Author: Hamzah Nurhamzah

  • Telkomsel Hadirkan Paket Bundling CapCut di MyTelkomsel

    Telkomsel Hadirkan Paket Bundling CapCut di MyTelkomsel

    JBNews.id — Telkomsel resmi meluncurkan paket bundling CapCut di aplikasi MyTelkomsel, menawarkan akses fitur premium penyuntingan video yang dipadukan dengan kuota internet dalam satu paket terintegrasi. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan jutaan pelanggan yang aktif membuat dan membagikan konten di media sosial.

    VP Digital Lifestyle Telkomsel Kemas M Fadhli menyatakan kolaborasi ini memfasilitasi pelanggan untuk mengakses solusi penyuntingan video lengkap dari CapCut. Layanan ini mencakup berbagai fitur penyuntingan esensial, efek kreatif, filter, stiker, font, serta beragam template video dengan cara yang lebih mudah, praktis, dan terintegrasi.

    “Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Telkomsel menghadirkan paket CapCut Standard 30 Days yang menggabungkan akses fitur premium CapCut dengan kuota internet dalam satu paket praktis. Dengan harga Rp 68.000, pelanggan dapat menikmati berbagai fitur editing premium sekaligus dukungan konektivitas yang mendukung proses kreatif, mulai dari produksi hingga publikasi konten,” kata Kemas dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

    Telkomsel Hadirkan Paket Bundling CapCut di Aplikasi MyTelkomsel

    Selain paket dasar tersebut, pelanggan juga dapat memilih berbagai opsi CapCut Standard maupun CapCut Pro dengan masa aktif mulai dari 30 hingga 365 hari. Pilihan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan intensitas penggunaan masing-masing pelanggan. Pelanggan yang mengaktifkan paket bundling dapat mengakses berbagai fitur kreatif, termasuk efek visual, audio, teks, dan fitur berbasis AI yang membantu proses pembuatan konten menjadi lebih praktis dan efisien.

    “Kami memahami semakin banyak pelanggan yang aktif membuat dan membagikan konten di media sosial, termasuk content creator, yang memanfaatkan CapCut sebagai bagian dari proses kreatif mereka. Karena itu, Telkomsel menghadirkan paket bundling CapCut di MyTelkomsel agar pelanggan dapat mengakses CapCut dengan lebih mudah, praktis, dan dalam satu aplikasi. Harapannya, pelanggan bisa lebih fokus berkreasi tanpa perlu melalui proses pembelian yang berbelit,” jelasnya.

    Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel untuk terus melayani sepenuh hati dengan menghadirkan ekosistem digital yang semakin relevan dengan gaya hidup pelanggan, termasuk mendukung kebutuhan para kreator konten. “Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra digital untuk menghadirkan pengalaman yang lebih mudah, relevan, dan bernilai bagi pelanggan,” tutup Kemas.

    Cara Aktivasi Paket Bundling CapCut

    Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan paket bundling CapCut di aplikasi MyTelkomsel:

    1. Buka aplikasi MyTelkomsel dan masuk ke menu Beli Paket.
    2. Pilih tab Digital Lifestyle, lalu pilih CapCut.
    3. Pilih paket CapCut Standard atau CapCut Pro sesuai kebutuhan.
    4. Khusus pelanggan Telkomsel Halo, pilih opsi Subscription atau One-time Purchase.
    5. Tinjau detail pembelian, pilih metode pembayaran, lalu klik Subscribe.
    6. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima notifikasi dan paket CapCut langsung aktif.

    Informasi Paket

    • Tersedia untuk pelanggan Telkomsel Prabayar dan Telkomsel Halo.
    • Paket dapat dibeli secara one-time purchase, sedangkan pelanggan Telkomsel Halo juga dapat memilih subscription (auto renewal).
    • Harga sudah termasuk PPN.
    • Masa berlaku kuota mengikuti masa aktif paket yang dipilih.

    Langkah Telkomsel ini sejalan dengan tren peningkatan konsumsi konten digital di Indonesia. Dengan menyediakan akses ke alat penyuntingan video premium yang terintegrasi dengan layanan data, operator ini berupaya memperkuat posisinya di ekosistem kreator konten. Bagi pelanggan, paket ini menawarkan nilai tambah berupa kemudahan akses dan efisiensi biaya, karena tidak perlu membeli paket data dan langganan CapCut secara terpisah.

    Inisiatif ini juga mencerminkan strategi Telkomsel untuk terus berinovasi dalam layanan digital lifestyle. Sebelumnya, Telkomsel juga telah meluncurkan Paket Siap Antar untuk kurir dan DCE Academy & Summit 2026 untuk mendukung UKM. Dengan menghadirkan paket bundling CapCut, Telkomsel semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan modern.

  • Moonshot AI Rilis Kimi K3, Ancaman Baru bagi Dominasi OpenAI

    Moonshot AI Rilis Kimi K3, Ancaman Baru bagi Dominasi OpenAI

    JBNews.id — Pameran teknologi World AI Conference (WAIC) di Shanghai, China, baru saja menyaksikan momen yang tak terduga. Booth megah raksasa teknologi seperti Alibaba dan Tencent harus rela kalah pamor dari stan milik Moonshot AI yang meluncurkan model kecerdasan buatan terbarunya, Kimi K3. Model dengan 2,8 triliun parameter ini langsung menjadi pusat perhatian dan membuktikan bahwa China mampu mengejar ketertinggalan dari perusahaan AI top Amerika Serikat dengan kecepatan yang mencengangkan.

    Kesuksesan peluncuran Kimi K3 menuai decak kagum global. Pujian datang dari berbagai tokoh teknologi dunia, termasuk CEO Tesla, Elon Musk, yang secara terbuka menyebut pencapaian ini mengesankan. Tak hanya itu, seluruh suvenir Moonshot AI ludes diserbu pengunjung hanya dalam hitungan jam, menandakan antusiasme luar biasa terhadap model AI anyar ini.

