Quantinuum IPO: Perusahaan Quantum Kedua yang Melantai di Nasdaq

Ilustrasi komputer kuantum Quantinuum yang akan melantai di bursa Nasdaq

JBNews.id — Quantinuum, perusahaan komputer kuantum, meningkatkan harga dan jumlah saham yang akan diterbitkan di Nasdaq menjelang debut publiknya pada Kamis, mengindikasikan permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Komputer kuantum adalah teknologi baru yang menjanjikan untuk memecahkan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh komputer saat ini, membuka keunggulan komersial di berbagai bidang mulai dari penemuan obat hingga pertahanan. Banyak perusahaan rintisan, serta raksasa teknologi seperti IBM dan Google, berlomba membangun komputer kuantum yang cukup kuat untuk mewujudkan manfaat ini.

Pekerjaan itu membutuhkan biaya mahal. Akhir-akhir ini, sejumlah perusahaan memanfaatkan valuasi teknologi yang melonjak tinggi dan go public untuk mengumpulkan dana yang diperlukan, karena investor berdesakan menjadi bagian dari demam emas ini. Jumlah perusahaan komputer kuantum yang diperdagangkan secara publik di AS telah berlipat ganda sejak awal tahun.

Dukungan pemerintah untuk teknologi ini mungkin telah meyakinkan beberapa investor. Pada Mei, Departemen Perdagangan AS mengatakan akan menginvestasikan $2 miliar di sembilan perusahaan kuantum, termasuk $100 juta ke Quantinuum. Kepercayaan diri terhadap peta jalan perusahaan-perusahaan tersebut akan bertindak sebagai “angin ekor,” karena Quantinuum mengamankan dukungan investor menjelang debutnya, menurut Prineha Narang, profesor ilmu fisika dan teknik elektro dan komputer di University of California, Los Angeles.

Meskipun Quantinuum adalah perusahaan keempat dari jenisnya yang tercatat di AS tahun ini, perusahaan ini akan menjadi yang pertama melalui proses penawaran umum perdana (IPO) yang lebih lambat dan lebih teratur. “Anda bisa berargumen bahwa kuantum belum melalui ujian yang sesungguhnya,” kata Narang. “Itulah sebabnya banyak perusahaan dan investor mengawasi IPO Quantinuum.”

Tak satu pun dari perusahaan tersebut telah membangun komputer kuantum yang cukup kuat untuk bernilai komersial. Kapan—dan apakah mereka akan pernah—tetap tidak pasti. “Dalam kuantum hingga saat ini, dengan sebagian besar perusahaan dan ekuitas, Anda tidak membeli bisnis, Anda membeli probabilitas,” kata Olivier Roussy, CEO perusahaan keamanan kuantum BTQ Technologies.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya minat pada teknologi kuantum, termasuk inovasi dari raksasa teknologi. Microsoft, misalnya, baru-baru ini mengumumkan Chip Quantum Majorana 2 yang diklaim 1.000 kali lebih andal. Langkah ini menunjukkan bahwa kompetisi di sektor kuantum semakin ketat, dengan pendanaan dan inovasi mengalir deras.

IPO Quantinuum menjadi ujian penting bagi sektor ini. Jika berhasil, ini bisa membuka jalan bagi lebih banyak perusahaan kuantum untuk mengikuti jejak yang sama, meskipun tantangan teknis dan komersial masih besar. Investor dan analis akan mencermati bagaimana pasar merespons penawaran ini, mengingat valuasi yang tinggi dan ketidakpastian tentang kapan teknologi ini akan menghasilkan keuntungan nyata.

Dengan dukungan pemerintah AS dan minat investor yang kuat, Quantinuum berada di posisi yang unik. Namun, seperti yang dicatat oleh para ahli, perjalanan menuju komputer kuantum yang berguna secara komersial masih panjang dan penuh ketidakpastian. IPO ini, betapapun suksesnya, hanyalah satu langkah dalam perjalanan panjang itu.

Update 17/6/26 09.30 EDT: Cerita ini telah diperbarui untuk memperjelas bahwa Quantinuum go public di Nasdaq.