Retret Lemhannas Sinkronkan Visi DPRD untuk Indonesia Emas 2045

ilustrasi Retret Lemhannas DPRD

Jbnews.id – Retret nasional yang diikuti ratusan ketua DPRD se-Indonesia di Magelang pada 15-19 April 2026 berfokus pada penyelarasan visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, dengan penekanan pada sinkronisasi program dan anggaran antara pusat dan daerah.

Kegiatan yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan ditutup langsung oleh Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan. Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, mengungkapkan poin kunci retret adalah bagaimana seluruh program dan penganggaran, baik APBN maupun APBD, harus mengarah pada satu tujuan yang sama.

“Bagaimana kemudian semua program kegiatan dan anggaran setiap tahunnya, baik APBN maupun APBD mengarah ke satu visi yang sama,” ujar Rusdi di kantornya, Rabu (22/4/2026). Ia menegaskan hal ini agar pembangunan berjalan selaras antara pusat dan daerah.

Materi retret juga menekankan penumbuhan nasionalisme dan kecintaan terhadap negara sebagai fondasi menjalankan tugas legislatif di daerah. Konsep pertahanan dan keamanan nasional (Hankamnas) menjadi bagian pembekalan untuk dasar merumuskan kebijakan daerah yang selaras dengan kepentingan nasional.

Isu pemberantasan korupsi turut menjadi perhatian, dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan arahan khusus kepada peserta. “Pihak KPK memberikan arahan agar kita mawas diri dan tidak melakukan hal-hal yang mengarah pada tindakan korupsi,” jelas Rusdi.

Dalam kesempatan yang sama, Rusdi menyebut adanya arahan dari Presiden Prabowo mengenai pentingnya inovasi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Daerah didorong meningkatkan pendapatan agar mampu membiayai kebutuhan masyarakat secara mandiri.

Meski demikian, Rusdi menegaskan tidak ada arahan politik praktis dalam kegiatan tersebut. Fokus retret adalah penguatan visi kebangsaan dan pembangunan nasional. “Tidak ada arahan politik. Ini lebih kepada bagaimana kita memiliki visi yang sama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selain aspek materi, retret ini dinilai memperkuat jejaring antar pimpinan DPRD dari berbagai daerah. Rusdi mengaku mendapatkan banyak masukan, pengalaman, serta membangun relasi yang bermanfaat. “Yang tadinya tidak kenal jadi kenal, silaturahmi terjalin, dan kita punya satu visi yang sama. Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan,” pungkasnya.

Kegiatan retret ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan langkah legislatif daerah dengan agenda nasional. Sebelumnya, DPRD Tangerang juga aktif mendorong berbagai kebijakan untuk ketertiban dan pembangunan di wilayahnya.

Penyelarasan visi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pembangunan jangka panjang. Peran legislatif daerah menjadi krusial dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program konkret di tingkat lokal, sebagaimana terlihat dalam berbagai inisiatif pengawasan dan pembentukan peraturan.