    Kemunculan Kimi K3 menjadi ajang unjuk gigi yang sempurna, tidak hanya bagi industri AI China, tetapi juga bagi pendiri Moonshot, Yang Zhilin. Pria berusia 33 tahun ini adalah alumni Carnegie Mellon University serta mantan peneliti di divisi AI Meta dan Google Brain. Sempat berada di bawah bayang-bayang kesuksesan DeepSeek, Yang kini kembali menjadi sorotan utama di garis depan industri teknologi China.

    Berdasarkan data dari Artificial Analysis, kemampuan Kimi K3 secara keseluruhan berhasil melampaui hampir seluruh pesaingnya. Model ini hanya tertinggal dari Claude Fable 5 milik Anthropic dan GPT-5.6 besutan OpenAI. Pencapaian ini memicu reaksi keras dari Sam Altman, CEO OpenAI, yang pada Juli 2025 lalu sempat menyebut pendahulu K3, yaitu Kimi K2, telah mengancam posisi Amerika Serikat yang masih memimpin di pengembangan AI.

    Sentuhan Musik Rock di Balik Kesuksesan Moonshot

    Yang Zhilin mendirikan Moonshot bersama sejumlah ahli teknologi dari Universitas Tsinghua yang bergengsi. Uniknya, tim pendiri ini juga melibatkan gitaris utama dari band yang pernah ia bentuk. Kecintaan Yang pada musik sangat kental mewarnai budaya perusahaannya. Nama perusahaan berbahasa Mandarin diambil dari Dark Side of the Moon, album favorit Yang dari band Pink Floyd. Versi awal agen AI Kimi diberi nama “OK Computer” sebagai bentuk penghormatan untuk Radiohead.

    Bahkan ruang rapat di kantor Moonshot menggunakan nama-nama band legendaris seperti Led Zeppelin, Queen, dan Nirvana. Paket berlangganan Kimi pun dinamai berdasarkan tempo musik klasik: Adagio, Andante, dan Moderato. Sentuhan artistik ini menjadi identitas unik yang membedakan Moonshot dari perusahaan AI lainnya yang cenderung kaku dan formal.

    Perjalanan Panjang dari Kegagalan ke Kesuksesan

    Perjalanan Moonshot menuju puncak tidak selalu mulus. Pada awal 2025, peluncuran model tertutup K1.5 mereka secara nahas berbarengan dengan perilisan DeepSeek R1 yang sangat revolusioner. DeepSeek memicu eksodus pengguna, membuat upaya pemasaran Moonshot senilai puluhan juta dolar seolah menguap begitu saja dalam semalam.

    Menghadapi krisis tersebut, Yang segera merombak strategi. Ia memutuskan bahwa model andalan berikutnya harus bersifat open-source, mengikuti taktik DeepSeek, dan mengalihkan fokus pengguna ke kalangan pemrogram serta pelanggan korporat. Pada Juli 2025, mereka sukses meluncurkan K2 yang menuai pujian global, memaksa CEO OpenAI Sam Altman menyebut nama Kimi sebagai bukti bahwa model open-source China sedang mengancam dominasi AS.

    Dalam proses pengembangannya, Yang bersikeras menolak merilis model berukuran kecil seperti para pesaingnya. Ia justru memperbesar skala model dari rencana awal 200 miliar menjadi 1 triliun parameter demi performa jangka panjang. Keputusan berani ini pada akhirnya berevolusi menjadi Kimi K3 dengan 2,8 triliun parameter. Mereka juga memperkenalkan inovasi pengoptimal bernama MuonClip yang secara drastis mengurangi kebutuhan daya komputasi.

    Dominasi AI China yang kian menguat ini juga menimbulkan kekhawatiran baru di berbagai sektor. Di Amerika Serikat, aktivis iklim merusak proyek data center sebagai bentuk protes terhadap konsumsi energi besar-besaran yang dibutuhkan untuk melatih model AI raksasa. Sementara itu, para ahli keamanan siber mulai mengembangkan metode pertahanan baru seperti Context Bombing untuk melawan serangan AI yang semakin canggih.

    Implikasi dari kesuksesan Kimi K3 sangat jelas: persaingan pengembangan AI global kini memasuki babak baru. China tidak lagi sekadar mengekor, tetapi telah menjadi pemain utama yang mampu bersaing langsung dengan perusahaan-perusahaan Silicon Valley. Bagi para pengembang dan perusahaan teknologi di Indonesia, fenomena ini membuka peluang untuk mengadopsi model open-source berperforma tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi pengingat bahwa inovasi dapat lahir dari berbagai belahan dunia, tidak terbatas pada satu negara atau kawasan saja.

  • F5: Keamanan AI Masih Sekadar Pelapis Chatbot

    F5: Keamanan AI Masih Sekadar Pelapis Chatbot

    JBNews.id — Perkembangan kecerdasan buatan yang sangat pesat rupanya belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem keamanan yang memadai. Menurut pandangan penyedia layanan keamanan aplikasi F5, sebagian besar solusi keamanan AI yang ada di pasaran saat ini belum bisa dikategorikan sebagai pelindung yang sesungguhnya.

    Kunal Anand, Chief Product Officer F5, mengungkapkan fakta ironis bahwa sistem keamanan AI yang banyak digunakan saat ini pada dasarnya hanyalah berupa pelapis di sekitar chatbot. “Sebagian besar sistem AI security saat ini hanyalah berupa pelapis (wrapper) di sekitar chatbot. Itu bukanlah sistem keamanan yang sesungguhnya,” kata Kunal dalam keterangan resminya, Selasa (22/7/2026).

    Padahal, perusahaan-perusahaan besar kini mulai menjalankan AI di dalam jaringan yang terikat regulasi ketat, beroperasi di balik API, dan melibatkan agen AI yang mampu melakukan autentikasi serta bertindak secara mandiri. Kondisi ini menciptakan celah keamanan yang belum pernah dihadapi sebelumnya, mirip dengan temuan Model AI Open-Weight yang rentan terhadap penyusupan.

