Startup Qualia Akui Video Robot Humanoidnya Hanya Ilusi

Ilustrasi robot humanoid Qualia dalam video promosi yang ternyata hanya ilusi

JBNews.id — Sebuah perusahaan perangkat lunak robotika kecil, Qualia, mengakui bahwa video promosi yang memperlihatkan robot humanoidnya sedang mencuci piring hanyalah ilusi. Pengakuan ini muncul setelah video tersebut menuai kebingungan dan kritik di media sosial, mengingatkan publik pada insiden serupa yang pernah dilakukan Tesla pada 2021.

Video yang diunggah Qualia di platform X pada Selasa (9/6/2026) menunjukkan robot humanoid ramping berjalan di dapur minimalis untuk mencuci piring. Gerakannya tampak sangat realistis, memicu spekulasi apakah itu robot sungguhan atau sekadar hasil generasi kecerdasan buatan (AI).

“Kami melatih model embodied yang menempatkan robot pada tugas manual nyata dan membuatnya bekerja, di lapangan, bukan dalam demo,” tulis perusahaan itu dalam keterangan unggahannya. Namun, kejanggalan segera terendus warganet.

Keraguan publik akhirnya terjawab setelah pendiri Qualia, Fabian Kerj, buka suara. Menanggapi pertanyaan seorang pengguna X yang bingung apakah video itu kolaborasi nyata, Kerj menjawab terus terang. “Humanoid itu bukan robot sungguhan,” tulis Kerj. “Kami membangun infrastruktur pelatihan — bukan perangkat keras.” Ia menambahkan, “Berhasil menarik perhatian kalian, tho,” disertai emoji tersenyum.

Reaksi di dunia maya pun keras. Seorang pengguna Reddit mempertanyakan, “Bukankah itu menyesatkan?” Pengguna lain menyalahkan Tesla sebagai pelopor praktik semacam itu. “Aku menyalahkan Elon Musk karena memulai omong kosong ini,” tulisnya.

Dalam cuitan lanjutan, Qualia mencoba mengklarifikasi bahwa mereka “tidak membangun perangkat keras. Belum.” Namun, pengakuan itu sudah telanjur memicu kekecewaan. Pendekatan pemasaran ini dianggap bermasalah, terutama karena perusahaan tersebut tidak memproduksi robot sama sekali.

Kejadian ini mengingatkan pada momen memalukan di Agustus 2021, ketika Tesla menggelar acara spektakuler untuk memperkenalkan robot humanoid yang disebut Tesla Bot, yang kemudian berganti nama menjadi Optimus. Saat itu, robot tersebut menari di atas panggung dengan gerakan kaku. Kenyataannya, Tesla belum siap menampilkan android sesungguhnya; mereka mengirim aktor yang mengenakan bodysuit hitam-putih. Hingga lima tahun kemudian, Tesla masih berjuang meluncurkan versi produksi robot tersebut.

Qualia sendiri baru saja terpilih sebagai mitra Program Robotika Google DeepMind di Eropa. Kemitraan ini menjadi sorotan setelah insiden video palsu tersebut. Google Ubah Pengaturan Privasi Search dan kebijakan AI mereka kini dipertanyakan terkait pengawasan terhadap mitra.

Dalam industri robotika yang sarat dengan klaim berlebihan dan demo menyesatkan, tindakan Qualia dinilai tidak etis. Sejumlah pengamat menilai langkah ini justru merusak kredibilitas perusahaan di mata investor dan mitra potensial. Google Gemini Sponsor Resmi Timnas Argentina menunjukkan besarnya investasi Google di bidang AI, sehingga insiden ini bisa berdampak pada hubungan bisnis mereka.

Futurism telah menghubungi Google DeepMind dan Qualia untuk klarifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kedua pihak belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, dunia maya masih ramai memperdebatkan batas antara pemasaran kreatif dan praktik menyesatkan di era AI.

Implikasi dari insiden ini cukup jelas: perusahaan rintisan di bidang robotika dan AI harus lebih berhati-hati dalam strategi pemasaran mereka. Di tengah meningkatnya skeptisisme publik terhadap klaim teknologi, transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan. Bagi Qualia, insiden ini menjadi pelajaran berharga bahwa perhatian publik tidak selalu berarti positif, terutama jika didapat melalui cara yang dianggap menipu.

Ke depannya, industri robotika perlu menetapkan standar etika yang lebih jelas dalam mempromosikan produk. Google Rilis Gemini Go untuk HP Android Murah menunjukkan komitmen Google terhadap aksesibilitas AI, namun insiden Qualia justru menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan terhadap mitra teknologi mereka.