Insta360 Luna Ultra Resmi Global, Saingi DJI dengan Kamera 8K

Insta360 Luna Ultra dengan layar sentuh OLED 2-inci yang dapat dilepas sebagai remote nirkabel

JBNews.id — Insta360 secara resmi mengumumkan ketersediaan global kamera genggam stabil pertamanya, Luna Ultra, setelah debut tertutup di NAB 2026 dan peluncuran awal di China. Kamera ini hadir dengan dua kamera 8K di atas gimbal 3-sumbu, menawarkan lompatan signifikan dibandingkan lini DJI Osmo Pocket 4 dan Pocket 4P yang masih terbatas pada perekaman 4K.

Luna Ultra mulai tersedia hari ini dengan harga US$769,99 melalui toko online Insta360 dan pengecer lain termasuk Amazon, B&H, dan Best Buy. Langkah ini menjadi catatan penting karena versi terbaru kamera stabil genggam DJI masih tidak dijual di Amerika Serikat, membuka celah pasar yang langsung dimanfaatkan Insta360.

Spesifikasi Kamera dan Performa Video

Kamera utama Luna Ultra mengusung sensor 1-inci 8K yang dipasangkan dengan lensa Leica Summicron. Sementara itu, kamera sekundernya menggunakan sensor 1/1,3-inci yang lebih kecil dengan lensa telefoto, menawarkan kemampuan zoom hingga 12X, atau 6X lossless. Untuk foto diam, kamera ini mampu menangkap gambar hingga 37-megapiksel.

Namun, seperti kamera aksi Insta360 Ace Pro 2, perekaman video 8K dibatasi pada 30fps. Dolby Vision, 10-bit I-Log, dan profil warna tambahan yang dikembangkan oleh Leica didukung saat merekam video 8K, begitu pula beberapa filter sinematik yang dapat diterapkan langsung di kamera. Menaikkan frame rate ke 60fps mengharuskan penurunan resolusi ke 4K. Untuk kebutuhan gerakan lambat, frame rate 4K dapat ditingkatkan hingga 120fps, tetapi menggandakannya menjadi 240fps membatasi resolusi Luna Ultra ke 1080P.

Fitur Unggulan: Layar Lepas dan Daya Tahan Baterai

Pengguna DJI Osmo Pocket akan akrab dengan desain Luna Ultra, termasuk layar sentuh OLED berputar 2-inci dan mikrofon internal yang dapat ditambah dengan menghubungkan mikrofon nirkabel Insta360 lainnya. Yang membedakan Luna Ultra dari kamera Pocket DJI adalah layar sentuh dan kontrolnya dapat dilepas dan digunakan sebagai remote nirkabel dengan pratinjau streaming langsung pada jarak lebih dari 65 kaki. Fitur ini menjadikannya alternatif menarik bagi vlogger yang bekerja tanpa operator kamera khusus.

Baterai 1.550mAh pada Luna Ultra diperkirakan mampu memberi daya kamera hingga empat jam antara pengisian daya, tergantung pada fitur yang digunakan dan seberapa keras sistem stabilisasinya bekerja. Kamera ini juga dilengkapi teknologi Deep Track 5.0 yang secara otomatis dapat melacak subjek atau grup individu serta memperbesar dan memperkecil untuk memastikan mereka tetap dalam bingkai yang tepat.

Aksesori dan Penyimpanan

Aksesori opsional untuk Luna Ultra termasuk POV Head Tracker yang dikenakan di telinga, menerjemahkan gerakan kepala ke kamera sehingga selalu menghadap ke arah pengguna. Tersedia juga pegangan penambah daya baterai, filter ND, dan lensa sudut lebar. Penyimpanan internal bawaan sebesar 47GB dapat diperluas hingga 1TB dengan kartu microSD.

Kesan Awal dan Perbandingan dengan DJI

Sean Hollister dari The Verge telah menguji Insta360 Luna Ultra selama beberapa pekan terakhir dan membagikan pemikiran awalnya. Ia mengakui lensa kedua dengan zoom lossless 6X dan layar sentuh nirkabel yang dapat dilepas sangat berguna, memungkinkannya merekam resital balet putrinya dan upacara pernikahan ayahnya tanpa meninggalkan tempat duduk. Dengan zoom 12X, ia bahkan bisa membaca not balok dari seberang ruangan saat pelajaran piano anaknya — sesuatu yang tidak bisa dilakukan DJI.

Namun, Hollister mencatat bahwa Luna Ultra tidak semudah digunakan. Kamera ini tidak sekompak dan senyaman digenggam, menu navigasi terasa merepotkan karena harus keluar dari menu setelah mengubah setiap pengaturan, dan yang terpenting, lebih sulit memastikan fokus pada Luna dibandingkan DJI miliknya. Ia lebih memilih layar yang lebih tajam daripada layar yang dapat dilepas, terutama karena Luna tidak sebaik DJI dalam memilih fokus secara otomatis.

Di sisi positif, Hollister menemukan Luna sedikit lebih baik dalam melacak orang secara otomatis, dan penyimpanan internal 47GB berarti tidak perlu khawatir saat kartu SD tertinggal di PC. Ia juga memuji pegangan yang diperpanjang termasuk tripod lipat kecil yang cerdas, dan menantikan untuk mencoba aksesori berguna lainnya seperti neckmount dan earpiece yang memutar kamera sesuai dengan arah pandangan kepala pengguna.

Perkembangan teknologi kamera genggam ini menunjukkan bagaimana industri terus berinovasi. Sementara itu, tren kedaulatan digital di Eropa juga menarik untuk dicermati.

Implikasi Pasar

Dengan harga US$769,99, Insta360 Luna Ultra memposisikan diri sebagai alternatif premium bagi kreator konten yang membutuhkan fleksibilitas zoom dan kontrol jarak jauh. Ketidaktersediaan DJI Osmo Pocket terbaru di AS menjadi celah pasar yang langsung dimanfaatkan Insta360. Bagi vlogger dan pembuat konten yang sering bekerja sendiri, fitur layar lepas dan pelacakan subjek otomatis bisa menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi kompetitor.

Bagi penggemar teknologi, koleksi sistem operasi lawas di museum virtual juga patut dijelajahi untuk memahami evolusi perangkat lunak.