    Menjawab tantangan tersebut, F5 resmi meluncurkan platform keamanan AI komprehensif yang dirancang khusus untuk memberikan kendali berkelanjutan atas setiap model, agen AI, dan API, terlepas dari di mana teknologi tersebut dijalankan.

    Ancaman Era Agen AI yang Otonom

    Peringatan dari F5 ini bukan tanpa alasan. Sistem AI masa kini beroperasi dengan tingkat akses, otonomi, dan kecepatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan pengguna manusia yang memiliki hak akses paling tinggi sekalipun. Kondisi ini menciptakan risiko baru yang belum pernah dihadapi oleh tim keamanan sebelumnya.

    Serangan seperti manipulasi prompt, kebocoran data, atau agen AI yang bertindak melampaui batas kewenangannya dapat dengan mudah mengekspos informasi sensitif perusahaan, mengacaukan operasional, hingga mengikis kepercayaan pelanggan. Fenomena ini semakin relevan mengingat Keamanan Eksekutif AI yang kini menjadi prioritas utama di berbagai sektor.

    Laporan State of Application Strategy 2026 dari F5 menunjukkan bahwa 98 persen organisasi saat ini tengah bersiap menghadapi era agen AI. Ironisnya, kecepatan adopsi teknologi cerdas ini justru jauh melampaui kesiapan sistem kendali keamanan yang dirancang untuk mengawasinya. Sekitar 88 persen organisasi bahkan secara terbuka melaporkan setidaknya ada satu tantangan operasional atau keamanan yang berhubungan langsung dengan pemanfaatan AI.

    Mengendus Aktivitas AI Gelap Karyawan

    Ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari kebiasaan internal karyawan yang kerap menggunakan berbagai perangkat AI tanpa izin. Praktik ini menciptakan jejak shadow AI yang mustahil dipantau oleh sebagian besar tim keamanan konvensional.

    Untuk mengatasi celah buta ini, F5 mengakuisisi SurePath AI yang dikenal sebagai pelopor dalam penemuan AI berbasis jaringan. Integrasi ini memungkinkan platform untuk mendeteksi aktivitas AI tanpa otorisasi, mengklasifikasikan intensi di balik setiap alur kerja, dan terus melacak koneksi peladen secara berkelanjutan tanpa memerlukan integrasi aplikasi secara langsung.

    Langkah ini sejalan dengan upaya Integrasi 1Password dan Claude yang bertujuan memperkuat keamanan pada level agen AI.

    Siklus Perlindungan Menyeluruh

    Berbeda dengan solusi kepatuhan yang hanya bersifat satu kali, platform baru ini menciptakan siklus keamanan berkelanjutan melalui beberapa pilar utama, meliputi:

    • Tata kelola AI untuk menetapkan batasan tegas pada prompt, keluaran, penggunaan alat, dan akses data sesuai dengan toleransi risiko dan regulasi.
    • Penemuan AI yang bekerja secara pasif untuk memberikan visibilitas terhadap setiap aplikasi dan agen AI yang berjalan di seluruh perusahaan, baik yang berizin maupun tidak.
    • Pengujian keamanan yang melakukan uji beban pada sistem terhadap ratusan ribu pola serangan sebelum masuk ke tahap produksi.
    • Perlindungan waktu berjalan untuk menetapkan pagar pembatas keamanan langsung di titik interaksi guna memblokir eksploitasi dan kebocoran data secara seketika.
    • Pengamatan AI untuk menyediakan rekam jejak audit yang lengkap di setiap interaksi guna menjaga akuntabilitas.

    Seluruh kemampuan tersebut dipadukan dengan opsi penerapan yang sangat fleksibel. Perusahaan dapat menjalankan sistem pengamanan ini di berbagai infrastruktur, mulai dari perangkat lokal, jaringan tertutup, hingga komputasi awan. Pendekatan ini dinilai sangat krusial bagi industri yang diatur ketat oleh regulasi, terutama yang memiliki persyaratan mutlak terkait residensi dan kedaulatan data.

    Dengan lanskap ancaman yang terus berkembang, pendekatan keamanan AI yang hanya bersifat reaktif dan sebatas pelapis chatbot sudah tidak lagi memadai. Perusahaan dituntut untuk mengadopsi sistem keamanan yang menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya untuk melindungi aset digital, tetapi juga menjaga kepercayaan pelanggan di era agen AI yang semakin otonom.

  • Team Vitality Hadapi True Rippers di MSC 2026

    Team Vitality Hadapi True Rippers di MSC 2026

    JBNews.id — Turnamen Mobile Legends Mid Season Cup (MSC) 2026 resmi dimulai hari ini, Rabu (22/7/2026). Satu tim asal Indonesia, Team Vitality, akan beraksi menghadapi True Rippers dari India di babak Group Stage yang digelar di Lenovo Legion Gauntlet, Paris, Prancis.

    Pertandingan ini menggunakan format double elimination best of 3 (Bo3). Tim yang kalah tidak langsung gugur, melainkan turun ke lower bracket. Sementara tim yang menang berhak melaju ke Semifinal Upper Bracket. Untuk bisa melaju ke Semifinal, Team Vitality wajib mengalahkan lawannya dengan skor 2-0 atau 2-1.

    True Rippers merupakan juara dari ajang Moba Legends Masters Series (MLMS), liga profesional Mobile Legends di India. Selama MLMS berlangsung, mereka tampil dominan hingga mengalahkan GodLike Esports di Grand Final dengan skor 3-2. Sementara Team Vitality adalah juara MPL ID S17, liga profesional Mobile Legends di Indonesia, setelah menumbangkan Onic di Grand Final.

