JBNews.id — PT XLSmart Telecom Sehat (XLSmart) resmi meluncurkan ESTA Prime, platform solusi digital terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital di sektor korporasi dan pemerintahan. Langkah ini menandai perluasan peran perusahaan dari penyedia layanan telekomunikasi menjadi mitra transformasi digital yang menyediakan ekosistem teknologi terintegrasi.
Peluncuran ESTA Prime diumumkan langsung oleh Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSmart, Andrijanto Muljono, di Jakarta pada Senin (8/6/2026). Platform ini merupakan pengembangan dari Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA) yang telah diperkenalkan pada tahun sebelumnya. Melalui ESTA Prime, XLSmart menawarkan solusi yang mencakup kecerdasan artifisial (AI), data platform, cloud, keamanan siber, Industrial Internet of Things (IoT), data visualization, hingga konektivitas dan layanan pengelolaan teknologi atau managed services.
“Esta Prime merupakan evolusi dari visi kami untuk menghadirkan platform enterprise yang tidak hanya menghubungkan teknologi, tetapi juga menghubungkan data, operasional, dan pengambilan keputusan dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujar Andrijanto dalam keterangan resminya.
Menurut Andrijanto, kebutuhan pelanggan korporasi saat ini tidak lagi terbatas pada konektivitas semata. Perusahaan membutuhkan solusi yang mampu menghubungkan data, operasional, dan proses pengambilan keputusan secara terpadu. ESTA Prime menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan dua pilar utama, yaitu Technology Platform dan Advanced Managed Services.
Pilar Technology Platform mencakup layanan cloud, AI dan machine learning, data platform, cybersecurity, Industrial IoT, serta konektivitas. Sementara pilar Advanced Managed Services menyediakan layanan monitoring, automasi, hingga dukungan teknis untuk operasional teknologi pelanggan. Kombinasi ini menjadi salah satu pembeda utama ESTA Prime dibandingkan layanan digital lainnya di pasar.
Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan dalam pengembangan terbaru ESTA Prime adalah penguatan kapabilitas AI dan pengelolaan data. Beberapa fitur baru yang dihadirkan meliputi AI-ready architecture, data platform yang lebih terintegrasi, GPU Cluster untuk mendukung pengembangan AI dan machine learning, serta IoT SD-WAN dan Experience Operation Center (XoC).
Platform ini ditujukan untuk berbagai sektor industri, mulai dari pemerintahan, layanan publik, perbankan, transportasi, manufaktur, pendidikan, hingga sektor sumber daya alam. Dengan jangkauan yang luas, XLSmart berharap dapat membantu organisasi dari berbagai latar belakang untuk mempercepat digitalisasi sekaligus meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis.
Peluncuran ESTA Prime menjadi bagian dari strategi XLSmart memperbesar bisnis enterprise di tengah meningkatnya kebutuhan transformasi digital di Indonesia. Perusahaan melihat peluang besar di segmen korporasi yang membutuhkan solusi end-to-end untuk mengelola teknologi secara lebih efektif.
Andrijanto menegaskan bahwa ESTA Prime bukan sekadar platform teknologi, melainkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi bisnis pelanggan. “Pelanggan tidak hanya memperoleh akses ke teknologi digital, tetapi juga dukungan untuk memastikan sistem berjalan optimal dan memberikan hasil yang nyata bagi bisnis,” ungkapnya.
Dengan menggabungkan konektivitas, AI, data, dan layanan operasional dalam satu platform, XLSmart optimistis ESTA Prime dapat menjadi solusi pilihan bagi perusahaan yang ingin bertransformasi secara digital. Langkah ini juga sejalan dengan tren global di mana perusahaan-perusahaan besar semakin mengadopsi teknologi AI dan cloud untuk meningkatkan produktivitas.
Baca Juga:
XLSmart sebelumnya telah aktif mendorong adopsi AI di kalangan pengusaha melalui berbagai inisiatif. Pada kesempatan terpisah, perusahaan juga telah mengajak ribuan pengusaha untuk memanfaatkan teknologi AI dalam operasional bisnis mereka. Langkah ini menunjukkan komitmen XLSmart dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.
Selain itu, industri telekomunikasi di Indonesia juga tengah menghadapi berbagai tantangan regulasi. Salah satunya adalah kebijakan registrasi SIM Card yang mewajibkan perekaman data wajah mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini berdampak pada operasional operator telekomunikasi termasuk XLSmart.
Dengan peluncuran ESTA Prime, XLSmart menunjukkan keseriusannya dalam merambah bisnis enterprise yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Perusahaan berharap platform ini dapat menjadi katalis bagi digitalisasi di berbagai sektor industri di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Barat dan Banten yang menjadi fokus utama bisnis perusahaan.
Ke depannya, XLSmart berencana terus mengembangkan kapabilitas ESTA Prime dengan menambahkan fitur-fitur baru yang relevan dengan kebutuhan pasar. Perusahaan juga akan memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan layanan platform ini.
