Jbnews.id – Biro Umum Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada sepuluh perempuan inspiratif dalam acara “Kartini Masa Kini” di Gedung Sate, Bandung, Minggu (20/4/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi nyata para perempuan tersebut di berbagai bidang pembangunan, sesuai dengan semangat Hari Kartini.
Kepala Biro Umum Jabar, Tatan Tawami, dalam sambutannya menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap peran perempuan Jawa Barat yang tidak hanya di ranah domestik. “Mereka adalah sosok-sosok yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam membangun Jawa Barat. Prestasi mereka nyata dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Tatan, seperti dikutip dalam rilis resmi.
Kesepuluh penerima penghargaan berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari pengusaha, aktivis sosial, pendidik, hingga pelaku seni budaya. Kriteria penilaian mencakup kontribusi berkelanjutan, inovasi, serta kemampuan menginspirasi perempuan lain di sekitarnya. Proses seleksi dilakukan melalui verifikasi data dan rekomendasi dari berbagai instansi terkait di lingkungan Pemprov Jabar.
Acara yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh perwakilan organisasi perempuan, unsur pemerintah daerah, serta keluarga para penerima penghargaan. Tatan menambahkan, momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai penggerak untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan dalam setiap aspek kehidupan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi untuk mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan.
Pemberian penghargaan “Kartini Masa Kini” oleh Biro Umum ini menjadi agenda rutin tahunan yang digelar setiap bulan April. Tujuannya tidak hanya seremonial, tetapi juga untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan kisah sukses perempuan Jabar sebagai bahan inspirasi. Diharapkan, dengan adanya penghargaan ini, akan muncul lebih banyak lagi perempuan yang berkontribusi di ruang publik.
Keberagaman profesi penerima penghargaan tahun ini menunjukkan bahwa kontribusi perempuan tidak terbatas. Mulai dari pengusaha mikro yang memberdayakan perempuan di desa, guru yang mengembangkan pendidikan inklusif, hingga pegiat lingkungan yang konsisten melakukan konservasi. Hal ini merefleksikan semangat Kartini yang progresif dan adaptif dengan konteks kekinian.
Pemprov Jabar melalui Biro Umum berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi ruang bagi perempuan untuk berkembang. Dukungan tersebut diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan kapasitas dan akses terhadap sumber daya. Apresiasi seperti ini dianggap penting untuk mendorong percepatan pencapaian kesetaraan gender di tingkat provinsi.
Acara puncak penghargaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan karya-karya perempuan Jawa Barat. Hal ini sekaligus menjadi platform untuk mengangkat kekayaan budaya lokal yang turut dilestarikan oleh para perempuan. Kegiatan serupa di beberapa kota di Jabar juga digelar untuk memperingati Hari Kartini, menandakan partisipasi masyarakat yang luas.
Dengan diselenggarakannya acara ini, Biro Umum ingin menegaskan bahwa perjuangan emansipasi dan pemberdayaan perempuan adalah kerja kolektif yang membutuhkan dukungan semua pihak. Pengakuan terhadap sepuluh Kartini masa kini diharapkan dapat memantik semangat baru bagi generasi perempuan Jawa Barat untuk terus berprestasi dan berkontribusi membangun daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai profil lengkap para penerima penghargaan dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi Biro Umum Pemprov Jabar. Acara seperti ini juga menjadi bagian dari upaya membangun narasi positif tentang kepemimpinan dan kontribusi perempuan di ruang publik, sejalan dengan perkembangan pembangunan infrastruktur dan sosial di Jawa Barat.