    Dari komposisi pemain, Team Vitality mungkin diunggulkan. Namun melihat sepak terjang True Rippers di MLMS, tim asal India itu patut diperhitungkan. Kemenangan hari ini menjadi modal penting bagi Team Vitality untuk mendekatkan diri ke Knockout Stage. Jika berhasil melaju ke Semifinal Upper Bracket dan menang lagi, mereka bisa langsung lolos ke Knockout Stage.

    Berikut jadwal lengkap MSC 2026 hari ini:

    • Team Vamos vs Team Falcons — 16.00 WIB
    • Team Falcons PH vs Guangzhou Gaming — 17.30 WIB
    • Team Vitality vs True Rippers — 19.00 WIB
    • Team Spirit vs IGNITE Gaming — 20.30 WIB

    Pertandingan antara Team Vitality dan True Rippers di Group Stage MSC 2026 berlangsung di Prancis. Namun para penggemar Mobile Legends di Indonesia tetap bisa menyaksikannya secara online. Siaran langsung kejuaraan dunia ini tayang di kanal YouTube MLBB Esports.

    Bagi penggemar yang ingin menyaksikan pertandingan MSC lainnya, termasuk tim Indonesia lainnya seperti Onic, jadwal lengkap sudah tersedia. Sementara itu, turnamen ini juga menjadi bagian dari kalender Esports World Cup 2026 yang lebih besar.

    Team Vitality datang ke Paris dengan status juara MPL ID S17. Mereka berhasil menumbangkan Onic di Grand Final untuk merebut gelar juara. Kini, mereka harus membuktikan diri di panggung internasional melawan wakil dari India.

    True Rippers sendiri bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka mendominasi MLMS, liga profesional India, dan berhasil menjadi juara setelah mengalahkan GodLike Esports. Dominasi mereka di liga India menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas yang mumpuni.

    Format double elimination memberikan keuntungan bagi kedua tim. Tim yang kalah masih memiliki kesempatan untuk bangkit melalui lower bracket. Namun kemenangan di babak ini akan sangat menentukan langkah selanjutnya menuju Knockout Stage.

    Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi skena esports Indonesia di kancah internasional. Setelah kesuksesan di berbagai turnamen sebelumnya, publik menantikan performa Team Vitality di MSC 2026.

    Bagi yang ingin mengikuti perkembangan turnamen ini secara lebih lengkap, termasuk jadwal EWC 2026 dan jadwal timnas MLBB di Asian Games 2026, pantau terus informasi terbaru dari JBNews.id.

    Pertandingan Team Vitality vs True Rippers dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB. Penggemar bisa menyaksikan secara langsung melalui kanal YouTube MLBB Esports. Dukungan dari Indonesia akan menjadi motivasi tambahan bagi Team Vitality untuk meraih kemenangan di hari pertama MSC 2026.

    Hasil pertandingan hari ini akan menentukan posisi kedua tim di klasemen Group Stage. Kemenangan akan membawa tim ke Semifinal Upper Bracket, sementara kekalahan berarti harus berjuang dari lower bracket. Tekanan besar tentu ada pada kedua tim untuk tampil maksimal di pertandingan pembuka ini.

  • Huawei MatePad Pro Max Resmi di Indonesia: Harga dan Spesifikasi

    Huawei MatePad Pro Max Resmi di Indonesia: Harga dan Spesifikasi

    JBNews.id — Huawei resmi meluncurkan tablet flagship terbarunya, MatePad Pro Max, di Indonesia pada Rabu, 22 Juli 2026. Perangkat ini diklaim sebagai tablet 13 inch tertipis dan teringan di pasaran, dengan harga mulai Rp 19.999.000.

    Tablet ini memiliki ketebalan hanya 4,7mm di bagian tertipisnya dan bobot 509 gram. Meskipun tipis, bodi tablet menggunakan aluminium kelas penerbangan dan rangka metal yang tangguh. Huawei MatePad Pro Max juga menjadi tablet pertama yang lolos sertifikasi Tahan Tekuk Ultra tipis TÜV Rheinland, dengan ketahanan tekuk 60% lebih tinggi dibandingkan MatePad Pro generasi sebelumnya.

    Layar dan Tampilan Premium

    Huawei MatePad Pro Max hadir dengan layar OLED berukuran 13,2 inch. Tersedia juga versi PaperMatte Display yang mengurangi refleksi silau, membuat tampilan konten lebih jernih dan nyaman di mata. Layar ini memiliki resolusi 3000 x 2000 pixel (3K) dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.600 nits. Rasio layar-ke-bodi mencapai 94% dengan bezel super tipis hanya 3,5mm.

    Untuk pengalaman multimedia, tablet ini dilengkapi enam speaker dengan unit bass quad-driver dan empat mikrofon. Sektor kamera mengandalkan kamera belakang 50 MP dengan flash LED dan kamera depan 12 MP.

    Performa dan Sistem Operasi

    Performa Huawei MatePad Pro Max didukung chipset Kirin T93 Pro yang dipadukan dengan RAM 12GB dan memori internal hingga 512GB. Sistem pendingin dengan struktur VC dual-layer dan material termal inovatif diklaim mampu meningkatkan kemampuan pembuangan panas hingga 30% lebih tinggi. Untuk informasi lebih lanjut tentang chip Huawei, Anda bisa membaca artikel terkait.

    Tablet ini menjalankan sistem operasi HarmonyOS 4.3 yang dilengkapi fitur dan aplikasi untuk mendukung produktivitas. Dengan layar luas dan fitur Live-Multitask, pengguna bisa membuka tiga aplikasi sekaligus. Produktivitas level PC bisa diraih berkat aplikasi WPS Office AI yang dipadukan dengan Huawei Glide Keyboard. Aplikasi GoPaint dan Huawei Notes memudahkan pengguna menuangkan ide dengan bantuan stylus Huawei M-Pencil Pro.

