Jbnews.id – Deden Apriandhi, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Banten periode 2025–2030 pada Rabu, 22 April 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Akrulloh, di Gedung Negara Provinsi Banten.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah. Peristiwa ini menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan dapat memperkuat peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak birokrasi dan pelayanan publik di Banten.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya soliditas internal di tubuh Korpri Banten. Ia menggambarkan organisasi ini memiliki anggota hingga ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ASN tingkat provinsi hingga perangkat desa. “Kalau solid itu seperti baja, kuat. Tapi kalau tidak kompak, seperti tahu, mudah buyar dan mudah diprovokasi,” ujar Dimyati.
Ia mendorong kepemimpinan baru untuk membangun kekompakan yang kuat dan tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan. Selain itu, Dimyati berharap Korpri Banten tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi anggota dan masyarakat, seperti penguatan kegiatan sosial sukarela.
Wagub juga menegaskan peran Korpri sebagai sistem pendukung penting bagi kepala daerah. “Korpri ini adalah supporting staff untuk membantu gubernur dan wakil gubernur mewujudkan Banten yang lebih maju,” tambahnya. Ia menyoroti pentingnya Korpri Banten menjadi penghubung efektif antara Korpri kabupaten dan kota untuk mengelola data, peran, dan potensi ASN secara lebih optimal.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Banten yang baru, Deden Apriandhi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Korpri sebagai wadah ASN yang profesional, netral, dan solid. “Selaku wadah ASN di Provinsi Banten akan terus meningkatkan profesionalisme seluruh pegawai dan menjaga netralitas aparatur,” ujarnya.
Deden menyatakan fokus utama kepengurusannya adalah menjadikan Korpri sebagai organisasi yang mampu menyatukan seluruh ASN di Banten tanpa sekat birokrasi atau wilayah kerja. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran Korpri sebagai jembatan koordinasi antara ASN provinsi, kabupaten, dan kota agar program kepegawaian berjalan lebih sinkron.
“Korpri harus menjadi wadah yang menyatukan seluruh keberagaman ASN di lingkungan Pemprov Banten,” kata Deden. Ia menegaskan Korpri akan tetap berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk peningkatan pelayanan publik.
Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memberdayakan potensi ASN di Banten. Sebelumnya, berbagai langkah juga telah diambil untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di daerah, termasuk inisiatif sertifikasi untuk organisasi relawan seperti yang dilakukan PMI Banten.
Dengan struktur kepengurusan baru ini, Korpri Banten ditantai untuk mengoptimalkan peran lebih dari 100 ribu ASN yang tersebar di seluruh wilayah. Tantangan utama adalah menciptakan sinergi yang solid antara tingkat provinsi dan daerah, serta memastikan netralitas ASN dalam setiap proses politik dan birokrasi.
Keberhasilan kepemimpinan Deden Apriandhi akan diukur dari kemampuannya mengonsolidasikan anggota, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kontribusi nyata Korpri bagi pembangunan daerah. Langkah strategis dan program kerja konkret dari dewan pengurus baru ini dinanti untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
