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di era digital.
