    Baterai dan Konektivitas

    Huawei MatePad Pro Max dibekali baterai besar 10.400 mAh yang diklaim mampu memutar video hingga 14,5 jam. Baterai ini mendukung pengisian cepat 66W dan pengisian daya balik 40W untuk mengisi daya perangkat lain. Konektivitas meliputi Wi-Fi, Bluetooth 6.0, dan USB Type-C 3.1. Tablet ini juga mendukung fitur Smart Antenna 2.0 yang dapat meningkatkan koneksi jaringan Wi-Fi lemah hingga 40%. Sementara itu, isu terkait keamanan kode Huawei juga menjadi perhatian di kalangan pengamat teknologi.

    Harga dan Ketersediaan

    Huawei MatePad Pro Max hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Blue dan Space Gray, serta dua konfigurasi storage:

    • Huawei MatePad Pro Max 12/256GB: Rp 19.999.000
    • Huawei MatePad Pro Max 12/512GB: Rp 26.999.000

    Tablet ini bisa didapatkan di seluruh saluran penjualan resmi Huawei, baik online maupun offline, mulai 22 Juli 2026. Selama periode promosi 22 Juli hingga 21 Agustus 2026, Huawei memberikan bonus eksklusif dengan nilai hingga Rp 11,5 juta. Bonus terdiri dari Huawei Glide Keyboard (untuk versi 12/512GB), Huawei MatePad Pro Max Folio Cover (untuk versi 12/256GB), Huawei M-Pencil Pro, Huawei Bluetooth Mouse, langganan WPS Office PC-level selama satu tahun, perpanjangan garansi satu tahun, dan perbaikan layar PaperMatte dua kali dalam satu tahun.

    Dengan spesifikasi premium dan harga kompetitif, Huawei MatePad Pro Max menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan tablet flagship untuk produktivitas dan hiburan. Bagi Anda yang penasaran dengan lini terbaru lainnya, simak juga kabar tentang Huawei Pura 90s yang akan menyusul ke Indonesia.

  • Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Sumbang PNBP Rp30 Triliun

    Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Sumbang PNBP Rp30 Triliun

    JBNews.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memproyeksikan hasil lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz berpotensi menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp30 triliun dalam 10 tahun. Proyeksi ini muncul setelah proses seleksi spektrum frekuensi selesai digelar pada Juli 2026.

    Meutya menyebutkan, pada tahap awal pengelolaan spektrum ini akan memberikan kontribusi PNBP sekitar Rp6 triliun. Angka tersebut merupakan bagian dari manfaat ekonomi yang dihasilkan dari proses lelang yang telah rampung.

    “Potensi pendapatan negara dari pengelolaan spektrum ini menyumbang penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sebesar Rp6 triliun pada tahap awal dan total proyeksi penerimaan negara mencapai Rp30 triliun dalam jangka waktu 10 tahun,” kata Meutya di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

    Menkomdigi menegaskan bahwa tambahan penerimaan negara tersebut akan dialokasikan kembali untuk mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Tambahan nilai ekonomi untuk negara ini tentu akan dikembalikan lagi untuk pembangunan program-program yang pro rakyat,” ucapnya.

    Meskipun potensi pendapatan menjadi salah satu fokus, Meutya menekankan keberhasilan lelang tidak hanya diukur dari aspek penerimaan negara. Pemerintah mewajibkan operator seluler pemenang seleksi untuk menghadirkan layanan 4G berkualitas di 538 desa dan kelurahan serta mempercepat pembangunan jaringan 5G. Hal ini bertujuan agar manfaat pengelolaan spektrum benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

    Sebelumnya, pemenang lelang frekuensi telah diumumkan. XLSmart menjadi pemenang lelang frekuensi 700 MHz dengan menguasai bandwidth 30 MHz senilai Rp1,0602 triliun. Telkomsel mengikuti dengan bandwidth 20 MHz senilai Rp642,5 miliar, dan Indosat dengan bandwidth 20 MHz senilai Rp507,48 miliar.

    Untuk frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel menjadi pemenang dengan menguasai bandwidth 80 MHz senilai Rp545,84 miliar. Indosat mendapatkan bandwidth 60 MHz dengan penawaran Rp372 miliar, dan XLSmart meraih bandwidth 50 MHz senilai Rp231,6 miliar.

    Proyeksi PNBP sebesar Rp30 triliun ini menjadi indikator penting bagi keberlanjutan pendanaan program digitalisasi nasional. Dengan kewajiban operator untuk memperluas jaringan 4G dan 5G, dampak langsung dari lelang ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konektivitas di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah yang selama ini belum terjangkau layanan internet berkualitas.

    Keberhasilan lelang frekuensi ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan aset spektrum frekuensi yang terbatas. Pendapatan dari sektor ini tidak hanya memperkuat fiskal negara, tetapi juga menjadi modal untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

  • Komdigi Targetkan Kecepatan Internet 100 Mbps pada 2029

    Komdigi Targetkan Kecepatan Internet 100 Mbps pada 2029

    JBNews.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan kecepatan internet seluler di Indonesia mencapai 100 Mbps pada tahun 2029. Target ini merupakan dampak langsung dari lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang baru saja rampung, dengan pemenangnya adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XLSMart.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada perluasan jangkauan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Salah satu komitmen kewajiban pemenang seleksi adalah mempercepat penggelaran jaringan 5G hingga mencapai setidaknya 51% cakupan populasi nasional pada tahun kelima, dengan target kecepatan mobile broadband kita diharapkan dapat melompat secara bertahap ke 100 Mbps pada tahun 2029,” ujar Meutya di Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

    Target ini menjadi bagian dari komitmen yang harus dipenuhi oleh para operator pemenang seleksi. Dengan pemanfaatan pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, pemerintah membidik lompatan signifikan dalam kecepatan akses internet di akhir pemerintahan periode Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

    Komitmen Perluasan Jaringan ke Daerah Terpencil

    Selain target kecepatan, para pemenang lelang juga diwajibkan untuk membangun infrastruktur 4G berkualitas hingga 538 desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh Indonesia. Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi titik-titik blank spot yang selama ini belum memiliki sinyal yang baik.

