JBNews.id — Samsung Galaxy A27 resmi mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian dengan nilai 40,30%, menandai bahwa peluncuran smartphone kelas menengah ini di Indonesia tinggal menunggu waktu. Perangkat dengan kode SM-A276B ini telah melampaui batas minimum TKDN yang disyaratkan untuk pemasaran resmi di Tanah Air.
Sertifikasi TKDN merupakan salah satu syarat wajib sebelum smartphone dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia. Dengan nilai mencapai 40,30%, Galaxy A27 telah melewati salah satu tahapan krusial sebelum peluncuran resmi. Setelah TKDN, Samsung biasanya masih harus melengkapi sertifikasi lain seperti Postel Komdigi sebelum perangkat diumumkan secara resmi ke publik.
Kemunculan Galaxy A27 di database TKDN sering dianggap sebagai indikator kuat bahwa jadwal peluncuran sudah semakin dekat. Sebelumnya, ponsel ini juga telah muncul di situs resmi Samsung Czechia yang mengungkap spesifikasi lengkapnya.
Galaxy A27 hadir sebagai penerus Galaxy A26 dengan sejumlah peningkatan penting. Salah satu perubahan terbesar ada pada penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 yang menggantikan prosesor Exynos yang sebelumnya digunakan di lini Galaxy A2x. Samsung tetap mempertahankan layar AMOLED 120Hz, kamera utama dengan OIS, dan dukungan pembaruan software jangka panjang.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27
Samsung membekali Galaxy A27 dengan layar Super AMOLED 6,7 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Desainnya kini tampil lebih modern berkat penggunaan punch-hole di bagian tengah layar yang menggantikan notch generasi sebelumnya.
Untuk performa, Galaxy A27 ditenagai Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB serta penyimpanan internal 128 GB dan 256 GB. Chipset ini diharapkan menawarkan efisiensi daya dan performa yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Informasi lebih lanjut tentang krisis komponen juga menjadi perhatian industri.
Di sektor fotografi, Samsung menyematkan kamera utama 50 MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Kamera tersebut ditemani sensor ultrawide 5 MP dan makro 2 MP. Sementara di bagian depan tersedia kamera selfie 12 MP yang ditempatkan dalam punch-hole.

Untuk daya tahan, Galaxy A27 mengandalkan baterai 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 25W. Ponsel ini langsung menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16 dan mendukung fitur AI seperti Circle to Search, Object Eraser, hingga transkripsi rekaman suara. Samsung juga menjanjikan enam tahun pembaruan Android dan enam tahun update keamanan.
Galaxy A27 memiliki tingkat ketahanan IP64 dan tersedia dalam varian warna Black, Blue, Light Green, serta Pink.
Baca Juga:
Prediksi Harga Galaxy A27
Samsung belum mengumumkan harga resmi Galaxy A27. Namun berdasarkan bocoran yang beredar di Eropa, varian 6 GB/128 GB disebut akan dibanderol mulai 349 euro atau sekitar Rp 6,2 juta. Sementara model 8 GB/256 GB diperkirakan dijual sekitar 439 euro atau setara Rp 7,8 juta. Harga resmi untuk Indonesia kemungkinan akan berbeda ketika perangkat ini benar-benar diluncurkan.

Dengan lolosnya TKDN dan spesifikasi yang sudah terungkap, Galaxy A27 tampaknya akan menjadi salah satu amunisi baru Samsung di kelas menengah. Kombinasi layar AMOLED 120Hz, Snapdragon 6 Gen 3, kamera 50 MP OIS, dan dukungan update hingga enam tahun menjadi daya tarik utama yang ditawarkan ponsel ini. Kehadiran Galaxy A27 juga menjadi bagian dari strategi Samsung untuk memperkuat lini kemitraan strategis mereka di pasar global.
Kesimpulan: Sertifikasi TKDN yang diperoleh Galaxy A27 menjadi sinyal kuat bahwa Samsung siap merilis smartphone ini di Indonesia dalam waktu dekat. Dengan spesifikasi yang kompetitif dan harga yang diperkirakan mulai Rp 6,2 jutaan, Galaxy A27 siap menjadi pilihan menarik di segmen menengah. Bagi konsumen yang menantikan kehadirannya, proses sertifikasi yang hampir rampung menandakan bahwa masa tunggu tidak akan lama lagi. Kabar terbaru tentang bocoran seri flagship juga menambah antusiasme penggemar Samsung.
