Kecelakaan Maut Truk di Probolinggo Dipicu Uji KIR Kedaluwarsa Sejak 2023

Lokasi kecelakaan beruntun truk trailer di Probolinggo yang menewaskan empat orang

Telset.id – Sebuah truk trailer dengan uji KIR kedaluwarsa sejak 2023 menjadi penyebab kecelakaan beruntun maut di Probolinggo, Jawa Timur, yang menewaskan empat orang. Kecelakaan terjadi Sabtu (18/4/2026) malam akibat rem blong.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, mengonfirmasi truk trailer Nissan kontainer bernomor polisi B-9625-UEJ mengalami gagal rem saat melintasi jalan menurun. Kendaraan itu menabrak lima kendaraan lain yang sedang berhenti di perlintasan kereta api di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan.

Pengecekan status uji berkala melalui aplikasi Mitra Darat Kementerian Perhubungan membuktikan truk tersebut tidak memiliki sertifikat uji KIR aktif. Masa berlaku uji terakhir, yang dilakukan 28 April 2023, telah habis pada 28 Oktober 2023.

Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Selatan arah Lumajang menuju Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi seluru

Korban jiwa dalam insiden tersebut adalah pengemudi dan tiga penumpang Toyota Vios Limo bernopol AG-1644-EG yang meninggal di tempat kejadian. Kendaraan lain yang tertabrak adalah Pickup Daihatsu Granmax P-8361-GL, Pickup N-8387-YH, Toyota Hi-Ace P-7022-QB, dan Truck Tractor Head Hino T-9698-TA.

Sistem Pengawasan dan Faktor Manusia

Erreza Hardian, praktisi keselamatan dan anggota Kebijakan dan Advokasi Berkendara Ikatan Motor Indonesia (IMI), menyoroti kegagalan sistem pengawasan. Menurutnya, ada sistem aman yang tidak berjalan, terutama terkait perawatan kendaraan dan penanganan darurat pengemudi.

“Kenapa sampai perawatan tidak terjadi, KIR sudah mati padahal mereka bekerja tidak secara personal ada korporasi atau perusahaan?” kata Reza. Ia menegaskan insiden serupa kerap terjadi karena kombinasi masalah teknis dan human error.

Hardian menambahkan, keterampilan emergency handling saat rem blong belum diajarkan secara formal di Indonesia. IMI berencana turun langsung memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada pengemudi kendaraan besar untuk meningkatkan pengetahuan dan etika berkendara.

Advokasi juga dilakukan untuk menyempurnakan kurikulum sekolah mengemudi, baik untuk motor maupun kendaraan besar, sebagai bagian dari pilar Sistem Aman dalam keselamatan jalan raya.