    “Artinya ini juga dapat mengurangi lokasi-lokasi atau titik-titik blank spot di desa dan kelurahan yang saat ini belum memiliki sinyal yang baik,” kata Menkomdigi. Pemerintah berharap perluasan jaringan ini akan membuka akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan digital, hingga aktivitas ekonomi di daerah.

    Infrastruktur digital tersebut juga diharapkan dapat menopang berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes). Konektivitas yang lebih baik diyakini akan membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan esensial dan peluang ekonomi baru.

    Pengawasan Ketat dan Agenda Spektrum ke Depan

    Meutya menegaskan bahwa Kementerian Komdigi akan terus mengawasi pelaksanaan seluruh komitmen operator agar target peningkatan kualitas internet nasional dapat tercapai sesuai jadwal. “Lelang frekuensi ini juga diharapkan tidak hanya untuk konektivitas, tapi juga untuk perbaikan peningkatan kualitas layanan, terkhusus kecepatan internet di Indonesia,” ucapnya.

    Pemerintah juga akan melanjutkan agenda penataan spektrum nasional. Setelah pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz pada 2025 dan rampungnya seleksi 700 MHz serta 2,6 GHz pada Juli 2026, Komdigi mulai mempersiapkan proses pemanfaatan pita frekuensi 900 MHz yang ditargetkan dapat dimulai tahun ini.

    Selain itu, pemerintah masih melakukan kajian terhadap pemanfaatan pita 3,5 GHz. Spektrum ini dinilai sebagai salah satu pita ideal untuk pengembangan jaringan 5G berkapasitas tinggi, namun saat ini masih digunakan untuk layanan berbasis satelit. “Kami juga akan mempersiapkan proses pemanfaatan frekuensi di 900 MHz. Mudah-mudahan lelang dapat dimulai di tahun ini juga sambil kemudian melakukan kajian terhadap band 3,5 GHz,” pungkas Meutya.

    Dengan langkah strategis ini, pemerintah optimistis bahwa pita 3,5 GHz dapat segera dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem 5G di Indonesia. Ke depannya, penataan spektrum yang terencana diharapkan mampu mendorong transformasi digital nasional secara lebih merata dan berkualitas.

  • Spider-Man Brand New Day Terinspirasi Game PS4, Aksi Makin Gila

    Spider-Man Brand New Day Terinspirasi Game PS4, Aksi Makin Gila

    JBNews.id — Sutradara Destin Daniel Cretton mengonfirmasi bahwa adegan laga dalam Spider-Man: Brand New Day terinspirasi langsung dari game Marvel’s Spider-Man garapan Insomniac Games untuk PlayStation 4. Tim produksi mempelajari gerakan ikonik dari game tersebut untuk menciptakan aksi yang lebih dinamis dan menegangkan dalam format live-action.

    Dalam wawancara dengan Polygon, Cretton mengungkapkan bahwa tim stunt film banyak menggunakan tangkapan layar dari gameplay sebagai referensi utama. “Saya bukan gamer, tetapi saya sudah memainkan gamenya. Saya mengelilingi diri dengan orang-orang yang sangat terobsesi dengan game,” kata Cretton.

    “Banyak orang di departemen stunt kami yang sangat menyukai game-game tersebut. Mereka sering mengambil screen grab dari gameplay dan membawanya kepada kami sambil bertanya, ‘Bisakah kita melakukan gerakan ini?’ Itu menjadi inspirasi yang luar biasa,” lanjutnya.

    Marvel’s Spider-Man dikenal dengan sistem pergerakan yang lincah dan memuaskan. Pemain dapat mengayun di antara gedung, berlari di dinding, meluncur dari ketinggian, hingga menggabungkan berbagai serangan saat menghadapi musuh. Fluiditas gerakan tersebut kini berusaha diterjemahkan ke dalam format live-action.

    Tim produksi tidak sekadar melihat film-film Spider-Man terdahulu, tetapi juga mempelajari cara Insomniac membuat gerakan sang manusia laba-laba terasa cepat, alami, dan bertenaga. Pendekatan ini diharapkan memberikan pengalaman sinematik yang belum pernah ada sebelumnya.

    Referensi dari Atlet Ekstrem

    Tak hanya mengambil inspirasi dari game, Cretton dan timnya turut mempelajari rekaman GoPro milik atlet wingsuit serta parkour. Referensi itu digunakan untuk menciptakan sensasi menukik dari ketinggian yang lebih nyata dan membuat jantung penonton berdebar.

    Pendekatan tersebut diharapkan membuat penonton seolah ikut meluncur dan berayun di antara gedung-gedung New York bersama Spider-Man. Kombinasi antara referensi game dan aksi nyata ini menjadi formula baru dalam penggarapan film superhero.

    Marvel's Spider-Man Insomniac

    Dalam perkembangan teknologi terkini, inovasi serupa juga terjadi di industri lain. Siri AI Resmi menghadirkan perubahan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka. Sementara itu, Quantum-AI Hibrid menciptakan peptida untuk vaksin masa depan, menunjukkan bagaimana teknologi terus mendorong batas kemungkinan.

    Kisah Peter Parker Lebih Personal

    Spider-Man: Brand New Day menjadi film solo keempat Tom Holland sebagai Peter Parker. Film ini juga menjadi film Spider-Man pertama yang disutradarai Cretton, sosok di balik Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings.

    Ceritanya berlatar beberapa tahun setelah Spider-Man: No Way Home. Peter kini menjalani kehidupan yang lebih sepi setelah keberadaannya dilupakan oleh orang-orang terdekatnya. Menjadi Spider-Man pun berubah menjadi fokus utama dalam hidupnya.

    Cretton ingin menghadirkan kisah yang lebih personal dan membumi, tetapi tetap menghormati akar komik serta berbagai elemen yang disukai penggemar. Keseimbangan antara drama personal dan aksi spektakuler menjadi kunci film ini.

    Spider-Man: Brand New Day.

    Spider-Man: Brand New Day dibintangi Tom Holland, Zendaya, Jacob Batalon, Sadie Sink, Jon Bernthal, dan Mark Ruffalo. Film yang ditulis Chris McKenna dan Erik Sommers ini dijadwalkan tayang pada 29 Juli 2026. Tiketnya sudah bisa dipesan sekarang.

    Bagi penggemar teknologi dan game, pendekatan adaptasi dari game ke film ini menunjukkan bagaimana batas antara dua medium semakin kabur. Busy Bar juga menjadi alat fokus anti-distraksi yang menarik perhatian, mirip dengan bagaimana film ini berusaha mempertahankan fokus pada elemen inti cerita.

    Dengan menggabungkan referensi dari game, atlet ekstrem, dan pendekatan naratif yang lebih personal, Spider-Man: Brand New Day menjanjikan pengalaman sinematik yang belum pernah ada sebelumnya. Film ini tidak hanya menjadi tontonan superhero biasa, tetapi juga eksplorasi karakter yang lebih dalam.

    Implikasinya bagi penonton, film ini menawarkan lebih dari sekadar aksi spektakuler. Ada dimensi emosional yang kuat tentang kesepian dan pengorbanan yang mungkin resonan dengan banyak orang. Bagi penggemar game, melihat gerakan favorit mereka diadaptasi ke layar lebar menjadi daya tarik tersendiri.

    Dengan tanggal rilis yang semakin dekat, antisipasi terhadap film ini terus meningkat. Kombinasi sutradara berbakat, pemain bintang, dan inspirasi dari game berkualitas menjadi resep yang sulit ditolak.

  • Waze dan Kontroversi Keterkaitan dengan Israel

    Waze dan Kontroversi Keterkaitan dengan Israel

    JBNews.id — Pengguna aplikasi navigasi Waze mulai mempertanyakan keterkaitan aplikasi tersebut dengan pemerintah Israel setelah ditemukan klausul penggunaan yang merujuk pada hukum Israel. Kekhawatiran ini muncul di media sosial sejak awal Juli 2026 dan memicu perdebatan mengenai keamanan data pengguna.

    Berdasarkan laporan Yahoo!Tech pada Rabu (22/7/2026), banyak pengguna Waze menyadari adanya temuan mencurigakan yang sebelumnya luput dari perhatian. Klausul penggunaan Waze secara eksplisit menyebutkan bahwa masalah hukum akan merujuk kepada aturan hukum Israel dan pengadilan di Tel Aviv. Informasi ini tercantum di halaman bantuan Waze pada bagian Governing Law and Jurisdiction.

    Sejarah Waze dan Kaitan dengan Israel

    Untuk memahami kekhawatiran ini, perlu menelusuri sejarah berdirinya Waze. Pada tahun 2006, lahirlah aplikasi bernama FreeMap Israel yang dibuat oleh Uri Levine, Ehud Shabtai, dan Amir Shinar. Ketiganya diketahui sebelumnya aktif dalam militer Israel. CNN melaporkan bahwa mereka adalah mantan insinyur dari Unit 8200, unit intelijen militer Israel yang terkenal.

    Pada tahun 2009, aplikasi ini berganti nama menjadi Waze. Google kemudian mengakuisisi Waze pada tahun 2013 dengan nilai transaksi mencapai USD 1 miliar. Meskipun telah diakuisisi oleh perusahaan Amerika Serikat, akar sejarah Waze tetap terkait erat dengan Israel.

    Kecurigaan Pengguna dan Klarifikasi Google

    Suara kecurigaan pengguna Waze menguat sejak awal Juli 2026. Mereka mempertanyakan apakah pemerintah Israel membobol privasi pengguna Waze dan apakah aplikasi ini memata-matai penggunanya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

    Menanggapi hal ini, juru bicara Google memberikan klarifikasi kepada Snopes, kontributor Yahoo!Tech. Google membantah tegas kecurigaan dan tuduhan tersebut. “Kami beroperasi dengan aturan ketat dan melindungi data pengguna. Sudah menjadi standar bahwa masalah hukum selalu ditangani pengadilan di negara tempat kantor pusat developer app,” jelas Google.

    Klarifikasi ini menekankan bahwa klausul yurisdiksi hukum merupakan praktik standar dalam industri teknologi, bukan indikasi adanya pengawasan khusus oleh pemerintah Israel. Namun, kekhawatiran publik tetap ada mengingat rekam jejak Waze sebelumnya.

    Kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Pada tahun 2025, Waze dicurigai membiayai pelantikan Presiden AS Donald Trump. Meskipun aturan pilpres AS mengizinkan dana sponsor kampanye dari swasta, publik menilai pendanaan dari perusahaan Israel untuk capres Amerika Serikat sebagai hal yang tidak patut.

    Insiden Masa Lalu yang Memicu Kecurigaan

    Pada tahun 2016, BBC memberitakan bahwa tentara Israel menggunakan Waze untuk menggeruduk kamp pengungsi Palestina. Terhadap kejadian tersebut, pihak Waze berkilah bahwa para tentara tidak menggunakan fitur keamanan untuk menghindari area berbahaya. Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Waze dan Israel.

    Kekhawatiran privasi pengguna aplikasi navigasi bukanlah isu baru. Beberapa kasus kejahatan siber juga melibatkan modus pencurian data melalui aplikasi populer. Pengguna Waze di Indonesia pun mulai waspada terhadap potensi risiko ini.

    Implikasi bagi Pengguna Waze di Indonesia

    Bagi pengguna Waze di Indonesia, temuan ini menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan data pribadi. Waze mengumpulkan data lokasi real-time, rute perjalanan, dan preferensi pengguna. Jika data ini jatuh ke tangan yang salah, potensi penyalahgunaan sangat besar.

    Google sebagai induk perusahaan telah memberikan jaminan keamanan data. Namun, pengguna tetap disarankan untuk memahami kebijakan privasi aplikasi yang digunakan. Kesadaran akan risiko keamanan digital menjadi semakin penting di era teknologi saat ini.

    Beberapa pengguna mulai mencari alternatif aplikasi navigasi lain sebagai langkah antisipasi. Perbandingan antara Google Maps dan Waze pun kembali menjadi topik diskusi di kalangan pengguna teknologi.

    Kontroversi ini menunjukkan bahwa pengguna semakin kritis terhadap aplikasi yang mereka gunakan sehari-hari. Kesadaran akan asal-usul perusahaan dan kebijakan data menjadi pertimbangan penting dalam memilih layanan teknologi.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Waze maupun Google Indonesia terkait kekhawatiran pengguna di Tanah Air. Pengguna diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan informasi dari sumber terpercaya.

  • Bocoran iPhone 20 dan iPhone Ultra Lipat, Apple Siapkan Revolusi 2027

    Bocoran iPhone 20 dan iPhone Ultra Lipat, Apple Siapkan Revolusi 2027

    JBNews.id — Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar untuk memperingati ulang tahun ke-20 iPhone pada 2027. Perusahaan asal Cupertino itu disebut bakal menghadirkan iPhone 20 dengan ukuran layar dan desain baru, serta Face ID yang tersembunyi. Selain iPhone 20, Apple juga dirumorkan sedang mengembangkan iPhone Ultra, perangkat lipat pertama dengan konfigurasi dua baterai.

    Rumor ini pertama kali diungkap oleh tipster Digital Chat Station yang mengklaim Apple sedang menguji panel 6,96 inci untuk iPhone 20 Pro Max. Ukuran tersebut sedikit lebih besar dibandingkan iPhone 17 Pro Max, tetapi dikabarkan tetap menggunakan rasio aspek serupa agar nyaman digenggam. Perubahan utama lainnya adalah layar edge-to-edge dengan desain quad-curved atau melengkung pada empat sisi, yang berpotensi membuat bagian depan iPhone 20 Pro Max terlihat seperti selembar kaca tanpa bezel yang kentara.

    iPhone 20 2027

    Desain Baru dan Teknologi Tersembunyi

    Salah satu inovasi yang paling dinantikan adalah penyembunyian sensor Face ID di bawah panel layar. Apple dirumorkan bakal menyembunyikan sensor tersebut, namun belum diketahui apakah kamera depan turut ditempatkan di balik layar atau tetap menggunakan lubang kecil. Bocoran lain menyebut iPhone 20 Pro series akan menggunakan solid-state buttons, tombol yang tidak bergerak secara fisik ketika ditekan tetapi memberikan sensasi klik melalui getaran haptic.

    Apple turut dikabarkan menyiapkan perlindungan Ceramic Shield yang lebih kuat pada bagian sisi, baterai berkapasitas hingga 6.000 mAh, serta reverse wireless charging untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel. Dengan spesifikasi ini, iPhone 20 diprediksi menjadi salah satu ponsel paling canggih yang pernah dirilis Apple.

    iPhone Ultra: Lipat Pertama Apple

    Rumor iPhone Ultra semakin menguat setelah munculnya kode baru dalam iOS 27 developer beta 4. Macworld menemukan sejumlah string di menu Battery Health yang menggunakan kata “batteries” atau baterai dalam bentuk jamak. Kode tersebut memuat keterangan mengenai kondisi beberapa baterai dalam satu iPhone, serta referensi tentang “salah satu baterai” yang terdeteksi sebagai komponen tidak asli.

    Render iPhone Fold

    Temuan ini memunculkan dugaan bahwa Apple sedang mempersiapkan dukungan perangkat lunak untuk iPhone dengan dua baterai. Konfigurasi dual-battery lazim ditemukan pada HP lipat karena ruang internal perangkat terbagi menjadi dua sisi. Referensi serupa dilaporkan sudah ditemukan sejak iOS 27 developer beta pertama. Meski belum menjadi bukti mutlak, kode tersebut dinilai memperkuat rumor pengembangan iPhone Ultra sebagai ponsel lipat pertama Apple.

    Sebelumnya, bocoran baterai iPhone Ultra 5.000 mAh juga sempat beredar, menunjukkan bahwa Apple serius mengejar ketertinggalan di segmen ponsel lipat yang saat ini didominasi oleh Samsung.

    Kapan Diluncurkan?

    Apple belum mengonfirmasi iPhone 20 maupun iPhone Ultra lipat. Nama perangkat, desain, spesifikasi, dan jadwal peluncurannya masih sebatas rumor. Apabila mengikuti siklus tahunan Apple, iPhone edisi ulang tahun tersebut berpotensi diperkenalkan pada paruh kedua 2027. Sementara iPhone Ultra konon akan meluncur September 2026, demikian dilansir GSM Arena.

    Persaingan di pasar ponsel lipat semakin ketat. Samsung telah merilis Galaxy Z Fold8 dengan desain wide dan spesifikasi mumpuni, serta Galaxy Z Fold8 Ultra yang dibekali kamera 200 MP dan baterai 5.000 mAh. Apple harus bergerak cepat jika ingin merebut pangsa pasar dari kompetitornya.

    Bagi pengguna setia Apple, kehadiran iPhone 20 dan iPhone Ultra tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Namun, para calon pembeli disarankan untuk tidak terlalu tergoda dengan rumor yang beredar dan menunggu konfirmasi resmi dari Apple.

    Implikasi dari bocoran ini cukup jelas: Apple sedang bersiap untuk memasuki era baru dengan desain yang lebih radikal dan teknologi yang lebih canggih. Bagi konsumen, ini berarti pilihan perangkat yang lebih beragam di masa depan, meskipun dengan harga yang kemungkinan akan lebih tinggi.